Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Sumber Minyak Melimpah di Luar Angkasa
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Academia > Science and Technology > Space and Astronomy
scorpionz
Di tengah cadangan minyak semakin menipis dan harga yang bergejolak, siapa menyangka kalau nun jauh di luar angkasa terdapat sumber minyak yang sangat melimpah dan lebih besar dari seluruh cadangan minyak di Bumi. Baru-baru ini para peneliti menyiarkan bahwa Titan, salah satu bulannya Planet Saturnus yang beratmosfer tebal, menyimpan kandungan gas alam dan cairan hidrokarbon lain ratusan kali lipat lebih banyak dari yang terkandung di Bumi.

Sejauh ini telah ditemukan beberapa ratus danau dan laut di daerah kutub utara Titan. Untuk mendapatkan gambaran potensi sumber daya alam disana, ilmuwan mengukur kedalaman perairan disana dengan menggunakan pembanding danau-danau di Bumi, dimana kedalaman danau seringkali kurang dari 10 meter.

"Dengan demikian kita tahu kedalaman beberapa danau lebih dari 10 meter, karena mereka tampak sangat gelap di radar. Kalau dangkal, kita akan dapat melihat dasarnya," kata Ralph Lorenz dari laboratorium fisika terapan di John Hopkins University.

Kesimpulan tersebut didapat berdasarkan pemantauan melalui wahana Cassini milik NASA, yang telah menuntaskan survei terhadap 20 persen permukaan Titan. Hasil pantauan tersebut juga memperlihatkan bahwa kandungan sumber daya alam di beberapa wilayah di bulan itu saja sudah lebih banyak dari semua kandungan sumber daya alam di bumi (minyak bumi, gas alam dan batu bara).

Meskipun demikian, para peneliti juga mengatakan bahwa Titan tidak dapat ditinggali manusia. Menurut mereka, permukaanya tidak mengandung air, melainkan hidrokarbon cair dalam bentuk methane dan ethane, sementara daratannya terbentuk dari tholins. Kondisi ini diduga serupa dengan Bumi pada waktu sebelum ada kehidupan.

"Kami memperkirakan kodisi serupa juga terdapat di daerah kutub selatan, namun kami belum tahu berapa jumlah kandungan cairan disana," kata Ralph. Menurut dia, data ini penting karena umur hidup Titan tergantung dari berapa banyak jumlah methane yang terkandung dalam zat cair disana.

Lanjutnya, jika kandungan methane habis, maka suhu disana akan semakin dingin, yang saat ini diketahui minus 179 derajat Celcius. Asumsi sementara, kandungan methane tersebut semakin berkurang melalui letusan gunung api, yang diperkirakan telah menyebabkan fluktuasi suhu yang dramatis di masa lalu.

"Memahami kompleksitas yang terjadi di Titan dapat membantu kita memahami asal-usul kehidupan di alam semesta,” kata Ralph.




Perbandingan Bumi dengan Titan, salah satu bulannya Planet Saturnus.
bozan
bro ada source-nya engga?

kalau gas/hidrocarbon sih gue percaya, ..

namun untuk minyak, dan batubara, rasanya masih perlu penelitian lebih jauh, karena minyak dan batubara adalah hasil dari pemadatan selama jutaan tahun dari pepohonan dan sisa dari plankton juga dari benda2 organik lainnya.

jadi harus ada bukti dulu kalau di Titan memang ada/pernah ada kehidupan.

thanks info-nya Peace.gif
ghetooman
Just for inpo..

Sebenernya ada 2 teori soal pembentukan Minyak Bumi,
1. Teori Biogenesis (Organik)
Macqiur (Perancis, 175 merupakan orang yang pertama kali mengemukakan pendapat bahwa minyak bumi berasal dari tumbuh-tumbuhan. Kemudian M.W. Lamanosow (Rusia, 1763) juga mengemukakan hal yang sama. Pendapat di atas juga didukung oleh sarjana lainnya seperti, New Beery (1859), Engler (1909), Bruk (1936), Bearl (193 dan Hofer. Mereka menyatakan bahwa: “minyak dan gas bumi berasal dari organisme laut yang telah mati berjuta-juta tahun yang lalu dan membentuk sebuah lapisan dalam perut bumi.”
2. Teori Abiogenesis (Anorganik)
Barthelot (1866) mengemukakan bahwa di dalam minyak bumi terdapat logam alkali, yang dalam keadaan bebas dengan temperatur tinggi akan bersentuhan dengan CO2 membentuk asitilena. Kemudian Mandeleyev (1877) mengemukakan bahwa minyak bumi terbentuk akibat adanya pengaruh kerja uap pada karbida-karbida logam dalam bumi. Yang lebih ekstrim lagi adalah pernyataan beberapa ahli yang mengemukakan bahwa minyak bumi mulai terbentuk sejak zaman prasejarah, jauh sebelum bumi terbentuk dan bersamaan dengan proses terbentuknya bumi. Pernyataan tersebut berdasarkan fakta ditemukannya material hidrokarbon dalam beberapa batuan meteor dan di atmosfir beberapa planet lain 2).

Sampai sekarang masih diperdebatkan ke-2 teori tersebut. Masing2 punya kelebihan dan kekurangan dalam pembuktiannya. Misalkan Teori Biogenesis lebih mudah dijelaskan (kebanyakan dari kita lebih prefer ke teori ini), seperti yang sudah kita ketahui kalo senyawa karbon dalam fosil tersebut bereaksi dengan Hidrogen yang akhirnya membentuk rantai Hidrokarbon. Hal ini membuktikan kalo minyak bumi berasal dari bahan organik. Untuk Teori Abiogenesis, lebih dapat dijelaskan dengan ditemukannya kandungan minyak bumi di lapisan Cambrium/Cambria di Middle East. Cambria adalah masa dengan rentang antara 650-514 Juta tahun yang lalu, pada masa Cambria belum ditemukan binatang seperti Dinosaurus dkk. So kandungan minyak tersebut yang jelas bukan dari organik.

