Help - Search - Members - Calendar
Full Version: derita sang ILMUWAN PENENTANG TEORI EVOLUSI
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Pustaka > Sejarah > Sejarah Dunia
baliant
simak biografi penuh derita, dera dan percobaan pembunuhan di:
http://www.harunyah ya.com/indo/ m_riwayat. htm

Di media massa pemberitaan pro evolusi dan pro freemasonry sperti
reuters, dsb, Harun Yahya difitnah melakukan kegiatan utk mengeruk
keuntungan material pribadi. Sungguh tidak masuk akal, mengingat
segala karyanya dapat didownload gratis dari internet tanpa perlu
bayar, dan dia pernah menolak sogokkan uang besar dari Freemasonry
agar berhenti menulis buku.

Meruntuhkan Teori Evolusi, Harun Yahya Divonis Penjara

Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail

Senin, 26 Mei 2008

Untuk kesekian kalinya, Adnan Oktar alias Harun Yahya dipenjarakan.
Inilah penindasan para ilmuwan yang berani mengungkap kekeliruan
ilmiah teori evolusi

ImageHidayatullah. com--Penindasan terhadap para ilmuwan dan
intelektual yang berani mengungkap kekeliruan ilmiah teori evolusi
Darwin, dan berbagai sisi gelap teori itu tidak hanya berlaku di
Amerika Serikat. Untuk kesekian kalinya, Adnan Oktar, dengan nama pena
Harun Yahya, diganjar pengadilan Turki 3 tahun penjara, lantaran
mengemukakan kebenaran bahwa teori evolusi Darwin tidaklah ilmiah.

Sebelum ini, Harun Yahya sudah dipenjara beberapa kali. Ia pernah
dikurung di rumah sakit jiwa bersama para pasien penyakit jiwa
berbahaya. Di tempat itu, beliau dicoba untuk dibunuh beberapa kali.

Meski demikian, Harun Yahya tetap tidak bergeming membongkar kepalsuan
teori evolusi, beserta gerakan ideologis yang mendukungnya, termasuk
Freemasonry.

Pembunuhan Karakter

Sebagaimana diketahui, ilmuwan Muslim yang karyanya sudah merambah
dunia itu beberapa tahun terakhir ini mengagetkan dunia. Buku besar
Harun Yahya berjudul Atlas Penciptaan muncul di Eropa, dan mengagetkan
pihak berwenang di negara-negara seperti Perancis, Denmark, Austria,
dan Italia.

Tidak mampu menanggapi balik secara ilmiah dan intelektual, organisasi
dunia setinggi Dewan Eropa mengeluarkan resolusi yang melarang buku
Atlas Penciptaan dan pemikiran kritis semacamnya atas teori evolusi
diajarkan di sekolah-sekolah Eropa.

Lebih dari itu, tindakan penyusupan agen rahasia Freemasonry pun
dilakukan demi membungkam kegiatan Harun Yahya.

Bisa ditebak, media massa pro evolusi memanfaatkan peristiwa ini untuk
melakukan pembunuhan karakter Harun Yahya untuk kesekian kalinya
dengan berbagai tuduhan negatif, tak terkecuali situs rujukan seperti
wikipedia.

Menjawab putusan pengadilan ini, Harun Yahya menyampaikan pernyataan
penting dalam sebuah konferensi pers.

"Ini adalah sebuah kasus yang mungkin akan tercatat dalam sejarah.
Saya belum pernah mendengar, melihat atau membaca kasus yang penuh
tipu daya semacam ini. Namun kami masih menaruh rasa hormat yang
sepatutnya.

Kami menghormati sistem keadilan. Kami menghormati keputusan
pengadilan. Ada suatu kebaikan dalam segala hal. Keputusan itu telah
ditakdirkan dalam pandangan Allah sebelum para orang tua hakim itu
dilahirkan. Mereka mengeluarkan pernyataan putusan hakim ketika
saatnya tiba. Mereka mengeluarkan pernyataan putusan pengadilan yang
ada dalam takdir mereka. Tak seorang pun dapat menentukan untuk
dirinya sendiri, tidak pula membuat pernyataan apa pun sekehendaknya
sendiri. Setiap orang membuat pernyataan yang telah ditetapkan dalam
takdirnya. Mengapa ini terjadi dengan cara sedemikian itu? Sebab
kebaikan akan muncul dengan takdir itu terjadi, " ujarnya.

Harun Yahya menyebut pemenjaraan dirinya diibaratkan kasus Nabi Yusuf
AS. "Insya Allah, kami juga berada pada jalan Nabi Yusuf AS. Kami
berada pada jalan para nabi yang dirahmati. Kami menetapi sunnah
mereka yang agung. Insya Allah kami melakukan apa yang mendatangkan
kebaikan. Orang mukmin berada di jalan para nabi, dan di dalam
Al-Quran," katanya dikutip www.harunyahya. com
masguruh
memang orang barat gak ada yg suka sama orang muslim yg pinter......
riz_boy83
Ada ga Buku Ebook nya atau apalah yang bisa di mengerti dari Kutipan di atas......karna saya bingun teori Evolusi apa yang bisa kontroversi.....
riz_boy83
Waoooooooooooooooooooooooo Saya udah Ngerti.......dan ga nyangka ada yang lebih pintar dari DARWIN yang bilang RAS kita Monyet...Dulu Saya bingun Dengan Teorti Evolusi Dan AGAMA karna sangat Berbeda Jauh...dan ternyata Udah ada pencerahan Sekarang..........sayang Yahya yang pintar ini harus di penjara.......padahal dia Ilmuwan Muslim yang terkemuka dan tidak ada dari tulisannya yang mencemohkan agama lain
woolgatherer
kasihan bgt.........sometimes we need to pay to let people know the truth
riz_boy83
memang benar kita di ciptakan...........bukan monyet
klibo
yang menjarakan mungkin turunan monyet
baliant
QUOTE (riz_boy83 @ May 29 2008, 10:44 PM) *
Ada ga Buku Ebook nya atau apalah yang bisa di mengerti dari Kutipan di atas......karna saya bingun teori Evolusi apa yang bisa kontroversi.....


kunjungi harunyahya.com/indo disini banyak keterangan dan ebooknya tentang kejanggalan teori evolusi gartis bisa didwonload.

