Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Galaksi yang Didominasi Material Gelap
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Academia > Science and Technology > Space and Astronomy
vampireknight
http://ias.dhani.org/2008/09/21/galaksi-ya...i-materi-gelap/

Suatu tim yang dipimpin oleh para astronom dari Yale University telah menemukan galaksi yang paling redup yang didominasi oleh materi gelap (dark matter). Galaksi tersebut, dinamai Segue 1, adalah salah satu diantara sekitar dua lusin satelit galaksi yang mengorbit galaksi Bima Sakti kita. Demikian terungkap dalam paper yang akan dipublikasikan pada “The Astrophysical Journal” (ApJ) edisi mendatang.

Walaupun mengandung sedikit bintang yang dapat terlihat, Segue 1 lebih dari seribu kali lebih masif daripada kelihatannya, yang berarti sebagian besar massanya berasal dari materi gelap. “Segue 1 adalah contoh paling ekstrim dari galaksi yang mengandung beberapa ratus bintang, namun memiliki massa yang relatif besar,” demikian diungkapkan Marla Geha, asisten profesor astronomi di Yale dan penulis utama paper ini.

Geha beserta koleganya, Josh Simon dari California Institute of Technology, telah mengamati sekitar setengah dari galaksi kerdil (dwarf galaxies) yang mengorbit Bima Sakti. Objek-objek tersebut sedemikian redup dan mengandung sedemikian sedikit bintang sehingga pada mulanya sempat dikira sebagai suatu kluster globular (globular clusters) – sekumpulan bintang yang mengorbit suatu galaksi induk. Namun dengan menganalisis cahaya yang datang dari objek tersebut menggunakan teleskop Keck di Hawaii, Geha dan Simon menunjukkan bahwa objek-objek tersebut sebenarnya adalah suatu galaksi tersendiri, hanya saja sangat redup.

Dengan hanya mengamati cahaya yang dipancarkan oleh galaksi yang sangat redup itu, Geha dan koleganya memprediksi bahwa galaksi tersebut memiliki massa yang kecil pula. Namun demikian, mereka menemukan bahwa objek tersebut ternyata antara 100 hingga 1000 kali lebih masif daripada yang terlihat. Materi gelap yang tak terlihat semestinya bertanggung jawab atas selisih massa tersebut.

Walaupun materi gelap tidak memancarkan atau menyerap cahaya, para ilmuwan dapat mengukur efek gravitasionalnya pada materi biasa. Diyakini bahwa sekitar 85 persen dari total massa di alam semesta tersusun atas materi gelap. Menemukan galaksi ultra-redup seperti Segue 1, yang didominasi oleh materi gelap, menyediakan petunjuk terhadap hal semacam bagaimana galaksi terbentuk dan berevolusi, khususnya pada skala terkecil.

“Galaksi-galaksi kerdil ini memberi informasi yang amat besar mengenai formasi galaksi,” jelas Geha. “Sebagai contoh, teori-teori yang berbeda mengenai pembentukan galaksi memprediksi angka perbandingan yang berbeda antara galaksi kerdil versus galaksi besar. Jadi, kita cukup membandingkan angkanya saja.”

Baru akhir-akhir ini para astronom berhasil mengetahui seberapa pentingnya galaksi-galaksi kerdil yang ada. Hal ini berkat proyek semacam Sloan Digital Sky Survey, yang berhasil mencitrakan area langit yang luas dengan detail yang lebih tinggi daripada yang pernah dicapai sebelumnya. Dalam dua tahun terakhir, jumlah galaksi kerdil yang mengorbit Bima Sakti telah bertambah dua kali lipat dari selusin yang telah ditemukan pada paruh pertama abad ke-20.

Geha memprediksi para astronom akan menemukan lebih banyak lagi saat mereka melanjutkan menganalisis data terbaru. (opa.yale.edu)

Peace.gif
evan01
satu galaksi isinya cuma 24-30an bintang... lega bheneeeerrrr....

kluarga segue 1 dan tetangga -------------- kluarga segue 1 tanpa tetangga

kayak sepur argobromo disewa anak-anak satu kelas doang....
evan01
Referensi yg gw kebet dari mbah Wiki dan bengkel HowStuffWorks, materi gelap adalah materi yang tidak bisa dideteksi karena kagak punya radiasi sendiri, tapi keberadaannya bisa diterawang dari pengamatan galaksi dan objek-objek sejenisnya, meskipun akhirnya ada juga yg nemuin cara laen scara kbetulan.

dan mendapat kursi parlemen yang terbanyak setelah dark energy


Secara kasat mata, harusnya bagian tengah galaksi harusnya lebih cepat kitirannya daripada bagian lengan atau tepinya <kayak topan/tornado, yg syerem kan bagian tengahnya, pinggirannya shefoy-shefoooooy>. tapi ternyata nggak ghetoo broo~~...

hal ini brarti, kecepatan lengan/pinggiran galaksi lebih-kurang sama dengan bagian tengah, dan ada sesuatu yg bikin fenomena itu terjadi <Fritz Zwicky-Vera Rubin's rep.> Dan petunjuk lainnya seperti kecepatan orbit galaksi di dalam suatu grombolan serta fenomena lensa gravitasi.

ada usulan kalo dark matter itu terdiri dari partikel 2x yang kurang berinteraksi dengan partikel 2x umum lainnya <alias kurang gaul/kuper> seperti Neutralino, axion dan photino. mirip kayak minyak dan air dalam satu wadah, 'gak mo gabung.


di alam semesta, dark matter menyebar ksana-ksini kayak tumplekan agar-agar swallow brand

dan saat lagi apes, dark matter bisa juga tabrakan dengan dark matter lain.

dan penumpangnya tumplek-blek ngrumpyuk jadi satu


---------------------------
@bang OYON, makacih info dan referensinya.....
vampireknight
duh... Rumit nya alam semesta @_@...
dark matter bisa tabrakan yah bro???
ntar klu tabrakan kira2 yang terjadi apa yah?
evan01
ngngngng....'gak parah koq, bahkan galaksinya juga 'gak knapa-napa. paling nggak mereka merging/bergabung <kayak robot power rangers>.



tapi kalo sudut tabrakannya passsss dan sempurna, hasilnya kayak gini.

wes-hewes-hewes, mbhuyar kabeh...<trek-tek-tek-teeek...>

This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.