Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Perang di Kwamki Lama Pecah Lagi
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Cafe > Fresh News
eoshicute
TIMIKA, KOMPAS--Pada Senin pagi, perang tradisional kembali terjadi di Jalan Kanguru, Kampung Kwamki Lama, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika. Sebelumnya, pada Senin dinihari, tiga rumah di jalan yang sama dibakar.

Perang dengan senjata panah terjadi sekitar 200 meter arah selatan Gereja Kisten Injili. Hingga pukul 09.27 WIT, kedua kelompok yang bertikai telah berhadapan dalam jarak sekitar 50 meter, dan saling melepaskan anak panah.

Perang itu melibatkan sekitar 700 orang dari kedua kelompok yang bertikai. Kelompok Elminus dan Yusak Mom terus mendekati garis pertahan kelompok Yakobus Kogoya. Mereka maju satu langkah demi satu langkah dengan menggunakan pelat seng dan triplek sebagai perisai.

Perang itu terjadi setelah pada Minggu (30/7) sekitar 200 warga Kampung Banti Distrik Tembagapura menggabungkan diri dengan kelompok yang bertikai.

Di antara massa kelompok yang bertikai ada yang berperan dengan senapan angin. Salah satu korban yang tertembak peluru senapan angin adalah Elim S. Perang tradisional melarang penggunaan senapan angin.

Tiga rumah yang dibakar pada Senin dinihari terletak sekitar 200 meter di selatan Lapangan Lokasi Sosial. Dua rumah dikabarkan terbakar habis, sementara satu rumah terbakar separuh.

Beberapa rumah di Jalan Kanguru kini memasang tulisan yang menerangkan bahwa pemilik rumah itu bukan berasal dari kelompok bertikai. Beberapa rumah itu menutut pintu dan jendela rapat-rapat, ada menempelkan tulisan "Serui", ada yang memasang tulisan "Kel Jayapura".

Di Jalan Trikora, Kota Timika, puluhan orang bersenjata panah dan parang berdiri berkerumun. Mereka sempat memeriksa kendaraan yang melintas menuju Bandar Udara Moses Kilangin. Sekitar pukul 09.58 WIT, polisi telah mengawal kelompok bersenjata itu.
Garfi3ld
Kok masih aja seeh perang ???? Kesian sama Perempuan n' Anak Kecilnya khan ???? Cry.gif
eoshicute
Perang Berhenti, Sedikitnya 5 Orang Terluka

Laporan Wartawan Kompas Aryo Wisanggeni Genthong

TIMIKA, KOMPAS - Setelah berperang sekitar 1,5 jam, kedua kelompok yang bertikai di Kampung Kwamki Lama, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua, menghentikan perang dan beristirahat untuk makan siang. Sepanjang perang pada Senin (31/7) sedikitnya lima orang dari kedua belah pihak terluka.

Satu korban terpanah di bagian perut, sedikitnya empat orang terluka di bagian kaki. Selain Elim S, identitas korban yang lain belum dapat dipastikan.

Seorang prajurit kelompok Yacobus Kogoya ditangkap dan disandera kelompok Elminus Kogoya. Prajurit bernama Menase Tenbak itu ditangkap hidup-hidup karena dinilai berkhianat.

Tenbak harus menjalani upacara "nelo uragan bun enege", atau upacara potong telinga. Para warga menuturkan telinga itu harus dibakar dan dimakan oleh Tenbak. "Ia tidak akan dibunuh, karena kakak dan adik laki-lakinya telah meninggal. Potong telinga itu peringatan karena dia tidak mau mendengar," kata seorang warga.

Dalam perang suku hari ini, diduga ada suku lain di luar kelompok yang bertikai yang melibatkan diri. Perang itu terjadi setelah proses negosiasi yang berjalan pada Sabtu (29/7) tidak dilanjutkan pada Minggu (30/7). Pada Minggu (30/7), seluruh jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah Kabupaten Mimika telah hadir di Kwamki Lama, kecuali Bupati Clemen Tinal.

Agus Somau, tokoh pemuda suku Moi mengimbau masyarakat Suku Moni di Kabupaten Mimika bahwa perang ini tidak boleh melibatkan warga Suku Moni. "Kami tahu adat. Perang ini tidak jelas, jadi warga Suku Moni jangan melibatkan diri. Jika ada orang Moni yang tewas, kelompok yang bertikai tidak bisa bertanggung jawab. Jika ada korban saya akan selesaikan melalui jalur hukum," ujar Somau.
megadethfan
gue liat di tv, senjata2 yg dipake...wuih serem yah sad.gif
udah damai aja deh Peace.gif
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.