QUOTE (wd40 @ Nov 30 2008, 10:20 AM)

di jakarta dah ga bisa lagi pake surat biru
capee deee
Kata siapa bos, kalo digertak sama polisi begitu jangan takut.
Coba baca ini
http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/13/...u.masih.berlakuKalo ga salah orang ditilang ada 3 option:
1. Langsung mengaku salah (ini penting) ini baru bisa meminta slip biru untuk bayar tilang di BRI terus baru ambil dokument yg ditahan di kantor polisi
2. Tidak merasa salah. Minta slip merah supaya bisa ke pengadilan (yg tidak jelas

) kalo kebukti salah (99,99% kemungkinan) bayar denda (yg bisa lebih tinggi) baru ambil dokument
3. Titip tilang sama polisi yg menangkap. Highly Not Recommended. Siapa yg bisa jamin uang tilang itu disetor
So bro semua, klo diberentiin sama polisi, ya udah tanya yang sopan apa kesalahannya terus klo emang bener ya udah akui aja dan minta slip biru.
Actually udah ada beberapa pengalaman pribadi nih, alasan yg sering dipakai polisi supaya tidak keluar slip biru:
+Alasan Polisi
*Argumen kita
+Pengadilan tdk terima slip biru
*Betul pak, saya memang tidak mau ke pengadilan, kan tinggal bayar di BRI
+Kamu tidak berhak dpt slip biru
*Kan tadi saya sudah ngaku salah pak (lihat option 1, ini kenapa saya bilang penting)
+Slip biru sudah tidak berlaku lagi
*Sejak kapan Pak, memang sudah ada
Surat Telegram (pakai kata ini, istilah polisi) baru?
+Atasan saya tidak mau menerima slip biru
*Kan masih berlaku Pak
Bukan sombong bukan congkak, 3 kali diberhentiin polisi, semuanya langsung disuruh pergi tanpa tilang
So good luck, kalo kita salah ngaku aja, kalo ga salah jgn takut fight