Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Banda Aceh yang Semrawut
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Community > BlueFame Localizations > Aceh
Pages: 1, 2
Curtin
Banda Aceh yang Semrawut

Pasca tsunami keadaan kota banda aceh benar-benar semrawut...lalu lintas kacau balau..jalanan jadi terasa sempit akibat ulah pengguna jalan yang ugal-ugalan di tambah dengan bahu jalan yang dipake buat parkir mobil... traffic light kadang nyala tapi lebih sering mati...macet tiap pagi dan sore...belom lagi ditambah aksi kebut-kebutan di semua ruas jalan
pak polisi sekarang lebih banyak nongkrong di kantor atau di warkop dari pada mengawasi lalu lintas...gak heran setiap hari ada aja kecelakaan..

orang tua jaman skrg di banda jg gampang sekali membelikan sepeda motor untuk anaknya yang masih berseragam putih merah (SD)..maka gak heran rumah sakit sering kedatangan korban kecelakaan... belum lagi labi-labi yang hobi ngebut dan ngerem mendadak.... kalo kita tegu pasti mereka balas memaki...

coba liat dijalanan banda aceh..mana ada pengendara yang taat traffic light? mana ada yang pake helm? apakah punya SIM? coba liat keadaan simpang surabaya, jambo tape, simpang lima, simpang lampriet....semua hiruk pikuk gak jelas.......kenapa banda jadi kacau balau begini..
Bangai
pasca tsunami bang..

Lalulintas di Kota Banda Aceh Masih Semrawut

kapangila.com - Arus lalulintas di kota Banda Aceh hingga kini terlihat kurang tertib akibat rambu jalan hilang dan lampu pengatur arus lalu lintas yang rusak saat bencana tsunami, 26 Desember 2004 belum seluruhnya berfungsi.

Ruas jalan yang sebelumnya untuk dilalui satu arah, kini digunakan untuk dua arah tanpa mengindahkan aturan lalu lintas, sehingga pada jam-jam tertentu sering terjadi kemacetan.

Walaupun masa 'darurat' dinyatakan sudah berakhir, namun polisi pengatur arus lalulintas di kota Banda Aceh terlihat masih membiarkan kendaraan memasuki ruas jalan yang sebelumnya dilarang melewatinya secara bebas.

Selain itu, lampu pengatur lalu lintas yang sebelumnya dipatuhi para pengemudi kendaraan, kini cenderung diabaikan bahkan sebagian dari pengendara sering berbuat nekad menerobos lampu jalan tanpa merasa bersalah.

Selain lampu pengatur lalulintas yang sebelum seluruhnya berfungsi, aparat penegak hukum di kota Banda Aceh terlihat juga membiarkan berbagai jenis kendaraan tanpa memakai nomor plat polisi berkeliaran di jalan raya.

"Banyak sekali kendaraan yang tidak memiliki nomor plat polisi serta plat polisi dari luar Aceh berkeliaran di kota ini, tanpa penertiban aparat polisi," kata M. Jalil, salah seorang pedagang pengecer premium di Banda Aceh.

Kendaraan nomor plat polisi dari luar Aceh yang digunakan pihak NGO/LSM asing dan lokal sepertinya dibiarkan beroperasi di daerah ini secara bebas, sedangkan kelengkapan surat-surat kendaraan tersebut diragukan.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian daerah (Polda) Nanggroe Aceh Darussalam, Irjen (Pol) Bachrumsyah Kasman berjanji mulai 1 Oktober 2005 akan menggelar operasi penertiban kendaraan yang beroperasi di daerah ini, baik roda empat maupun roda dua.

Ditegaskannya, masa 'darurat' dan toleransi bagi kendaraan sudah habis, sehingga bagi setiap pemilik kendaran sudah seharusnya mengurus kelangkapan surat kembali kalau memang telah hilang saat tsunami.

