Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Memaafkan Diri Sendiri
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Academia > Science and Technology > Social Science
shashmily
Memaafkan Diri Sendiri




Terkadang stress bukan datang dari faktor luar, tapi dari dalam diri sendiri. Seperti ketika kita melakukan sebuah kesalahan dan merasa bersalah terus karenanya. Rasa bersalah yang terus-menerus kita rasakan akan membuat diri kita selalu dihinggapi ketakutan. Takut berbuat kesalahan lagi dan kehilangan kepercayaan diri.

Ketidakmampuan kita untuk memaafkan diri sendiri bisa menjadikan kita terhenti. Kita yang akan terus terbeban karena perasaan bersalah itu membuat kita sendiri tidak bisa maju dan melanjutkan hidup. Yang jelas, walaupun kita merasa bersalah, kita tidak perlu terus-menerus menghukum diri sendiri. Dr. Phil McGraw, psikolog Amerika mengatakan bahwa kita punya pilihan: Kita bisa menjadi orang yang menyedihkan karena memikirkan rasa bersalah itu terus-menerus, atau kita mengijinkan diri sendiri untuk sembuh dan mencoba menjadi pribadi yang lebih baik.

Ada beberapa cara yang bisa diikuti untuk berdamai dengan diri sendiri:

Langkah Pertama: Bukalah Hati Dan Pikiran

Ketika sedang dihadapkan pada suatu pengalaman pahit, entah karena diri sendiri atau orang lain, pikiran dan hati kita akan tertutup untuk menghindari akan disakiti lagi.

Cobalah buka diri kita kembali dengan melihat apa yang sebenarnya terjadi dan yang kita alami. Katakan pada diri sendiri, “Saya bersedia mempertimbangkan bahwa ada jalan lain untuk menghadapi masalah saya daripada menutup hati dan diri saya.”

Langkah Kedua: Berikan Pilihan Kepada Diri Sendiri Untuk Kembali Mencintai

Rasa bersalah adalah istilah yang kita berikan untuk menampung semua yang jelek dan negatif dari yang pernah kita lakukan. Satu cara yang cukup ampuh dan menghindari rasa bersalah berkepanjangan adalah penyangkalan. Jika Anda terus membenci diri sendiri dan tidak bisa mencintai diri sendiri, maka kita tidak akan bisa menyembuhkan diri sendiri.

Langkah Ketiga: Hadapilah Rasa Bersalah Dan Cobalah Memahaminya

Kebanyakan orang beranggapan bahwa rasa bersalah kita adalah karena kita kehilangan orang yang kita kecewakan. Well,.. bukan hak kita melarang dia. Dia sudah memaafkan kita, dan dia harus menghadapi rasa terlukanya dengan caranya sendiri. Kita pun juga begitu, jangan terus menyalahkan diri sendiri. Hadapi rasa bersalah dengan memahaminya. Memahami setiap konsekuensi dari apa yang telah kita lakukan dan hadapi itu.

Langkah Keempat: Ijinkan Diri Sendiri Untuk Menyembuhkan Diri

Rasa bersalah bukan berarti kita tidak layak untuk berubah. Memaafkan diri sendiri juga berarti kita berhak untuk tidak dihukum selamanya. Menghukum diri terus-menerus bukan jalan keluar yang baik dan benar dan itu juga tidak akan mengubah kita menjadi pribadi yang lebih baik. Jika kita tetap menyimpan rasa bersalah, maka kita pun akan takut melakukan sesuatu untuk merubah diri ke arah yang lebih baik.

Langkah Kelima: Buatlah Suatu Hubungan Baru

Jika diri kita tidak sanggup memaafkan diri sendiri, berarti selama ini kita hanya mengharapkan sesuatu yang tidak nyata dengan kata, “Kalau saja…” dan itu tidak akan pernah selesai. Kita harus terus melanjutkan hidup. Sekali kita memutuskan untuk terus, kita harus membina hubungan baru dengan diri sendiri.
thoel_edy
thank's bro artikel nya menarik u/diterapkan
Winardy
pencerahan yang baik. kebetulan saya lg mengalami masalah yang agak mirip2. thx
mutanthitam
menghadap cermin lalu menatap orang brengsek...
caci maki dia..
hina dia..
rendahkan dia..

lalu ulurkan tangan dan maafkan dia....

nice post
BooNA
makasih artikelnya.... refleksi yang Muantap...
ijin di posting di tempat laen...
shashmily
QUOTE (mutanthitam @ Jan 18 2009, 12:54 AM) *
menghadap cermin lalu menatap orang brengsek...
caci maki dia..
hina dia..
rendahkan dia..

lalu ulurkan tangan dan maafkan dia....

nice post


Applause.gif nice solved Applause.gif
ismadewi
QUOTE (shashmily @ Jan 30 2009, 03:46 PM) *
QUOTE (mutanthitam @ Jan 18 2009, 12:54 AM) *
menghadap cermin lalu menatap orang brengsek...
caci maki dia..
hina dia..
rendahkan dia..

lalu ulurkan tangan dan maafkan dia....

nice post


Applause.gif nice solved Applause.gif


hhmmm....seperti ada yang tidak beres.
btw,katarsis menurut penelitian tidak efektif untuk mengurangi intensitas untuk melakukan tingkah laku agresi.
tapi boleh juga untuk dijadikan hobby.
ayo maki2 orang!

nice post!! sis/bro??
masih perjaka
Duh, kadag tu gua ngerasa ngelakuin sesuatu yang ga perlu dan itu seharusnya bisa gua hindarin, itu yang paling bikin gua ga bisa maafin diri
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.