Help - Search - Members - Calendar
Full Version: PENDEKAR-PENDEKAR ASLI INDONESIA
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Pustaka > Sejarah
Pages: 1, 2, 3
baliant
SI PITUNG jagoan dari betawi




Pitung adalah salah satu pendekar orang asli Indonesia berasal dari daerah betawi yang berasal dari kampung Rawabelong Jakarta Barat. Pitung dididik oleh kedua orang tuanya berharap menjadi orang saleh taat agama. Ayahnya Bang Piun dan Ibunya Mpok Pinah menitipkan si Pitung untuk belajar mengaji dan mempelajari bahasa Arab kepada Haji Naipin.

Setelah dewasa si Pitung melakukan gerakan bersama teman-temannya karena ia tidak tega melihat rakyat-rakyat yang miskin. Untuk itu ia bergerilya untuk merampas dan merampok harta-harta masyarakat yang hasil rampasannya ini dibagikan kepada rakyat miskin yang memerlukannya.

Selain itu Pitung suka membela kebenaran dimana kalau bertemu dengan para perampas demi kepentingannya sendiri maka sama si Pitung akan dilawan dan dari semua lawannya Pitung selalu unggul.

Gerakan Pitung semakin meluar dan akhirnya kompeni Belanda yang saat itu memegang kekuasan di negeri Indonesia melakukan tindakan terhadap si Pitung. Pemimpin polisi Belanda mengerahkan pasukannya untuk menangkap si Pitung, namun berkali-kali serangan tersebut tidak menghasilkan apa-apa. Pitung selalu lolos dan tidak mudah untuk ditangkap oleh pasukan Belanda. Ditambah-tambah si Pitung mempunyai ilmu kebal terhadap senjata tajam dan sejata api.

Kompeni Belanda pun tidak kehilangan akal, pemimpin pasukan Belanda mencari guru si Pitung yaitu Haji Naipin. Disandera dan ditodongkan sejata ke arah Haji Naipin agar memberikan cara melemahkan kesaktian si Pitung, akhirnya Haji Naipin menyerah dan memberitahu kelemahan-kelemahan si Pitung.

Pada suatu saat, Belanda mengetahui keberadaan si Pitung dan langsung menyergap dan menyerang secara tiba-tiba. Pitung mengadakan perlawan, dan akhirnya si Pitung tewas karena kompeni Belanda sudah mengetahui kelemahan si Pitung dari gurunya Haji Naipin.

JOKO TINGKIR dari Lamongan

Joko Tingkir mempelajari ilmu sakti dari Ki Buyut Banyubiru. Ia mempelajari ilmu sakti tersebut karena ingin menebus pengampunan karena ia telah membunuh Dadungawuk sodara dari Sultan Demak.

Ki Buyut Banyubiru memberikan pelajaran-pelajaran ilmu saktinya di Gunung Lawu. Salah satunya adalah dengan merendam diri dalam sungai yang dingin, dengan tujuan dapat mengendalikan hawa nafsu.

Setelah beberapa bulan lamanya Joko Tingkir menimba ilmu, Ki Buyut Banyubiru sudah memperbolehkan agar Joko Tingkir untuk menemui Sultan Demak untuk meminta pengampunan atas yang pernah dilakukannya yaitu membunuh Dadungawuk.

Didalam perjalanannya menuju tempat Sultan Demak, Joko Tingkir banyak menghadapi binatang-binatang buas yang menghadangnya, salah satunya adalah menaklukan raja buaya dan gerombolannya.

Sesampai di desa Sultan Demak, kebetulan di desa tersebut sedang terjadinya banteng buas yang mengamuk dan memporak pondakan seisi desa, pada saat itu juga Joko Tingkir bertemu dengan Sultan Demak untuk meminta pengampunan dengan persyaratan harus dapat melawan banteng buas tersebut, Sultan Demak menyetujuinya. Akhirnya Joko Tingkir berhasil melawan banteng buas itu dengan sebuah pukulan ke kepala banteng, mental dan pecah akhirnya banteng tersebut tersungkur mati.

Prajurit didesa itu terkagum dengan aksinya Joko Tingkir yang telah menghadapi banteng buas dengan tegar dan mengalahkannya.

