Source: Kompas.com Kamis, 24 Juli 2008 | 19:18 WIB
http://kompas.com/read/xml/2008/07/24/1918...di.luar.ekonomi

QUOTE
JAKARTA, KAMIS - Hubungan kerjasama dan persahabatan antara Indonesia dan Jepang yang sudah berlangsung selama 50 tahun, menunjukkan peningkatan yang pesat, terutama di bidang ekonomi.

Jepang tercatat sebagai negara investor terbesar di Indonesia. Akan tetapi, Ketua Liga Persahabatan Parlemen Indonesia-Jepang, Taku Yamasaki mengatakan, perlunya dikembangkan kerjasama pada dimensi baru, terutama di luar bidang ekonomi.

"Dimensi ekonomi menjadi unsur penting dalam hubungan kedua negara, dan menurut saya ke depannya tidak akan berubah. Namun, perlu dikembangkan inisiatif diluar ekonomi. Bisa dengan people exchange dan pertukaran budaya. Kalau hanya ekonomi, akan sulit menarik manusianya. Melalui kontak dari hati ke hati yang selama ini sudah terjalin, tidak akan hilang relevansinya seperti dalam pertukaran pendapat hari ini," ujar Yamasaki, dalam pidatonya dalam dialog antar parlemen Indonesia-Jepang, di Gedung DPR, Kamis (24/7).

Indonesia dan Jepang dinilai punya kesamaan dalam demokrasi, penegakan HAM dan merupakan mitra strategis dalam berbagai bidang. Bagi Jepang, Indonesia adalah negara inti di lingkup Asia Tenggara, dalam hal ini ASEAN.

Hubungan antarkedua negara pun menurut Yamasaki, membawa pengaruh bagi dunia. Ke depannya, kata dia, Jepang akan memenuhi janji konkritnya untuk mendukung terwujudnya Komunitas Jepang-ASEAN yang akan menjalin kerjasama dalam hal perdamaian, serta berbagai bidang lainnya.

"ASEAN, dari sudut pandang kemakmuran, turut menguntungkan dan mendorong kemajuan ASIA. Masalah seperti perlindungan lingkungan, peningkatan ekonomi, penghematan energi, dan ketahanan pangan, Jepang dan negara ASEAN bisa bekerja sama untuk mengatasi masalah ini dengan saling bahu membahu. Sehingga, bisa menjadi partner untuk berbagi visi kedepan dan mengatasi berbagai masalah," papar Yamasaki.

Sementara itu, dalam pidatonya, Ketua DPR Agung Laksono memandang, momentum hubungan kerjasama Indonesia-Jepang yang memasuki usia 50 tahun harus dijadikan momentum renungan, akan dibawa ke mana hubungan kedua negera kelak.

"Kerjasama ekonomi Indonesia dan Jepang merupakan yang terkuat di Asia Tenggara. Indonesia selama ini mengalami surplus dalam kerjasamanya dengan Jepang. Kami berharap investasi Jepang di Indonesia semakin meningkat," kata Agung.

ING
Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network


Hmmm Thinking.gif
Selain masalah kerjasama ekonomi, coba kita perdalam untuk menjajaki dalam bidang penghematan energi atau alternatif energi lain selain minya, karena Jepang sudah maju dgn teknologi hybrid plus solar cell nya.
Selama ini kita hanya kaum pekerja bagi Jepang, tapi bukan thinker dan produsen, hanya mengerjakan order, tapi tidak menghasilkan produk.
Jepang maju karena penuh inisiatif dgn etos kerja slalu ingin maju dan penuh inovasi, ini yg perlu patut ditiru. Plus trnasformasi ilmu pengetahuan, demi mengejar ketertinggalan kita dalam masalah inovasi dan kreativitas teknologi.

Peace.gif peace Peace.gif