Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Tips : Jenis bensin yang tepat buat kendaraanmu
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Hobbies > Automotive Talks
pitix
Moga gak repost.

Semoga Bermanfaat.. .!!!



Mobil atau Motor kita baiknya diisi bensin apa ya? Ada pilihan bensin yaitu Premium, Pertamax dan Pertamax Plus yang merupakan produk Pertamina, dan ada juga bensin jenis lain dari perusahaan asing seperti Shell dan Petronas. Semakin banyak lagi pilihan kita.

Mesin mobil maupun motor memerlukan jenis bensin yang sesuai dengan desain mesin itu sendiri agar dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan kinerja yang optimal. Jenis bensin tersebut biasanya diwakili dengan angka / nilai oktan (RON), misalnya Premium ber-oktan 88, Pertamax ber-oktan 92 dan seterusnya.

Semakin tinggi angka oktan, maka harga per liternya pun umumnya lebih tinggi. Namun belum tentu bahwa jika mengisi bensin ber-oktan tinggi pada mesin mobil/motor kita, kemudian akan menghasilkan tenaga yang lebih tinggi juga. Wah jadi bagaimana dong?

Jika kita cermati spesifikasi kendaraan kita (mobil atau motor) pada brosur yang baik akan menampilkan informasi rasio kompresi (Compression Ratio / CR). CR ini adalah hasil perhitungan perbandingan tekanan yang berkaitan dengan volume ruang bakar terhadap jarak langkah piston dari titik bawah ke titik paling atas saat mesin bekerja. terlihat pada foto, bahwa CR mesin mobil Timor DOHC S515i adalah 9.3 : 1



Dari informasi spesifikasi brosur tersebut, kita bisa menentukan bahwa mesin mobil timor tersebut memerlukan jenis bensin yang bernilai oktan 92, yaitu bensin Pertamax.
Bagaimana jika diisi bensin dengan oktan lebih rendah?

Bensin dengan oktan rendah lebih mudah terbakar. Semakin tinggi nilai CR pada mesin artinya membutuhkan bensin bernilai oktan tinggi. Mesin berkompresi tinggi membuat bensin cepat terbakar (akibat tekanan yang tinggi), yang akan menjadi masalah adalah, ketika bensin terbakar lebih awal sebelum busi memercikkan api. Saat piston naik ke atas melakukan kompresi, bensin menyala mendahului busi, akibatnya piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruang bakar tersebut. Kita sering mendengar istilah "Ngelitik" (pinging/knocking) . Bagaimana menggambarkan 'kejam'nya ngelitik yang dirasakan piston? Ibarat telapak tangan kita ditusuk2 dengan paku... kira-kira begitu. Perlahan namun pasti.. membuat piston seperti permukaan bulan... dan bahkan bisa bolong!.. hiiii....



Saat terjadi 'ngelitik', bensin tidak menjadi tenaga yang terpakai. Kerja mesin tidak optimal. Kembali diulang, mesin yang CR nya tinggi, memerlukan bensin yang lambat terbakar. Semakin tinggi nilai CR, bensin harus semakin lambat terbakarnya (oktan tinggi).

Nah, jadi untuk teman-teman, cermati nilai CR mesin mobil/motor kita (bisa intip pada daftar di bawah), isilah bensin yang sesuai untuk mesin tersebut.
Bagaimana kalau diisi bensin dengan oktan lebih tinggi?

Bensin dengan oktan lebih tinggi (pertamax, pertamax plus, dsb), umumnya dilengkapi dengan aditif pembersih, dan sebagainya. Namun tidak banyak memberi penambahan tenaga, jadi angka oktan tinggi bukan artinya lebih 'bertenaga'.
Karena benefitnya kurang sebanding jika dibanding harganya yang tinggi, maka ujung-ujungnya hanyalah merupakan pemborosan uang saja.
Kesimpulan:

- Dianjurkan mengisi bensin sesuai nilai rasio kompresi. (kecuali ada modifikasi lain).

- Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin semakin lambat terbakar (dikarenakan titik bakarnya lebih tinggi).

- Semakin TINGGI nilai oktan, maka bensin lebih sulit menguap (penguapan rendah)

- Bensin yang gagal terbakar (akibat oktan terlalu tinggi), bisa menyebabkan penumpukan kerak pada ruang bakar atau pada klep.

Solusi Alternatif

Banyak cara untuk menyiasati agar bisa menggunakan bensin Premium pada mesin yang ber-CR tinggi, namun mesin tidak mengalami 'ngelitik', antara lain:
- Menambahkan Octane Booster pada bensin (dimasukkan ke tangki bensin)
- Menggunakan katalis untuk menaikkan nilai oktan (biasanya mengandung timbal, tidak ramah lingkungan).
- Merubah derajat waktu pengapian (ignition timing) ke posisi yang lebih lambat (Retard).
- Menggunakan aplikasi water-injection (agak repot untuk perawatannya) .
- dan lain-lain.

Fakta...

Pada kenyataannya. . banyak kita lihat, khususnya di SPBU, motor-motor baru yang berkompresi tinggi mengantri panjang di pompa bensin jenis Premium. Faktor ekonomi lebih mendesak ketimbang dampak rusak ke depan pada mesin motornya.. atau memang kurangnya informasi mengenai pemilihan bensin ini.



Berkat bantuan banyak teman baik dari beberapa milis, saya coba kumpulkan dan sajikan daftar Rasio Kompresi untuk mobil dan motor berbagai merek. Atas segala keterbatasan dan kekurangan saya, mohon maaf apabila mobil atau motor Anda belum terdaftar, bagi yang mempunyai data untuk melengkapi silahkan tambahkan saja.

Tabel di bawah sengaja di beri warna, sesuai dengan bensin yang direkomendasi.











semoga bermanfaat!


Beberapa informasi tambahan yang mungkin bermanfaat:

QUOTE
1. Kejadian knocking /ngelitik:
Suara yang kita dengar sebagai "knocking" (istilah Indonesianya: ketuk) sebenarnya adalah pertemuan dua lidah api dari dua ledakan dari dua pembakaran yang terjadi berurutan. Satu pembakaran terjadi dari ledakan spontan bensin beroktan rendah, satu lagi dari pembakaran yang memang semestinya terjadi oleh busi (setelah pembakaran spontan yang salah tersebut, dengan bahan bakar belum semuanya menyala, busi memercikkan apinya). Ketuk ini memberi tekanan yang sangat besar pada piston dan klep (dan juga dinding silinder), dan dalam jangka panjang, akan merusak mesin. Pembakaran spontan (prematur) tersebut juga mengurangi efisiensi mesin karena ekspansi gas dari pembakaran terjadi mendahului saat dimana ekspansi tersebut diinginkan untuk menekan piston turun (power stroke).


QUOTE
2. Memundurkan timing untuk mencegah knocking.
Agar kedua ledakan /pembakaran tidak saling tubruk, maka timing dimajukan. Jadi pembakaran yang semestinya terjadi justru mendekati waktu pembakaran yang keliru. Maka terhindarlah dua lidah api bertemu dari dua ledakan. Tentu saja tindakan ini akan menurunkan efisiensi mesin. Silakan coba: Mundurkan timing pada kendaraan yang masih bisa disetel manual. Akan didapatkan jarum penunjuk temperatur mesin naik sedikit pada temperatur operasi.

Pada kendaraan dengan knocking sensor, terdapat sensor getaran pada dinding mesin. Bila sensor ini mendeteksi getaran pada frekuensi yang tidak normal (dideteksi sebagai ketuk), ECU (atau vacuum pada mesin lama) akan menarik timing maju, dan mungkin akan menyesuaikan aliran bahan bakar.