Sultan Demak mengampuni perbuatan Joko Tingkir tempo hari dan memaafkannya. Kemudian Joko Tingkir diangkat sebagai pempimpin laskar tamtama, dan akhirnya menjadi menantu dari Sultan Demak.

JAKA TARUB

Disuatu desa pedalaman di Indonesia, hidup seorang janda dan seorang anak yang bernama Jaka di dusun Tarub. Semasa kecilnya ia suka bermain dengan kebiasaanya yaitu menyumpit burung. Sampai dewasa pun sumpit nya selalu dibawa-bawa kemanapun.

Pada suatu hati Jaka Tarub sedang berjalan ditengah hutan dan melihat burung-burung dan Jaka Tarub menyumpitnya tapi tidak mengena. Burung-butung itu berterbangan dan dikejar oleh Jaka Tarub. Padahal hutan yang dilaluinya ini adalah hutan yang angker sekali. Dikesibukan mengejar burung, Jaka Tarub mendengar suara beberapa wanita yang sedang mandi di sebuah air terjun kecil. Jaka Tarub mengintai dan mengintip dari balik semak-semak belukar. Dan melihat ada sebuah selendang didekatnya dan diambilnya oleh Jaka Tarub.

Ternyata wanita-wanita yang sedang bermandikan itu adalah kumpulan bidadari yang turun dari kahyangan. Salah satu bidadari menyadai kalau Jaka Tarub mengintip mereka yang sedang mandi, akhirnya semua bidadari disitu panik dan terbang kembali ke kahyangan. Kecuali satu bidadari kebingungan mencari selendangnya yang di ambil oleh Jaka Tarub. Lalu si bidadari dan Jaka Tarub saling menyapa.

Bidadari ikut dengan Jaka Tarub ke desanya, lalu mereka berdua hidup bersama sampai mempunyai 1 anak. Selama hidupnya Jaka Tarub walau kerjanya hanya tidur-tidur saja tapi hasil pangannya melimpah karena keajaiban dari bidadari. Lumbung pada penuh, masakan cepat tersaji banyak.

Pada suatu saat Jaka Tarub tak sengaja melanggar janji yang diberikan oleh bidadarinya yaitu tidak boleh membuka hidangan sebelum matang betul. Akhirnya keajaiban sang bidadari hilang. Dan mereka kembali harus bekerjakeras setiap harinya.

Suatu hari si bidadari menemukan selendangnya yang disimpang oleh Jaka Tarub, akhirnya perpisahan pun terjadi, bidadari kembali pergi kekayangan meninggalkan Jaka Tarub beserta anaknya.

ARYA PENANGSANG
Pada saat kerjaan Pajang mencapai kejayaan di wilayah pesisir dan wilayah timur dengan masa pemerintahan Sultan Adiwijaya, semua rakyat dan para penguasa tunduk dan nurut kepadanya, hanya ada satu orang yang tidak mau tunduk yaitu Adipati Jipang yang bernama Arya Panangsang.

Sultan Adiwijaya bersikeras untuk menundukan Arya Panangsang, lalu mengumpulkan para penasehat raja-raja berunding untuk menundukan Arya Panangsang. Hasil rundingan diputuskan untuk diumumkan di masyarakat umum "Barang siapa yang dapat mengalahkan Arya Panangsang dari Jipang akan diberikan hadiah dan harta kekayaan". Namun strategi ini gagal dilakukan.

Strategi selanutnya adalah, dengan mengirim pesan kepada Arya Panangsang melalui tukang kebunnya yang diiris kupingnya. Arya Pangsang marah dan memutuskan untuk melawan Sulta Adiwijaya. Karena tidak sabaran maka Arya Panangsang pergi duluan, setibanya di sungai Bengawan ternyata sudah banyak pasukan Sultan Adiwijaya yang sudah lama menantinya. Dengan gigih Arya Panangsang dengan menggunakan tombak saktinya dapat merobohkan banyak pasukan.

Akan tetapi disela perperangan Arya Panangsang mendapatkan luka dibagian perutnya yang sobek sehingga ususnya sampai keluar, oleh Arya Panangsang ususnya di lilitkan di kerisnya dan melanjutkan peperangan tersebut. Betapa gigih dan pemberaninya Arya Panangsang.

