Help - Search - Members - Calendar
Full Version: TNI Tingkatkan Pengamanan Perbatasan RI-PNG
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Cafe > Fresh News > Politik
OhYesOhNo
Source:
Kompas.com Kamis, 12 Juni 2008 | 11:29 WIB
http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/12/...rbatasan.ri-png

QUOTE
JAYAPURA, KAMIS - Semua prajurit TNI yang bertugas di wilayah perbatasan antarnegara Republik Indonesia (RI) dengan Papua Nugini (PNG) terus meningkatkan pengamanan di wilayah perbatasan itu demi tercipta kehidupan masyarakat setempat yang aman, damai dan bersaudara.

Hal itu disampaikan Komandan Korem 172/Praja Vira Yakthi (PVY), Kol.Kav.Burhanuddin Siagian melalui telepon seluler di Jayapura, Kamis sehubungan dengan telah diamankan sejumlah amunisi dan satu pucuk senjata magazine milik tentara PNG oleh Satuan Tugas Pengamanan Permatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 408/SBH pada Sabtu (31/5) di pintu perbatasan Wutung, Kota Jayapura.

"TNI yang bertugas di tapal batas RI-PNG terus meningkatkan pengamanan perbatasan antarnegara RI-PNG demi tercipta wilayah perbatasan yang aman dan kondusif serta tetap terjaganya hubungan persaudaraan antarwarga Papua dengan PNG yang langgeng dan kelanjutan kerjasama bilateral RI dengan PNG," kata Danrem Kol.Kav.Burhanuddin Siagian.

Dia mengatakan, keberadaan TNI di setiap wilayah perbatasan RI dengan negara tetangga merupakan suatu keharusan demi tetap tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI dan keamanan negara secara menyeluruh.

Dia berpendapat, semangat pertemuan rutin tahunan antara delegasi perbatasan dari Pemerintah RI dan PNG harus tetap dijaga. Pada pertemuan di Pontianak, 28 Agustus 2006, kedua negara diharuskan tetap menjaga keutuhan dan harmonisasi hubungan baik yang telah terjalin selama ini. Sebab selain sebagai negara yang bertetangga, tetapi garis perbatasan telah membagi beberapa kampung, suku, bahasa, budaya dan adat-istiadat yang sejak nenek moyangnya satu tetapi kini telah menjadi dua negara.

"TNI yang bertugas di tapal batas RI memahami hal itu dan akan tetap menjaga keamanan perbatasan dengan memperhatikan kesamaan budaya, tradisi dan bahasa serta adat istiadat namun tidak akan lengah sedikitpun pada persoalan ancaman keamanan dan kedaulatan NKRI," katanya.

TNI di wilayah ini tidak akan lengah sedikitpun pada setiap gerak-gerik warga negara lain atau warga negara Indonesia yang melintasi tapal batas itu apalagi jika terdapat indikasi gangguan keamanan wilayah yang mungkin dilakukan pelintas batas maka TNI tidak segan-segan bertindak sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu Komandan Satgas Pamtas Yonif 408/SBH, Letkol.Inf.Achmad Basar menjelaskan, sebanyak 30 butir amunisi dan satu megazine milik tentara PNG, Kopral Dua (Kopda) Esrori Hessiya (39) telah berhasil diamankan Satgas Pamtas Yonif 408/SBH.

Amunisi kaliber 5,56 m itu diamankan Tim 3 Kompi D Yonif 408/Subrastha di Wutung, pintu perbatasan RI-PNG. Amunisi itu disimpan di dalam tasnya dan dibawa masuk ke wilayah perbatasan RI sekitar Pkl 12.30 WIT ketika yang bersangkutan hendak berbelanja di pasar perbatasan Wutung.

Kopda Esrori sempat ditahan Satgas Pamtas di Kantor Imigrasi perbatasan untuk menjalani pemeriksaan intensif sebelum akhirnya dipulangkan ke negara asal PNG.

Dia menjelaskan, penemuan amunisi dan magazine itu berawal dari pelaksanaan tugas rutin prajurit Satgas Pamtas yang melakukan pemeriksaan kepada setiap pelintas batas warga PNG yang memasuki wilayah RI.

"Ketika itu, prajurit TNI yang bertugas di perbatasan Wutung yang dipimpin Letda Inf. Mugiyono mencurigai Kopda Esrori yang membawa tas. Saat dilakukan pemeriksaan ditemukan 30 butir amunisi dan satu megazine selanjutnya Esrori ditahan di Pos Imigrasi Wutung untuk menjalani pemeriksaan intensif," katanya.

Dari pengakuannya, Esrori memasuki wilayah RI untuk berbelanja di pasar Wutung tetapi lupa menyimpan senjata itu di markasnya di wilayah PNG.

Barang bukti tersebut ditahan pihak TNI sedangkan Esrori dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan di Pos Imigrasi tersebut.

Penyerahan kembali amunisi dan magazine dilakukan di Markas Korem 172/PVY oleh Kepala Badan Perbatasan Provinsi Papua, Drs Berty Fernandez dan diterima Konsul Jenderal (Konjen) PNG Bill Veri.
Sumber : Ant


Nah gitu Pak, bela kedaulatan NKRI, jaga dari gangguan yg usil kepada kedaulatan NKRI speak_cool.gif
Jangan segan2 kasi "insentif" ke tetangga sebelah yg usil, biar kita ada harga diri di dunia Internasional speak_cool.gif

Peace.gif peace Peace.gif
Zlatan Ibrahimovic
SELAMAT BERTUGAS!!! indonesia.gif indonesia.gif indonesia.gif

Jaga negara ini dari Ancaman Luar!!!

semoga jasamu akan terbalas

kalo gak di dunia ya di Akherat dech HeHe.gif
svnhvn
siiip.. harap hal yg sama juga diberlakukan di perbatasan RI-malingsia pak..
Bounty Hunter
TNI- prepare for battle *Leonidas mode:on* medieval.gif
bocahgembul
Ayo pak jaga kehormatan dan kedaulatan negara ini medieval.gif

Kami rakyat Indonesia mendukungmu indonesia.gif rambo.gif
idr
ayo dukung penjaga perbatasan NKRI rambo.gif indonesia.gif
SecretAdmirer
Sip pak....kalo perlu Begitu kliatan melanggar dikit, langsung sikat aja pak... Peace.gif
demon_crazy
iya jangan lupa perbatasan kita dengan malingsia di kalimantan
bushee
weew...
tampaknya daerah papua sana makin panas ajah.

iya nih, sudah saatnya kita menguatkan perbatasan kita, agar jgn kian hari kian sempit aja luasan nagara kita ini.

didukung tuh bapak2 ABRI sepak terjangnya dalam menjaga bondary kita.
SEMANGAT rambo.gif rambo.gif
Jaya Negara
jangan hanya di PNG pak..
dikalimantan parah pak..
woolgatherer
setuju ma bung zlatan
evoluthu
terus semangat!!
jangan lupa kegiatan spionase negara tetangga dan pihak asing
yang mau merusak indonesia

MERDEKA!!
OracleGate
selamat bertugas ndan
patogen2
HIDUP TNI
HIDUP INDONESIA
edan_gemblung
harga mati ... NKRI
hidup TNI
ugh agh yess
kalau mereka salah...jangan ragu angkat senjatamu pak!!
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.