mungkin darwin memang keturunan sad.gif|) Monkey.gif haaa......... LMAO.gif
Exori
yah gmana sih...udh jelas2x cuma teori berarti kan belum tentu kebenarannya...siapa juga mau dikatakan keturunan monyet. dari biografinya darwin sendiri aja...dia marah kalo ada yang ngomongin dia keturunan monyet...dia sendiri aja menyangkal apalagi orang lain. he3x
Zabo
Apa yang dikutip oleh Saudara Baliant....sampai dengan saat ini adalah sebuah misteri terbesar umat manusia yang mungkin tak akan terkuak sampai akhir zaman. opo sebabe? sifat dasar manusia sebagai 'hewan' yang egois dan mau menang sendiri serta menganggap orang lain lebih rendah itulah induk permasalahannya. mau debat model kusir kek, model sopir kek, model pilot kek dan kek, kek lainnya pasti gak akan menemukan kebenaran yang hakiki. opo maneh buat qt-qt yg awam. Salut bung.. bisa buat qt miqr .....
PROJECT-D
karakter zionism dan kafir dlm artikel ini persis dgn tokoh antagonis di sinetron murahan.. Whew.gif
mas_master
itulah kebenaran....
da yg suka da yg mlah membencinya...
phaxy
sgt blm terlmbt untuk bljr dg perspektif harun yahya. tnp kt sdr tnyt kt smua tlh terindoktrinasi scr sistematis oleh phm irrasionalis matterialisme lwt penddkn formal kt. jd jls sdh knp tmn2 s2, s3 gue bnyk kena depressi n stress smntr kyai2 kmpung, petani2 gunung n org yg 'bruntung' tdk mengenyam pnddkn formal tinggi jrg stress ato depressi. penddkn formal endingya mbingungkan (ky kurikulumnya) n mlh mbenturin logika ama fakta. slamet.. slamet beli buat anak2 kita sbgai vaksin virus matterialime dan agen2 tv srt infomedia lainya terutama sinetron2
Sullivan
Dukungan untuk Harun Yahya....gw jg ga terima dibilangin ma darwin klo gw keturunan monyet...
Sepandai apapun orang2 yang memenjarakan Harun Yahya dalam upaya untuk menutup2i kebenaran, kebenaran yang dimiliki oleh Sang Pencipta akan menjadi pemenang abadi, diakui atau tidak oleh mereka yang membohongi kita dengan teori murahan....
Andvari
kalo mau tau tentang harun yahya terutama ebooknya ada nih gratis di www.pakdenono.com tp isinya bukan cuman ebook harun yahya aja
jadi yah mungkin sensitif bagi yang lain...jadi sebelumnya sorry aja bukan maksud hamba... Whistle.gif
baliant

Profesor Belanda: Psikologi ala Darwin Ternyata Keliru

Ilmu psikologi yang dijelaskan berlandaskan teori evolusi Darwin
ternyata keliru, kata para pakar. Metoda dan datanya tidak bisa
dijadikan bukti. Psikologi evolusioner ala Darwin mulai tumbang !

Hidayatullah. com–Pakar biologi asal Belanda, Johan J. Bolhuis, yang
juga presiden Royal Dutch Zoological Society, baru-baru ini menulis di
terbitan ilmiah pro-evolusi terkemuka, Science, 6 Juni 2008. Di jurnal
itu, profesor di Institute of Biology, Leiden University, Belanda ini
membedah sebuah buku penting yang baru terbit, Evolutionary Psychology
as Maladapted Psychology (Psikologi Evolusioner sebagai Psikologi
Salah Tempat), karya Robert C. Richardson.

Buku tersebut membongkar kekeliruan penerapan teori evolusi Darwin di
bidang psikologi. Pendekatan evolusi ini menarik perhatian kalangan
masyarakat luas karena, sebagaimana dituturkan Bolhuis, seringkali
menyentuh bahasan-bahasan seperti birahi manusia, seks dan nafsu.

Psikologi ala Darwin

Dalam ulasannya yang berjudul "Psychology: Piling On the Selection
Pressure" di majalah Science itu, Johan J Bolhuis menyatakan bahwa
Charles Darwin memperluas cakupan teori evolusi dalam buku The Origin
of Species-nya untuk menjelaskan kemampuan berpikir pada manusia. Ini
dituangkan Darwin dalam bukunya yang lain, The Descent of Man, di mana
Darwin berpendapat bahwa sifat-sifat pada diri manusia seperti
moralitas dan emosi muncul melalui evolusi.

Dalam perkembangan selanjutnya, para pakar di bidang psikologi yang
datang kemudian lalu mengekor jejak sang guru Charles Darwin, berusaha
menerapkan teori evolusi untuk menjelaskan akal pikiran manusia, atau
yang dikenal dengan istilah evolutionary psychology (psikologi
evolusioner, yakni psikologi yang dijelaskan menurut teori evolusi).
Lebih khusus lagi, psikologi evolusioner mengemukakan bahwa akal
pikiran manusia terdiri dari simpul-simpul daya pikir yang berevolusi
sebagai tanggapan atas tekanan seleksi yang dihadapi nenek moyang
manusia pada Zaman Batu.

Evolusi adalah ideologi

Awalnya berupaya menjelaskan asal usul keanekaragaman makhluk hidup
dengan menihilkan pencipta, teori evolusi pun lalu merambah ke ranah
psikologi manusia. Ini menyiratkan betapa evolusi bukanlah sekedar
teori di bidang biologi semata. Lebih luas dari itu, evolusi adalah
ideologi atau akidah ateis materialis, yang diterima benar secara
dogmatis, meski tanpa bukti nyata, dan dijadikan penganutnya sebagai
cara pandang serta pijakan dalam mengembangkan ilmu-ilmu lain,
termasuk psikologi manusia.

Karena dijadikan landasan dogma tanpa bukti di bidang psikologi
evolusioner, tidak heran jika terjadi kejumudan dengan menolak
penjelasan selainnya. Bolhuis menegaskan permasalahan penting ini:

"The main problem with evolutionary psychology is that it usually does
not consider alternative explanations but takes the assumption of
adaptation through natural selection as given."

Permasalahan utama dengan psikologi evolusioner adalah biasa tidak
dipertimbangkannya penjelasan-penjelas an alternatif tapi menjadikan
anggapan (asumsi) adaptasi melalui seleksi alam sebagai kebenaran yang
wajib diterima.

Perkataan di atas adalah bukti jelas yang menggambarkan sifat teori
evolusi yang tidak mencerminkan teori ilmiah, melainkan akidah, dogma
ataupun ideologi yang wajib diterima dengan menutup diri dari
penjelasan lain.

Tak punya bukti

Sang pengarang buku Evolutionary Psychology as Maladapted Psychology,
Robert Richardson, adalah pendukung evolusi, yang percaya bahwa
kemampuan psikologis manusia merupakan sifat yang terevolusi. Meskipun
begitu, filsuf asal University of Cincinnati itu menyatakan bahwa
penafsiran psikologi evolusioner dari sudut pandang biologi evolusi
adalah salah. Richardson sampai pada kesimpulan tersebut berdasarkan
kajiannya yang berpegang teguh pada ilmu pengetahuan, terutama pada
metoda-metoda ilmiah yang digunakan dalam penelitian di bidang tersebut.

Menurut Bolhuis, karya Richardson ini merupakan pelengkap karya yang
telah terbit sebelumnya, yang juga memberikan bantahan telak terhadap
penerapan teori evolusi selama ini di bidang psikologi. Karya yang
lebih dulu terbit tahun 2005 itu berjudul Adapting Minds (Akal Yang
Beradaptasi) , yang juga karya pendukung evolusi, David Buller, pakar
filsafat asal Northern Illinois University. Berbeda dari Richardson,
karya Buller lebih terperinci, menitikberatkan pada bukti-bukti dan
memberikan penafsiran lain.