Kesimpulannya Minyak Bumi itu ga melulu harus dari pembusukan dinosaurus, plankton dkk tapi bisa berasal dari pembentukan bahan anorganik
Berhubung gw bukan ahli Geologi maap aja kalo ada yang salah.. Peace.gif
GadisSakaw
wew, ada teori anorganik ya bro???
nice info, ga perna dikasi tau pas skul nih BigGrin.gif
ghetooman
QUOTE (GadisSakaw @ Aug 8 2008, 11:36 PM) *
wew, ada teori anorganik ya bro???
nice info, ga perna dikasi tau pas skul nih BigGrin.gif


Yoi bro, mang jarang terdengar mengenai Teori anorganik. Gw taunya juga dari temen yang kul di Geologi.
Untuk lebih jelas check this web for detail Origin of Petroleum: Biogenic and/or Abiogenic
bozan
terima kasih bro @ghetooman, atas info-nya Hug.gif
gue senang punya teman kayak loe yang punya banyak reference.

tapi memang benar kata bro @gethooman bahwa memang ada teori yang anorganik, kebetulan gue dulu pernah kerja di sub contractor untuk TOTAL, jadi pernah dengar tentang hal ini saat mengikuti seminar.
cuman teori ini lebih banyak kelemahannya menurut para ahli [walau masih dalam perdebatan] karena tidak ada hasil penelitian dari minyak yang telah di explorasi yang berasal dari bahan anorganik termasuk yang berada di middle east, gue baca dari article yang dikasih ke gue saat ikut seminar pelatihan, cuman gue cari2 lagi articlenya ngga ketemu, sorry smile.gif

di article tsb dikatakan pada masa Cambrium/Cambria memang belum ada dinosaurus smile.gif , tapi sudah ada kehidupan organik yang berkembang, yang berupa bakteri, ganggang, dan tumbukan paku.

source : http://rovicky.wordpress.com/2007/02/04/ev...n-kehidupannya/
kalender goelogi


Bumi tempat segenap makhluk hidup termasuk manusia telah terbentuk kira-kira 4.600.000.000 tahun lalu bersamaan dengan planet-planet lain yang membentuk tatasurya dengan matahari sebagai pusatnya.

Sejarah kehidupan di bumi baru dimulai sekitar 3.500.000.000 tahun lalu dengan munculnya micro-organisma sederhana yaitu bakteri dan ganggang. Kemudian pada 1.000.000.000 tahun lalu baru muncul organisme bersel banyak.

Pada sekitar 540.000.000 tahun lalu secara bertahap kehidupan yang lebih komplek mulai berubah . Perkembangan tumbuhan diawali oleh Pteridofita (tumbuhan paku), Gimnosperma (tumbuhan berujung) dan terakhir Angiosperma (tumbuhan berbunga). Sedangkan perkembangan hewan dimulai dari invertebrata, ikan, amfibia, reptilia, burung dan terakhir mamalia, kemudian terakhir kali muncul manusia.

Kalau dlam ilmu sejarah kita mengenal jaman-jaman dengan nama-nama khususnya. Misal Jaman Batu, Jaman Majapahit, Trus ada yang membagi lagi dengan Kala, Masa dan sebagainya. Dalam ilmu geologi juga mirip. Ada yg disebut “jaman“, “kala“, “periode” dan sebagainya.

Masa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa Pra-Kambrium.

Nah sekarang apa saja yg dipercaya oleh ahli geologi, apa yg terjadi dengan mahluk hidup pada masa-masa itu.

Masa Arkeozoikum (4,5 - 2,5 milyar tahun lalu)

Arkeozpoikum artinya Masa Kehidupan Purba

Masa Arkeozoikum (Arkean) merupakan masa awal pembentukan batuan kerak bumi yang kemudian berkembang menjadi protokontinen. Batuan masa ini ditemukan di beberapa bagian dunia yang lazim disebut kraton/perisai benua.

Coba perhatikan, masa ini adalah masa pembentukan kerakbumi. Jadi kerakbumi terbentuk setelah pendinginan bagian tepi dari “balon bumi” (bakal calon bumi). Plate tectonic / Lempeng tektonik yang menyebabkan gempa itu terbentuk pada masa ini. Lingkungan hidup mas itu tentunya mirip dengan lingkungan disekitar mata-air panas.

Batuan tertua tercatat berumur kira-kira 3.800.000.000 tahun. Masa ini juga merupakan awal terbentuknya Indrosfer dan Atmosfer serta awal muncul kehidupan primitif di dalam samudera berupa mikro-organisma (bakteri dan ganggang). Fosil tertua yang telah ditemukan adalah fosil Stromatolit dan Cyanobacteria dengan umur kira-kira 3.500.000.000 tahun.

Masa Proterozoikum (2,5 milyar - 290 juta tahun lalu)

Proterozoikum artinya masa kehidupan awal.
Masa Proterozoikum merupakan awal terbentuknya hidrosfer dan atmosfer. Pada masa ini kehidupan mulai berkembang dari organisme bersel tunggal menjadi bersel banyak (enkaryotes dan prokaryotes).

Menjelang akhir masa ini organisme lebih kompleks, jenis invertebrata bertubuh lunak seperti ubur-ubur, cacing dan koral mulai muncul di laut-laut dangkal, yang bukti-buktinya dijumpai sebagai fosil sejati pertama.

Masa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa Pra-Kambrium.

Jaman Kambrium (590-500 juta tahun lalu)

Kambrium berasal dari kata “Cambria” nama latin untuk daerah Wales di Inggeris sana, dimana batuan berumur kambrium pertama kali dipelajari.

Banyak hewan invertebrata mulai muncul pada zaman Kambrium. Hampir seluruh kehidupan berada di lautan. Hewan zaman ini mempunyai kerangka luar dan cangkang sebagai pelindung.
Fosil yang umum dijumpai dan penyebarannya luas adalah, Alga, Cacing, Sepon, Koral, Moluska, Ekinodermata, Brakiopoda dan Artropoda (Trilobit).
Sebuah daratan yang disebut Gondwana (sebelumnya pannotia) merupakan cikal bakal Antartika, Afrika, India, Australia, sebagian Asia dan Amerika Selatan. Sedangkan Eropa, Amerika Utara, dan Tanah Hijau masih berupa benua-benua kecil yang terpisah.

