QUOTE
Bro ghetooman dan Bro Bozan, sy ada question yg menggelitik pemikiran sy, sbb:
Mengenai dynamic towers ini, sy ingin mengetahui ... mengenai type pondasi atau struktur penopang nya ...
apakah cocok digunakan di daerah gempa? jika ya ...apakah ketika gempa terjadi, bisa memberikan solusi gedung tersebut menyeimbangkan amplitudo getaran gempa dgn berputar, krn kita tahu, smakin ke lantai atas, akan smakin hebat amplitudonya perputaran gempa tersebut.
sejauh ini untuk bangunan highrise pondasi yang digunakan adalah pondasi tiang pancang, yang kedalamannya disesuaikan dengan bebab vertical max. yang ada pada bangunan dengan mengukur tekanan tanah ---> biasanya dalamnya 1/3 dari tinggi bangunan [teoritis].
selain itu juga berdasarkan penelitian structure dengan piles/tiang pancang lebih tahan terhadap gempa. Demikian juga dengan Dynamic Building ini.
bukan cuman pondasi yang jadi masalah untuk menciptakan struktur tahan gempa, tetapi juga konstruksi yang digunakan.
struktur = jenis/type dari rangka penopang bangunan [rangka bidang/ruang etc. dengan sambungan kaku/flexible etc.]
konstruksi = jenis material yang digunakan untuk membangun struktur [baja, composite, wood, etc.]
bentuk face bangunan juga sangat mempengaruhi gaya horizontal [angin] yang bekerja pada pada bangunan, untuk dynamic Tower ini sepertinya memanfaatkan bentuk bangunan yang flexible untuk mengantisipasi masalah ini --> gue ngga mendapat referensi resminya, sorry

pada banguna pencakar langit pasti mempunyai core structure yang berfungsi sebagai pengaku [biasa berada di pusat bangunan / diujung2 bangunan] ---> biasanya dimanfaatkan juga untuk lift/utilitas/plumbing bangunan. Pada bangunan modern sekarang core sturcture tidak disambung secara langsung dengan structure penopang lainnya [dideletasi] ---> sehingga apabila terjadi getaran bumi hanya corenya yang bergerak, dan apabila ada gaya angin hanya structure penopang yang bekerja. --> hal ini dimaksudkan agar bangunan tidak collapse.
core structure juga biasanya memiliki pondasi yang lebih besar + dalam sesuai dengan fungsinya.
selain itu juga untuk yang mau ngedesign bangunan yang panjang, harus memperhatikan deletasi structure --> biasanya setiap 30-40 m structure harus dipisah, bumi kan bulat, jadi untuk menjaga bangunan engga collapse banguna harus dibuat segmen2, ngga cuman segmen2 secara vertical kayak dynamic building diatas

memang sudah banyak penelitian mengenai struktur tahan gempa untuk highrise building, cuman cuma sedikit sekali yang dapat diterapkan, lain halnya untuk lowrise building yang sudah banyak diterapkan --> karena beban vertical dan gaya horisontalnya kecil.
struktur-konstruksi yang paling modern terhadap gempa sampai saat ini dimiliki oleh Taipei 101 Tower, dimana bangunan ini menggunakan bandulan seberat 800 ton sebagai stabilizer untuk menetralisir gaya yang bekerja pada bangunan dan ini sudah teruji saat terjadi gempa, bangunan ini bertahan dengan sempurna

.
QUOTE
Taipei 101 Building
Nama sebenarnya adalah Gedung Finansial Internasional Taipei, namun kemudian lebih populer dengan nama Taipei 101 Building. Gedung yang terletak di Distrik Xinyi, Taipei, Taiwan ini memiliki tinggi 509 meter atau 1.671 kaki. Hingga hari ini tercatat sebagai gedung tertinggi di dunia lewat tiga dari empat standar yang dibuat oleh Konsil Gedung Tertinggi dan Habitat Urban. Diresmikan penggunaannya secara penuh pada tanggal 31 Desember 2004, di tengah perayaan tahun baru dalam suatu pesta yang semarak.
Dalam banyak aspek, Taipei 101 Building adalah salah satu pencakar langit yang paling maju yang pernah dibuat sampai sekarang. Gedung ini memiliki keunggulan yaitu penggunaan jaringan komunikasi menggunakan fiber optik dan hubungan internet satelit yang dapat mencapai kecepatan 1 gigabit per detik. Untuk mendukung mobilitas penghuni dan penggunanya, menara ini dilengkapi dengan dua lift paling cepat di dunia untuk ukuran gedung tertinggi. Kecepatan optimumnya mencapai 1.010 meter per menit ketika bergerak naik dan 600 meter per menit saat turun. Itu artinya, lift bergerak dengan kecepatan 60,6 km per jam!
Luas total Taipei 101 Building mencapai 450.000 meter persegi dengan 214.000 meter untuk perkantoran, 77.500 untuk perdagangan, dan 73.000 untuk tempat parker.
Untuk menyetabilkan menara terhadap guncangan gempa, angina topan, dan terpaan angin, sebuah pendulum seberat 800 ton dipasang di lantai 88. Yang jadi pertanyaan, mengapa penempatan pendulum itu pada lantai 88? Adakah korelasi dengan kepercayaan sebagian besar masyarakat Cina yang menganggap angka “88” sebagai simbol keseimbangan?
fungsi pendulum adalah untuk membuat bangunan stabil, dimana apabila bangunan tsb bergerak bandulan/pendulum yang digantung tersebut akan menyeimbangkannya fungsinya sama seperti pemberat/bandulan yang ada dikapal2 agar kapal ngga terbalik, prinsip yang sederhana namun tepat guna, semua dikendalikan dengan computer ---> canggih amit

demikian
kalau ada yang kurang tepat dikoreksi yah

bro/sis ada info tambahan ngga?