Para pakar psikologi evolusioner seringkali bersikukuh dengan pendapat
mereka hingga timbul kesan bahwa kemampuan nalar manusia hanya dapat
dipahami berdasarkan sejarah evolusi manusia. Akan tetapi dalam
kajiannya, sebagaimana dituangkan di banyak tempat dalam bukunya
Evolutionary Psychology as Maladaptive Psychology, Richardson
berkesimpulan bahwa tidak ada bukti sejarah yang dapat digunakan untuk
merekonstruksi evolusi kemampuan berpikir manusia.

Contoh nyatanya adalah kemampuan berbahasa pada manusia. Penjelasan
yang cenderung digunakan dalam psikologi evolusioner adalah bahwa
proses evolusi mendorong kemunculan keterampilan berbahasa tersebut
untuk digunakan dalam kelompok masyarakat kompleks. Dengan kata lain,
ada kebutuhan akan bahasa. Richardson berpendapat bahwa para pakar
fosil mustahil akan menemukan bukti-bukti yang dapat memberikan
informasi tentang tatanan sosial masyarakat nenek moyang manusia.

Rekaan belaka

Bahkan kalaupun bukti-bukti yang diperlukan dalam pengkajian kemampuan
berpikir manusia berdasarkan psikologi evolusioner dapat dikumpulkan,
hal ini tidak akan menghasilkan pengetahuan tentang mekanisme
kemampuan berpikir manusia, ulas Bolhuis yang juga menjabat sebagai
profesor tamu di Department of Zoology, University of Salzburg,
Austria. Sebab, kajian tentang evolusi berkutat pada rekonstruksi
sejarah sifat-sifat manusia.

Kajian tersebut tidak, dan tidak dapat, menelaah mekanisme yang
terlibat pada otak manusia, yang merupakan bidang kajian ilmu saraf
dan psikologi kognitif. Dengan demikian pengkajian psikologi
berlandaskan teori evolusi tidak akan pernah berhasil, karena berupaya
menjelaskan mekanisme-mekanisme tapi secara tidak tepat mengacu pada
sejarah mekanisme-mekanisme tersebut. Ini diibaratkan sang pengarang
seperti menjelaskan struktur tanaman anggrek dengan merujuk pada
keindahannya.

Di akhir ulasannya mengenai buku Evolutionary Psychology as Maladapted
Psychology (Psikologi Evolusioner sebagai Psikologi Salah Tempat),
profesor Bolhuis mengatakan bahwa hasil kajian Richardson mengungkap
betapa kajian psikologi berdasarkan teori evolusi sebagian besarnya
adalah rekaan semata:

In this excellent book, Richardson shows very clearly that attempts at
reconstruction of our cognitive history amount to little more than
"speculation disguised as results."

Dalam buku luar biasa ini, Richardson memperlihatkan dengan sangat
gamblang bahwa upaya-upaya dalam penyusunan ulang sejarah kemampuan
berpikir kita sedikit lebih dari "rekaan yang disamarkan sebagai
hasil." (Science 6 Juni 2008, Vol. 320. no. 5881, hal. 1293).

Atau sebagaimana diulas pula dalam editorial buku terbitan The MIT
Press (http://mitpress. mit.edu) tersebut:

It is speculation rather than sound science–and we should treat its
claims with skepticism. ([Psikologi evolusioner] itu lebih merupakan
rekaan daripada ilmu pengetahuan yang mapan – dan kita sepatutnya
memperlakukan pernyataan-pernyata annya dengan keraguan).

Mudah-mudahan psikologi evolusioner yang terbukti keliru ini, namun
telah lama diajarkan di dunia akademis, tak terkecuali di lembaga
pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia, semakin mendapatkan
pencerahan alternatif
bntang_jatuh
Teori Evolusi adalah pengingkaran terhadap penciptaan, untuk melegalisasikan sekulerisme dan tujuan akhirnya biar manusia pada Atheis... (btw kayaknya darwin juga bukan ilmuwan, ilmuwan gak sembarang ngoceh hasil penelitian tanpa bukti-bukti jelas dan masuk akal, untung keburu modar) ... Viva Harun Yahya
Kimosamose
Iya tuh, kenapa orang Barat bangga disebut keturunan monyet.....ya
m3t4l
Darwin n konco konconya (orang orang barat) menganggap dirinya keturunan monyet, makanya pada demen telanjang di pantai kaya monyet
baliant
Darwinis Eropa Dilanda Panik

http://www.hidayatu llah.com/ index.php? option=com_ content&view= article&id= 7686:da\
rwinis-eropa- dilanda-panik& catid=89: teori-evolusi- menanti-ajal

Tuesday, 07 October 2008 03:29

Runtuhnya `berhala Darwinisme' akibat Atlas Penciptaan membuat Eropa
panik. Mereka pun melancarkan serangan balasan. Perang pemikiran
dahsyat pun detik ini tengah berkecamuk

Hidayatullah. com--Di seantero Eropa dan Amerika Serikat serangan
tiba-tiba ribuan buku Atlas Penciptaan karya Harun Yahya, yang
membongkar kebohongan teori evolusi yang merupakan akidah ateisme dan
materialisme, terjadi satu-dua tahun lalu. Meskipun begitu, hingga
kini dampak kejiwaan dan kepanikannya masih terasa. Harun Yahya, tokoh
pegiat Penciptaan asal Turki itu pun menjadi buah bibir media massa
terkemuka Eropa hingga saat ini.

Sebut saja Der Spiegel, majalah kondang asal Jerman, baru-baru ini
menerbitkan wawancara dengan Harun Yahya berjudul "Alle Terroristen
sind Darwinisten" (Semua teroris adalah darwinis). Di Spiegel Online
22 September 2008 itu (www.spiegel. de), Harun Yahya berbincang di
antaranya tentang kaitan Darwinisme dan ideologi teroris, kebohongan
teori evolusi, serta perancangan cerdas.

Lonceng kematian Darwinisme

Di wawancara itu, wartawan Der Spiegel bertanya kepada Harun Yahya
apakah tahun depan ia akan turut merayakan hari kelahiran ke-200
Charles Darwin dan peringatan ulang tahun ke-150 penerbitan bukunya
"The Origin of Spesies". Jawab Harun Yahya: "Itu akan menjadi perayaan
keruntuhan Darwinisme. Orang akan heran, bagaimana orang di seluruh
dunia bisa mempercayai Darwinisme, bagaimana mereka bertahun-tahun
telah termakan oleh kebohongan. Bagaimana ratusan, ribuan universitas
dan profesor telah disesatkan.. ."