Jaman Ordovisium (500 - 440 juta tahun lalu)

Zaman Ordovisium dicirikan oleh munculnya ikan tanpa rahang (hewan bertulang belakang paling tua) dan beberapa hewan bertulang belakang yang muncul pertama kali seperti Tetrakoral, Graptolit, Ekinoid (Landak Laut), Asteroid (Bintang Laut), Krinoid (Lili Laut) dan Bryozona.

Koral dan Alaga berkembang membentuk karang, dimana trilobit dan Brakiopoda mencari mangsa. Graptolit dan Trilobit melimpah, sedangkan Ekinodermata dan Brakiopoda mulai menyebar.
Meluapnya Samudra dari Zaman Es merupakan bagian peristiwa dari zaman ini. Gondwana dan benua-benua lainnya mulai menutup celah samudera yang berada di antaranya.

Jaman Silur (440 - 410 juta tahun lalu)

Zaman silur merupakan waktu peralihan kehidupan dari air ke darat.
Tumbuhan darat mulai muncul pertama kalinya termasuk Pteridofita (tumbuhan paku). Sedangkan Kalajengking raksasa (Eurypterid) hidup berburu di dalam laut. Ikan berahang mulai muncul pada zaman ini dan
banyak ikan mempunyai perisai tulang sebagai pelindung.
Selama zaman Silur, deretan pegunungan mulai terbentuk melintasi Skandinavia, Skotlandia dan Pantai Amerika Utara

Jaman Devon (410-360 juta tahun lalu)

Zaman Devon merupakan zaman perkembangan besar-besaran jenis ikan dan tumbuhan darat. Ikan berahang dan ikan hiu semakin aktif sebagai
pemangsa di dalam lautan. Serbuan ke daratan masih terus berlanjut selama zaman ini. Hewan Amfibi berkembang dan beranjak menuju daratan.
Tumbuhan darat semakin umum dan muncul serangga untuk pertama kalinya.
Samudera menyempit sementara, benua Gondwana menutupi Eropa, Amerika Utara dan Tanah Hijau (Green Land).

Jaman Karbon (360 - 290 juta tahun lalu)

Reptilia muncul pertama kalinya dan dapat meletakkan telurnya di luar air. Serangga raksasa muncul dan ampibi meningkat dalam jumlahnya.
Pohon pertama muncul, jamur Klab, tumbuhan ferm dan paku ekor kuda tumbuh di rawa-rawa pembentuk batubara.
Pada zaman ini benua-benua di muka bumi menyatu membentuk satu masa daratan yang disebut Pangea, mengalami perubahan lingkungan untuk berbagai bentuk kehidupan. Di belahan bumi utara, iklim tropis
menghasilkan secara besar-besaran, rawa-rawa yang berisi dan sekarang tersimpan sebagai batubara.

Jaman Perm (290 -250 juta tahun lalu)

“Perm” adalah nama sebuah propinsi tua di dekat pegunungan Ural, Rusia.
Reptilia meningkat dan serangga modern muncul, begitu juga tumbuhan konifer dan Grikgo primitif. Hewan Ampibi menjadi kurang begitu berperan. Zaman perm diakhiri dengan kepunahan micsa dalam skala besar, Tribolit, banyak koral dan ikan menjadi punah.
Benua Pangea bergabung bersama dan bergerak sebagai satu massa daratan, Lapisan es menutup Amerika Selatan, Antartika, Australia dan Afrika, membendung air dan menurunkan muka air laut. Iklim yang kering dengan kondisi gurun pasir mulai terbentuk di bagian utara bumi.

Jaman Trias (250-210 juta tahun lalu)

Gastropoda dan Bivalvia meningkat jumlahnya, sementara amonit menjadi umum. Dinosaurus dan reptilia laut berukuran besar mulai muncul pertama kalinya selama zaman ini. Reptilia menyerupai mamalia
pemakan daging yang disebut Cynodont mulai berkembang. Mamalia pertamapun mulai muncul saat ini. Dan ada banyak jenis reptilia yang hidup di air, termasuk penyu dan kura-kura. Tumbuhan sikada mirip
palem berkembang dan Konifer menyebar.
Benua Pangea bergerak ke utara dan gurun terbentuk. Lembaran es di bagian selatan mencair dan celah-celah mulai terbentuk di Pangea.

Jaman Jura (210-140 juta tahun lalu)

Pada zaman ini, Amonit dan Belemnit sangat umum. Reptilia meningkat jumlahnya. Dinosaurus menguasai daratan, Ichtiyosaurus berburu di dalam lautan dan Pterosaurus merajai angkasa. Banyak dinosaurus tumbuh dalam ukuran yang luar biasa. Burung sejati pertama (Archeopterya) berevolusi dan banyak jenis buaya berkembang.
Tumbuhan Konifer menjadi umum, sementara Bennefit dan Sequola melimpah pada waktu ini.

Pangea terpecah dimana Amerika Utara memisahkan diri dari Afrika sedangkan Amerika Selatan melepaskan diri dari Antartika dan Australia.

Jaman ini merupakan jaman yang paling menarik anak-anak setelah difilmkannya Jurrasic Park.

Jaman Kapur (140-65 juta tahun lalu)

cretaceous.jpgBanyak dinosaurus raksasa dan reptilia terbang hidup pada zaman ini.
Mamalia berari-ari muncul pertama kalinya. Pada akhir zaman ini Dinosaurus, Ichtiyosaurus, Pterosaurus, Plesiosaurus, Amonit dan Belemnit punah. Mamalia dan tumbuhan berbunga mulai berkembang menjadi banyak bentuk yang berlainan.
Iklim sedang mulai muncul. India terlepas jauh dari Afrika menuju Asia.

Jaman ini adalah jaman akhir dari kehidupan biantang-binatang raksasa.

