Help - Search - Members - Calendar
Full Version: TENTANG POSYANDU
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Cafe > Medical Center
zibo the gun blaster
POSYANDU


Kita sudah lama mendengar nama POSYANDU (POS PELAYANAN TERPADU),
terutama di daerah-daerah pedesaan.
Pertama kali dikenalkan, Posyandu adalah tempat balita melakukan penimbangan dan bayi mendapatkan imunisasi.
Seiring berjalannya waktu, peran Posyandu lebih dikembangkan. Posyandu merupakan suatu forum bersama lintas sektor (kesehatan, BKKBN/BKBKS, Pertanian, Peternakan, Perikanan, Pendidikan dan Pemerintahan) yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dibidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Seharusnya, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Posyandu meliputi :
1. Bidang kesehatan :
- Penimbangan balita, termasuk pemberian makanan tambahan (PMT)
- Imunisasi pada bayi (meliputi : BCG, DPT, HB, Polio, dan Campak)
- Pemeriksaan Ibu Hamil
- Pemberian Paket Obat Gizi (Tablet tambah darah dan Kapsul Yodium
untuk ibu hamil, Kapsul Vit. A untuk Bayi, Balita dan Ibu Nifas)
- Pelayanan kesehatan dasar
- Penyuluhan kesehatan
2. Bidang KB :
- Pelayanan kontrasepsi
- Pelayanan Papsmear gratis bagi kader posyandu
- Penyuluhan tentang KB.
3. Bidang Pertanian, peternakan, dan perikanan
- Penyuluhan tentang pemanfaatan lahan/pekarangan dengan aneka
tanaman dan ternak yang bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara
mandiri.
4. Bidang pemerintahan (Desa/Kelurahan)
- Penyediaan sarana dan prasarana bagi kegiatan posyandu
5. Bidang Pendidikan
- Penyediaan sarana dan prasarana KIE (komunikasi-informasi-edukasi)
untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Dengan demikian, apabila seluruh sektor terkait dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan Posyandu, Maka Tujuan Posyandu sebagai ujung tombak PEMBERDAYAAN MASYARAKAT bisa terwujud sehingga bisa diperoleh generasi penerus bangsa yang berkualitas tinggi.
Dan tak kalah pentingnya adalah peran serta masyarakat sebagai sasaran pelayan Posyandu, agar mau memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah disediakan.

Lewat forum ini, saya mengajak dan mohon bantuan para BFer's sekalian untuk ikut mengajak dan mengingatkan keluarga maupun masyarakat disekitar kita untuk ikut menyemarakkan kegiatan di Posyandu.

Demikian Bozz... semoga berkenan....
jacko sarmento
bener banget nih bro.....kayanya dah lama banget kegiatan ini di masyarakat, tp sekarang kayanya dah kurang diperhatiin lagi.....
fazainterscu
Apa kegiatan posyandu masih ada sampai sekarang?
Bgmana dengan desa siaga?
Zabo
QUOTE (fazainterscu @ Aug 16 2008, 10:49 PM) *
Apa kegiatan posyandu masih ada sampai sekarang?
Bgmana dengan desa siaga?

Ahhh...senang rasanya masih ada yang peduli.....
Posyandu masih aktif, bahkan Bpk SBY sendiri telah menyerukan untuk Mengaktifkan kembali Posyandu (salah satu dari 7 seruan Presiden pada hari kesehatan nasional tahun 2007 di Karanganyar-Jawa Tengah) dan kegiatan lebih bervariasi (meski kegiatan dominan tetap di bidang kesehatan).

Tentang Kelurahan/Desa Siaga
Desa siaga, merupakan program yang di bidani oleh Depkes dengan tujuan utama untuk lebih meningkatkan peran serta kelurahan/desa dalam menunjang kegiatan kesehatan masyarakat di wilayahnya. Program Desa siaga dimulai tahun 2006 (hingga sekarang) dengan pembiayaan dari Depkes (APBN) meliputi :
1. Survey Mawas Diri, tujuannya untuk menginvetarisir masalah kesehatan yang ada di wilayah desa/kelurahan bersangkutan.
2. Musyawarah Masyarakat Desa, tujuannya untuk menentukan masalah kesehatan apa yang dijadikan prioritas utama untuk diselesaikan/diatasi
3. Intervensi, tujuannya adalah untuk mengatasi masalah yang menjadi prioritas di suatu desa/kelurahan (hasil MMD)
Untuk kegiatan intervensi, dana yang tersedia bisa dikatakan minim, tujuannya agar pihak desa/kelurahan ikut membantu pendanaan.