Ia menambahkan, pemiliki kendaraan yang surat-suratnya hilang saat tsunami untuk segera mengurus kembali karena jika 'terjaring' dalam operasi penertiban kendaraan aparat polisi akan menindak tegas.
Bangai
Etika Menggunakan Klakson di Aceh

KLAKSON merupakan perlengkapan standar sebuah mobil atau motor. Dengan adanya klakson Anda lebih nyaman dalam berkendaraan. Penggunaan klakson erat kaitannya dengan sopan santun di jalan. Cara mengemudi mobil yang ugal-ugalan dan penggantian klakson agar lebih "nyaring", bukan melahirkan simpati, tetapi umpatan.

Selain bunyi, bentuk klakson yang manis menjadi pertimbangan si empunya untuk memasangnya di bagian luar kendaraan, guna menambah keindahan tampilan keseluruhan mobil. Untuk hal ini, klakson tentu saja berubah fungsi, sebagai bagian aksesori. Untuk itu, bunyinya pun bisa beragam. ada yang meniru salak anjing, kokok ayam, sirene, atau bunyi alarm.

Jaman dulu, klakson belum menggunakan sistem elektrik. Bentuknya seperti terompet, dengan pijatan dari karet bulat. Saat karet dipencet, akan menimbulkan tekanan angin, dan melahirkan bunyi, to...et, to...et, seperti digunakan beberapa penjual bakwan.

Mengenai penggunaan klakson, hingga kini memang belum ada aturan tertulis. Namun bagi para pengemudi, ada semacam tata krama dalam menggunakan klakson, agar suasana di jalan raya menjadi lebih nyaman.

Ada orang asing di Aceh, kenalan saya, berkata bahwa bunyi klakson sangat erat kaitannya dengan tingkat moral seseorang. Orang yang sering membunyikannya saat berkendaraan cenderung memiliki sifat binatang. Tidak seperti kita, orang asing ini berani berkata seperti itu :-). Dan memang ada buktinya. Pada saat saya sedang bersepeda motor di kota Banda Aceh, ada orang tua yang sedang berjalan di pinggir jalan, kaget dan bahkan hampir pingsan setelah dikejutkan oleh bunyi klakson yang ditekan seorang pengendara mobil.

Saya langsung mengumpat, dasar supir tak punya etika. Mentang-mentang ia bermobil, kuma karep (seenaknya saja) saya pikir. Di Aceh suara klakson ini hampir setiap menit berbunyi, baik klakson mobil maupun motor. Bunyi klakson ini menjadikan kota Banda Aceh berpolusi suara. Hebatnya lagi, bunyi klakson ini tidak hanya terjadi di siang hari, malam hari pun terdengar. Saya pernah berkunjung ke beberapa kota di Indonesia, namun di Acehlah yang paling sering saya dengar suara klakson.

Rendahnya nilai moral bangsa ini dapat dilihat dari carut-marutnya jalan raya di kota-kota besar di Indonesia. Ya, jalan merupakan etalase dari sikap warga kotanya. Bercampurnya kendaraan motor dengan mobil, saling menyalip, penyalahgunaan trotoar sebagai jalan motor dan tempat berjualan menunjukkan betapa tidak beretikanya warga.

Di negara maju, meskipun jalannya lebar-lebar, setiap pengendara motor harus berjalan di belakang mobil atau menyalip sekalian. Motor-motor ini tidak boleh sejajar dengan mobil seperti yang terjadi di Indonesia, khususnya di Aceh. Sudah jalannya sempit, trotoar jalan dipake pula, tambah semrawut jadinya.

Di luar negeri, Singapura misalnya (kata mertua saya karena beliau pernah ke sana), klakson hanya dibunyikan apabila keadaan sudah terpaksa. Misalnya untuk mengusir binatang yang sedang berada di tengah jalan. Binatang tersebut, kenyataannya hanya kaget sebentar saat mendengar bunyi klakson yang kita pencet dan membiarkan kita lewat. Apakah kita mau disamakan dengan binatang? :-}

Bunyi klakson di Singapura lebih berfungsi sebagai indikator kemarahan supir, atau terkadang juga sebagai alat penegur jika sopir melihat mobil lain melakukan manuver yang membahayakan. Jarangnya klakson berbunyi bukan semata karena lalulintas yang tertib, tapi lebih mungkin karena tangan orang Singapura tidak segatal orang kita yang sebentar-sebentar membunyikan klakson.