Zaman Tersier (65 - 1,7 juta tahun lalu)

Pada zaman tersier terjadi perkembangan jenis kehidupan seperti munculnya primata dan burung tak bergigi berukuran besar yang menyerupai burung unta, sedangkan fauna laut sepert ikan, moluska dan echinodermata sangat mirip dengan fauna laut yang hidup sekarang. Tumbuhan berbunga pada zaman Tersier terus berevolusi menghasilkan banyak variasi tumbuhan, seperti semak belukar, tumbuhan merambat dan rumput.
Pada zaman Tersier - Kuarter, pemunculan dan kepunahan hewan dan tumbuhan saling berganti seiring dengan perubahan cuaca secara global

Zaman Kuarter (1,7 juta tahun lalu - sekarang)

Zaman Kuarter terdiri dari kala Plistosen dan Kala Holosen.
Kala Plistosen mulai sekitar 1,8 juta tahun yang lalu dan berakhir pada 10.000 tahun yang lalu. Kemudian diikuti oleh Kala Holosen yang berlangsung sampai sekarang.
Pada Kala Plistosen paling sedikit terjadi 5 kali jaman es (jaman glasial). Pada jaman glasial sebagian besar Eropa, Amerika utara dan Asia bagian utara ditutupi es, begitu pula Pegunungan Alpen, Pegunungan Cherpatia dan Pegunungan Himalaya
Di antara 4 jaman es ini terdapat jaman Intra Glasial, dimana iklim bumi lebih hangat.
Manusia purba jawa (Homo erectus yang dulu disebut Pithecanthropus erectus) muncul pada Kala Plistosen. Manusia Modern yang mempunyai peradaban baru muncul pada Kala Holosen.

Flora dan fauna yang hidup pada Kala Plistosen sangat mirip dengan flora dan fauna yang hidup sekarang.

Peace.gif sorry kalau OOT dikit, cuman pengen berbagi Peace.gif
bozan
biar adil gue juga kasih article yang menyatakan bahwa minyak bumi, bukan berasal dari organik.

source: http://www.migas-indonesia.com/index.php?m...iew&id=1132
QUOTE
31 /10 /05 12:02:22
Majalah Harvard : Hidrokarbon, Batu menjadi Gas
Oleh Administrator



Geologis telah lama percaya bahwa pasokan minyak dan gas bumi berasal dari penguraian tanaman primordial dan materi hewani, yang dalam waktu jutaan tahun berubah menjadi minyak bumi.

Dua diamond anvil, masing-masing setinggi 3 mm, dalam sel diamond anvil. Keduanya mengkompresi pelat logam kecil sebagai sampel. Alat ini dapat menghasilkan tekanan lebih besar dari tekanan dalam pusat bumi (3,6 juta atm) . Eksperimen pembentukan metana menggunakan rentang tekanan 50-100.000 atm, sesuai dengan mantel atas bumi.

Tapi penelitian baru di bawah Dudley Herschbach, profesor ilmu pengetahuan Baird dan penerima hadiah Nobel 1986 dalam kategori kimia, mempertanyakan pemikiran itu. Diterbitkan pada musim gugur lalu dalam Proceedings of the National Academy of Sciences, studi tersebut menjelaskan bagaimana peneliti menggabungkan tiga materi abiotik (tak hidup) -- air (H2O), batu kapur (CaCO3), dan besi oksida (FeO) -- dan menghancurkan campuran tersebut bersama-sama dengan tekanan yang sama dengan di bawah permukaan bumi. Proses ini menghasilkan metana (CH4), komponen paling besar dalam gas alam. Herschbach mengatakan fakta ini, walaupun masih jauh dari terbukti, untuk teori maverick yang disebut bahan bakar fosil tidak dapat diambil dari penguraian organisme era dinosaurus.

Herschbach tertarik dengan asal mula hidrokarbon minyak bumi sambil membaca A Well-Ordered Thing, sebuah buku tentang ahli kimia Rusia yang hidup di abad 19, Dmitri Mendeleev, yang membuat tabel periodik. Ditulis oleh Michael Gordin '96, Ph.D. '01, seorang Junior Fellow, buku itu mengatakan teori yang telah lama dianut oleh geologis Rusia dan Ukraina : bahwa minyak bumi berasal dari reaksi air tanpa materi abiotik lainnya, lalu gelembung-gelembung naik ke atas permukaan bumi. Tergugah rasa ingin tahu, Herschbach melanjutkan bacaannya, termasuk The Deep, Hot Bio-sphere oleh ahli astrofisika Cornell, Thomas Gold. Sebagai seorang iconoclast, Gold melihat sisi baik di Rusia dan Ukraina, bahwa minyak bumi memiliki asal tak hidup. Dia berteori bahwa materi organik yang ditemukan dalam minyak -- yang dianggap sebagian besar ilmuwan sebagai tanda bahwa minyak bumi berasal dari benda hidup -- mungkin hanya materi buangan dari organisme mikrobiologi yang memakan hidrokarbon yang dibentuk di dalam bumi yang terambil waktu mengalir keluar.

Penegasan Gold yang lain tentang metana dan minyak menarik perhatian Herschbach. "Dia mengatakan tidak banyak kesempatan untuk melakukan eksperimen di laboratorium untuk menguji hal ini," kata Herschbach. "Dan menurut saya, 'Holy smoke! kita dapat melakukan ini dengan sel diamond anvil.'" Lama tertarik dengan bagaimana cara perilaku molekul di bawah kondisi tekanan tinggi, dia menghubungi Russell Hemley, Ph.D. '83, alumni yang sekarang berada di Laboratorium Geofisika, Carnegie Institution of Washington, untuk menyarankan eksperimen metana. Bersama dengan Henry Scott dari Indiana University dan para peneliti lain, Herschbach menciptakan kondisi yang sama seperti pada 140 mil di bawah permukaan bumi, dimana temperaturnya tinggi dan tekanan lebih dari 50.000 kali level laut. "Ini adalah pressure cooker yang hebat," katanya menjelaskan.

Sel diamond anvil yang dibuat di Carnegie Institution, dapat menciptakan tekanan yang sama dengan 4.000 mil di bawah permukaan bumi. Sel menggunakan dua diamond, masing-masing tingginya sekitar 3 mm (kasarnya 1/8 inci), yang ditempatkan di kedua ujung yang saling berhadapan dalam frame presisi yang keras yang diberi gaya bersamaan, menciptakan tekanan intens dalam ruang sempit antar ujung. Diamond merupakan material ideal untuk eksperimen tersebut, kata Herschbach. Sebagai salah satu bahan terkeras di bumi, ia dapat menahan gaya yang besar, dan karena ia tembus pandang, ilmuwan dapat menggunakan cahaya dan sinar X untuk mengidentifikasi apa yang ada di dalam sel tanpa mengambil diamond. Katanya eksperimen sebelumnya, yang dilakukan oleh ilmuwan Rusia menghasilkan kesimpulan yang berbeda, karena mereka menggunakan penekan tua (kuno) yang harus dibuka sebelum produk di dalamnya dapat dianalisa, sehingga 0secara potensial merubah hasilnya.

