Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Transportasi Massal Jakarta
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Community > BlueFame's Lounge
smoothsnutt
Rabu, 2 Juli 2008
Sumber : Okezone

Membicarakan moda transportasi Kota London, saya bukan bermaksud untuk mengecilkan hati. Bagaimanapun, membuat perbandingan antara Jakarta dan London tentu tidak fair.

Jalur underground di London, yang saat ini mencapai lebih dari 10 jalur, telah dibangun jauh sebelum Indonesia merdeka dan dilakukan secara bertahap. Sebaliknya, saya ingin memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta yang telah mencoba membuat langkah terobosan untuk memecahkan masalah transportasi massal. Bayangkan, hanya dalam waktu sekitar tiga tahun telah terbangun (atau segera selesai dibangun) 10 jalur bus Trans (busway) yang melayani penumpang dari berbagai ujung kota Jakarta.

Jalur bus Trans Blok M-Kota adalah jalur pertama yang dibangun Pemda DKI dan berhasil mengatasi berbagai kritik serta sikap skeptis yang berkembang kuat sebelum jalur itu dioperasikan. Saat ini jalur tersebut mampu mengangkut jutaan penumpang per bulan. Demikian juga dengan jalur Pasar Minggu-Landmark, Tangerang-Harmoni, dan jalur-jalur lain.

Semakin banyak penumpang yang memanfaatkan jalur-jalur tersebut. Yang juga menarik adalah tergeraknya para pengembang seperti BSD, Bintaro Jaya, Citra Raya yang akhirnya mengembangkan jalur feeder bus Trans. Ini sangat membantu masyarakat yang tinggal di kompleks tersebut. Seorang teman, yang tinggal di Citra Raya, hanya memerlukan waktu satu seperempat jam di pagi hari dari Citra Raya di Cikupa, Tangerang, untuk mencapai kantornya di Jalan Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat.

Suatu hal yang mungkin tidak terbayangkan sebelumnya. Yang juga menarik adalah keberhasilan lain, yaitu terbangunnya jembatan-jembatan penyeberangan baru di berbagai tempat di Jakarta sebagai penghubung dengan halte-halte bus Trans tersebut. Jembatan tersebut mampu mengubah kebiasaan masyarakat yang biasanya nyelonong saat menyeberang jalan. Mereka kemudian beralih menggunakan jembatan penyeberangan tersebut.

Bahkan pada malam hari, lampu yang terang di jembatan dan jambar (halte) bus Trans memperindah kota dan bisa menambah ukuran kemajuan Jakarta. Taman-taman yang dibangun di sepanjang jalur bus Trans juga menambah keasrian. Saya dari dulu memang menaruh respek yang besar terhadap Dinas Pertamanan yang tidak hanya bekerja sebagai kewajiban, tetapi menggunakan hati dan cita rasa tinggi.

Pemda DKI perlu diberi kesempatan lebih lanjut untuk pengembangan sarana transportasi massal. Pada akhirnya, bukan hanya mereka yang memiliki sepeda motor dan mobil yang harus diperhatikan pemerintah, melainkan juga jutaan anggota masyarakat lain yang memandang bus Trans tersebut sebagai pilihan terbaik sarana transportasi. Namun, dalam pengembangan transportasi massal, Pemda DKI perlu memperhatikan dua hal. Pertama, operator bus Trans adalah perusahaan swasta.

Di mana pun perusahaan swasta akan selalu mencari keuntungan sebesar-besarnya. Kalauperlu penumpang harus berdesak-desakan agar jumlah bus yang dipergunakan sesedikit mungkin sehingga keuntungan lebih besar. Karena itu, Pemda harus melakukan service level agreement dengan para operator bus Trans. Misalnya, bus yang beroperasi untuk satu jalur minimal harus dalam jumlah tertentu. Demikian pula jarak antara bus juga perlu ditetapkan dengan jangka waktu tertentu.

Seperti underground Piccadilly di London, jarak antarkereta adalah setiap lima menit. Agar fair, Pemda DKI juga harus mau mengkaji ulang tarif dan jumlah subsidi yang harus diberikan kepada para operator tersebut. Kedua, Pemda jangan hanya mampu membangun, tapi juga harus mampu memelihara. Di berbagai media sering terpampang jembatan penyeberangan yang mulai rusak, atapnya hilang, dan sebagainya.