Di saat kondisi jalan tidak memungkinkan saling berpapasan, malah pengemudi pada berhenti dan seolah berlomba saling memberi lampu panjang, nge-dim istilah orang Bandung. Arti nge-dim di sini ternyata untuk memberi tahu pengemudi dari arah berlawanan untuk jalan duluan. Dan supir yang telah diberi jalan, cukup melambaikan tangan yang cukup dibalas dengan senyuman. Lalu bagaimana di Aceh? Di Aceh orang berlomba membunyikan klakson minta didahulukan :-). Malah, saat saya berkendara lurus di jalan, pengendara motor dari tikungan nyalip dan mendahului saya, saya kaget dan sedikit membelokkan setir ke arah kanan, untung di samping kanan saya tidak ada kendaraan yang melaju. Kalau ada, entahlah apa yang terjadi. Bangsa kita terutama orang Aceh memang doyan membunyikan klakson. Bangsa yang suka sekali menyuruh manusia lain untuk minggir.

Etika berkendaraan menurut saya lebih penting ketimbang isu-isu khalwat seperti dalam konteks penerapan syariat Islam di Aceh. Saya pikir lebih baik klakson diarahkan untuk mereka yang sedang berkhalwat, untuk para pejabat Aceh yang korupsi, atau para anggota dewan yang tertidur saat sedang sidang, agar mereka terkejut, setidaknya agar kuping mereka sedikit noise. Betul, daripada kita mengagetkan para pejalan kaki atau pengemis di pinggir jalan.

Saran bagi pengguna kendaraan:

1. Klakson tidak dibunyikan pada malam hari. Hal ini wajar, karena dari sinar lampu, sebenarnya orang sudah mengetahui ada mobil akan lewat.

2. Pada siang hari, banyak pejalan yang menyeberang di sembarang tempat sehingga mengganggu pengemudi. Gangguan itu kadang diatasi dengan klakson. Hasilnya, sering melahirkan umpatan. Memang, ada penyeberang yang tidak mengetahui Anda akan lewat. Ketika klakson dibunyikan, si penyeberang kaget, lalu ragu-ragu, maju atau mundur. Keadaan ini sungguh berbahaya, apalagi bila Anda berjalan dalam kecepatan tinggi. Khusus di daerah perumahan, situasi lalu lalang orang yang tak beraturan, membuat Anda harus sering membunyikan klakson.

3. Untuk mendahului mobil lain, cukup bunyikan klakson sekali saja. Dengan berulang kali menekan klakson, justru bisa mengundang kejengkelan pengemudi di depannya. Sikap masa bodoh karena jengkel itu bisa terwujud dengan tidak memberi kesempatan kepada Anda untuk mendahului. Bahkan ada sebagian pengemudi yang karena jengkel, lalu memainkan kemudi ke arah mobil Anda. Bila Anda dan pengemudi di depan sama-sama bertemperamen tinggi, bisa muncul ekses yang lain. Kejadian seperti ini bukan hal aneh dan bisa dijumpai di jalan raya. Maka, agar terhindar perselisihan dan perjalanan lancar, Anda perlu bersabar.

4. Ketika Anda mendapat kesempatan untuk mendahului mobil lain, sebagai rasa terima kasih, saat mobil sejajar, Anda boleh membunyikan klakson "setengah" kali pada bunyi yang lebih lembut. Umumnya, Anda akan mendapat jawaban dengan bunyi klakson juga.

5. Seringkali kita temui pengemudi membunyikan klakson sekali di malam hari, di tempat tertentu. Biasanya ini dihubungkan dengan angkernya suatu tempat, akibat pernah atau sering ada kecelakaan. Diharapkan roh halus menyingkir. Ini bisa dimengerti, karena semua pengemudi menginginkan keselamatan. Namun, kebiasaan ini kadang mengundang pertanyaan, apakah roh halus akan menyingkir bila mendengar klakson? :-)

sumber: Klik
AndyDeris
QUOTE (Curtin @ Jun 8 2008, 12:55 PM) *
Banda Aceh yang Semrawut

