Help - Search - Members - Calendar
Full Version: [ASK] Ada Yang Tahu Green Canyon?
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Cafe > Wisata Travel
kaptenjantan
ada yang bisa bantu gak???
soalnya mo ke green canyon tp gak tau rutenya..
mohon bantuannya ..
rencana mo pakai kendaraan pribadi..
skalian klo ada yang tau tempat menginap yang murah...

thanks yaa....
Ordinary People
ini tempat keren banget....tadi liat di nikmatnya dunia bareng si ajiiiiiiiiib

terletak di daerah pangandaran...

QUOTE
Sejarah Green Canyon Indonesia

Green Canyon yang nama aslinya Cukang Taneuh (Jembatan Tanah) terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang 31 km dari Pangandaran ke arah Selatan. Objek wisata ini berupa aliran sungai Cijulang yang menembus gua dengan stalaktit dan stalaknit yang mempesona serta diapit oleh dua buah bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang.

Di mulut gua terdapat air terjun Palatar sehingga suasana di objek wisata ini terasa begitu sejuk dan penuh nuansa petualangan. Kegiatan yang dapat dilakukan diantaranya panjat tebing (Rock climbing), berenang, bersampan sambil memancing.

Untuk mencapai lokasi ini wisatawan dapat menggunakan perahu yang banyak tersedia di Dermaga Ciseureuh, baik perahu tempel maupun perahu kayuh. Cukang Taneuh berdekatan dengan objek wisata serta Lapangan Terbang Nusawiru. Masyarakat setempat menamakan daerah wisata itu Cukang Taneuh yang artinya jembatan tanah. Memang, di atas lembah dan jurang itu ada jembatan tanah yang digunakan petani sebagai jalan pintas menuju kebun pertanian di daerah itu. Tiket untuk bisa menikmati alam dipatok Rp 45 ribu untuk orang, termasuk asuransi dari Jasa Raharja.



OhYesOhNo
Sensasi Green Canyon




Obyek wisata alam Green Canyon merupakan objek wisata yang memiliki beraneka ragam pesona dan daya tarik wisata yang mampu menarik puluhan ribu wisatawan setiap tahun.

Objek wisata alam Green Canyon terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sekitar 31 km dari Objek Wisata Pangandaran ke arah selatan. Untuk mencapai lokasi ini, wisatawan bisa menempuh melalui jalan darat dan udara. Karena, objek wisata ini berdekatan dengan Bandara Udara Nusawiru.

Green Canyon pada mulanya hanya sebuah tempat yang memiliki potensi ragam panorama alam, berupa aliran air Sungai Cijulang, tepat di hulu sungai terdapat sebuah gua yang terbentuk oleh sebuah jembatan tanah memiliki stalaktit dan stalaknit yang sangat menakjubkan, aliran air yang jernih akibat kedalaman terlihat memantulkan warna kehijauan, serta diapit dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan.

Keindahan alam tersebut ternyata mampu menarik perhatian orang banyak. Untuk itu, masyarakat setempat berinisiatif mengelola tempat itu secara tradisional. Seiring peningkatan pengunjung, pada 1986 silam, kawasan tersebut diputuskan untuk dikelola desa, melalui sebuah lembaga yang terbentuk, yakni Lembaga Kerja Masyarakat Desa (LKMD).

Kawasan tersebut ditetapkan menjadi tempat wisata, setelah Dinas kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Ciamis mengambil alih pengelolaan pada 1991 lalu. Untuk meningkatkan pengelolaan wisata, pada 1996 dibentuklah sebuah organisasi kepariwisataan Objek Wisata Green Canyon, yang terdiri atas petugas Disbudpar dan Kelompok Masyarakat Penggerak Pariwisata (Kompepar). Di bawah pengelolaan organisasi kepariwisataan gabungan ini, sepanjang tahun puluhan ribu pengunjung berdatangan ke tempat tersebut.

Nama Green Canyon sangat akrab disapa masyarakat. Semula masyarakat setempat menyebutnya Cukang Taneuh (Jembatan Tanah) karena tepat di hulu aliran Sungai Cijulang, terdapat sebuah jembatan tanah selebar tiga meter,dengan panjang 40 meter.

Jembatan yang menghubungkan dua tebing di atas aliran air sungai itu membentuk sebuah terowongan, yang disebut Green Canyon. Nama itu, pertama kali dilontarkan pengunjung (turis) asal Amerika bernama Bill Joness (Bill John), pada 1989 lalu.

Bill Joness sempat menyusuri lokasi tersebut menggunakan perahu kayuh tanpa mesin, sepulang dari perjalanannya, dia memberikan komentar sungai tersebut memiliki kesamaan dengan Green Canal di Colorado Amerika Serikat, atau Okazaki, Kyoto, Jepang, dan disebutlah sungai itu Green Canyon.