"En Belgique, le combat contre le créationnisme s'organise" (Serangan
balik melawan paham Penciptaan sedang diorganisir di Belgia), demikian
judul harian terkemuka Prancis, Le Monde, 7 Februari 2008. Laporan ini
merupakan cermin kegalauan evolusionis menghadapi tersebarnya keimanan
pada penciptaan di negeri itu, dan ditinggalkannya ateisme berkedok
teori evolusi.

Dilaporkan di artikel itu, para pakar dari sejumlah besar universitas
menandatangani pernyataan bersama di penghujung tahun 2007. Pernyataan
bersama ini menyuarakan ancaman tersebarnya pemikiran penciptaan
menyusul penyebarluasan berjumlah besar buku Atlas Penciptaan, yang
menolak teori evolusi Darwin, secara gratis ke sekolah-sekolah dan
universitas- universitas khususnya. Sebuah wawancara di VRT menyingkap
bahwa siswa Muslim secara khusus semakin lantang menentang guru-guru
biologi berkenaan dengan teori asal-usul spesies.

Berbagai program dirancang evolusionis untuk mengembalikan keyakinan
masyarakat kepada teori evolusi, terutama di hari lahir ke-200 Charles
Darwin nanti. Upaya-upaya seperti ini adalah isyarat utama kekalahan
teori evolusi.

Prancis belum pulih

Sedemikian besarnya dampak Atlas Penciptaan, sampai-sampai majalah
terkenal Perancis Science Et Vie (Ilmu Pengetahuan dan Kehidupan)
Desember 2007 mengkhususkan sembilan halaman guna mengulas Atlas
Penciptaan-nya Harun Yahya dan dampaknya terhadap dunia, terutama
Perancis. Majalah tersebut dengan jelas menyingkap kekalahan teori
evolusi dan dampak kejiwaannya yang mengguncang evolusionis.

Di ulasan majalah itu, Adeline Lecot, profesor ilmu hayati dan ilmu
bumi di sebuah perguruan tinggi di Paris, memaparkan pandangannya
tentang dampak Atlas Penciptaan terhadap teori evolusi. Dia berkata:
"... Penolakan jauh lebih tajam dibanding sebelumnya. Saya mendapati 5
orang penentang evolusi di kelas saya. Sebagian adalah mahasiswa
unggul. Mereka menguatkan jawaban-jawaban mereka dengan jauh lebih
berani, merujuk pada pembuktian-pembukti an yang dikemukakan Harun
Yahya, yang mereka temukan di internet."

Hal serupa dilontarkan Annie Mamecier, pejabat penilik umum Kementrian
Pendidikan dan pejabat tinggi di Departemen Ilmu Hayati dan Ilmu Bumi:
"Beberapa hal kadangkala terjadi di mana siswa tingkat atas menulis
jawaban atas pertanyaan ujian tentang teori evolusi sebagaimana yang
telah diajarkan di sekolah, tapi juga menulis bahwa mereka tidak
sependapat dengan teori evolusi,"

"Di kelas, para siswa membuat presentasi tentang bahasan evolusi
menurut hasil buah pikir, lingkungan budaya-masyarakat dan keyakinan
agama mereka sendiri, dan jarang menurut isi bahasan yang diajarkan
kepada mereka", ujar Corinne Fortin, profesor ilmu hayati dan
pengarang tesis tentang pengajaran teori evolusi.

Demikianlah, ilmu pengetahuan itu sendiri telah menggagalkan jebakan
mereka yang menginginkan orang kembali kepada ideologi-ideologi gelap
ateis materialis warisan dua abad lampau melalui penipuan "Abad
Pencerahan" yang bernama teori evolusi. Setiap kemajuan ilmiah selama
150 tahun terakhir telah membantah pernyataan-pernyata an yang
dikemukakan dalam lingkungan keterbelakangan ilmu pengetahuan masa Darwin.

Tembok pertahanan runtuh

Banyak ilmuwan sekarang mengakui ketidakabsahan teori evolusi,
sehingga mereka pun lalu berpaling kepada mengimani Allah setelah
menyaksikan bukti-bukti penciptaan, khususnya melalui Atlas Penciptaan
(http://harunyahya. com/indo/ buku/atlas/ atlas_01. html).

Di sisi lain ini pertanda jebolnya tembok pertahanan yang melindungi
dusta teori evolusi, sebagaimana diakui oleh majalah Science Et Vie itu:

"En France, aucune chance qu'émergent pareilles ... [oeuvres]
pensait-on. Rien à craindre d'un tel révisionnisme. L'héritage des
Lumières et une longue tradition laïque n'étaient-ils pas le plus
solide des barrages ? Las !"

(Kita berpikir mustahil karya seperti itu muncul di Perancis. Tidak
perlu ada ketakutan terhadap perubahan pemikiran mendasar seperti itu;
Bukankah warisan abad Pencerahan dan tradisi sekuler lama adalah
tembok bendungan yang merupakan pertahanan terkuat kita? Sayangnya,
tidak!).
MachVelocy
klo ga salah dia itu dituduh bikin aliran islam baru ya? makanya dipenjara.... cmiiw deh
Riot.Bonaparte
Yang saya baca sih dia dipenjara karena penilepan/penyalah gunaan dana sumbangan organisasinya. Kagak ada hubungannya sama sekali dengan teori evolusi.

Dari om Wiki
QUOTE
In September 1999 Adnan Oktar was arrested following multiple scandals and further allegations that were fully covered by the Turkish media.[54] In that court case, Oktar was charged with using threats for personal benefit and creating an organization with the intent to commit a crime.[55] One complainant, a fashion model named Ebru Simsek claimed she was blackmailed.[56], and then slandered as a "prostitute" in fax messages sent to hundreds of different newspapers, TV channels, major business companies, foreign consulates and government offices for refusing to have sex with Adnan Oktar. The judicial process lasted over two years, during which most of the complainants' retracted their claims, repportedly because of threats or bribes from SRF members. As a result most of the cases against Oktar and SRF members were dismissed, with only two members receiving jail sentences for 1 year each.[57]

According to the indictment of the prosecutor’s office, cited by the daily Cumhuriyet, Adnan Oktar and associates raped young women many of whom were under the age of 18 on camera and blackmailed them by threatening to release the sex tapes to their friends and family members. Many of these young women were then forced to entice select young men from wealthy families with the promise of sex in exchange for attending events organised by the BAV. The court heard how in turn these girls were formed into a group called of what they referred to as "odalisques" (cariyeler) and were ordered to videotape their sex sessions with these young men and deliver the tapes to Oktar.[58]

Amidst ambiguous circumstances all charges were dropped by that court only to be picked by another court 8 years later. In 2008 Oktar was convicted a variety of crimes including engaging in criminal threats.[55][49] On May 2008 Oktar and 17 other members of his organisation were sentenced to 3 years in prison. Oktar intends to appeal these charges.[55]
Riot.Bonaparte
Tambahan : Adnan Oktar itu nama asli Harun Yahya

QUOTE
Adnan Oktar a.k.a Adnan Hoca (born Ankara, 1956), also known by his pen name Harun Yahya.