Karena peperangan tersebut tidak seimbang karena banyaknya pasukan sedangkan Arya Panangsang hanya seorang diri, luncurlah sebuah tombak menancap di dadanya Arya Panangsang, dan sewaktu Arya Panangsang ingin membalas dengan kerisnya, ia lupa bahwa ususnya ia lilitkan dikeris, akhirnya keris dicabut dan ususnya Arya Panangsang terputus-putus yang mengakibatkan Arya Panangsang tewas.

SANGKURIANG

Sangkuriang lahir dari kehidupan para siluman yang berkehidupan bersama dengan manusia, pada waktu itu masa kejayaan Kerajaan Parahyangan dengan seorang raja Prabu Sungging Prabangkara.

Sangkuriang tumbuh di hutan belantara yang dibesarkan oleh Sang Petapa yang sudah tua, ia banyak belajar ilmu-ilmu kesaktian dan sering melakukan pertapaan. Beranjak dewasa Sangkuriang menjadi pemuda yang gagah perkasa, sakti mandraguna dan tampan.

Diawali dari sebuah kisah, ia sedang berkelana dan pada sebuah hutan ia menolong seorang wanita yang sedang terancam jiwanya oleh seekor badak besar yang ganas siap menerjang, dengan gerak cepat Sangkuriang menolong wanita itu dari marabahaya menggunakan kesaktiannya.

Tanpa disadari Sangkuriang terpesona terhadap wanita ini dan ternyata wanita tersebut adalah ibu kandungnya. Sangkuriang ingin meminang wanita itu, akan tetapi wanita tersebut berkeberatan karana Sangkuriang adalah anak kandungnya, supaya tidak terlaksana maka wanita tersebut memberi persyaratan untuk bisa meminangnya yaitu dengan membuat sebuah danau dan perahu besar dalam satu malam saja, akhirnya Sangkuriang menyanggupinya dan gagal.

Perahu yang setengah jadi itu ditendangnya oleh Sangkuriang dan lama kelamaan berubah menjadi gunung merapi yang sekarang disebut gunung Tangkuban Perahu.

Sangkuriang memohon permintaan ampun kepada sang Dewata atas semua perbuatannya ini.

JOKO TOLE
Seorang raja beranama Sri Baginda Brawijaya, memerintahkan kepada Empu Keleng untuk dibuatkannya pintu gerbang besi yang besar dan megah. Dan sudah satu tahunan Empu Keleng beserta temannya yang lain sudah mengerjakannya akan tetapi belum rampung juga pintu gerbang besinya.

Tenaga semakin berkurang dan Empu Keleng jatuh sakit dan tidak bisa melanjutkan perkerjaanya menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Sri Baginda Brawijaya. Lalu Empu Keleng mengirim berita kepada anak angkatnya yang bernama Jaka Tole. Ia segera menyusul Empu Keleng di Majapahit.

Didalam perjalanan melewati beberapa desa, Jaka Tole bertemu dengan seseorang berjubah hitam mengenakan ikat kepala. Lalu terjadi dialog antara Jaka Tole dengannya. Jaka Tole menceritakan tujuan ke Majapahit untuk menyelesaikan pekerjaan menyelesaikan pintu gerbang besi yang besar dan megah itu dalam sehari, kalau tidak terkena hukuman. Orang berjubah itu memberikan setengkai bunga dan disuruhnya Jaka Tole memakannya, nanti sesampai di Majapahit, bakarlah tubuhmu Jaka Tole nanti dari pusarmu akan keluar patrian untuk menyambung besi-besi pintu gerbang.

Kemudian Jaka Tole melanjutkan perjalannya ke Majapahit dan akhirnya sampai dan menemuni sang raja sri baginda Brawijaya. Lalu Jaka Tole berkesanggupan untuk membantu ayah angkatnya Empu Keleng dan menyelesaikan tugasnya membaut pintu besar besi yang besar dalam satu malam dan jika tidak selesai akan menerim hukuman.