Pasca tsunami keadaan kota banda aceh benar-benar semrawut...lalu lintas kacau balau..jalanan jadi terasa sempit akibat ulah pengguna jalan yang ugal-ugalan di tambah dengan bahu jalan yang dipake buat parkir mobil... traffic light kadang nyala tapi lebih sering mati...macet tiap pagi dan sore...belom lagi ditambah aksi kebut-kebutan di semua ruas jalan
pak polisi sekarang lebih banyak nongkrong di kantor atau di warkop dari pada mengawasi lalu lintas...gak heran setiap hari ada aja kecelakaan..

orang tua jaman skrg di banda jg gampang sekali membelikan sepeda motor untuk anaknya yang masih berseragam putih merah (SD)..maka gak heran rumah sakit sering kedatangan korban kecelakaan... belum lagi labi-labi yang hobi ngebut dan ngerem mendadak.... kalo kita tegu pasti mereka balas memaki...

coba liat dijalanan banda aceh..mana ada pengendara yang taat traffic light? mana ada yang pake helm? apakah punya SIM? coba liat keadaan simpang surabaya, jambo tape, simpang lima, simpang lampriet....semua hiruk pikuk gak jelas.......kenapa banda jadi kacau balau begini..

razia juga sering dilakukan oleh pak polisi tetapi jadi semacam proyek untuk mengisi kas yang mulai kosong...masa ditilang gara2 kap depan motor dicopot...sangat gak beralasan...belom lagi aksi kebut-kebutan yang sering dilakukan oleh abg yang gak mau tau orang tua jungkir balik nyari duit buat biaya bensinnya atau buat bayar kredit motor yang belom lunas.biasanya aksi ngebut ini didepan warkop smea, apalagi klo malam minggu..benar2 kayak ureung pungo bui....Angry.gif
Curtin
QUOTE (AndyDeris @ Jun 9 2008, 02:48 PM) *
QUOTE (Curtin @ Jun 8 2008, 12:55 PM) *
Banda Aceh yang Semrawut

Pasca tsunami keadaan kota banda aceh benar-benar semrawut...lalu lintas kacau balau..jalanan jadi terasa sempit akibat ulah pengguna jalan yang ugal-ugalan di tambah dengan bahu jalan yang dipake buat parkir mobil... traffic light kadang nyala tapi lebih sering mati...macet tiap pagi dan sore...belom lagi ditambah aksi kebut-kebutan di semua ruas jalan
pak polisi sekarang lebih banyak nongkrong di kantor atau di warkop dari pada mengawasi lalu lintas...gak heran setiap hari ada aja kecelakaan..

orang tua jaman skrg di banda jg gampang sekali membelikan sepeda motor untuk anaknya yang masih berseragam putih merah (SD)..maka gak heran rumah sakit sering kedatangan korban kecelakaan... belum lagi labi-labi yang hobi ngebut dan ngerem mendadak.... kalo kita tegu pasti mereka balas memaki...

coba liat dijalanan banda aceh..mana ada pengendara yang taat traffic light? mana ada yang pake helm? apakah punya SIM? coba liat keadaan simpang surabaya, jambo tape, simpang lima, simpang lampriet....semua hiruk pikuk gak jelas.......kenapa banda jadi kacau balau begini..

razia juga sering dilakukan oleh pak polisi tetapi jadi semacam proyek untuk mengisi kas yang mulai kosong...masa ditilang gara2 kap depan motor dicopot...sangat gak beralasan...belom lagi aksi kebut-kebutan yang sering dilakukan oleh abg yang gak mau tau orang tua jungkir balik nyari duit buat biaya bensinnya atau buat bayar kredit motor yang belom lunas.biasanya aksi ngebut ini didepan warkop smea, apalagi klo malam minggu..benar2 kayak ureung pungo bui....Angry.gif