Banyak link menarik dari referensi di http://en.wikipedia.org/wiki/Harun_Yahya

salah satunya :
http://www.mukto-mona.com/debunk/harun_yahya/index.htm
Dark Purple
@RB, emang gitu bro, kalo elo mau penjarain orang, harus ada alasan dong. Liat aja si mantan PM malaysia, Anwar Ibrahim. disikat sama Mahathir karena kasus sodomi.
pokoknya yang penting penjara dulu, benar atau tidak, masalah belakangan...

peace...
Riot.Bonaparte
@DP

Kasus Anwar Ibrahim mah emang berbau politis, karena dia salah satu tokoh utama oposisi di malay sana. Itulah tujuan pemerintah mereka melakukan hal itu, untuk menggoyang kekuatan oposisi.

Sedangkan kasus Adnan Octar ini, apa motif pemerintah Turki melakukannya ? Walau masih berhaluan sekuler, pemerintah Turki sendiri sekarang didominasi oleh muslim konservatif. So kalo anda mencoba menghubungkannya dengan isu agama, itu sangat irrelevan.
hummy
ikutan bro ,

klo menurut gw sih simple aja. termasuk orang seperti apakah kita
1. Agamis (percaya sepenuhnya pada tuhan YME)
2. tidak/ belum percaya sepenuhnya kepada kebesaran Tuhan atau mungkin lebih percaya penemuan para ilmuwan (gw tdk bermaksud mendiskreditkan penemuan para ahli )
3. oportunis (tergantung di dalam situasi seperti apa pertanyaan ini ditujukan ke kita)

klo gw jelas tipe org yg no 1. coz dari pertama gw diajarin ttg teori darwin atau teori para ahli (yg berseberangan dengan kepercayaan kita masing2 co: teori terjadinya alam semesta) pasti ada hal2 yg tidak bisa dijelaskan secara jelas 100% kecuali dgn beralih ke kepercayaan kita.

dan lagi ada hal2 yg juga tidak bisa dijelaskan 100% kebenarannya pada kepercayaan yg diajarkan kepada kita tapi bisa dilengkapi dengan 1 hal yaitu beriman (percaya kpd hal yg tdk kita lihat)

all human beings are free to speak their mind,
Riot.Bonaparte
Dan Tuhan juga menganugerahkan kita akal budi bro, supaya kita bisa menilai sesuatu dengannya. Jangan sampai karena seseorang menggunakan seruan/ajaran dari agama yang dianut, terus kita langsung membelanya mati-matian, tanpa melihat perbuatannya yang sebenarnya.

Kalau anda lihat di postingan TS & wiki, Adnan Octar dituduh karena "creating an illegal organization for personal gain". Memang materinya bisa didownload gratis(kalo yang dicetak kita tetap harus beli loh ;) ), tapi tahukah anda bila dia juga mendapat donasi2 untuk lembaganya yang dipakainya untuk kepentingan pribadi ?
baliant
PERNYATAAN PENTING MENGENAI HARUN YAHYA

Karena perjuangan intelektual anti-Darwinis, anti-komunis dan
anti-Masoniknya, Adnan Oktar telah bertahun-tahun menjadi sasaran
persekongkolan dan fitnah oleh kekuatan terselubung tertentu. Namun,
pengadilan selalu menyatakannya tidak bersalah dari tuduhan tak
berdasar ini, dan semua itu telah terungkap sebagai makar dan fitnah.

1. Adnan Oktar dikurung di dalam penjara sendirian selama sembilan
bulan dan kemudian ditahan lagi selama 10 bulan di sebuah rumah sakit
jiwa yang menjadi rumah bagi 300 penghuni paling berbahaya yang telah
melakukan pembunuhan. Semuanya ini karena Adnan Oktar pernah berkata
"Saya seorang anggota dari bangsa Turki dan dari kaum Ibrahim." Tujuh
orang terbunuh oleh narapidana selama masa penahanannya di sana.

2. Setelah ditahan di dalam penjara dan rumah sakit jiwa selama
keseluruhan 19 bulan, Adnan Oktar dinyatakan tidak bersalah dan
dibebaskan oleh pengadilan ketika pihak Jaksa Penuntut menyatakan
bahwa "tidak terdapat pelanggaran pidana dalam pekataannya. " Akan
tetapi, karena laporan kejiwaan yang dikeluarkan mengenai dirinya maka
ia selama bertahun-tahun di depan umum digambarkan mengidap penyakit
jiwa dan terhalangi hak-haknya seperti memilih atau dipilih, menikah,
bekerja untuk negara atau membeli barang. Persekongkolan ini juga
akhirnya gagal ketika Rumah Sakit Militer menyatakan ketidakabsahan
laporan tersebut..

3. Adnan Oktar ditahan tanpa alasan yang benar pada tahun 1991, dan
para anggota Ergenekon, sebuah deep state (negara di dalam negara,
negara terselubung) beraliran komunis yang telah menyusupi negara
Turki, telah mengatur agar kokain dapat ditemukan di dalam aliran
darahnya setelah dicampur dengan makanannya di gedung Markas Besar
Keamanan. Ini telah dibuktikan oleh Lembaga Kedokteran Forensik.
Adnan Oktar dinyatakan tidak bersalah dan bebas dari tuduhan ketika
pengadilan memutuskan bahwa itu adalah sebuah persekongkolan.

4. Adnan Oktar telah mengalami 9 kali upaya pembunuhan.

5. Pada tahun 1999, Adnan Oktar dan beragam orang dari kalangan
BAV (Yayasan Penelitian Ilmu Pengetahuan) ditahan polisi berdasarkan
perintah Adil Serdar Sacan, yang ia sendiri kini sedang ditahan atas
tuduhan menjadi anggota organisasi teroris Ergenekon. Mereka yang
dimasukkan ke dalam penjara disiksa oleh petugas di Departemen
Keamanan, atas perintah dan dukungan dari Adil Serdar Sacan. Akibat
penyiksaan itu, para tahanan dipaksa menandatangani
pernyataan-pernyata an tidak benar yang telah dipersiapkan sebelumnya.

6. Seorang wartawan bernama Tuncay Ozkan, yang sekarang juga di
dalam penjara atas dakwaan menjadi anggota organisasi teroris komunis
Ergenekon, adalah orang yang telah mempersiapkan sebelumnya
pernyataan-pernyata an yang ditandatangani secara paksa oleh para
tahanan dan yang memberikannya kepada Departemen Keamanan. Setelah
pernyataan itu ditandatangani di bawah paksaan, pernyataan palsu yang
ditandatangani ini dikirimkan kembali kepada Tuncay Ozkan oleh Adil
Serdar Sacan, dan Ozkan lalu menggunakannya untuk melancarkan
pencemaran nama baik para anggota BAV dengan laporan-laporan
berhalaman penuh di surat-surat kabar setiap hari dan liputan-liputan
di televisi. Ini menyingkap dengan jelas dan tak terbantahkan bahwa
orang-orang di dalam negara komunis terselubung itulah yang berada di
balik persekongkolan terhadap Adnan Oktar dan BAV yang telah
berlangsung sedemikian bertahun-tahun.

