Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Man Made Island
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Academia > Science and Technology > Human Engineering
william99
The Palm Jumeirah


Atlantis on 7 September 2007


Atlantis on 8 May 2008


Palm Jumeirah Monorail


Villas on a frond


Palm Jumeirah aerial view on 1 May 2007




Grand Opening Palm Jumeirah 20 November 2008


The Palm Jumeirah merupakan sebuah pulau buatan yang dibangun dengan reklamasi tanah oleh Nakheel, sebuah perusahaan yang dimiliki oleh pemerintah Dubai. Pulau ini merupakan satu dari tiga pulau yang disebut The Palm Islands yang akan meningkatkan pesisir pantai Dubai hingga 520 km. The Palm Jumeirah merupakan yang terkecil dari 3 Palm Islands (Palm Jumeirah, Palm Jebel Ali dan Palm Deira) yang sedang dalam pembangunan oleh Nakheel. Letaknya di area pesisir pantai Jumeirah di emirat Dubai, di Uni Emirat Arab (UEA).

Deskripsi
The Palm Jumeirah merupakan pulau yang berbentuk pohon palem dengan cakupan sebuah batang, sebuah mahkota dengan 17 daun, dan sebuah pulau berbentuk sabit yang mengelilingiya dan membentuk 11 kilometer pemecah gelombang. Pulau ini memiliki luas 5 km x 5 km dan total areanya lebih besar daripada 800 lapangan sepakbola. Pulau mahkota dihubungkan dengan Dubai oleh sebuah jembatan sepanjang 300 meter dan pulau sabit dihubungkan dengan ujung atas palem oleh terowongan bawah laut. Untuk 2-3 tahun ke depan, pariwisata di Dubai semakin meningkat, The Palm Jumeirah dapat dikatakan sebagai salah satu resor utama dunia. The Palm Island sendiri dianggap sebagai 'Keajaiban Dunia ke-8'. Pulau ini akan menggandakan pesisir pantai Dubai.

Menurut perusahaan pembangun Jumeirah Palm Island akan berisi hotel, tiga tipe villa (Signature Villas, Garden Homes dan Canal Cove Town Homes), bangunan apartemen di pesisir, pantai, marina, resotran, kafe dan berbagai macam pertokoan retail. Hampir 30 hotel pinggir pantai akan dibuka pada akhir 2009[1], termasuk:

The Trump International Hotel & Tower
Atlantis, The Palm
The Taj Exotica Hotel & Resort
Grandeur Residences
Tiara Residence
Oceana Residence
The Fairmont Palm Residence
The Fairmont Palm Hotel & Resort
The Dubai Estates Hotel & Park
Hotel Missoni Dubai
Kempinski Emerald Palace
Kempinski Emerald Palace Residences
Dua pesawat jet tempur Sabre F100 telah ditenggelamkan dengan sengaja di dekat The Palm Jumeirah untuk membuat sebuah lingkungan buatan, ditujukan untuk mendukung kehidupan bawah laut[3].

Sebuah monorel dibangun di pulau ini yang dapat mengangkut 2,000-3,000 orang masuk dan keluar pulau setiap jam[1].

Pada 18 Juni 2007, Cunard Line mengumumkan bahwa mereka telah menjual kapal RMS Queen Elizabeth 2 kepada Istithmar untuk digunakan sebagai hotel terapung di The Palm Jumeirah yang akan dimulai pada 2009.[4]

Konstruksi
Konstruksi Palm Jumeirah dimulai pada Juni 2001 dan para pembangun mengumumkan penyerahan rumah pertama di pulau ini pada 2006[1]. Pulau ini dibuat menggunakan 94 juta m³ pasir dan 7 juta ton batu. The Palm Jumeirah dibangun dengan cara menyemprotkan pasir ke dasar laut sedalam 10.5 meter menggunakan kapal keruk. Di atas permukaan laut, 3 meter reklamasi dilakukan dengan teknik yang disebut sebagai "membuat pelangi", yang mana pasir tersebut disemprotkan di permukaan pulau yang semakin meninggi. Pasir Calcareous digunakan untuk reklamasi tersebut. Pulau ini mencakup sebuah pemecah gelombang menggunakan bebatuan, ditujukan untuk mendukung dan menyediakan habitat bagi kehidupan laut. Pembentukan tanah dilakukan oleh perusahaan Belanda, Van Oord, merupakan ahli profesional mengenai reklamasi tanah. Biaya yang dikeluarkan sebanyak US$12.3 miliar dan mempertahankan pulau membutuhkan biaya. Sekitar 40,000 pekerja, kebanyakan dari Asia Selatan, dilibatkan pada pembangunan pulau ini

Pada awal Oktober 2007, Palm Jumeirah telah menjadi pulau buatan manusia terbesar di dunia.[5] Juga pada saat itu, 75% properti siap dipindah tangankan, dengan 500 keluarga yang telah menetap di pulau itu.[5] Pada akhir 2009, 28 hotel akan dibuka di Pulau Sabit.

