Amarahku,
murkaku,
benciku,
kesalku,
dengkiku,
bersinergi di ulu,
menyatu membatu.
Nafsu anjurkan,
kesumat diperankan.
---
Satu langkah,
dua langkah,
tiga langkah,
imanku kalah.
"Tunggu,
apa yang kau lakukan?"
sadarku,
ku ditegur Tuhan.