7. Di bawah pengaruh laporan polisi yang dipersiapkan berdasarkan
pernyataan-pernyata an ini, proses pengadilan dimulai dan sejumlah
terdakwa dijatuhi 3 tahun penjara. Bersama Adnan Oktar, tiga wanita
muda, tamatan universitas yang belum pernah melihat bagian dalam
sebuah penjara atau pos polisi atau bahkan menerima peringatan
tertulis karena berkendaraan melampaui batas kecepatan, dijatuhi pula
3 tahun

8. Adnan Oktar secara sengaja dan tidak benar difitnah dengan
permasalahan seksualitas, sesuatu yang bagi orang merupakan hal yang
secara khusus peka, dengan tujuan mempengaruhi pendapat umum. Mereka
yang bertanggung jawab atas fitnah ini yang menyatakan bahwa seorang
wanita dipaksa dengan todongan senjata agar melakukan hubungan badan
dan ini direkam oleh kamera, telah melakukan kekeliruan besar. MEREKA
GAGAL MEMPERHITUNGKAN PERBEDAAN-PERBEDAAN antara rumah yang mereka
nyatakan dihuni oleh Adnan Oktar dan rumah di mana rekaman kamera
rahasia dibuat. Palang rumah di mana rekaman itu dibuat posisinya
tergantung lurus ke bawah, padahal tidak terdapat palang di rumah
Adnan Oktar (langit-langit blok berongga). Di rumah Adnan Oktar
jendela-jendela sangatlah besar, membentang dari lantai hingga ke
langit-langit, sedangkan di rumah tempat rekaman dibuat jendelanya
kecil, berupa plastik PVC segiempat. Agar rumah Adnan Oktar seperti
yang dimaksud, rumah itu harus diruntuhkan dan dibangun ulang
keseluruhannya. Semua bukti ini dibeberkan di film video yang
diperlihatkan di depan komisi pengadilan, jaksa penuntut, pengacara,
dan saksi ahli resmi, dan pengadilan menyatakan Adnan Oktar tidak
bersalah atas tuduhan bohong ini berdasarkan ketidaksesuaian bukti
antara kedua tempat tinggal tersebut.

9. Dalam pendapat resmi terkininya mengenai perkara ini, di mana
Adnan Oktar dan 5 orang dari kalangan BAV dijatuhi hukuman penjara,
Jaksa Penuntut Umum menyatakan bahwa:

* Seluruh terdakwa, termasuk Adnan Oktar, telah dinyatakan bebas,
tidak bersalah dalam perkara tersebut;

* Pernyataan-pernyata an yang dibuat di bawah paksaan dan tanpa
kehadiran pengacara adalah cacat secara hukum, dan selain itu hal ini
telah diterima oleh pengadilan yang mendengarkan perkara tersebut;

* Dan tidak terdapat bukti di dalam berkas perkara yang mendukung
dakwaan-dakwaan tersebut,

Dan oleh karena itu MEMINTA AGAR PARA TERDAKWA DIBEBASKAN.

Adnan Oktar tidak pernah melakukan pelanggaran pidana, dan ia menolak
dakwaan ini. Namun ia tentunya menghormati keputusan pengadilan.

Adnan Oktar telah dinyatakan tidak bersalah di dalam hati seluruh
orang yang berakal dan seluruh dunia Islam dan bangsa Turki. Tak
seorang pun di Turki percaya bahwa ia adalah pemimpin kelompok
kejahatan. Ia adalah orang yang menekuni ilmu, seorang penulis yang
dikenal di seluruh dunia. Ia mengajarkan cinta, kedamaian, saling
menghargai dan belas kasih, dan menganjurkan akhlak mulia. Kebohongan
dan persekongkolan tidak pernah merintangi perjuangan intelektual
Adnan Oktar walau bagaimana pun, dan tidak pula semua itu akan
menghalanginya di masa mendatang. Ia akan dengan berani, tanpa henti
dan tekad kuat melanjutkan kegiatan anti-materialis, anti-komunis dan
anti-Darwinisnya yang menyeru Turki kepada persatuan dan kesatuan.
Riot.Bonaparte
boleh tahu sumbernya dari mana ? hidayahtullah.com lagi ?

tambahan berita dari reuters :
http://www.reuters.com/article/artsNews/id...0080509?sp=true

Yang di post oleh bro Baliant sebelumnya rupanya adalah statemeng dari BAV (organisasinya Adnan Octar), sebagian isinya bisa baca di sini
http://www.turkishdailynews.com.tr/archives.php?id=15021
Winardy
di turky orang seperti harun yahia itu kan disebut " musuh attaturk ". jgn kan kaum konservatif,golongan atheis,sekuler,dll yg tdk mendukung cita" bapa sekuler turky itu pasti di brangus sama militer.bahkan sampe sekarang pun masih. tak ada hubungnan nya dgn yahudi+amerika.cita" attaturk adalah menjadikn turky menjadi sejajar dgn bangsa" eropa.dia ingin turky itu mnadi real turky. lepas dr pengaruh arab. waktu pengaruh arab masih kuat di turky,negara ini sangat kacau sekali.makanya oleh eropa turky itu dijuluki "bangsa sakit".karena mereka sangat lemah. harun yahia itu klo di indonesia sama dgn ki gendeng pamungkas.
tuit
itu bukti hak asasi manusia udah ga dihargai.. kasian voltaire pasti nangis denger ginian
surabihaneut
emang dari dulu ane gak percaya ama tu teori

klo ada ujian soal itu ane gak pernah ngisi, emang enak disebut keturunan monyet..... mad.png darwin mad.png
baliant
Genetikawan Inggris Membuktikan Evolusi Dengan Jam Rolex

Saturday, 25 October 2008 03:34

Kebohongan ilmiah teori evolusi semakin terbongkar luas hingga
evolusionis kalang kabut. Apa pun digunakan agar masyarakat kembali
mempercayai teori palsu itu, termasuk jam tangan Rolex

Hidayatullah. com--Koran kondang Jerman, Die Welt terbitan 20 Oktober
2008 menurunkan wawancara dengan pakar genetika Inggris, Steve Jones
dengan judul "Die Evolution ist am Ende" (Evolusi Telah Usai).
Profesor evolusionis di University College London, Inggris itu
mengemukakan pendapatnya bahwa evolusi manusia telah berakhir.

Dalam wawancara itu sang profesor sama sekali tidak menyentuh
bukti-bukti fosil makhluk setengah kera setengah manusia yang selama
ini diajukan sebagai bukti evolusi manusia. Fosil-fosil yang tidak
disebutkan itu seluruhnya sudah terbantahkan secara ilmiah.