"Eksperimen memperlihatkan sangat mudah untuk membuat metana," kata Herschbach. Penemuan baru dapat membenarkan bukti lainnya, kata Gold, bahwa beberapa reservoir minyak bumi tampak menmgisi kembali setelah diambil, menyarankan bahwa minyak bumi dapat terus dibentuk. Ini dapat memiliki implikasi lain untuk konsumsi dan produksi minyak bumi, dan untuk ekonomi dan ekologi planet kita.

Tapi sebelum kita memikirkan minyak bumi sebagai sumber daya terbarukan, Herschbach memberi peringatan. "Kami tidak tahu jika bagian -- signifikan secara global atau komersial -- dari metana dapat dibentuk secara abiotik dalam pressure-cooker ini," katanya. "Bahkan jika kita meyakinkan diri sendiri bahwa banyak hidrokarbon dibentuk dengan cara itu, kita belum tahu berapa lama untuk perkolasi ke atas dan mengisi kembali reservoir."

Untuk Herschbach, penelitian yang menarik ini telah "memberiku sedetik keilmuan masa kecil." Dia dan rekannya ingin sekali kembali ke lab dan mencari jika tekanan yang lebih tinggi akan menciptakan hidrokarbon yang lebih kompleks, seperti butana atau propana. Penelitian ini mengangkat pertanyaan mendasar tentang bagaimana ilmuwan menentukan bahwa satu material memiliki asal benda hidup atau tak hidup . Ini juga mengesahkan pekerjaan ilmuwan sebelumnya. "Kesimpulan yang adil," kata Herschbach, "adalah bahwa pandangan Thomas Gold dan para ilmuwan Rusian semuanya kembali ke Mendeleev dan harus dipikirkan secara serius daripada yang selama ini ada di dunia barat."(YS)

Sumber : www.petroleumworld.com


Soal asal minyak dari fosil hewan, trus asal batubara dari fosil tumbuhan memang tidak benar. Yg benar, bahwa minyak dan batu bara asalnya sama2 dari material organik (bisa hewan maupun tumbuhan) yg mengalami pelapukan kemudian terendapkan dalam cekungan, seiring waktu tertimbun material sedimen. Setelah berjuta2 tahun, material organik tsb sudah jauuuh di bawah permukaan bumi, dengan tekanan yg besar dan temperatur tinggi. Disini mulai proses "pemasakan" minyak.
Yg membedakan jadi minyak dan batubara adalah lingkungan pengendapan dan tingkat maturity-nya.

Methane memang dikenal juga sbg magmatic gas. Tapi kalo minyak bumi berasal dari magmatic methane?? gue engga tau, Soalnya minyak bumi itu rantai karbonnya panjang, bukan cuma C1-C4.

Ada tiga faktor utama dalam pembentukan minyak dan/atau gas bumi, yaitu :

Pertama, ada “bebatuan asal” (source rock) yang secara geologis memungkinkan terjadinya pembentukan minyak dan gas bumi.

Kedua, adanya perpindahan (migrasi) hidrokarbon dari bebatuan asal menuju ke “bebatuan reservoir” (reservoir rock), umumnya sandstone atau limestone yang berpori-pori (porous) dan ukurannya cukup untuk menampung hidrokarbon tersebut.

Ketiga, adanya jebakan (entrapment) geologis. Struktur geologis kulit bumi yang tidak teratur bentuknya, akibat pergerakan dari bumi sendiri (misalnya gempa bumi dan erupsi gunung api) dan erosi oleh air dan angin secara terus menerus, dapat menciptakan suatu “ruangan” bawah tanah yang menjadi jebakan hidrokarbon. Kalau jebakan ini dilingkupi oleh lapisan yang impermeable, maka hidrokarbon tadi akan diam di tempat dan tidak bisa bergerak kemana-mana lagi.

mungkin bro2 yang ahli bisa kasih masukan?
Peace.gif
ghetooman
@bozan
Thank for explanationnya & correction nya speak_cool.gif Kita sama2 blajar banyak di BF Peace.gif
susumontox
salut buat kalian semua... wa jadi tambah ilmu... tanks banget bro˛ semua
loginku
gile,,ga nyesel gw ikutan bluefame,,banyak banget informasi yang kaya gini yang gw dapet,,,
mudah-mudahan penelitian tentang ini dilanjutin yah bro Praying.gif

jadi biar bisa dibilang kalo minyak bumi dan batu bara itu sumber daya alam yang tergantikan nantinya...
jadi ga ada lagi demo karena naeknya BBM, bakar2an,,,
apalagi ampe kerusuhan Worried.gif
ant_
aduh..........makasih banget infonya dab"
jadi tambah wawasan aja soal asal usul cairan yg kian hari kian melagit ini,
mang kali ntar kita musti nyari sampe ke planet lain ye,....
susah ngebayangin
ghetooman
Gw dapet imel dari temen, ga tau sumbernya dari mana. Kalo dipikir2 sih aga logis juga ...
Butuh berapa juta ton hewan n tumbuhan untuk menghasilkan minyak bumi sebesar sekarang ini Peace.gif


QUOTE
Saat ini, sejumlah besar ilmuwan secara umum berpendapat bahwa minyak bumi adalah makhluk hidup purbakala yang di bawah tekanan suhu tinggi dan setelah melalui proses pengolahan dalam jangka waktu yang panjang serta lamban, maka makhluk hidup zaman purbakala baru berubah menjadi minyak bumi. Namun, yang membuat para ilmuwan bingung adalah sebenarnya butuh berapa kali organisme prasejarah dalam skala besar terkumpul dan terkubur, baru bisa menghasilkan minyak bumi yang sedemikian banyak seperti sekarang ini?

Masalah ini terjawab di majalah Scientist akhir November 2003. Penulis artikel tersebut yakni Jeffry S. Dukes dari Universitas Utah, melalui hasil hitungan dari data industri dan geokimia serta biologi yang ada sekarang: 1 galon minyak bumi Amerika, ternyata membutuhkan 90 ton tumbuhan purbakala sebagai bahan material, artinya 1 liter minyak bumi berasal dari 23,5 ton tumbuhan purbakala. Lalu berapa tumbuhan yang dapat mencapai 23,5 ton itu? Hasil hitungan didapati, bahwa itu setara dengan 16.200 meter persegi jumlah tanaman gandum, teremasuk daun, tangkai dan seluruh akarnya.