Lalu Jaka Tole mengumpulan para pekerjanya, dan memberitahukan bahwasannya Jaka Tole mempunya patrian besi yang sangat hebat, yaitu dengan cara dibakarnya tubuh Jaka Tole dibagian pusarnya keluar cairan patrian yang bisa digunakan untuk menyelesaikan perampungan pintu besi. Dan dalam satu malam itu pekerja terselesaikan, pintu besar besi jadi. Raja Brawijaya sangat senang menyaksikan pintu gerbang itu. Kemudian Raja Brawijaya memberikan hadiah yang berupa perhiasan perak dan emas.






patrik
@baliant masih ada yang tertinggal tu..
wiro sableng kok gak masuk dalam kategori pendekar-pendekar aseli indonesia yah???
benqwick
ouh jadi si dadung awuk itu dibunuh ama c jaka tingkir, baru tau gwe, soalnya kalo di tivi ci dadung awuk itu temenya c joko tingkir, malah udah kayak biji peler, kemana mana berduaaa mulu
thanks for share
miyavi-25

Makasih atas postingannya bro smile.gif
Ms ada dan bnyak lg pendekar asli Indo
Contohnya, Rangga Patih Permadi si pendekar Rajawali Sakti Tounge.gif
radensinyo
wah iya tu
wiro sablenk
pendekar paling geblek
tp tetap keren...
mksh infonya bozz
m3t4l
tambahan: gundala putra petir, kawa hijau, si buta dari goa hantu, hi hi hi...
kolorijo
masih banyak mas pendekarnya ayo lanjutin
pickle
kurang satu lagi... malin kundang.... Peace.gif
mohdfajrin
Bujang Beji dari sintang Kalimantan Barat
R_Poenya
Sipahit lidah aka Serunting sakti. Pendekar asli dari Sumatera selatan..
johnnytallica
jaka tarub ama sangkuriang gw rasa bukanpendekar asli bro....

mereka cuma tokoh rekaan aja...
GingerAle
Wiro Sableng itu kan belum termasuk legenda, karena pengarangnya pun kita masih kenal namanya (Bastian Tito, kalo ga salah)

Legenda cewe ga ada ya?
Kok semuanya cowo. Udah gitu ada persamaannya: Muda, Ganteng, Sakti. Khas impian orang jaman dulu deh, sama ama DC-Comic yang lantas bikin "Superman".

(Kalo jaman sekarang, mungkin selain Muda, Ganteng, Sakti, perlu ditambahin satu deh...kaya! BigGrin.gif )
bulcomb
Thanks atas artikelnya, bagus euy...
Kalo si Buta dari Gua Hantu itu gimana?
Gundala putra petir?
black_sabbath
Wah..Keren-keren ya pendekar kita. Orang bule jaman dulu perang pake pistol ama meriam, kita cuma pake tatapan mata aja musuh dah pada mental..

Btw saras 008 ama gerhana masuk ga nih? Tounge.gif
buset666
sakti2 dah pendekar indonesia
klo di adu ama yoko dr return of the condor heroes menangan sapa ya? BigGrin.gif BigGrin.gif BigGrin.gif
VoltusX
kok Sangkuriang ma Jaka Tarub dibilang Pendekar? Emg ngelawan musuh? musuhnya siapa?? bukannya cuma ngintip bidadari mandi doank sama jatuh cinta ma ibu kandung sendiri???

sory no offense, tp klo menurut pendapat ane sih, orang ky begini ga bisa dibilang 'prndekar'.. thx.
Iyra
QUOTE (GingerAle @ Oct 2 2008, 05:18 AM) *
Wiro Sableng itu kan belum termasuk legenda, karena pengarangnya pun kita masih kenal namanya (Bastian Tito, kalo ga salah)

Legenda cewe ga ada ya?
Kok semuanya cowo. Udah gitu ada persamaannya: Muda, Ganteng, Sakti. Khas impian orang jaman dulu deh, sama ama DC-Comic yang lantas bikin "Superman".

(Kalo jaman sekarang, mungkin selain Muda, Ganteng, Sakti, perlu ditambahin satu deh...kaya! BigGrin.gif )



Mak lampir tu masuk Pendekar asli Indonesia ga... chaong.gif
MasBagus
QUOTE (baliant @ Sep 8 2008, 02:55 PM) *
JOKO TINGKIR dari Lamongan

Joko Tingkir mempelajari ilmu sakti dari Ki Buyut Banyubiru. Ia mempelajari ilmu sakti tersebut karena ingin menebus pengampunan karena ia telah membunuh Dadungawuk sodara dari Sultan Demak.