Objek wisata alam Green Canyon memiliki 2 dermaga perahu yang masingmasing memiliki fungsi berbeda. Dermaga 1 berfungsi tempat pemberangkatan perahu beserta wisatawan yang hendak melakukan perjalanan menuju objek wisata alam Green Canyon. Dermaga ini terletak di Dusun Ciseureuh, Desa Cijulang.

Sementara, dermaga 2 berfungsi sebagai tempat peristirahatan perahu dan wisatawan yang hendak melakukan perjalanan wisata menuju Green Canyon, terutama apabila di daerah wisata sudah tidak menampung perahu beserta wisatawan. Dermaga 2 terletak di dekat lokasi wisata Green Canyon, jarak dari Dermaga 1 ke Dermaga 2 sekitar 3,5 km.

Untuk sampai di kawasan wisata Green Canyon, pengunjung harus menaiki perahu dengan membayar tiket seharga Rp75.000 per perahu. Sekali jalan maksimal diisi 5 penumpang, perahu-perahu itu selalu stand by di dermaga 1 di bawah pengelolaan Kompepar. Bagi pengunjung yang tidak bisa berenang, nakhoda perahu selalu menyiapkan pelampung agar terhindar risiko terburuk.

Sepanjang perjalanan menyusuri aliran air Sungai Cijulang dari dermaga hingga menembus gua menghabiskan waktu 15-20 menit. Saat berada dalam perahu, pengunjung dihadapkan dengan pemandangan dua bukit kokoh berupa bebatuan dan rimbunnya pepohonan. Beberapa bukit yang dilalui sesekali serasa menyempit dan melebar akibat pengaruh kecepatan perahu. Tidak jarang ditemukan ada kedua bukit yang menikung (berbelok), ketinggian bukit mencapai 20-30 meter. Ada pula yang terlihat hanya hamparan tanah dipenuhi rumput dan lumut. Pesona lain, dapat dirasakan dengan kondisi air yang tenang.

Suasana di sekitar sungai begitu sunyi dan menantang. Sesekali rasa gugup menghampiri. Sepanjang perjalanan, suara yang terdengar hanya suara yang timbul dari mesin yang ditempel pada bagian belakang perahu. Sesekali terdengar pula suara kicau burung, tetapi sangat langka. Hewan yang terdapat di Green Canyon dilindungi pemerintah. Umumnya, hewan langka seperti ular kobra, monyet, burung jalak, ikan hias, dan buaya. Dalam perjalanan menuju gua, sejumlah hewan itu kerap dijumpai di tepitepi bukit.

Selain hewan, banyak pula tumbuhan yang dianggap langka dan unik, yaitu semacam tanaman paku-pakuan dan jenis lelumutan. Namun, tumbuhan yang mendominasi sepanjang aliran sungai selain pohon kelapa, terdapat pohon jambu kopo (sejenis jambu air berwarna putih). Pohon itu hanya berbuah saat menjelang pergantian musim dari penghujan menuju musim kemarau, musim buah sudah terlewat sekitar satu bulan lalu.

Setelah menempuh perjalanan air, sampailah di gua Green Canyon. Suasana terasa sejuk penuh nuansa petualang. Perahu yang membawa wisatawan, hanya bisa mengantar hingga di bawah gua. Selanjutnya pengunjung harus turun menapaki cadas kokoh, di antara dua tebing yang menjulang sangat tinggi. Aliran air menetes berjatuhan terasa mendarat membasahi kepala dan punggung saat berada di bawah gua.

Petualangan yang menantang tidak hanya sampai di gua. Tempat lainnya adalah air terjun pelatar atau air terjun abadi. Dinamakan air terjun abadi karena selain memiliki keindahan alam tersendiri, airnya tidak pernah berhenti mengalir sepanjang masa dari atas dinding bebatuan gua Green Canyon. Selain itu juga ada batu payung. Batu ini mempunyai bentuk yang unik seperti payung
OhYesOhNo
Tips dan Trik ke Green Canyon


Peta dan Rute:



Jakarta - Bandung - Tasikmalaya - Pangandaran -- 393 km * Bis
Semarang - Cirebon - Ciamis - Pangandaran -- 448 km * Bis
Yogyakarta - Purwokerta - Banjar - Pangandaran-- 385 km * Bis
Cilacap - Banjar - Pangandaran --172 km * Bis
Cilacap - Kalipucang - Pangandaran -- 70 km * Kapal laut + Bis
Bandung - Tasikmalaya - Pangandaran -- 236 km * Kereta Api + Bis
Surabaya - Yogyakarta - Banjar - Pangandaran -- 510 km *Kereta Api + Bis

Pangandaran Map:



How to get there:
kira kira 30 menit dari Pangandaran pake Sepeda Motor. Kalo gak ada speda motor lebih baik naik bis dari terminal pangandaran atau angkutan pedesaan ongkos sekita Rp. 5ribu/orang kemudian turun di terminal Cijulang, dan nyambung aja ojek max Rp. 10.000 (cuma 10 menit ko dari terminal cijulang).

