Help - Search - Members - Calendar
Full Version: musim dingin, part 4
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Pustaka > Poetry Room
eiger
musim dingin
part 4

daun-daun oak yang meniduri pekaranganmu,
masih terbisu walau angin-angin bersiulan,
begitu pula dengan perapian di sudutmu,
masih menghangatkan mantel kesunyian

seperti saat kita melempar kerikil ke langit,
tak ada lubang di atas sana,
untuk meneruskan doa-doa pagi
atau menerbangkan khayalan tentang bintang merona.

salju-salju tipis melumuri ingatanku
akan sebuah pondok kecil,
bernama mimpi.
kau membuka tawa bersama sebotol anggur
dari lemari berlacikan dua wajah,
menghadap dan membelakangi selatan.

akan kubiarkan seluruh embun di pucuk cemara itu,
membasahi tiap helai rambutku,
hingga jejak-jejak jemarimu hanyut
menyentuh tanah dan meresap ke bumi

nisan yang dungu!
hanya terbujur kaku, tanpa gerik sedikitpun,
atau teriakan rindu untuk kedatangan ku.
bahkan, nama mun pun tak tertulis benar disana,
hanya tiga huruf yang tertinggal,
bye


*eiger Peace.gif
BatmaИ
jangan pernah berpisah
tanpa ungkapan kasih sayang untuk dikenang
Sucks
seonggok batu tak terpikirkan
seuntai daun tak terhiraukan
sebatang rumput tak dirisaukan
sesosok tubuh terbujur kaku tak disematkan

kasih yang tlah diberikan
sayang yang tlah ditanamkan
ungkapan suatu perpisahan

tanpa putus tali silaturahmi
merunut tuk sambung disini

Hug.gif
financebbs
ragamu tak lagi bisa kucumbui
jiwamu tak lagi bisa kuselami
hatimu tak lagi bisa kusinggahi
tapi janganlah memutus tali silaturahmi
TheCriminalCat
jalan jalan sunyi..
cuma daun berdesir ditiup angin..
berbicara.. sesama alam.
telah tujuh langkah aku tinggal kan..
berbekal sebuah harapan
aku tinggalkan sebuah kota impian yang separuh siap..
mungkin bila aku kembali.. ia cuma menjadi puing puing..
musim dingin yang melanda..
membuatkan aku tak betah lagi.. membina kota impian..
tanpa tenaga..
keseorangan..
mengharap.. hadirnya kau..
tenyata.. musim dingin ini..
membuatkan kau tak bisa bangkit lagi..
lumpuh..
dan cuma aku.. yang setia di sini..
dan sekarang.. aku kehabisan daya..
ken_the_12
[pada] hari itu.. salju terakhir turun dihatimu
surga yang terlambat,
dan hembusan nafas terakhir dimusim dingin ini..

sisa salju yang belum mencair
dan membasahi relungmu sampai menghitam
suatu pagi yang beku diakhir musim salju

ada badai salju dihatimu
menutupi langit.. dan menutupi dasar hatimu

suaramu [hilang].. ditelan oleh hembusan salju
bergema [lirih] bagai jeritan sedih sekejap

kutunggu musim semi darimu,
memeluk setiap tunas keras dihatiku..


*
dan pada akhirnya,
bukan nightmare pada makna yang sebenarnya
mohon dima'afken
betapa fakir ini mencoba menggenapken..

ImNotWorthy.gif

pangestu
chuenk
musim dingin damai kan jiwa
merona wajah lenyapkan sejenak duka
rasakan aku di antaramu
rasakan sepi ku yang tak kau kunjungi
betra
secarik kusut kertas kotor
lelah menampung larikan kata2 lapuk
dengan wujud nan memudar
tinta tulus itu berkata-kata
seperti hendak berkaca-kaca

mengapa tak ku remas saja
lalu robek seribu bagian
atau bakar dengan beringas
ow, atau mungkin ku timbun di tempat yg jauh dan terpencil
ah,mengapa... mengapa
meski telah ku menghardik gundah
tergeletak saja tak musnah

segala aksara beku darimu
di ringkih kertas kumal ini
seluruh suara yang tersumbat di rongga tenggorok mu
peri kecilku... sayang

ku percaya
tulisan ini masih utuh
karena itu adalah...
desir suaramu di pelupuk dini asmara kita mewangi
manja pintamu ketika rindu masih enggan melayang
ocehan rapatmu saat banyak yg kan kau kisahkan
juga omelanmu pada si bengal ini
serta do'a ikhlasmu tuk kita... tuk cinta ini

lembar2 daun gugur
mengibas jejeran dawai
berdenting...
titipkan latar bagi malam dingin tak berbintang
lilin sebatang...pupus
aku pun tertelungkup

tak ada kalimat penutup tertutur
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.