QUOTE (Dracon @ Oct 12 2008, 09:58 PM)

2. Jangan makan sayur bayam setelah lewat 6 jam.
Sayur bayam yang telah lewat 6 jam setelah dimasak telah mengalami kerusakan susunan molekul zat besi, sehingga bisa menyebabkan gangguan pada usus dan hati.
3. Jangan makan sayur bayam + minum teh.
Sayur bayam mengandung zat besi yang berguna untuk pembentukan sel darah merah. Bila zat besi bertemu dengan teh, maka kandungan zat besi akan larut / luntur, sehingga tidak ada manfaatnya lagi. Sekalipun tidak berbahaya bagi tubuh, namun unsur mineralnya jadi hilang.
Kalau boleh sedikit nambah, Bozz @Dracon... semoga tidak keberatan dan mohon koreksi kalau salah...

..
Saya pernah membaca tentang metabolisme zat besi dalam tubuh manusia yang salah dua isinya :
1. Molekul / rantai karbon pada mineral pada umumnya (termasuk zat besi) hanya akan rusak apabila mengalami proses pemanasan. Sehubungan dengan sayur bayam tadi, zat besi yang terkandung di dalamnya akan terdegradasi apabila kita lakukan pemanasan ulang. Kandungan mineral pada Bayam didominasi oleh zat besi, oleh karena itu tidak disarankan untuk memanasi kembali sayur bayam berapa jam pun sesudahnya karena ion Fe akan banyak yang terlepas dari rantai karbonnya sehingga manfaatnya untuk metabolisme pembentukan sel darah merah berkurang. Selain itu, ion Fe yang tidak terikat rantai karbon (ion Fe 3+ maupun Fe 2+) akan menjadi radikal bebas yang memang bisa merusak hati (kalau dikonsumsi dalam jumlah banyak dan secara terus menerus).
2. Meminum teh setelah mengkonsumsi sumber zat besi (kurang dari 3 jam) memang akan mengurangi proses metabolisme penyerapan zat besi ke dalam darah. Mengapa? bukan karena zat besi tersebut menjadi larut/luntur dengan teh, melainkan senyawa teaflavin pada teh mempunyai reaksi
blocking terhadap penyerapan
Ferosulfat (senyawa umum zat besi/FeSO4) oleh mukosa usus halus. Proses pencernaan hingga penyerapan zat gizi dalam usus halus lebih kurang memakan waktu 3 jam (kecuali lemak) sehingga kalau kita minum teh 3 jam setelah makan, tidak akan mempengaruhi proses penyerapan zat besi ke dalam darah sekaligus tidak akan mengganggu fungsi utama sebagai salah satu komponen pembentukan sel darah merah.
Regard,