Demikian juga dengan jambar yang pintu otomatisnya tidak bekerja secara benar. Saya yakin jika Pemda DKI memiliki kemauan untuk membangun, dengan mudah pula pasti mampu memelihara. Kita berikan saja kesempatan kepada Pemda DKI untuk membuktikannya.

Alternatif Lain

Jalur kereta api di DKI Jakarta saat ini semakin berkembang ke arah yang lebih baik. Jalur ganda Bekasi, Jakarta, Bogor, Depok maupun Serpong pada akhirnya mampu meningkatkan frekuensi perjalanan kereta api secara signifikan.

Jika jalur kereta api bandara terbangun, akan ada lagi tambahan jalur yang mampu dimanfaatkan oleh penumpang pesawat maupun penduduk di sepanjang jalan ke arah bandara. Sementara itu, jalur monorel yang sudah teronggok sekian lama tampaknya akan dikerjakan secara serius oleh Pemda maupun pemerintah pusat. Jika ini terjadi, monumen kegagalan pemerintah akan pelan-pelan terhapus. Pada akhirnya kredibilitas Pemda DKI sungguh diuji dalam hal ini.

Demikian juga jalur subway Lebakbulus- Kota. Kalau jalur ini selesai dibangun, sungguh akan meningkatkan kapasitas pelayanan transportasi massal DKI. Pemda DKI harus mampu memutus lingkaran setan pembangunan jalur transportasi massal tersebut. Bahkan sebetulnya ada sumber pembiayaan yang bisa dimanfaatkan Pemda.

Saya setiap kali harus membayar lebih dari Rp10.000 untuk joki jika memang keperluannya untuk memasuki daerah three inone mendesak. Pengeluaran seperti ini dapat dengan mudah menjadi penghasilan Pemda DKI melalui electronic road pricing (ERP) ataupun congestion charge.

Bahkan kenaikan tarif ERP di Singapura baru-baru ini mampu menghasilkan kenaikan penghasilan Pemerintah Singapura hingga 70 juta dolar Singapura atau hampir Rp500 miliar. Belum lagi penerimaan dari keseluruhan tarifnya. Ini jumlah yang besar. Karena itu, Pemda DKI ditantang untuk tidak sekadar berwacana, melainkan perlu melakukan langkah konkret dalam pengembangan jalur transportasi massal. Bravo Pemda DKI.
OhYesOhNo
-=MoVeD=-

TO Lounge

Salam,
OhYesOhNo
S3MUT_M3RAH
S E T U J U . . . .
Vandriyadi
waduh panjang banget jadi Bt dah Just Kidding.gif
budi sent
Solusi jitu tuk mengatasi kesemrawutan.
Masyarakat butuh transportasi yang nyaman
Masak hidup di jakarta, waktu serasa habis di jalan(macet)

Tp kenapa kok ga diberlakukan ?? ayo pemerintah, serius dong

Yawn.gif
kariage1985
setuju... jkt emg butuh bgt transportasi massal

idup abis di jalan ni...
pikolo
Jakarta Ohhh Jakarta....Kenapa Kau Jadi IBUKOTAku...
Ohhh JAKARTA...
Siapa Suruhhhhh Datang ke Jakarta... crying_anim.gif





zaibis
sistem transportasi masal terpadu memang mutlak diperlukan untuk sebuah kota seperti Jakarta. bukan hanya dari segi jumlah, tapi kualitas pelayanan dan kenyamanan juga wajib jadi prioritas.

Peace.gif
wattau
masyarakat butuh tramportasi yang aman nyaman mudah and yang paling penting murah.
Joy BOO
bagus...dukung terus trans Jakarta aka Busway.
mazayoe
setuju juga deh.... bolakbalik.gif
alen
kapan dibangun mrt, subway??
b8322
setuju gw...tapi kira2 apa yg cocok kendaraa massal nya. tuh dia yg mesti dipikirin!
bozan
mungkin pemerintah masih pikir2 BigGrin.gif

transfortasi masal bisa2 jadi penggusuran masal ntar Thinking.gif
raseptoni
jakarta emang perlu transportasi massal,,tapi yg lebih penting jakarta tuh butuh jalan yg lebih lebar lagi..gak sebanding euy pertumbuhan kendaran ma pertumbuhan jalan...CMIIW
alen
beginilah akibatnya kalau tranportasi masal gak menjd prioritas, jalan penuh dengan lautan motor
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.