Mengapa membutuhkan makhluk hidup purbakala dalam jumlah yang sedemikian besar baru bisa mengubahnya menjadi minyak bumi? Penyebabnya adalah bahwa minyak bumi harus di bawah tekanan suhu tinggi, dengan demikian baru bisa menghasilkan minyak bumi, lalu setelah makhluk hidup purbakala mati, jika penguburan tidak cepat, maka akan lapuk dan terurai. Namun, masalahnya adalah sebenarnya berapa besar rasio makhluk hidup purbakala berubah menjadi energi fosil? Penulis mengatakan: Kurang dari 1/10.000! Sebab sebagian besar karbon kembali ke atmosfer setelah melalui penguraian. Dan sejumlah kecil yang tersisa baru dapat berubah menjadi bahan bakar fosil.

Selanjutnya penulis mengatakan: "Berdasarkan hitungan jumlah pemakaian minyak bumi seluruh dunia tahun 1997, energi fosil yang dihabiskan seluruh dunia waktu itu setara dengan 400 kali lipat jumlah semua tumbuhan di atas bumi yang bisa menghasilkan minyak."

Dilihat dari segi lainnya, data geologi menunjukkan, bahwa bumi pada zaman purbakala mutlak tidak mungkin lebih besar ukurannya dibanding bumi saat ini, lagi pula jumlah kandungan oksigen di udara dan suhu udara pada zaman purbakala kurang lebih 30% lebih tinggi dibanding bumi saat ini, atau dengan kata lain, kecepatan busuknya makhluk hidup lebih cepat dibanding sekarang. Seandainya minyak bumi berasal dari jasad makhluk hidup melalui sirkulasi karbon, maka meskipun bentuk tubuh makhluk hidup purbakala lebih besar, namun jika rasio penguburan lebih cepat dan skala besar malahan sangat rendah juga akan sangat sulit, ini adalah yang bisa diketahui dari fosil dinosaurus yang tidak sempurna dan tidak banyak jumlahnya, yang hanya dapat kita gali sekarang ini. Sebuah fosil individual dinosaurus yang demikian tidak mudah untuk disimpan, lalu berapa besar rasionya jasad dinosaurus dalam skala besar yang harus segera dikubur?
scorpionz
wah.. tq om bozan n ghetooman... sori neh ga reply2 dah lama banget ga buka bluefame... hehe.. tapi thx banget atas explanationnya ma referensinya...
prazz
gw demen nih.. warga BlueFame pada pinter2 dan baik hati. thanks infonya yaa..
indosupremacy
bisa ekonomis ga tuh pengirimannya dari saturnus ke bumi....mudah2 an ditemukan sumber lain deh bro,mengingat efek buruk dari hidrokarbon ke bumi kita...
NITrOXgen
bung, gini masalahnya.
Klo diselidiki dari susunan kimianya, yang namanya BBM itu termasuk hidrokarbon (kombinasi atom C dan H) dengan susunan tertentu. Masalahnya klo orang2 ngomongin hidrokarbon, yang pertama terlintas itu pasti BBM. Entah bensin ato pertamax.
Dan perlu diingat lagi, hidrogen itu bahan yang paling melimpah di jagat raya. Dan karbon pun juga ada lumayan banyak. Jadi ga usah heran klo ada banyak sumber hidrokarbon un jauh di luar sana.
Tapi yang perlu diingat, itu hidrokarbon. belum tentu minyak. Bisa saja berupa metana atau yang lainnya.
Anyway, thx.....
Kepp posting bro!
botjah
nice info thanks everyone for the info jadi nambah pengetehuan gua
Jack The TheMeet
Keren.... Lebih banyak yg nambahin infonya... Lebih mantap bro..Cool.gif
obama
Tinggal dibuktikan saja kebenaran teori anorganik. Kalo emang bener ada, ongkos angkutnya muahal banget.
tiko
Saluuuut buat bro semua. postingan artikel sains yang lainnya ditunggu ya... thumbsup_still.png
infrared_studio
bro2 yg ahli geologi, tambahin lg dong artikel fakta mengenai minyak bumi. kalo dipikir-pikir jg ada bnernya minyak jutaan barel berasal dari mahluk hidup yg telah mati kayanya ga mungkin deh. kecuali ada bencana tanah longsor yang tiba2 menimbun mahluk hidup ke dalam tanah yang kedap udara.

jangan2 minyak bumi senantiasa terbentuk dari waktu ke waktu... kalo itu yang terjadi kayanya dugaan gw issue mengenai minyak bumi yang bakalan segera habis bohong dong? mohon pencerahannya...
bebekabeha
oh iya bro gue pernah ngeliat di metro kalo dijerman sampah diubah menjadi minyak dengan alat yang gede banget dan proses yang njilimet banget....kalo gitu bisa jadi minyak bumi berasal dari anorganik...
BTW gue baru tahu ada teori anorganik buat minyak bumi
trims for the infor
wisnu sylves
wuih pada puinter2 smua ya...... salut aku Applause.gif
ech denger 2 bumi mau ditabrak planet biru pda thn 2012 bnar g sih??????? indonesia.gif Stress.gif
whitebrain13
nah, setuju, gas hidrokarbon juga banyak di bumi, tapi belum tentu itu minyak bumi. Karena minyak bumi-gas hidrokarbon tidak bisa saling berimplikasi balik. Kalo cari gas-gas, di Jupiter mah rajanya gas juga.
evan01
@bro bebekabeha & bro whitebrain13 : thumbsup_still.png info dan analisis yang tepat bro... soalnya ada pernah gw baca kalo kompo-kompo kimia yg kayak hidrokarbon emang ngejibrek diluar sono. salah satu bang mods juga pernah posting adanya struktur H2O nun jauh disana. tapi kondisi yg ekstrim membuat struktur-struktur tersebut mungkin 'gak sama dengan yang kita kenal di bumi.
ekoadhi
wah klo udah bisa pindah ke planet lain pasti bakal di expoitasi habis2an tuh minyak...
Luqi
Kayaknya butuh minimal 100-200 tahun lagi untuk bisa memastikan Titan bener˛ memiliki kandungan minyak. Observasi secara langsung mutlak dibutuhkan. Tidak mgkn hanya observasi lewat pengamatan menggunakan teleskop. Padahal untuk menjangkau Titan menggunakan spacecraft dengan teknologi terbaru saja bakalan butuh waktu bertahun-tahun.
Seandainya observasi langsung menunjukkan benar˛ ada minyak di Titan bakalan timbul masalah baru. Untuk alat˛ eksplorasi dan ekspoitasi mungkin tidak terlalu membutuhkan space yg besar. Tapi untuk mengangkut minyak mentahnya tentu dibutuhkan large structured spacecraft alias semacam tanker luar angkasa yg benar˛ gedhe untuk mengangkutnya dan large structured spaceport sebagai tempat docking tanker tersebut.
Ukuran tanker luar angkasa haruslah benar˛ besar untuk menekan delivery cost per liternya. Mungkin bisa ratusan kali lipat dari tanker minyak terbesar yg pernah ada.
evan01
@ bro Luqi : welcome bro....