itulah bri makanya gw jg bingung..banda aceh kayak gini apa emang cuma karena ulah pengguna jalan aja..kayaknya aparat juga cuek2 aja..mo nabrak ya biarin aja..Waiting.gif
exgelo
trus di sepanjang sisi jalan kota banyak bermunculan kios2 liar yang menyita area parkir sehingga jalanan terasa sangat sempit bagi kendaraan..coba tengok jalan Ulee Kareng...trus Jalan Hasan Dek - Jambo Tape, Jalan Majid Ibrahim, apakah bangunan2 kios dan sejenisnya itu punya IMB atau memang pihak pemko sengaja membuat keadaan begitu untuk menambah pemasukan...
Falculus
QUOTE (exgelo @ Jun 11 2008, 02:52 PM) *
trus di sepanjang sisi jalan kota banyak bermunculan kios2 liar yang menyita area parkir sehingga jalanan terasa sangat sempit bagi kendaraan..coba tengok jalan Ulee Kareng...trus Jalan Hasan Dek - Jambo Tape, Jalan Majid Ibrahim, apakah bangunan2 kios dan sejenisnya itu punya IMB atau memang pihak pemko sengaja membuat keadaan begitu untuk menambah pemasukan...

emang sesemrawut apa sih banda aceh skrg ini? dah lama gak ksana euy
Curtin
QUOTE (Falculus @ Jun 12 2008, 03:36 PM) *
QUOTE (exgelo @ Jun 11 2008, 02:52 PM) *
trus di sepanjang sisi jalan kota banyak bermunculan kios2 liar yang menyita area parkir sehingga jalanan terasa sangat sempit bagi kendaraan..coba tengok jalan Ulee Kareng...trus Jalan Hasan Dek - Jambo Tape, Jalan Majid Ibrahim, apakah bangunan2 kios dan sejenisnya itu punya IMB atau memang pihak pemko sengaja membuat keadaan begitu untuk menambah pemasukan...

emang sesemrawut apa sih banda aceh skrg ini? dah lama gak ksana euy

lho emang kmu tgl dimana bos? bukan di aceh ya... pokoknya banda skrg semrawut abes....
Falculus
kota yang semrawut itu bisa jadi merupakan indikator sebuah kota telah menjadi metropolitan...BigGrin.gif
Falculus
QUOTE (Curtin @ Jun 15 2008, 02:30 PM) *
QUOTE (Falculus @ Jun 12 2008, 03:36 PM) *
QUOTE (exgelo @ Jun 11 2008, 02:52 PM) *
trus di sepanjang sisi jalan kota banyak bermunculan kios2 liar yang menyita area parkir sehingga jalanan terasa sangat sempit bagi kendaraan..coba tengok jalan Ulee Kareng...trus Jalan Hasan Dek - Jambo Tape, Jalan Majid Ibrahim, apakah bangunan2 kios dan sejenisnya itu punya IMB atau memang pihak pemko sengaja membuat keadaan begitu untuk menambah pemasukan...

emang sesemrawut apa sih banda aceh skrg ini? dah lama gak ksana euy

lho emang kmu tgl dimana bos? bukan di aceh ya... pokoknya banda skrg semrawut abes....

ah ente kayak ga tau pemerintah di Indonesia aja...smile.gif gw di bandung bro....
Bangai
banda aceh skrg emang asli semrawut..banyak OKB coy..........
Curtin
QUOTE (Bangai @ Jun 20 2008, 02:56 PM) *
banda aceh skrg emang asli semrawut..banyak OKB coy..........

maksud ente apa bro? gak paham ni...
Curtin
QUOTE (Falculus @ Jun 18 2008, 03:19 PM) *
kota yang semrawut itu bisa jadi merupakan indikator sebuah kota telah menjadi metropolitan...BigGrin.gif

ya ngga lah bro...kota adelaide penduduknya 1,1 juta...tapi keliatan tertib dan malahan suasana begitu nyaman dan relaks...coba bandingin dengan kota banda aceh penduduknya sekitar 400 ribu orang tapi semrawutnya dah macam apa...
AndyDeris
QUOTE (Curtin @ Jun 21 2008, 03:58 PM) *
QUOTE (Falculus @ Jun 18 2008, 03:19 PM) *
kota yang semrawut itu bisa jadi merupakan indikator sebuah kota telah menjadi metropolitan...BigGrin.gif

ya ngga lah bro...kota adelaide penduduknya 1,1 juta...tapi keliatan tertib dan malahan suasana begitu nyaman dan relaks...coba bandingin dengan kota banda aceh penduduknya sekitar 400 ribu orang tapi semrawutnya dah macam apa...