Ki Buyut Banyubiru memberikan pelajaran-pelajaran ilmu saktinya di Gunung Lawu. Salah satunya adalah dengan merendam diri dalam sungai yang dingin, dengan tujuan dapat mengendalikan hawa nafsu.

Setelah beberapa bulan lamanya Joko Tingkir menimba ilmu, Ki Buyut Banyubiru sudah memperbolehkan agar Joko Tingkir untuk menemui Sultan Demak untuk meminta pengampunan atas yang pernah dilakukannya yaitu membunuh Dadungawuk.

Didalam perjalanannya menuju tempat Sultan Demak, Joko Tingkir banyak menghadapi binatang-binatang buas yang menghadangnya, salah satunya adalah menaklukan raja buaya dan gerombolannya.

Sesampai di desa Sultan Demak, kebetulan di desa tersebut sedang terjadinya banteng buas yang mengamuk dan memporak pondakan seisi desa, pada saat itu juga Joko Tingkir bertemu dengan Sultan Demak untuk meminta pengampunan dengan persyaratan harus dapat melawan banteng buas tersebut, Sultan Demak menyetujuinya. Akhirnya Joko Tingkir berhasil melawan banteng buas itu dengan sebuah pukulan ke kepala banteng, mental dan pecah akhirnya banteng tersebut tersungkur mati.

Prajurit didesa itu terkagum dengan aksinya Joko Tingkir yang telah menghadapi banteng buas dengan tegar dan mengalahkannya.

Sultan Demak mengampuni perbuatan Joko Tingkir tempo hari dan memaafkannya. Kemudian Joko Tingkir diangkat sebagai pempimpin laskar tamtama, dan akhirnya menjadi menantu dari Sultan Demak.


Simbol bagi masyarakat Jawa terbentuk dan hadir sebagai permainan wacana dan sarana pelatenan atas hal-hal yang bersifat wadak. Tetapi, di balik itu ia juga menyiratkan sebuah "kebenaran-esensial"

Dalam salah satu bagian Babad Tanah Jawi ada kisah tentang perjalanan karier Mas Karebet atau Sultan Hadiwijaya yang menggeser Demak dan mendirikan Kerajaan Pajang. Dalam salah satu bagian diceritakan pengembaraan Mas Karebet saat berlayar di Bengawan Solo, di mana ia tak perlu mendayung rakitnya karena sudah di dorong oleh empat puluh buaya (sinangga sekawan dasa bajul).
Dalam satu tafsir, empat puluh buaya itu dianggap menggambarkan Mas Karebet yang dikenal sebagai seorang playboy (Jw: thukmis) dengan banyak affair percintaan di sepanjang pengembaraannya. Sifat thukmis ini lebih gamblang terurai pada bagian selanjutnya. Saat menjadi perwira prajurit, ia diusir dari Kerajaan Demak karena membunuh seorang calon prajurit bernama dadhung awuk, tanpa senjata, tetapi hanya menggunakan sadhak kinang (selembar suruh yang dipakai untuk kinang yang digulung memanjang).
Kata dadhung awuk adalah simbolisasi seksual. Dadhung berarti tali dan awuk (bawuk) berarti alat kelamin perempuan. Simbol ini dapat ditafsirkan sebagai perempuan yang dipingit atau di-"ikat". Adapun sadhak kinang mengingatkan pada bentuk lingga yang mempresentasikan alat vital laki-laki. Dengan demikian simbol itu dapat dimaknai: Mas Karebet diusir dari Demak karena bercinta dengan salah seorang putri Sultan Trenggana, penguasa Demak.

Yang pengin tahu tentang Joko Tingkir atau Mas Karebet dapat baca Nogo Sosro dan Sabuk Inten Karya S.H Mintaredja
MasBagus
Mahesa Jenar

Di daerah Demak dan kawasan pantai utara lainnya, nama Mahesa Jenar dikenal sebagai seorang prajurit dari kerajaan Demak, yang melanglang buana mencari keris pusaka Naga Sasra dan Sabuk Inten yang hilang dari perbendaharaan kerajaan Demak.

