Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Menyingkap Pemeriksaan Darah
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Cafe > Medical Center
Weiwei
Darah. Satu kata yang bisa mempunya banyak makna. Bagi anak-anak, darah mungkin salah satu hal yang paling ditakuti. Melihat darah membuat mereka bisa menjerit-jerit kehilangan nafsu makan, atau tidak bisa tidur nyenyak. Bagi para wanita, melihat darah adalah hal biasa, karena sudah menjadi tamu bulanan sejak remaja. Bagi kaum ibu, darah berarti perjuangan melahirkan sosok mungil yang sudah ditunggu-tunggu selama 9 bulan. Bagi tenaga kesehatan, darah merupakan sumber informasi yang tak terhingga nilainya untuk mengetahui kondisi kesehatan pasien.

Kenapa Harus Darah?

Darah adalah cairan berwarna merah, yang terdapat dalam tubuh orang dewasa sebanyak +/- 5 liter. Darah mengalir ke seluruh tubuh melalui pembuluh arteri dan vena, fungsinya adalah mengantarkan oksigen dan sari makanan ke sel-sel yang membutuhkan.

Yang disebut darah oleh orang awam sebenarnya terdiri dari beberapa bagian:
  • Plasma: adalah cairan jernih dimana sel-sel darah "terendam", sehingga akan selalu terbawa kemana plasma mengalir. Plasma merupakan komponen terbesar dari darah (55%). Komponen plasma antara lain adalah: air (92%), protein, faktor pembekuan darah, dan elektrolit. Beda plasma dengan serum: plasma masih mengandung faktor pembekuan darah, sedangkan serum tidak. Termasuk protein yang ada di dalam plasma adalah antibodi terhadap berbagai penyakit.
  • Sel darah merah: merupakan komponen sel darah yangterbesar (>90%), berwarna merah terang karena mengandung hemoglobin (Hb). Hb ini yang secara spesifik bertugas mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Jika kadar Hb terlalu sedikit, maka sel-sel tubuh akan kekurangan oksigen, sehingga terasa lemas.
  • Sel darah putih: sebenarnya tidak berwarna putih, fungsinya adalah sebagai "tentara" yang akan menyerang musuh yang berhasil masuk ke dalam tubuh. Musuh sel darah putih adalah: bakteri, virus, parasit, sel-sel tumor, sel-sel kanker. Ketika jumlah sel-sel darah putih meningkat berarti aktivitas penyerangan sedang berlangsung "heboh". Untuk melakukan tugasnya kadang-kadang sel darah putih harus meninggalkan pembuluh darah untuk menuju lokasi "musuh". Ketika dia gagal menjalankan tugasnya, maka yang kita lihat adalah nanah.
  • Trombosit (Platelet): keping darah yang bertugas seperti "tukang tambal ban", yaitu menambal kebocoran yang terjadi di pembuluh darah, yang disebabkan oleh sel darah putih yang menerobos keluar. Kekurangan trombosit akan menyebabkan pendarahan lebih mudah terjadi dan lebih sulit dihentikan.


Bagian plasma dan sel-sel darah akan memisah jika sampel darah dalam tabung diputer dengan kecepatan tinggi.
Setelah mengenal komponen darah, sekarang kita lihat apa yang bisa dilakukan dengan tes darah.

Pemeriksaan Darah

Pemeriksaan "sederhana" terhadap darah bertujuan untuk mengetahui:

  • Kadar hemoglobin: mendeteksi kemungkinan adanya anemia atau pendarahan. Kadar normal: 12-18.
  • Jumlah sel darah putih (leukosit): mendeteksi kemungkinan adanya infeksi. Kadar normal: 5.000 - 10.000.
  • Jumlah sel darah merah (eritrosit): mendeteksi kemungkinan adanya anemia. Kadar normal: 4,2 - 6,2 juta.
  • Jumlah trombosit: mendeteksi kemungkinan adanya pendarahan. Kadar normal: 150 - 450 ribu.
  • Angka hematokrit: mendeteksi kemungkinan adanya kekurangan cairan plasma yang menyebabkan angkanya tinggi, atau kekurangan produksi sel darah merah yang menyebabkan angkanya rendah. Kadar normal: 42 - 52.
  • Laju endap darah: mendeteksi kemungkinan adanya peradangan. Kadar normal 0 - 15.