jah jangan dibandingin dengan kota di negara maju lah bos..gak bisa dijadiin komparasi yang benar...lebih baik bendingkan dengan keadaan kota di negara latin seperti kota2 di brasil yang bisa tertib dan aman:D
Vermont
biar pun semrawut tetap bikin kangen..........
exgelo
QUOTE (Falculus @ Jun 18 2008, 03:19 PM) *
kota yang semrawut itu bisa jadi merupakan indikator sebuah kota telah menjadi metropolitan...BigGrin.gif

dapet referensi dari mana bos?? Waiting.gif
jika sebuah kota yang abis perang dengan suasana yang sangat semraut, apa disebut metropolitan juga?
Bangai
biarlah banda aceh sedikit berkembang setidaknya dengan adanya macet kota ini keliatan seperti kota besar....BigGrin.gif
Vermont
QUOTE (Bangai @ Jun 24 2008, 04:06 PM) *
biarlah banda aceh sedikit berkembang setidaknya dengan adanya macet kota ini keliatan seperti kota besar....BigGrin.gif

kota besar yang kecil.............BigGrin.gif
Curtin
QUOTE (Vermont @ Jun 24 2008, 10:36 PM) *
QUOTE (Bangai @ Jun 24 2008, 04:06 PM) *
biarlah banda aceh sedikit berkembang setidaknya dengan adanya macet kota ini keliatan seperti kota besar....BigGrin.gif

kota besar yang kecil.............BigGrin.gif

ataw lebih cocok disebut kota kecil yang sok besar....Laughing.gif
Curtin
QUOTE (Bangai @ Jun 24 2008, 04:06 PM) *
biarlah banda aceh sedikit berkembang setidaknya dengan adanya macet kota ini keliatan seperti kota besar....BigGrin.gif

berkembang bukan berarti harus macet bos...itu namanya kota semrawut..apa pemerintah kita gak peduli dengan keadaan kota banda skrg ini? emang dasar wlikotanya si wagito (walikota gila toko).....
AndyDeris
hoi jangan pada melecehkan banda aceh donk...sad.gif
exgelo
QUOTE (AndyDeris @ Jun 27 2008, 08:15 PM) *
hoi jangan pada melecehkan banda aceh donk...sad.gif

bukan melecehkan...tapi kita prihatin dengan situasi kota banda aceh yang kacau balau.......
Bangai
QUOTE (AndyDeris @ Jun 27 2008, 08:15 PM) *
hoi jangan pada melecehkan banda aceh donk...sad.gif

melecehkan sih gak..cuma menghina aja dikit..BigGrin.gif
exgelo
aku heran begitu banyak org aceh yang ngambil kuliah sarjana/master/doktor ke luar negeri terutama di bidang Urban Planning tapi kota banda aceh acak-acakan...coba liat staf Bappeda, rata2 mereka insinyur tapi mereka gak mengaplikasikan ilmu untuk kemjuan kota...
Bangai
jelek-jelek kota kita sendiri bro....
Falculus
QUOTE (exgelo @ Jul 2 2008, 02:11 PM) *
aku heran begitu banyak org aceh yang ngambil kuliah sarjana/master/doktor ke luar negeri terutama di bidang Urban Planning tapi kota banda aceh acak-acakan...coba liat staf Bappeda, rata2 mereka insinyur tapi mereka gak mengaplikasikan ilmu untuk kemjuan kota...

padahal mereka rata2 kuliah diluar negeri juga dibiayai oleh rakyat (beasiswa)...nyampe disini malah cuman ongkang2 kaki...
Curtin
sudahlah jangan menyalahkan para pejabat dan perencana kota...
mereka cuma menjalani mekanisme sistem yang sudah ada turun temurun... BigGrin.gif
exgelo
akur banget ama bro curtin..
percuma kita berkoar-koar, kuping mereka dah tersumbat ama duit dan proyek
Falculus
Walopun semrawut tp gadis2nya menyejukkan hati smile.gif
Vermont
hei hujan gerimis aje...
ikan lele banyak kumisnya...
abang jangan cerewet aje...
bulan depan mo dikawinin... Laughing.gif
AndyDeris
QUOTE (Vermont @ Jul 10 2008, 05:36 PM) *
hei hujan gerimis aje...
ikan lele banyak kumisnya...
abang jangan cerewet aje...
bulan depan mo dikawinin... Laughing.gif