Mahesa Jenar dianggap sebagai pendekar dan telah membantu proses transisi pemerintahan kerajaan dari Demak ke Pajang.

Mahesa Jenar adalah seorang prajurit pilihan, pengawal raja. Ia bertubuh tegap kekar, berdada bidang. Sepasang tangannya amat kokoh, begitu mahir mempermainkan segala macam senjata, bahkan benda apapun yang dipegangnya. Sepasang matanya yang dalam memancar dengan tajam sebagai pernyataan keteguhan hatinya, tetapi keseluruhan wajahnya tampak bening dan lembut.

Ia adalah kawan bermain Ki Ageng Sela pada masa kanak-kanaknya. Ki Ageng Sela inilah yang kemudian menjadi salah seorang guru dari Mas Karebet, yang juga disebut Jaka Tingkir, sebelum menduduki tahta kerajaan.

Meskipun mereka bukan berasal dari satu perguruan, tetapi karena persahabatan mereka yang karib, maka seringkali mereka berdua tampak berlatih bersama. Saling memberi dan menerima atas izin guru mereka masing-masing. Gerak Mahesa Jenar sedikit kalah cekatan dibanding dengan Sela yang menurut cerita adalah cucu seorang bidadari yang bernama Nawangwulan. Betapa gesitnya tangan Ki Ageng Sela, sampai orang percaya bahwa ia mampu menangkap petir.

Tetapi Mahesa Jenar lebih tangguh dan kuat. Dengan gerak yang sederhana, apabila dikehendaki ia mampu membelah batu sebesar kepala kerbau dengan tangannya. Apalagi kalau ia sengaja memusatkan tenaganyadengan ajian Sosro Bhirowo

jong java
patih gajah mada sakti ga???
bisa disebut pendekar ga???
cikosenzki
dicampur yah antara yang mitos dsan real ?
para pahlawan pahlwannya
Ken Arok
Bro,ada yang tahu cerita Brama kumbara gak?
ogodoto
@Ken Arok: Brama Kumbara, raja Madangkara, sakti mandraguna.. Punya adik perempuan namanya Mantili, cantik tapi galak, n punya pedang yang gak pernah dicuci pakai Dettol. Acara radio Saur Sepuh ini disponsori oleh obat flu, obat mencret dan obat panu dan lain2nya... betul? Or kalo di bioskop juga ada. Tp ceritanya panjang bro. N lanjut jadi anaknya Brama Kumbara yang jadi raja. Trus gakngikutin lagi deh.

Btw Si Pitung tuh koq tragis.. inilah akibat murid kebal tapi gurunya malah tidak kebal hehehe
buset666
@ogodoto
brama kumbara itu yg ada di saursepuh bukan?

indonesia kok ga bkn lg film2 kyk gini lg ya?
padahal dulu gw suka bgt......
dbikin lg dgn special effect yg bagus pasti jd keren
masa klh ama wong fei hung hyaaaaaat tendangan tanpa bayangan!!!!!!!
ogodoto
@buset666: Betul.. dari jaman gue masi kecil n masi jaat ama pembokat.. heheh kebetulan mrk yg tukang dengerin d radio.
Ada filmnya ampe Saur Sepuh IV d klo gak salah.. ada juga film Tutur Tinular n Misteri Gunung Merapi (Mak Lampir). Keren2 si, klo yg main emang jago beladiri ky Willy Dozan n Lamting.