Pemeriksaan Virus & Parasit

Keberadaan virus dan parasit penyebab penyakit infeksi umumnya tidak dideteksi secara langsung, melainkan dideteksi keberadaan antibodinya. Antibodi atau immunoglobulin (lg) adalah bentuk khusus dari sel darah putih, yang berfungsi menyerang virus / parasit spesifik yang berbahaya bagi tubuh kita. Adanya antibodi lgM menunjukkan infeksi yang sedang terjadi, sedangkan lgG menunjukkan infeksi antibodi yang bisa dideteksi dari darah:

  • Hepatitis A: Anti HAV
  • Hepatitis B: Anti Hbs
  • Hepatitis C: Anti HCV
  • Dengue (Demam Berdarah)
  • CMV (cytomegalovirus)
  • Rubella (campak jerman)
  • Toxoplasma


Pemeriksaan Kolesterol

Kolesterol, yang kita kenal sebagai kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol baik (HDL) diproduksi oleh hati, dan kemudian dieluarkan ke dalam aliran darah. Seperti halnya sel-sel darah, LDL dan HDL akan terendam di dalam plasma dan ikut berjalan-jalan ke seluruh tubuh. Oleh sebab itu, keberadaan LDL dan HDL dapat diukur dari sampel darah. Kadar LDL yang tinggi beresiko terjadinya penyempitan pembuluh darah. Kadar normal LDL: <130. Kadar HDL yang tinggi kita perlukan untuk "mengusir" LDL agar tidak menempel di pembuluh darah. Kadar normal HDL: >60. Kadar lemak darah (trigliserida) juga biasanya ditentukan sekaligus, karena komponen penyusunnya sama dengan LDL dan HDL, hanya saja persetasenya yang berbeda. Kadar normal: <150.

Pemeriksaan Gula Darah

Gula bersifat larut air, sehingga di dalam darah gula akan larut di dalam plasma. Makin tinggi kadar gula di dalam darah, makin kental darah yang ada di dalam tubuh kita, dan makin lambat alirannya. Lambatnya aliran darah bisa menyebabkan:

  • Sel-sel tubuh lambat menerima suplai oksigen dan sari makanan.
  • Lebih mudah terbentuknya gumpalan darah. Kadar gula puasa normal: 70 - 110.


Kadar gula di atas normal berarti kemugkinan besar menderita diabetes.

Pemeriksaan Infeski Bakteri

Keberadaan bakteri penyebab penyakit yang dapat dideteksi dari darah adalah tifus & paratifus, menggunakan tes widal.

Pemeriksaan Fungsi Hati

Kesehatan fungsi hati dapat dideteksi dari jumlah enzim yang ada di dalam darah. Makin tinggi kadar enzim, makin besar kemungkinan terjadinya gangguan fungsi hati, misal: hepatitis, batu empedu. Enzim yang biasa diperiksa:
  • SGOT dan SGPT: kadar normal masing-masing <38 dan <41.
  • Gamma GT: kadar normal 11 - 49.


Pemeriksaan Fungsi Ginjal

Kesehatan fungsi ginjal dapat dideteksi dari kadar creatinine dan ureum di dalam darah. Makin tinggi kadarnya berarti makin besar kemungkinan terjadinya gangguan atau kegagalan fungsi ginjal, karena menunjukkan bahwa kemampuan ginjal mengeluarkan kedua zat tersebut sudah mulai berkurang. Kadar normal:
  • Creatinine: 0,6 - 1,5
  • Ureum: 16,8 - 46,2


Pemeriksaan Lain-lain

Beberapa penyakit berikut juga bisa dideteksi dengan pemeriksaan darah:

  • Kadar asam urat: penyebab bengkak di persendian, terutama jari-jari kaki.
  • Hormon tiroid (T3 dan T4): penyebab denyut jantung terlalu cepat, badan kurus meskipun banyak makan, dan mata melotot.
  • Penanda tumor: secara normal tidak ada di dalam darah, dihasilkan oleh tumor jenis tertentu.
  • Hormon estrogen: penyebab mens tidak teratur atau sulit hamil.
  • Kalium dan natrium: penyebab denyut jantung tidak teratur.
  • Agregasi trombosit: penyebab darah mengental dan terbentuk gumpalan darah, yang meningkatkan terjadinya serangan jantung atau stroke.