QUOTE
3. Hubungan dengan rasio kompresi.
Rasio kompresi bukan satu-satunya penentu angka oktan yang diperlukan. Bentuk ruang bakar, desain mesin, bentuk kepala piston, perbandingan campuran bahan bakar, aliran masuk bahan bakar (dan manajemen alirannya serta fitur seperti cyclone, valve deactivation, variable valve timing, turbocharger /supercharger, gasoline direct injection, dll) juga bisa mengubah kebutuhan oktan naik /turun. Jadi sebaiknya dilihat buku petunjuk (manual kendaraan) mengenai kebutuhan oktan. Termasuk apakah kendaraan boleh menggunakan bahan bakar bertimbal, menambah aditif, dll.


QUOTE
4. Memilih angka oktan.
Memilih oktan untuk kendaraan seperti mengisi air ke dalam gelas hingga tinggi tertentu. Ada batas di mana mesin akan terpuaskan. Kurang menyebabkan tidak optimal dan terganggu. Makin penuh makin OK. Namun terlalu banyak hanya akan tumpah, mubazir saja.


QUOTE
5. Oktan di pompa bensin di Indonesia .
Dengan hadirnya bensin dari berbagai produsen,angka oktan pada bensin semakin ngetop. Dulu kita hanya tahu premium, pertamax (ex super). Premium beroktan 88 (dulu 87) (padahal sudah lazim di dunia otomotif premium beroktan 90 ke atas, 88 disebut regular). Sekarang kesadaran akan nilai oktan menjadi tinggi, karena angka oktan menjadi standar pembanding antar merk bensin dari berbagai produsen.
Sebenarnya sudah saatnya di Indonesia dibuat peraturan agar angka oktan harus dituliskan dengan angka besar di setiap dispenser pompa bensin, dan di balik flap tutup lubang pengisian tangki bahan bakar /pada tangki tanpa flap: pada dinding tangki bahan bakar kendaraan.


Peace.gif
konbes
wah thanks bgt ya pitix,,berguna bgt nich tips ,,,,,,
Rambo M16
Wah mantap bro jadi tambah pengetahuan nice post.... Peace.gif
adityapatria
liat aja buku manualnya tu mobil ato motor minta bensin apa... liat kompresi keliatannya lebih repot daripada liat buku manual de...
galih_ska
mo tanya nech bos , motor gw kan vario harusnya kan di isi ama pertamax , nah berhubung pertamax mahal gw isi dengan bensin
sehingga muncullah gejala - gejala knocking, nah pas gw tanya ke montir ahass dia bilang "ngga papa kok ". Nah lo , pas baca artikel diatas kok gw jadi ngeri , nah yang bener yang mana artikel diatas apa montir itu ?
Ragna
Waduh jazz aja mesti pake pertamax plus ya bro, ngeri bayangin harganya
Btw nice post bro
kamigayo
Mantaf mahmen!!!! motor gw sekarang Vixion, selama ini pakenya pertamax aja..gimana tuh? kalo pertamax plus, MAHAL!!
gadelius
thanks buat infonya bos.....smtr sih masih pake pertamax. cuman harganya itu lo
skrg aja dah 10.500 (sby). Klo dicampur antara bensin n pertamax, ngaruh ke mesin nggak ya?
Kaisar Volvo
List Volvo-nya ga ada sad.gif

cuma Mercy doang sad.gif
Jeep4x4
Volvo...sabar2...BigGrin.gif...

sumber ny dari mana nih...
pitix
@jip : ni dari tmn gw kerja di astra

@Polpo : liat aja di spek boilnya compression ratio kan ada bro
wkwkwk.. sori ya polpo kaga ade.. mobil menteri sih.. haha.gif

Peace.gif
Wizard Of The Last Century
wah2...
tq...
ni penjelasan yg dapat di terima...
meski akhirnya gw ttp pake octane booster.. lol