Siapa yg cerewet,dan siapa yg kumisnya panjang ky lele smile.gif
Bangai
QUOTE (AndyDeris @ Jul 12 2008, 09:16 AM) *
QUOTE (Vermont @ Jul 10 2008, 05:36 PM) *
hei hujan gerimis aje...
ikan lele banyak kumisnya...
abang jangan cerewet aje...
bulan depan mo dikawinin... Laughing.gif

Siapa yg cerewet,dan siapa yg kumisnya panjang ky lele smile.gif

ya kau itu! Laughing.gif
AndyDeris
Bangai ga rasional klo ngeluarin statement..mcm gus dur Laughing.gif
exgelo
QUOTE (AndyDeris @ Jul 13 2008, 05:44 AM) *
Bangai ga rasional klo ngeluarin statement..mcm gus dur Laughing.gif

udah..udah...peace aja man!
exgelo
QUOTE (Curtin @ Jul 7 2008, 03:23 PM) *
sudahlah jangan menyalahkan para pejabat dan perencana kota...
mereka cuma menjalani mekanisme sistem yang sudah ada turun temurun... BigGrin.gif

ya dosanya emang bagi-bagi..BigGrin.gif tapi kyaknya jaman dulu kasus korup gak separah sekarang...anggota dewan juga korup dan banyak skandal seks-nya....what a pity country...sad.gif
Vermont
Pity or not still my country..beutoi peu han? smile.gif
Falculus
Banda semrawut adalah cerminan bangsa kita yg jg semrawut...
Curtin
Wow what a city called hometown
co_doyanok
gmn kabar unsyiah n askopma ya....

kangen juga aku

http://widodo-ssi.tk/
exgelo
QUOTE (co_doyanok @ Jul 17 2008, 10:53 AM) *
gmn kabar unsyiah n askopma ya....

kangen juga aku

http://widodo-ssi.tk/

Unsyiah rada sepi krn banyak yg lg liburan,mhs br blom ada pengumuman.btw emang kmu alumni unsyiah?
puteh
kon le semrawut.. cit ka lageee kota pungo.. debu dimana2,smua bw kendaraan pd ngebut kyk dikejar setan.. lampu ijo traffic light dah jd lampu start balapan.. asli bro..hek that ka.. rasa'a aq kangen dgn banda sbelum tsunami,jalan2 sore nyaman.. debu gak byk.. org'a gak buru2.. aq heran bro..koq keadaan brubah smenjak tsunami??apa ada faktor psiko yg ngerubah watak org2 di banda ne??
yahoed
kalau dosenku ngomong sih, nggak brubah sifatnya, paling stress
Curtin
Biar pun semrawut aku tetap rindu...
Bangai
kenapa bisa semrawut? tanya kenapa?!
padahal banda aceh belom sebesar mayoritas kota di Jawa..bahkan untuk ukuran sumatera aja, banda aceh gak termasuk kota besarnya...tapi semua pendatang dari luar aceh, mengaku heran dan shock dengan karakter orang kita dalam berlalu-lintas...untuk kota sebesar Jakarta, Surabaya, bandung, tiap ada pejalan kaki mo nyebrang, tinggal mengayunkan tangan dan kendaraan akan segera berhenti... tapi di banda...no preumeun spy...ulee krap krup beureutoh...

AndyDeris
Bek2 ukeu banda maju tan,pungo nyoh
Bangai
Udah semrawut mo buat apa?
Falculus
harus ada terobosan nih
**L@RZz~H4ti**
banyak hewan ternak yang berkeliaran secara bebas di jalan raya
bahaya kan!!!
orangnya kok gak ada yang mau pelihara ya?????? Thinking.gif
Bangai
entah mau gimana aceh dimasa yang akan datang Waiting.gif
exgelo
Gimana ni pak mawardi,tata ruang jg ancur2an ni
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.