Kamis, 3 Juli 2008
Okezone
SEBUAH perhiasan, dinilai berdasarkan keindahannya. Namun, tak berhenti sampai di situ. Hal yang membuat perhiasan tersebut berharga adalah kualitas dari seluruh material pembentuknya. Serta teknik pembuatannya yang memadukan seni, tren, juga gaya hidup.
Maka tidak heran bila di dunia mode, cincin, gelang, kalung, dan jam tangan bertabur permata menjadi aksesori wajib para fashionista. Sang pendongkrak citra bukan lagi sekadar bualan. Dengan hadirnya kilau permata yang menghiasi tubuh si pemakai, image prestisius dan trendi langsung menyertai. Apalagi saat produsen perhiasan terkemuka dunia berbondong-bondong menyerbu Indonesia.
Masyarakat perkotaan pasti sudah tak asing dengan beragam merek perhiasan seperti Cartier, Felice, Folli Follie, Diamantez, dan Korloff. Begitu pula brand arloji mewah seperti Tag Heuer, Rolex, Baume & Mercier, Piaget, Van Cleef & Arpels, serta Chopard.
Seluruh produsen aksesori ternama itu memang tidak salah jika membidik pasar Indonesia. Pasalnya, negara dengan jumlah penduduk lebih dari 220 juta ini merupakan pangsa pasar yang sangat besar. Belum lagi ditambah tingkat konsumerisme masyarakat yang cukup tinggi. Hal tersebut membuat tren aksesori semakin meluas di antara kaum socialite Indonesia.
Namun, harganya yang lumayan menguras kantong membuat sebagian orang enggan mengunjunginya. Bagi mereka, jajaran geraigerai mentereng dengan koleksi perhiasan yang berkilau di balik etalase hanya ditujukan bagi para kolektor maupun para pencinta perhiasan berkantong tebal.
Tidak salah memang karena butik-butik perhiasan itu memang memajang koleksi dengan kualitas terbaik. Batu mulianya didatangkan dari berbagai negara penghasil intan dan berlian terkemuka di dunia. Sementara logam pengikatnya ditempa dengan teknik khusus, yang pada akhirnya membuat sebentuk cincin maupun kalung bisa berharga ratusan juta rupiah.
Butik Swarovski misalnya. Direktur PT Ballin Ekalestari, pemegang lisensi pemasaran swarovski Indonesia, RosritaTioniwar mengatakan, harga koleksi Swarovski berkisar mulai satu hingga belasan juta rupiah. Sementara pajangannya dipatok harga Rp10 juta sebagai harga terendah.
Namun, harga tersebut tentu sepadan dengan kualitas dan gengsi yang terkandung di dalamnya. Siapa pun akan berdecak kagum saat seseorang melangkah dengan kalung Swarovski melingkar anggun di lehernya. Begitu juga dengan chandelier chopard yang menggantung cantik di telinga selebriti Hollywood saat melintasi red carpet.
Bila Anda ingin tampil gaya dengan bujet terbatas, pilihlah produk perhiasan dengan koleksi seasonal seperti yang ditawarkan Felice, King Fook, maupun Perlini's Silver. King Fook menghadirkan perhiasan dengan bahan dasar emas yang didatangkan langsung dari Hong Kong, selain batu mulia. Gerai Oriental ini menawarkan dua tipe emas, yaitu emas dengan nilai 18 K dan 24 K.
King Fook hadir sebagai produsen yang menyediakan segala jenis perhiasan sesuai kebutuhan para konsumennya, seiring dengan gaya hidup tanpa melupakan art dan value di dalamnya.
Seperti juga butik-butik eksklusif, produk yang ditawarkan Felice dan King Fook sangat beragam. Mulai cincin hingga kalung, tapi yang menjadi favorit adalah liontin atau pendant serta cincin sederhana berhias berlian putih.