Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Ayah........Maafkan........Aku......... (Touching Story)
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Pustaka > Roman
Pages: 1, 2
kimu
Sepasang suami isteri - seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur.

Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya... karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.

Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, "Kerjaan siapa ini !!!" ....

Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah padam ketakutan lebih2 melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ' Saya tidak tahu..tuan." "Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?" hardik si isteri lagi.

Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata "DIta yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik ...kan!" katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali2 ke telapak tangan anaknya. Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.
Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan.

Pembantu rumah terbengong, tdk tahu hrs berbuat apa... Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.

Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka2 dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka2nya itu terkena air. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. "Oleskan obat saja!" jawab bapak si anak.

Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. "Dita demam, Bu"...jawab pembantunya ringkas. "Kasih minum panadol aja ," jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya. Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas. "Sore nanti kita bawa ke klinik. Pukul 5.00 sudah siap" kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya susah serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. "Tidak ada pilihan.." kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut..."Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah" kata dokter itu. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi.

Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. "Ayah.. ibu... Dita tidak akan melakukannya lagi.... Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi... Dita sayang ayah.. sayang ibu.", katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. "Dita juga sayang Mbok
Narti.." katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.

"Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti?... Bagaimana Dita mau bermain nanti?... Dita janji tdk akan mencoret2 mobil lagi, " katanya berulang-ulang.

Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung2 dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf…..

Tahun demi tahun kedua orang tua tsb menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi...,
Namun..., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tsb tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya..

NB: Cerita ini sangat menginspirasi untuk semua orang tua dan semua yang akan berkeluarga atau bahkan bisa menjadi inspirasi untuk menjadi orang tua yang bijak bahwa semua perlu sebuah kelembutan untuk menghadapi anak kita nanti
delonia
ceritanya sedih bgt Cry.gif Cry.gif


gw sampe ikutan nangis !!
ekaok
cry
resetskill
Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif
andika_sableng
good story uuuhhh... sedih gue
vewee
walau pendek,tp bner2 crita yg menyentuh...
Mr.jim
wuih... bener2 touching story.. Mpe nangis juga..
asepblue
Ampun dah...
sedih banget...

Gua nggak nahan...
Keluarin air mata....

send2
hiks.. hiks..
BukanKeleponBiasa....
sbenernya ini cerita lama, pas bc wktu lg lajang cuman sedih doang
tp pas bc lg wktu da punya baby 1,5 th, nangis deh gua....
Iyra
Saya tidak mendukung kekerasan pada ANAK,tp mendidik ANAK adalah SANGAT PENTING. BUAT TS "NICE POSTING"
greensands
bego banget tuh ayah...
joe_jogja
inspirational story
the_watcher
Sedih bacanya .....
jerukbali
haduh,, sedih bgt..
tp bagus bgt,, bisa dijadiin plajaran buat keluarga,,
Herumawan
Anak adalah anugerah yang paling indah dalam hidup kita
Sayangilah anak dan pelihara serta didiklah dia dengan benar


----- Just to my sweet girl : Safira Devi Amorita ------ kaulah anugerah yang terindah dalam hidup ini Nak!
nyeplesinnyamuk
orangtua bodoh........sebodoh-bodohnya orangtua.....semoga gue g akan pernah gitu ama anak gue.............

itu berari mereka kalap tuh.........padahal itu hal yang sepele...........gue mengutuk kekerasan kepada anak..apapun bentuknya!!!! Peace.gif

love for my sweet girl Nayla Fathma Lathifa
salmonella
Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif
IZRO'IL
crita bagus.. pintar amat yg bkin..
ampe pada nangis tuh..
IZRO'IL
crita bagus.. pintar amat yg bkin..
ampe pada nangis tuh..
Cinta Susanti
cerita yg sangat sedih
tribbiani
benar-benar bikin terharu
psyloc
Gila ceritanya,,

Nyentuh banget
mochammed
Suami istri musti mesra selamanya
mochammed
Ayah dan ibu tidak pernah lupa akan anaknya
mr. kobinsai
gila2...
the best abis...
mantaps nih....
crying_anim.gif
marco d anu
Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif
Touching story euy...
sr3ck
sebel gw ama ayahnya najis......
sedih campur bt gw
Police Officer
Good story bro..
Nyentuh banget ceritanya.
Tapi gak pake nangis kale..
laki-laki bukan sih!

(kenapa mata gw kabur ya..jangan2?!?)
peach a pie
ga sedih , marah iya , kesal . dsr ga pk otak . kalo sdg emosi , sadarilah bhw diri sdg emosi *credit : prkataan seorang member , lupa syapa Tounge.gif
cyon
aku janji gak akan mukul anakku...apapun yang dia lakukan...
java script:add_smilie(":crying_anim:","smid_106")
valisa
Sedih bgt............ crying_anim.gif
mendem
Sebuah cerita yang benar-benar memberi inspirasi buat saya untuk anakku, trims bro.
rownee
weew gue orang kesekian yang tersayat atinya baca kisah ini....i'll never do harsh to u my daughter,,,(kelak)
EbolaVMS2
sedih nya ampun2..tau2 tanganya diamputasi
H2M
inspirasi bahwa hilaf bisa tejadi untuk siapa saja, namun perlu kita sadari seorang anak juga perlu perhatian bukan cuman berlimpahnya materi........ ShameOnYou.gif
darkchaos
ini salah satu contoh bahwa dalam menghadapi sesuatu itu janganlah berlebihan . . .

sesuatu yg berlebihan belum tentu baik . . .

hadapilah semua hal dengan ketenangan dan kewajaran . . .

yah itu sih yg gw rasain selama ini . . .
citanli
wah ini ceritanya sangat menyentuh sekali
sayanginlah anak kita walaupun dia memilikki kekurangan.
krn anak adalah titipan dari yang diatas heheh
jadi ikutan sedih juga
nice post bro
bakurbuy
ia, sampe pintar amat yang bikin
kisah nyata kali ya, sampae idung gw jg nangis

asli bro sedih bangat


Cry.gif Cry.gif Cry.gif
demochist88
touch my heart..
so much..
sad.gif sad.gif sad.gif sad.gif
Zeth
Kalo kita tidak mendapatkan apa yang kita suka, maka belajarlah menyukai apa yang didapat..heheheh biggrin.gif
boyandi
itu orang tua nya sinting emosi nya kelewat batas /////
boyandi
sedih banget ceritanya Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif
apple_juice
crying_anim.gif crying_anim.gif crying_anim.gif



ikutan nangis gw bro, good story bgt..



A n d j a c K
gue juga jadi ikutan nagis ne...
dildorusak.gifdildorusak.gif
damaidanjaya
crying_anim02.gif crying_anim.gif crying_anim02.gif Sigh.gif
velyzta
hik hik waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif Cry.gif
Siaulen234
sedih banget, yaa..sangat menyentuh. crying_anim.gif
dezagga
Nggak nangis sich, tapi sedih juga y

Kesimpulan :
- Pikir dua kali sebelum melangkah, time is unrepeatable.
- Jangan biarkan kemarahan sesaat mengahncurkan hidupmu (atau hidup orang lain)
saint_B
hiks hiks....
jadi mewek nih..
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.