
Saat ini, beberapa pengusaha telah memperkenalkan teknologi billboard yang dapat menganalisa orang-orang yang melihat billboard tersebut. Pada billboard dipasangi kamera dan menggunakan software untuk menganalisa ciri-ciri wajah (seperti tinggi tulang pipi dan jarak hidung ke dagu) untuk menentukan jenis kelamin dan umur orang tersebut serta lama orang tersebut melihat pada billboard. Hasil analisa ditransmisi ke database pusat.
Teknologi ini juga menimbulkan kontra dengan masalah privasi. Ada yang merasa terganggu dengan direkamnya wajah mereka. Namun, perusahaan yang memasang billboard ini menjamin bahwa mereka hanya mencatat data dan tidak merekam foto ataupun profil dari orang-orang yang melihatnya.
Dengan adanya teknologi ini, diharapakan perusahaan dapat mengetahui seberapa efektif billboard yang mereka pasang.
source dari sini