(KM)
disadur dari: Healthcare Bulletin
teguh.ismanto
Banyak.......... Melalui darah .... teman2 bisa tau berbagai macam penyakit. tapi gak sembarang periksa.... tanya dulu sama ahlinya. khan sayang klo kita periksa tapi gak tau apa hasilnya
Teknisi
gw pernah ngalamin masalah bro,bokin gw donor darah.. ditolak sama PMI ada 4 kategori.. yg gw inget
aids negatip
hepatitis negatip
yg 2 gw gak inget.. salah 1 dr ini yg positip apa yah bro??? bisa kasi clue gak???
jefri khumar
tanks bro
Davinsahan
Thanks ya sis weiwei... Penjelasannya mudah dimengerti...
voe
emang... darah adalah segalanya.... dari darah bisa ketauan semuanya.....

Thinking.gif ini sis ato bro sih ???

anyway ... thank's ya buat info-nya... nice post...
Wizard Of The Last Century
Kategori pemeriksaan PMI ada 4 utk Uji Lab Saring:
1. Aids
2. Hepatitis
3. Siphilis
4. Malaria

nah...
1 dan 2 negatif....
bro kena yg mana neyyy Tounge.gif Peace.gif

dari darah mmg bs tau banyak hal...
tp sebaiknya jgn asal pergi cek sendiri...
konsultasi dulu ke dokter utk hal2 yg perlu di uji...
sebaiknya ketemu langsung dgn dokternya...
soalnya harga dari tiap parameter ga murah2 bgt juga...
nge cek semua parameter bisa habis jutaan rupiah juga tuh ^^
qlooney
halo, sekedar ikutan aja *member baru*

mau nambahin info aja nih. untuk pemeriksaan infeksi bakterial, sebenernya nggak hanya widal (bahkan belakangan widal mulai dipandang berkurang signifikansi-nya).

yang lebih sederhana, kita bisa lihat di kadar leukosit. bila dia naik tinggi (biasanya batas max rata2 10.000), itu umumnya infeksi bakterial (tidak selalu typus). sementara untuk infeksi viral leukositnya malah justru rendah (ada yg pake batas 5.000 atau 4.000).
demam berdarah misalnya, dia itu viral infection, jadi mestinya yang turun nggak hanya trombosit, tapi leukosit juga. hepatitis juga begitu, trombo dan leko turun juga.

hasil darah umumnya juga nggak bisa kalo kita ambil satu point saja. contoh tadi, DBD itu nggak melulu trombosit yang kita fokusin, karena kadang lekosit sudah turun sementara trombo masih normal. tapi dari situ kita sudah ada "warning" kalo ada infeksi viral dan salah satunya adalah DBD. Contoh lain, gagal ginjal tidak hanya diukur dari ureum dan creatinin saja. gangguan fungsi ginjal juga ada tingkatannya. apabila sudah ada peningkatan ureum-creatinin, kita lihat aja Hb nya. turun juga nggak? itu menentukan tingkat severitas/keparahan gangguan fungsi ginjal.

tapi dari semua itu, yang paling penting untuk diinget adalah, dalam dunia medis, pemeriksaan lab darah itu dikategorikan sebagai pemeriksaan penunjang bukan patokan utama. Yang harus diutamakan adalah kondisi dari pemeriksaan fisik pasien itu sendiri, hasil lab hanya untuk membantu diagnosa. kadang kita terlalu terpaku pada hasil lab sementara kondisi fisik pasien tidak sesuai dengan hasil tersebut. seperti pasien dengan usus buntu, kadang nyeri sudah nyata, tapi hasil lab seperti orang normal. hal ini bukan berarti si pasien sudah bebas dari usus buntu. ;)

dan gue setuju dengan pemberitahuan bahwa dianjurkan untuk periksakan diri dulu ke dokter sebelum menjalankan pemeriksaan lab darah. ntar jadinya kayak milih kucing dalam karung. Peace.gif
Hiawata Koga
QUOTE (Teknisi @ Aug 23 2008, 05:55 AM) *
gw pernah ngalamin masalah bro,bokin gw donor darah.. ditolak sama PMI ada 4 kategori.. yg gw inget
aids negatip
hepatitis negatip
yg 2 gw gak inget.. salah 1 dr ini yg positip apa yah bro??? bisa kasi clue gak???

vdrl?
Yg terakhir cross test'nya gmn?
Kalo sma uji viral lolos,yg terakhir dan g kalah ptg adalah tes kecocokan atau cross test,karena meski gol drh sama,blm tentu kompatibe...
Sekian sekilas info... BigGrin.gif
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.