Setetes embun itu
menetes..
membasahi luka di hati ku
membasuh hangat
menghapus perih
menebarkan wanginya cinta di jiwa
sesaat tertegun aku oleh indahnya
terlena dibuai oleh sejuknya
ku tak ingat lagi akan luka menganga
yang berkali-kali membuatku menjerit tersakiti
telah ku lupakan
masa-masa pahit di jalan ku
tapi entah mengapa embun itu tak abadi
ia mengering perlahan
mengingatkanku lagi akan rasa perih itu
bahkan menambah sesak nafasku
oh Tuhan
apa yang sebenarnya terjadi
aku tak kunjung mengerti
kini ku hanya bisa terdiam
merenungi..