@adityapatria: ada y di buku?
tuh buku isinya standar di semua negara..
cm beda bahasa aj....
sedangkan premium dan pertamax tuh istilah lokal di Indo..
hound
klo di tutup tanki bensin ditulis minta nilai oktannya 90 en kalo kompresinya 11 gtu apa harus isi pertamax plus???
avanza doang minta pertamax plus???
si_kembar
tenkyu infonya
Bujutsu
nice info
r3k4ty0_d35u
thx for the info..
Satria ZX
wew...jd semakin terbuka mata gw tuk milih jenis bensin smile.gif

gw seh serahin aja ama ahli nya kalo pk bensin dengan RON sedikit dibawah standar Tounge.gif maklum, kantong tak mendukung Laughing.gif

namanya juga beda2 dikit HeHe.gif

thx bro Hug.gif

Peace.gif
angon
infonya paten! thumbsup_anim.gif

kalo mesinnya udah dimodif harus hitung ulang kompresinya ya?
harus itung manual pake gelas takar apa ada yang jual alatnya ya?

misalnya tinggal colok ke lubang busi atau kemana gitu? Thinking.gif
frenzy
nah khan sekarang banyak tuh product octane booster, ada yg cairan, ada jg yg pil.. itu juga bisa naekin RON khan... tp apakah aman ?

kalo premium di indonesia udah Premium TT (tanpa timbal) belom ?
Timbal itu juga sebetulnya octane booster juga khan, hanya saja berbahaya untuk lingkungan...
jgn2 octane booster yg kita pakai mengandung timbal....

sekalian mau tanya... ada istilah catalytic converter yah... malah ga boleh pake bensin dgn timbal...


vera_caroline
mantep gan.................
carlito
mantap x info y..
yuzzy no
cara lama yg dipake bokap buat tambah octan sih pake kapur barus
yoppi
nice info bro, dari tabel jenis bensin tersebut kan premium kompressinya 7 : 1 ~ 9 : 1 ; dan pertamax 9 : 1 ~ 10 : 1 yang mo gua tanyain klo motor Vega R (premium) disitukan kompresinya 9.0 : 1 berarti pertamax bisa di pake kan ? kan rasionya 9 : 1 ~ 10 : 1 bisa kan bro?ijin copas ya bro.
boobs_lover
QUOTE (frenzy @ Mar 9 2009, 08:24 PM) *
nah khan sekarang banyak tuh product octane booster, ada yg cairan, ada jg yg pil.. itu juga bisa naekin RON khan... tp apakah aman ?

kalo premium di indonesia udah Premium TT (tanpa timbal) belom ?
Timbal itu juga sebetulnya octane booster juga khan, hanya saja berbahaya untuk lingkungan...
jgn2 octane booster yg kita pakai mengandung timbal....

sekalian mau tanya... ada istilah catalytic converter yah... malah ga boleh pake bensin dgn timbal...


FYI,
semua BBM di Indonesia udah TT...
kalo octane booster ane gak tau...

@All
browsing aja di official web site nya kenderaan masing2 buat ngeliat berapa CRnya...


LEXTRAD
Wuih..mobilku RASIO KOMPRESI : 9.5 , berarti musti pake pertamax ya..padahal dari dulu pake premium terus...coz dulu pernah baca di koran kalo rasio kompresi masih dibawah 10 cukup pake premium aja...tapi liat info ini mungkin gantian aja kali ya, tergantung keadaan kantong....kalo lagi tebel pake pertamax, kalo lagi setengah tipis pake premium, kalo lagi tipis banget pake motor aja...hehehe...
abon
Thx infonya..
Jd tau yg kagak tau
floyd
Apanja ma Xenia ternyata harus pake Pertamax yah.. kalo all new jazz di autobild boleh pake premium tapi kompresinya 1:11 mana yah yang bener?
bocah.rencana
thankz info'a gan..
one^neo
baru tau jg gw...
untung ga buat kesalahan pemilihan selama ini...
sb555
thx gan...tw gt gw pake pertamax dr dulu
gealgeol
hmmmm.... jadi gitu toh...
brarti vixi gw kudu nenggak pertamax plus donk..... CRnya 10.4:1
ya ampuuun harus buka katup dompet gw agak lebar neh
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.