Entrance Fee:

Ongkos Masuk kalo ga salah 70ribu/perahu max 8 orang. Berlokasi di kecamatan Cijulang yang juga dekat dengan Batukaras sekitar 20 menit lagi dari lokasi Green Canyon

Penginapan:
Tidak ada karena hanya sebagai objek wisata transit saja, yang biasanya turis stay di Pangandaran kemudian explore sekitarnya. Tapi diaranakan kalau mau stay di penginapan berlokasi di Batukaras rate berkisar dari 20-70ribu, so beautiful deh dan jauh dari keramaian turis.

What to wear:
Baju renang dan jangan pula pake sneaker karena cukup licin dan lumayan terjal. Baju ganti dan juga tentunya topi dan jaket supaya tidak kena cipratan air air yang mengucur dari atas bebatuan.

Others:
Fasilitas MCK untuk shower ada disana hanya dengan Rp. 2000 bisa mandi sepuasnya.
Warung2 makan juga banyak dan cukup murah dan enak buat yang suka masakan sunda.
Toko cindera mata.

Tips:
Saat terbaik untuk bisa menikmati keindahan Green Canyon adalah beberapa saat setelah masuk musim kemarau. Karena jika pada musim hujan, dikhawatirkan airnya menjadi coklat karena tercampur air hujan dan arus sungai menjadi kencang. Bulan Juli sampai dengan Agustus adalah saat yang terbaik untuk berkunjung.

Salam,
OyOn
OhYesOhNo
Virtual Tour of Green Canyon


Dermaga pemberangkatan perahu2 yg akan menyusuri sungai cijulang


Papasan dng perahu lainnya... sungai masih tergolong bening krn masih musim kemarau..


Mulai mendekati daerah stalagmid... pakai topi u menghindari tetesan2 air dr atas bebatuan....


Tempat pemberhentian perahu... parkir disini,
disambung naik bebatuan terjal (kalo musim kemarau) untuk kemudian berenang.....


Berenang diantara celah ...


Puas berenang dan main air, kembali ke dermaga....
di parkiran sudah menanti kamar mandi bersih untuk mandi sepuasnya (bayar Rp 2000)
Dan makan siang khas sunda + kelapa muda..
Highwayman
waah.. ternyata keren juga ya..
ga kalah ma wonogiri HeHe.gif
thx @hideto.. @OYON wink.gif

kapan2 jalan2 kesana ah.. ga jauh2 amat
Peace.gif
freakyz
ada yang`mau ikut paket touring ke grand canyon gak.......
kaptenjantan
manstab..
thanks atas infonya..
klo gw ud kesana nanti gw post deh foto2nya..
dewa cabul
Weks...kangen kesono lagi....bener2 MANTAP pemandangannya! duh..kangennya... HeHe.gif
sr3ck
wow kalau ada yg mau kesana ajak ajak dong....
aja.....
black_flatcoated
just wanna share, hasil foto waktu ke sana, ga nyangka di indonesia ada tempat sebagus ini...bisa berenang loh tp mesti kasi tips k
tukang perahunya



wd40
mantap... ane kira yang beginian cuma ada di dalem negri doank
tiokpsc
pernah kesana waktu surf trip ma temen2 pacitan n pangandaran waktu perjalanan mo ke batu karas....

suer cuantik banget pesona alamnya bro......

kagak rugi meskipun agak jauh perjalanannya
gunungpertapan
itu tempate top bgt...carene gampang..telpon aja ke dinas infokom/dinas pariwisata jawa barat
dekonx
Waahh..poqonya juaralah..
Ello aja bikin video klip (masih ada) disana..
akhir bulan gw berencana kesana, tp bkn k green canyon nya tp kbatu karas maen surfing.. HeHe.gif HeHe.gif
barangkali ada yg mau ikut?? mari,,mari,, dance.gif
Rembomambo
bagus banget tempatnya bro...!!!!
parah_abis
bro, ada info penginapan di batukaras ga? pgn kesana nih, dengan budget hemat tentu saja??
FrankUltieShop
gw kira green canyon Us hehe taw2nya indo keknya keren banget tuh eksotis!
mash_photograph
wah boleh dicoba nh..
kira2 dari Jakarta kesana brapa jam ya??
hariwhite
oh kirain Grand Canyon yg di Amrik
berta
wah bagus banget tempatnya
siap siap buat berangkat
thanx yah
judidi
cuman harus siap2 basah /berenang kehulu
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.