analisis yang sangat tepat, bro Luqi mengcover dari semua perspektif. bner-bner penuh pertimbangan dan kalkulasi yang cermat..... matur nuwun brooo....

kita kan skarang udah masuk era eksplorasi luar angkasa, biarpun cuma intip-intip. gw yakin pada beberapa abad lagi eksplorasi alam semesta kayak di startrek ato udah bukan impian lagi <duuuh, Gusti Praying.gif ... beri hamba umur satu millenium lagi.... tapi tanpa kriput dan encok>

salah satu hal yang 'gak bisa dilupain manusia yaitu..... tempat nongkrong, dalam hal ini space station <ngngng... yang satu ini kayaknya agak funky~~~ tapi koq gak ada lapak pecel lele/ayam kalasan yaaa? >


Hnnaaaahh... untuk melaksanakan misi eksplorasi lebih jauh, dibutuhkan bahan bakar ya thoo? karena itu, daripada jauh-jauh nenteng jerigen guuedhe ke bumi, mendingan diolah di stasiun angkasa khusus <ground base ato orbital station>


kalo perlu, bikin SPBU orbital skaligus space tanker... <mungkin skalian cuci/spooring/balancing/modif kapal>
tapi kayaknya, di masa depan udah 'gak pake BBM lagi deh, jadi hidrokarbon bisa diolah jadi bahan industri lainnya.

begitu juga dgn perusahaan penambangan <tambang logam/mineral/tali tambang/kue tambang dll>, kalo mereka ngerasa kejauhan untuk nyeret-nyeret hasil tambang kayak ghene

mereka bisa bangun industri logam <ngecor/nempa/patri/ngelas/cat-duco/airbrush> dan perakitan peralatan/pesawat baru di lokasi terdekat yg startegis. dengan demikian titik awal eksplorasi alam semesta bisa semakin jauh, 'gak perlu brangkat dari Cengkareng lagi....
Luqi
Menurutku kalo space travelling di masa depan mungkin lebih diarahkan pada penggunaan bahan bakar yg tidak butuh space gedhe seperti uranium atau yg lain yg lebih efisien pemakaian maupun tempat. Beberapa kg uranium mungkin bisa untuk perjalanan bertahun˛ sedangkan 1 juta liter minyak paling˛ hanya sanggup dipake beberapa menit perjalanan. Tentu tidak lucu tanker luar angkasa berkapasitas bilyunan liter sampai di spaceport di bumi minyaknya tinggal 1%-nya gara˛ dipake buat bahan bakar.
Untuk space station sepertinya bakal ada. Karena bagaimanapun pasti akan diperlukan untuk tempat persinggahan sebagai pelepas lelah maupun untuk mengatasi kerusakan atau keadaan darurat. Untuk tahap awal mungkin hanya interplanetary space station di sekitar bumi atau planet lain di tata surya. Ketika teknologi sudah maju dan ada kolonisasi manusia antar star system (tata surya) mau ga mau pasti ada interstar system space station dan bahkan intergalactic space station.
evan01
yupppp.... bro Luqi bner. karena itu gw ndukung pengolahan hidrokarbon menjadi sesuatu yang non-bbm, kayak space suit, material konstruksi, komponen industri dll, dsb, dst.... yg cukup ngetop skarang adalah energi plasma buat dorong-dorong roket


dan energi nuklir <seperti ide dari bro Luqi>

dan lain-lain


emang siiiih, blom efektif banget. dalam artian, selain masih berupa kajian dan percobaan, ajian Plosmo brotho tidak sehebat energi hidrokarbon ato nuklir.

tapiiiiiiiiii~~~.... untuk ke depannya, akan dilakukan riset-riset tekhnouloji yang intens dan berkesinambungan bigeyed.png <istilah rapat kabinet>. ada yg punya info tentang mesin warp Enterprise ??

untuk bergerak di luar angkasa, yg diperluin sbenernya hanya dorongan awalnya aja koq... sisanya cuma buat ngelurusin jalan pesawat sesuai jalur.


jadi 'gak perlu sampe ngebul-ngebul kayak bis PPD ato ngegigit button NOS biar laju. kalo masinis kapalnya pinter manfaatin energi potensional gravitasi, bahan bakar bisa lebih hemat 3-4 jerigen lhoooo....


tapi gw stuju banget ttg ide bro Luqi buat explorasi alam semesta. mohon masukan dan infonya lagi brooo~~~~
gtoz
Khayalan kalo hidrokarbon beneran bisa ditambang di planet lain:

1. Rebutan konsesi hidrokarbon (rebutan planet seperti di Sins of Solar Empire??)
2. Saat teknologi sudah maju sehingga kita bisa jalan-jalan ke sana, kemungkinan hidrokarbon gak dipakai lagi sebagai bahan bakar transportasi, tapi untuk dibikin material
3. Saat itu bumi udah penuh sesak sehingga memang perlu untuk dibuat koloni di luar angkasa?
4. Energi fisi sudah harus berkembang, untuk memfasilitasi generator energi propulsi yang cukup kuat untuk mencapai kecepatan cahaya (saat ini teorinya sih gak mungkin tapi siapa tahu kalau nanti....)
5. Teori-teori khayalan di Star Trek kemungkinan besar harus bisa diwujudkan (coba baca The Physics of Star Trek karya Lawrence M. Krauss, ini seru banget buat penggemar Fisika dan fans Star Trek, salah satu buku favorit saya).
6. Lowongan kerja makin canggih dan makin berbahaya (bisa-bisa sekali bertugas belasan tahun baru bisa pulang kampung?)

dll dll.....silakan dikomentari, direply, didiskusikan asal bermanfaat dan meramaikan forum ini...

