eh... salah posting ya? Harusnya ditempel di toilet kali?

Mungkin perlu diedit tuh di bagian akhir

Anyway, punya credit card berapapun tidak masalah, yang penting, total credit limit sebaiknya tidak melebihi total income per bulan dalam rumah.
Misalnya, CC suami limitnya 5jt dan 4jt, CC istri limitnya 4jt dan 3jt, maka total limit = 16jt. Kalo seandainya income total suami + istri per bulan di atas 16jt, ngga apa2. Tapi kalau lebih, biasanya malah rugi.
Saya ngga tau, apakah
lifestyle yang selalu ingin mengikuti trend yang berlaku di 'orang-orang di kalangan saya' adalah baik atau buruk. Tapi kalau trend-nya adalah untuk
selalu punya utang, rasanya mendingan nggak usah diikutin.
Coba liat, orang yang
bener-bener kaya, biasanya tidak lantas suka ganti2 gadget, velg, mode, tas, sepatu, dlsb. Biasanya kalo belanja, mereka beli barang sesuai kebutuhan. Memang yang paling mahal, tapi setelah itu udah. Dipakai sampai bener-bener udah waktunya ganti.
Orang-orang seperti di atas, biasanya cuman punya credit card sebiji, tapi yang Platinum beneran, dengan limit di atas 75jt, yang selalu dibayar tepat waktu.
Alasan mereka memiliki CC adalah bener2 "daripada ngantongin duit banyak", bukannya "karena ngga ada duit untuk dikantongin."

Beberapa tips yang bisa dipakai untuk menguji diri kita tentang credit card adalah sbb:
Apa alasan kita menggunakan CC dalam kebanyakan transaksi kita?A. Karena ngga bawa uang cash, atau karena untuk pembelian secara online.
B. Karena bisa dicicil pembayarannya, dan kalau beli cash, penghasilan saya tidak mencukupi. (ga punya duitnya tapi pengen)
C. Emergency, harus membayar uang deposit rumah sakit, ada orang dekat yang perlu dirawat!
Kalau alasan kita rata2 adalah B, berarti jangan pakai CC. Apalagi lebih dari satu!Kenapa sebaiknya credit card Anda selalu dibawa kemana2? (Never leave home without it?)A. Untuk jaga2. Siapa tahu ada barang menarik yang bisa dibeli, tapi harganya mahal?
B. Untuk jaga2. Siapa tahu uang cash saya nggak cukup untuk belanja nanti?
C. Untuk jaga2. Siapa tahu ada keadaan darurat yang memerlukan biaya besar.
Kalau jawaban kita bukan C, ya sebaiknya hati-hati.Gimana rasanya seandainya total credit limit dari kartu-kartu kredit anda berjumlah 4x lipat dari total penghasilan?A. Bangga dong, tidak semua orang bisa begitu dipercaya oleh pihak bank!
B. Aman rasanya, seolah-olah ATM ngikut aja kemana kita pergi.
C. Khawatir. Ntar ngebayarnya gimana?
Kalau jawaban anda masih bukan C (apalagi anda mati2an membela diri bahwa A atau B adalah alasan yang benar), mungkin anda perlu menurunkan total credit limit anda dengan berbagai cara.Bagaimana sikap Anda terhadap credit-shield insurance?A. Penting! Siapa tahu ada apa2 dengan saya atau pekerjaan saya, setidaknya hutang kartu kredit saya terbayar.
B. Tidak penting! Karena hanya akan menambah beban pembayaran saya tiap bulannya.
C. Dipakai boleh, tidak dipakai juga tidak apa2.
Jawaban anda seharusnya A. Jika bukan, maka (maaf) anda tidak memprioritaskan kewajiban pembayaran hutang anda, dan hanya memikirkan tentang hak anda untuk berhutang.Antara Credit Card dan Debet Card.A. Debit Card? Haaa, itu sih mainan anak kecil. Kalau se-level saya sih, udah waktunya pakai credit card.
B. Orang yang punya debit card tapi tidak punya credit card berarti tidak dipercaya oleh bank! Profesinya kurang keren!
C. Saya punya keduanya, dan saya usahakan memakai Debet Card dulu sebelum Credit Card, kecuali karena berbagai pertimbangan.
Kalau jawaban Anda bukan C, berarti Anda memang bener-bener senenggggg banget untuk punya hutang.Begitu aja deh...
Moga-moga thread ini tidak di-close oleh momod karena TS nya memasukkan nama forum lain, saya ingin banget dengar pengalaman teman2 lain tentang CC.