Kontroversi
Penyelesaian konstruksi tersebut disalahkan, karena untuk penundaan penyelesaian yang diperpanjang, tanggal yang mana telah dimundurkan berkali-kali dan telah terlambat selama dua tahun. Kontroveersi yang lain disebabkan ketika masalah ini diungkap setelah peluncuran proyek, Nakheel menambah jumlah unit perumahan (dengan pengurangan jumlah properti pribadi secara serentak) yang awalnya 4500 unit (termasuk 2000 villa dan 2500 apartemen) hingga mencapai 8000 unit tanpa mengganti rugi kepada investor yang telah membeli sebelumnya dengan perkiraan pemisahan besar di antara semua properti. Peningkatan unit perumahan ini dibebankan kepada Nakheel karena salah dalam penghitungan biaya awal konstruksi dan membutuhkan biaya dari anggaran awal, dengan berbagai isu yang melibatkan The Palm, tetapi tidak semuanya benar, Nakheel tidak pernah berkomentar kepada publik mengenai masalah ini.

Hutang juga pernah dipermasalahkan mengenai kualitas konstruksi dan penyelesaian properti di pulau tersebut (masalah ini cenderung dibebankan kepada Dubai daripada The Palm secara spesifik) dan kemampuan infrastruktur yang sebenarnya pada The Palm dan daratan Dubai untuk mengatasi kekecewaan beberapa orang yang meninggalkan dan kembali ke pembangunan tersebut setiap hari setelah selesai.

Lebih jauh, terdapat beberapa kecemasan mengenai dampak lingkungan di The Palm. Sepert konstruksi yang aslinya, pemecah gelombang merupakan sebuah penghalang lanjutan, tetapi diketahui bahwa mencegah pergerakan gelombang secara alami, lautan di sekitar The Palm menjadi tidak tenang. Masalah ini dibenarkan dengan cara membuat celah pada penghalang tersebut. Seperti yang dijelaskan di dokumenter Impossible Islands di National Geographic Channel, bagian dari seri MegaStructures, pengahalang ini kemudian dimodifikasi dengan membuat celah pada sebuah sisi, sehingga pergerakan gelombang dapat memberi oksigen pada air dan mencegah ketidaktenangan air, meskipun lebih baik dan efisien apabila pemecah gelombang tidak dibuat.
william99
The World


Pulau model The World dan struktur pertamanya.


The World merupakan sebuah kumpulan 300 pulau buatan manusia berbentuk peta dunia yang sedang dibangun di lepas pantai Dubai. Uni Emirat Arab.

The World meruakan satu dari berbagai proyek pulau buatan di Dubai, bersama dengan Palm Islands, dan seperti pulau lainnya, The World dibangun menggunakan pasir yang dikeruk dari dasar laut. The World merupakan visi dari Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, pemimpin Dubai.

Setiap pulau berukuran mulai 23,000 m² hingga 84,000 m² (250,000–900,000 kaki persegi atau 5.7–21 acre), dengan air berjarak 50–100 m antara setiap pulau. Pembangunan ini akan meliputi area seluas 9 km panjangnya dan 6 km lebarnya, dikelilingi oleh pemecah gelombang oval.

Angkutan antarpulau satu-satunya adalah dengan kapal dan helikopter. Harga untuk setiap pulau mulai dari $15-45 juta (USD). Harga rata-rata untuk sebuah pulau akan sekitar $25 juta (USD). Pengerukan dimulai pada tahun 2004 dan pada Maret 2007, The World selesai sekitar 90%.

Menurut National Geographic Channel (MegaStructures), The World seluruhnya bernilai $14 milyar Dolar AS.

Kepulauan ini dimiliki dan sedang dibangun oleh Nakheel Properties (Nakheel Corp.)

Letaknya 4.1 km lepas pantai Jumeirah, dekat dengan Palm Jumeirah, antara Burj Al Arab dan Pelabuhan Rashid di Dubai, Uni Emirat Arab.

The World terkadang salah diartikan sebagai The Palm World dan Globe Islands.

Pembangunan rahasia
Sejak pembangunan proyek tersebut, terdapat banyak laporan rahasia mengenai selebriti yang telah membeli, atau ingin membeli, sebuah pulau.