Cheers.
evan01
@bro gtoz... nebeng ngasih komen yeee chaong.gif

1. mnurut gw, rebut-rebutan/cakar-cakaran antar negara untuk nguasain sumberdaya alam dimanapun bukanlah khayalan. gw cenderung beropini kalo bro gtoz udah memprediksi hal tersebut. udah dari sononye manusia di install sifat maruk/srakah, heheheh...

2. bro gtoz bner, pilem startrek sendiri banyak membuat visualisasi dari teori-teori quantum/fisika yang dimodif sana-sini <biar cucok dgn script> sehingga orang-orang bisa ngliat kayak apa siiiiih fenomena yg terjadi kalo coret-coretan saintis ada di alam semesta.
Luqi
Menurutku energi untuk perjalanan antar planet/tatasurya/galaksi nantinya mungkin akan bersumber dari unsur kimia (entah unsur yg ada di alam atau unsur buatan) yg memiliki nomor atom yg tinggi. Kita lihat saja bagaimana energi yg dihasilkan dari proses fisi dan fusi nuklir yg melibatkan atom˛ berat seperti uranium, plutonium, dll. Mungkin energi yang dihasilkan nantinya akan jauh lebih besar dari 1 juta hulu ledak nuklir saat ini.

CMIIW

evan01
yuppppppp.... daripada dipake buat ngrusak bumi, mendingan mass destruction weapon diubah jadi tenaga pendorong mesin-mesin transportasi, ya broo~~...

kalo ada yg tau ttg bedanya proses fusi dan fisi, tolong dialirkan doooooooong..... tapi OOT gak yaaa? ntar gw dijewer bang Mods..... *koq gw jadi parno gini yaa?*
rizka
HMM...mungkin suatu saat kita bakal didepak dari bumi ini ya...
karna sgala SDA udah menurun...
seandainya qt bisa hidup tanpa harus merugikan alam,
mungkin qt bisa lebih lama lagi tinggal di bumi ini...
Luqi
QUOTE
kalo ada yg tau ttg bedanya proses fusi dan fisi, tolong dialirkan doooooooong..... tapi OOT gak yaaa? ntar gw dijewer bang Mods..... *koq gw jadi parno gini yaa?*


Perbedaan mendasar dari reaksi fusi dan fisi:
- Reaksi fisi : reaksi pemecahan inti atom (menghasilkan inti yg lebih ringan dan energi yg besar)
- Reaksi fusi : reaksi pembentukan inti atom (dari inti atom yg lebih ringan; bisa menghasilkan atau menyerap energi tergantung prosesnya)
evan01
@bro Luqi:

bro, kayaknya gw masih kentang neeeh... trutama ttg reaksi fusi. gimana lengkapnya sih? tolong gambarnya dooong... gw ngebaca di wiki malah mripatku yg kliyengan, broo... Hypnotized.gif

yg gw pikir sih, kalo fisi ngasilin energi bisa gw ngerti <ngebayangin batu bata dikepruk, prethelannya kan jadi banyak>. lhaaa kalo fusi, kan nyomblangin inti, koq malah kluar energi sih?

one^neo
QUOTE (Luqi @ Jul 10 2009, 10:37 AM) *
Kayaknya butuh minimal 100-200 tahun lagi untuk bisa memastikan Titan bener˛ memiliki kandungan minyak. Observasi secara langsung mutlak dibutuhkan. Tidak mgkn hanya observasi lewat pengamatan menggunakan teleskop. Padahal untuk menjangkau Titan menggunakan spacecraft dengan teknologi terbaru saja bakalan butuh waktu bertahun-tahun.
Seandainya observasi langsung menunjukkan benar˛ ada minyak di Titan bakalan timbul masalah baru. Untuk alat˛ eksplorasi dan ekspoitasi mungkin tidak terlalu membutuhkan space yg besar. Tapi untuk mengangkut minyak mentahnya tentu dibutuhkan large structured spacecraft alias semacam tanker luar angkasa yg benar˛ gedhe untuk mengangkutnya dan large structured spaceport sebagai tempat docking tanker tersebut.
Ukuran tanker luar angkasa haruslah benar˛ besar untuk menekan delivery cost per liternya. Mungkin bisa ratusan kali lipat dari tanker minyak terbesar yg pernah ada.


sori bro..koreksi..
udah ada wahana tanpa awak yg mendarat di sana dgn label Cassini-Huygens pada 2004...
emg dah konfirm disana bnyak hidrokarbon yg didominasi metana..

tp visi misi itu adlah hubungannya ama kehidupan lain..
klo dipersimpel titan ini kata para ahli adalah gambaran bumi masa lalu...namun kondisinya cenedrung statis karena ga kena banyak sinar matahari...
teori yg brekembang bulan saturnus ini mungkin bisa menjadi bumi saat matahari kita brubah menjadi raksasa merah nantinya sehingga panasnya nyampe ke titan..

jadi ga pernah ada ide utk menjadikan hidrokarbon disana bahan bakar...
itung2an cost production jg bkal jauh...
evan01
bro one, numpang templok yeee chaong.gif dari buku resep Titan, oleh-oleh kiriman kopral Huygens yg jaga pos disono.



sedangkan untuk rantai atom hidrokarbon made in Titan kayak gini



kayaknya untuk ngegossipin titan, udah ada postingan tersendiri deh... tapi 'gak apa-apalah, toh masih dalam batas hidrokarbon hehehe... kalo OOT, maapin yee bang Mods.
dcL
Semoga manusia bisa lepas dari ketergantungan dari sumber energi hidrokarbon, jadi ga perlu cari sumber hidrokarbon jauh jauh.
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.