waktu membawaku dalam kelam...
setitik bias merayu dalam sebuah rasa semu
aku yang sendiri dalam rintihan sunyi malam
meratapi masa dimana bayang itu mulai melaju
kadang bertanya aku pada sang diri
tentang apa yang membuatku begitu sunyi
hanya lirih terjawab sementara diri hanya membisu
aku menunduk dalam sesal penuh pilu
menjelajahlah aku menuju ruang itu...
hamparan semu yang terlihat nyata nan syahdu
maya yang ku tau, seperti ucap mereka di seluruhku
dimana realita dan ragu menjadi tanya tiap waktu
aku melihat meeka yang bertanya tentangku
beriring mereka melewati waktu yang begitu lugu
sesekali ku bertanya pada diantaranya akan lara
namun terkadang ucap itu terkunci dan terjaga
seorang hawa menyapaku di satu sela...
menanyakan aku dan waktu yang berlalu
dirinya membuai hingga lahir sebuah rasa
dan sesekali peluk itu melepas malam kelabu
beradalah aku diantara bayang mereka..
para rasa dan denyut asa cinta manusia
aku terlelap tanpa daya dan terlena..
dalam bisu bunga mimpi merangkai cerita
kebimbangan melayangkanku...
terduduklah ku hingga kini dalam lingkaran tanpa pintu
aku kehilangan siapa aku...
di hempas lara yang mendayuku tiap waktu