Dibanyak daerah, kesinambungan program desa/kelurahan siaga memang agak terhambat karena ternyata pihak desa/kelurahan tidak mau secara total berpartisipasi dalam program ini (dalam hal pendanaan). Untuk Wilayah Kota Pasuruan (Jawa Timur) sendiri pada tahun ini program desa/kelurahan siaga masih bisa diharapkan (dari 35 Kelurahan, 65 % sudah mulai mandiri).

Kaitan dengan Posyandu
Tujuan jangka panjang dari kelurahan siaga adalah masyarakat sudah mampu untuk menjaga bahkan meningkatkan status kesehatan keluarga dan masyarakat disekitarnya secara mandiri serta cepat tanggap dalam menghadapi kondisi darurat dalam masalah kesehatan (meningkatnya rasa kepedulian sosial dalam masalah kesehatan). Kaitan program desa/kelurahan siaga dengan posyandu adalah sebagai mitra kerja pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Posyandu akan menjadi jembatan penghubung antara komponen desa/kelurahan siaga dengan tenaga kesehatan yang ada di wilayahnya.

Demikian Bozz... Semoga berkenan
Thank's 4 your concern....
iwansajaman
Dear all,, kadang2 di TV atau Radio sering gua denger tu Posyandu sering kecolongan, kemasukan makanan dan minuman yang udah Expired, sehingga orang tua bahkan anak2 keracunan makanan,, itu kok bisa terjadi ya,,apa gak ada pengawasannya angry.gif angry.gif
Zabo
QUOTE (iwansajaman @ Aug 17 2008, 06:42 PM) *
Dear all,, kadang2 di TV atau Radio sering gua denger tu Posyandu sering kecolongan, kemasukan makanan dan minuman yang udah Expired, sehingga orang tua bahkan anak2 keracunan makanan,, itu kok bisa terjadi ya,,apa gak ada pengawasannya

Akur, Bozz... Seperti yang terjadi di Surabaya-Jawa Timur (salah satunya) beberapa minggu yang lalu.
Sebenarnya, makanan/minuman yang dibagikan selama kegiatan Posyandu (biasa disebut PMT/Pemberian makanan tambahan) bertujuan untuk memberikan contoh kepada ibu balita bagaimana makanan jajanan yang baik untuk balita dengan harapan agar ibu balita bisa menerapkan dalam kehidupan sehai-hari. Jadi, idealnya adalah bahwa PMT yang dibagikan kepada balita adalah makanan/minuman lokal (familiar terhadap masyarakat di lingkungan Posyandu) yang dimasak sendiri oleh kader posyandu atau dipesan kepada orang lain sesuai dengan standar gizi yang telah ditentukan (mengandung 300 Kkal energi dan 9 gr protein per porsi).
Dalam beberapa kasus, terutama posyandu di daerah perkotaan, yang terjadi adalah :
1. PMT diberikan dalam bentuk makanan instan dalam kemasan (misal : biskuit, bubur, atau roti), dengan alasan lebih praktis dalam pengadaan. Dalam hal ini, kader posyandu/orang yang bertugas untuk belanja harus lebih teliti dalam membeli, yaitu dengan memperhatikan tanggal kadaluwarsa serta kondisi fisik kemasan barang harus utuh.
2. Adanya donatur (baik LSM maupun perusahaan makanan kemasan) yang memberikan sumbangan sukarela berupa makanan kemasan. Dalam hal ini, petugas kesehatan sebagai penanggung jawab kegiatan posyandu dengan dibantu kader posyandu harus teliti memperhatikan tanggal kadaluwarsa dan kondisi kemasan barang sebelum dibagikan kepada balita.
Oleh karena itu, sangat diperlukan kesadaran masyarakat disekitar posyandu untuk ikut membantu mengawasi pembagian PMT agar kasus-kasus seperti yang disebut di atas tidak lagi terulang.

Terima kasih atas masukannya, Bozz. Semoga bisa menjadi koreksi bagi penanggung jawab maupun pengelola Posyandu, sehingga Posyandu bisa semakin dikenal dan disayang masyarakat...... Lanjut, Bozz...
utanorang
Nostalgia dulu waktu kecil masih ingat ikut posyandu.
Dikasih buah, kue, bubur, vitamin, dll.
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.