Btw ini kan pendekar2 fiksi..
Kalo yg nyata pada ke mana neh? Benernya agak penasaran juga, apa iya si para pendekar yg beneran tuh bisa kebal senjata, bisa mecahin batu, terbang etc? Apa pake ilmu debus yah? Percaya gak percaya...
henndri
Malin Kundang Kumaha Bos
stupid_mountain
paling sakti mah GATOT KACA
soalnya otot kawat, tulang besi, kencing batu..
dende
kalo jaka sembung ama si rawing gimana bos??
NITrOXgen
@stupid_mountain
woi Gatotkaca itu ga kencing batu tau!


wew, klo Soekarno masuk g ya????
romanova
buat tambahan aj bro...
Joko Tingkir sendirilah yg bikin kebo itu jd gila wat bikin krusuhan d desa2...
itu triknya dia wat nyari perhatian Sultan Demak.. klo ga' salah sih Sultan Trenggono wkt itu..
Waah.. ternyata org jaman dulu dah knl politik yaa... Thinking.gif
lanjuuut....
trus.. dia prnah d usir ma Sultan Demak... gara2 macarin anakny si Sultan Demak itu...
wktu itu... jabatanny senopati, yaa.. klo skrg sih panglima perang gitcu dee... Thinking.gif
walau akhirny jd married juga deh ma puteri si Sultan...
yaaaa gitu deh...
thnx bro...
bret
jaka gledek.......... gk masuk yaks?? bukannya di film melawan belanda??

jaka sembung?? melawan advent bangun

hihihihi.............. Tounge.gif
budh19
ken arok, gmn gan?
The Great Kangemen
QUOTE (radensinyo @ Sep 10 2008, 04:04 PM) *
wah iya tu
wiro sablenk
pendekar paling geblek
tp tetap keren...
mksh infonya bozz


Klo itumah, pahlawan plagiat dari kartun-kartun Amrik Bro...
dodolzman
QUOTE (stupid_mountain @ Oct 16 2008, 10:14 AM) *
paling sakti mah GATOT KACA
soalnya otot kawat, tulang besi, kencing batu..


Wakakaka sekalian ajah, kulit seng, mata kelereng, daging silikon, muka beton, pup nya remix cor,....kekekek

mm setau gw Si-Buta dari gua hantu yg ngarang Ganes TH, Wiro Sableng - Bastian Tito (anaknya si vino bastian itu ya?) , Kalo KHO PING HO cerita cina yah (padahal dia ga pernah ke cina), Kalo Saur Sepuh karangan S TIJAB

Selaen Mak Lampir ada MAK EROT Jagoan dari Sukabumi.

Kalo KIAN SANTANG dari Jawa Barat tuh,.. ada yg tau ga ?
al-tentative
diah pitaloka dong!!!!
asal_cuex
klo mak lampir termasuk pendekar asli indonesia ga ya............ HeHe.gif
soryu
kang Kabayan gimana?
Penjahat Cinta
Jawara smua euy....
uch3
pitung mempunyai ilmu Rawa rontex.
si pemilik ilmu ini matinya ..... harus dengan
bagian tubuh terpisah, begitu juga dengan menguburnya brooo .....

masih ada lagi ..... dari betawi ...

Mat pelor, Mat item
tiko
tamabah satu lagi aru palakka
tejuclan
Ellyas Pical sama Thomas Americo termasuk pendekar ga ya StraightFace.gif
4mpat4mpat2dua
Mandragate?
Speedol
bosss... jangan lupa Jaka Sembung... itu jg pendekar dan pahlawan... kan termasuk pejuang melawan kompeni..
bener ga bro...???
syekpuji
kalo menurut sy joko tarub tu gak pendekar tapi maling pakain dan tukang intip
KURYUU
weheheheh
!!

ternyata banyak juga yah pendekar yang ada di indonesia !!!
sherviano
si buta dari gua hantu !!!!
freedhast
QUOTE (asal_cuex @ Nov 17 2008, 11:17 PM) *
klo mak lampir termasuk pendekar asli indonesia ga ya............ HeHe.gif



ati ati gan ntar di semprot ama farida pasha lho !!!!!!!!!
MaS_EmBeK
keren2 bro
salut dah bwat yang ngikutin sejarah indonesia
biarpun ada beberapa yang buatan dan ga riil
tapi secra kesluruhan bagus koq
dari literatur yang akoe baca sebagian besar ceritanya juga gak menyimpang
masih dalam alur cerita

btw, kalo angling darmo sama patih batik madrim tu legend or cerita buatan ya???

TTD. KAmbing TAmpan
BLuSh
Kalo Mak Lampir atau Nyi roro Kidul gimana??? Wonder women indonesia tuch.....????

fairuzzef
koq gw g ada????????????////
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.