Dengan kata lain, yang ada hanyalah fosil kera sesungguhnya atau fosil
manusia sesungguhnya. Tidak ada bentuk pertengahan ataupun pohon
silsilah evolusi manusia, kecuali sekedar lukisan khayalan manusia.
Tidak heran jika teks wawancara itu dihiasi bukti berupa gambar tidak
ilmiah alias lukisan khayal runtutan evolusi dari makhluk mirip kera
hingga manusia.

Mengakui evolusi bisa salah

Hal menarik lain adalah jawabannya ketika ditanya sang wartawan:

Die Welt: Was, wenn die Evolutionstheorie irgendwann widerlegt wird?
(Die Welt: Bagaimana, jika Teori Evolusi suatu saat dibuktikan keliru?)

Jones: Das wäre für die Wissenschaft eigentlich ganz normal: Man hat
eine Hypothese und versucht, sie zu widerlegen. Gelingt das nicht,
dann stimmt sie vermutlich. Jede Theorie kann widerlegt werden, auch
Newton wurde widerlegt. Sollte ich also jemals einem
Cro-Magnon-Menschen begegnen, der eine Rolex trägt, würde ich die
Evolutionstheorie sofort verwerfen. Aber das ist mir noch nie
passiert. Deshalb werde ich sie akzeptieren, zumindest vorläufig.

(Jones: Hal itu bagi ilmu pengetahuan sesungguhnya hal yang sama
sekali lumrah: Orang punya hipotesa dan orang berupaya menyangkalnya.
Jika itu tidak berhasil, maka teori itu mungkin benar. Setiap teori
bisa dibantah, juga Newton telah dibantah. Jadi andai saya pernah
bertemu manusia Cro-Magnon yang memakai [jam tangan] Rolex, maka saya
akan segera membuang Teori Evolusi. Tapi itu belum pernah terjadi pada
saya. Karenanya saya akan tetap menerimanya, setidaknya untuk
sementara waktu).

Di satu sisi, adalah jujur untuk berkata bahwa Teori Evolusi,
sebagaimana teori lain, bisa saja suatu saat terbantahkan. Namun di
sisi lain alasan tentang "jam tangan Rolex" yang disebut sang profesor
untuk tetap mempercayai teori itu sungguh keliru, dan tidak
mencerminkan pendapat dari kalangan ilmiah sama sekali.

Bukti tidak ilmiah "Jam Rolex"

Perhiasan, pakaian, teknologi, perkakas dan benda apa pun yang dipakai
atau digunakan manusia atau makhluk hidup tidaklah membuktikan secara
ilmiah evolusi yang dikhayalkan ada itu. Di zaman dahulu ada manusia,
sebagian berbudaya maju, sebagian berperadaban rendah, namun mereka
sama-sama manusia. Budaya rendah, perhiasan primitif bukanlah bukti
bahwa mereka spesies lebih rendah.

Bahkan di zaman superkomputer secanggih sekarang, masih ada manusia di
Afrika, Kalimantan, Papua, dan hutan Amazon misalnya, yang nyaris
tidak berpakaian dan hidup dengan perhiasan dan perkakas sangat
primitif, termasuk tanpa jam tangan Rolex. Namun mereka yang secara
teknologi sangat terbelakang ini tetaplah manusia. Mereka 100% manusia
secara morfologis dan genetis, dan bisa menghasilkan keturunan ketika
menikah dengan lawan jenisnya dari negara berteknologi paling modern
sekalipun.

Perkakas sederhana dari batu, kayu atau kulit binatang yang mereka
punya bukanlah bukti bahwa mereka makhluk yang lebih menyerupai kera,
atau berada pada anak tangga lebih rendah dalam proses rekaan evolusi
manusia.

Sebaliknya, banyak manusia masa kini yang katanya modern justru
bergaya hidup menyerupai manusia primitif. Sebut saja mereka yang
gemar berpakaian minim, atau enggan mengenakan perhiasan apa pun, atau
bahkan menganut budaya nudisme, yakni hidup tanpa mengenakan pakaian
sehelai benang pun.

Jika kaum pemuja telanjang itu hidup terus, berketurunan yang juga
nudis, hal itu lantas tidak menjadikan mereka mengalami evolusi secara
morfologis-genetis dan berubah menjadi makhluk mirip kera. Mereka
secara biologis dan genetis tetap 100% manusia, tidak berubah.

Fakta tentang manusia Cro-Magnon

Manusia Cro-Magnon hidup sekitar 30,000 tahun silam. Tengkoraknya
mempunyai penonjolan alis mata tebal dan tonjolan tulang di bagian
belakang. Ini adalah ciri manusia Neanderthal dan Homo erectus.

Walaupun dianggap ras Eropa, volume dan struktur tengkorak Cro-Magnon
sangatlah menyerupai beberapa ras di Afrika dan di daerah tropis saat
ini. Berdasarkan kesamaan ini, diperkirakan Cro-Magnon adalah ras
Afrika kuno.

Beberapa paleoanthropolog lain menunjukkan bahwa Cro-Magnon dan ras
Neanderthal bercampur satu sama lain dan menjadi pendahulu bagi
ras-ras yang ada di zaman sekarang. Kesimpulannya, manusia Cro-Magnon
bukanlah "spesies primitif", tapi manusia ras lain yang pernah hidup
pada zaman dulu dan bisa jadi telah berasimilasi dan bercampur dengan
ras yang lain, atau telah punah dan menghilang dalam sejarah.

Evolusionis terpojok

Alasan tidak ilmiah yang dikatakan Steve Jones barangkali akan mudah
dimaklumi jika mengingat semakin tidak dipercayainya teori evolusi
oleh masyarakat Eropa sekarang. Banyak bermunculnya karya para ilmuwan
Barat yang menyanggah teori evolusi secara ilmiah menjadikan
kebohongan teori evolusi semakin tersingkap jelas di mata masyarakat,
setelah lebih dari seabad ditutup-tutupi.

Kenyataan di atas membuat evolusionis, termasuk profesor Steve Jones,
sangat khawatir . Ini menyebabkan mereka tidak lagi mampu menggunakan
bukti-bukti yang katanya ilmiah itu, selain tipuan kata-kata seperti
"manusia Cro-Magnon berjam tangan Rolex" yang bisa menyesatkan masyarakat.