Pada akhir Maret 2006, Richard Branson muncul pada sebuah konferensi pers di pulau "Britania Raya"; bagaimanapun ini hanya untuk mengumumkan penerbangan langsung London-Dubai oleh Virgin Atlantic dan tidak terkait untuk berinvestasi pada pulau manapun.

Pegolf Fiji, Vijay Singh telah mengetahui kepulauan tersebut, tetapi tidak dikonfirmasikan bahwa ia telah membeli atau akan membeli sebuah pulau - ia terlibat dalam pembangunan Nakheel Properties lainnya di Jumeirah di daratan Dubai.

Pada 24 Oktober 2006, pemenang tujuh kali Formula 1 World Champion, Michael Schumacher diperkenalkan dengan salah satu pulau oleh Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum dari Dubai pada Grand Prix finalnya di Brazil. Manajer Schumacher, Will Weber menyarankan, "Sebaiknya ia membuat sebuah jalur mobil kart di pulau tersebut.

Selebriti Inggris, Rod Stewart dan David Beckham juga telah dianggap terlibat dalam proyek ini, tetapi tidak ada yang dikonfirmasikan. Beckham memiliki sebuah villa pada proyek Palm Jumeirah.

Pada 3 Mei 2007, drummer Mötley Crüe, Tommy Lee mengumumkan bahwa ia membeli Pulau Yunani untuk mantan istrinya, dan ibu dari dua anaknya, Pamela Anderson. Lee mengatakan ia memilih pulau tersebut karena budaya aslinya, dan ia berharap Pam, anak-anaknya dan ia sendiri dapat menghabiskan waktu di sana bersama.

Pembangunan yang diketahui
Satu dari beberapa pembangunan yang dikonfirmasikan adalah pembelian 14 pulau yang membentuk Australia dan Selandia Baru oleh Investment Dar. Kepulauan ini sedang disesuaikan dengan spesifikasi investor untuk membuat 19 pulau, yang akan menjadi resor bernama OQYANA.

Konsorsium bisnis Irlandia, Larionovo memiliki rencana untuk membuat pulau 'Irlandia' menjadi resor bertema Irlandia[5]. Rencana ini telah termasuk sebuah marina internal besar, apartemen dan villa, gimnasium, hotel, dan pub Irlandia. Pada Juli 2007, diumumkan bahwa pulau 'Irlandia' akan memiliki replika Giants Causeway.

Cinnovation Group telah memperoleh 37.000 meter persegi (400.000 kaki persegi) pulau sebagai bagian dari proyek senilai $200 juta USD. Villa penghunian dan sebuah komplek sedang direncanakan.

Dubai Multi Commodities Centre akan mendirikan pusat hiburan laut seluas 6.000 meter persegi (65.000 kaki persegi) atas kerjasama dengan Paspaley Pearling Corporation. Letaknya di sebuah pulau di wilayah Antarktika di The World
bozan
nice info BigGrin.gif

dubai emang motor penggerak modern structure n construction Peace.gif
NomadenX
dubai emang jagonya
banyak duitnya seh....smile.gif
qusuth
lagi2 DUBAI....... apa sigh yang nggak buat dubai....


kapan ya ksana....
NoThinG™
Dubai memang negara yang penuh dengan gebrakan-gebrakan mengejutkan....
soul1t@ire
Mumpung sumber minyak belum kering jadi para petinggi UEA nyari alternatif sumber devisa di masa depan. BigGrin.gif
Apalagi harga minyak lagi menggila seperti sekarang, tambah ringan aja bikin proyek-proyek mercusuar.
# Tengu #
The Palm Jumeirah bener2 keren yaa konsep nya..
dari bentuknya aja udah keren bgt..
wktu itu gw pernah liat nih cara pembuatanya di Discovery Channel.
bener2 membuat orang terpana.. Hypnotized.gif

trus konon katanya semua rumah disini udah "sold out" pada saat proyek pembuatanya baru aja dimulai..
dan yg beli rata2 artis2 Hollywood pastinya..

thx yaa infonya bro..
key
dubai aggresive banget akhir2 ini..

perkembangan didalam terus jalan...beli2 saham perusahaan2 gede juga lanjut...

kiblat ekonomi dunia bakalan ke sana kayanya...

mereka yang ngatur management dan keuangan...buat enginnering diserahkan ke orang2 putih dan kuning
superoby
gua curiga ni bro ama dubai,..

bikin bikin pulau kayak gitu apa dampaknya buat lingkungan gak apa apa?
kayak masalh tadi, soal pemecah ombak. disamping masalah ombak aye yakin pasti bakalan banyak masalah yang nggak dipublish ama developer, coz mereka emang cari duit.

btul kata soul1t@ire

This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.