Namun masyarakat semakin cerdas dan mudah membedakan mana fakta ilmiah
dan mana kebohongan. Bahkan, seperti diakui sendiri oleh Steve Jones
dua tahun silam di majalah ilmiah Nature, 23 November 2006, murid
sekolah pun sudah semakin berani dan kritis tentang teori asal-usul
makhluk hidup:

"Steve Jones, a geneticist at University College London who has
lectured widely about evolution, is one of those concerned by the
growing influence of creationist groups. `I have talked about
evolution in front of more than 100,000 British schoolchildren in the
past 20 years – during most of that time I was never asked questions
about creationism, ' he says. `But in the past couple of years,
wherever I go I am asked about it.'" (Special report
Anti-evolutionists raise their profile in Europe Nature 444, 406-407,
23 November 2006)

(Steve Jones, pakar genetika di University College London yang telah
berceramah di mana-mana tentang evolusi, termasuk satu di antara
mereka yang khawatir dengan pengaruh membesar kelompok-kelompok
pendukung penciptaan. `Saya telah berbicara evolusi di depan lebih
dari 100.000 murid sekolah Inggris selama 20 tahun silam – di sebagian
besar masa itu saya tidak pernah ditanya hal-hal tentang penciptaan,
'katanya. `Tapi dalam beberapa tahun lalu, di mana pun saya pergi,
saya ditanya tentang hal itu.")
Riot.Bonaparte
ckckckck, yang namanya evolusi itu mahkluk hidup berkembang sesuai dengan kondisi lingkungannya supaya bisa bertahan hidup, bukan berkembang ke hal yang justru membuat mereka mati.

n bro, yang di atas dijawab dulu donk, jangan langsung ngepost pake artikel2 lain. Sebenarnya Adnan Oktar ini mengambil ide2 tentang creationism dari para fundamentalist barat sono, cuma dia lebih berhasil mempopulerkannya.

n kembali ke topik juga, kenapa ya si Adnan ini bisa diberangus oleh pemerintah Turki padahal karena tuntutan si Adnan ini, pemerintah turki memblok BlogSpot.com dan beberapa site lainnya sehingga nggak bisa diakses dari Turki. Apa pemerintah Turki bermuka 2 ya ? mendukung si Adnan sekaligus memberangus dia juga ;)
mutanthitam
mantaf brew..thx buat info2 en diskusinya....

adanya evolusi dan seleksi alam dalam tumbuh-kembang 'penghuni bumi' memang tidak sepenuhnya salah...

Pertanyaan sederhana yang gua bwat darwinis:

tapi kenapa monyet sampai saat ini masih ada??
seharusnya bentukan yang lebih primitif tersebut telah punah en musnah karena ga bisa bertahan hidup lagi karena struktur fisiologisnya uda ga fit lagi buat survive di alam yang telah berubah? joged.gif
Riot.Bonaparte
Kenapa monyet tetap monyet ? Baca di
http://en.wikipedia.org/wiki/Evolution bagian variation, natural selection ama mutationnya.


QUOTE
seharusnya bentukan yang lebih primitif tersebut telah punah en musnah karena ga bisa bertahan hidup lagi karena struktur fisiologisnya uda ga fit lagi buat survive di alam yang telah berubah?

nggak fit seperti apa ? bisa dijelaskan ? alam yang telah berubah seperti apa ? Kalau kita lihat di dokumenter, monyet masih bisa bertahan hidup di hutan bebas, mencari makan n beranak pinak kok. Jadi apa faktor dari alam yang bisa menyebabkan mereka musnah ?

Kalau ente liat bro, dalam 200 tahun ini udah ada jenis makhluk hidup yang musnah/extinct karena perbuatan manusia. Burung Dodo & Harimau Bali adalah salah satu contohnya, musnah karena perbuatan/perburuan manusia. Kerusakan yang disebabkan oleh manusia jauh lebih cepat dibandingkan dengan kecepatan binatang2 untuk berevolusi supaya bisa bertahan hidup dari pengrusakan lingkungan tadi.

http://en.wikipedia.org/wiki/Extinction


Sebenarnya pertanyaan gitu lebih pantas masuk ke topic science ya smile.gif

dance.gif ikutan ya joged.gif
baliant
@ atas gue bukannya memang teori evolusi mengandung kebohongan yang besar?, karena tidak dapat dibuktikan dengan ilmiah. mungkin saya sebagai orang yang beragama begitu menyakininya. kalo kamu memang ngenyel pingin tau bukti-bukti bahwa teori evolusi itu khayalannya si darwin "yang ngaku keturunan monyet" silahkan buka site nya harun yahya sendiri? klik disini kamu boleh surfing dah disana mencari kebenarannya.

terus terang ya saya saya sangat tidak percaya dengan semua info yang diberitkan wikipedia, karena banyak "kepentingan" disana.

satu lagi jangan lupa setelah buka site nya harun yahya jangan lupa cari artikel tentang atlas pencitaan.

salam kebenaran
dianmega
mudah2an harun yahya masih terus bisa berkarya meruntuhkan teori evolusi tersebut..
Riot.Bonaparte
Apakah orang yang bertuhan kagak boleh mempercayai teori itu ? Apakah dengan mempercayai teori itu seseorang otomatis jadi atheis ?

Udah pernah baca karangannya si Harun Yahya yang "Evolution Refute" kalo nggak salah judulnya. Sayangnya begitu baca bagian depannya aja udah ketahuan ada yang nggak bener.

Btw udah pernah baca/ngerti soal teori evolusi belum ? ;)

Tapi back to topic ya, ini kagak ada masalah dengan Teori evolusi itu bener apa kagak, tapi yang saya pertanyakan itu kenapa pemerintah Turki menangkap Harun Yahya ? entah kenape bisa berbelok jadi membahas teori evolusi. Seorang penipu gitu kok dibelain mati-matian... tape deh Tounge.gif
Gun_awan
^ atas gue
Teori bisa saja di pelajari,tapi yang namanya teori pasti masih bisa di bantah dan di perbaiki setelah adanya penemuan baru yg hasilnya melahirkan teori baru juga,bukankah begitu?tp tetep aja ada pro dan kontranya..bukankah sekarang teori atomnya Newton sudah terbantahkan dan digantikan teori elektron malah mungkin sudah ada teori paling baru (mohon yg bisa jelasin teori baru itu,malas neh nyari2 lg..hehe)..untuk masalah teori Darwin ini,gue rasa agak berbau "pertentangan iptek dan agama" jd bukan pertentangan ilmiahnya (walaupun ada,mungkin di tutup2in) karena teori ini dimana yg pro mungkin terlalu menganggap iptek itu di atas agama,sedang Yahya Harun (yg kontra) menentangnya secara "teori" yg berasal dari agama (gw menganggapnya "kepastian" krn dari agama) dimana Yahya Harun tak bisa mengklaim "teori" itu adalah sesuatu yg baru..disinilah letak perseteruan itu krn Yahya Harun sbagai org yg pecaya pd agama yg dia anut tak bisa "menjelaskan" bahwa "teori" itu di dapat dari riset ilmiah.
Riot.Bonaparte
Ya bro, aku juga mulai bisa menangkapnya. Pertentangan teori ini terjadi karena sudah rada nyangkut ke agama sehingga bagi sebagian orang harus "dibela" mati-matian. karena bagi saya yang di kitab suci itu menjelaskannya secara metafora.

Kemarin baru baca lagi tentang "atlas penciptaan" n udah berencana nanyain 1-1 di sini (di science) BigGrin.gif, tapi karena ntar motif pembelaannya nyangkut2 ke agama, mending kagak usah dibahas deh.

Ini berita yang agak baru soal dia
http://www.telegraph.co.uk/news/newstopics...-evolution.html

Tambahan
http://id.wikipedia.org/wiki/Adnan_Oktar
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.