Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Pak Lurah yang Doyan Daun Muda
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Cafe > Kriminalitas
OhYesOhNo
Source: Kompas.com Selasa, 2 Desember 2008 | 15:39 WIB
http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/02/...usan.orang.demo
Laporan wartawan Kompas Iwan Santosa

Lurah Hamili Warga, Ratusan Orang Demo




QUOTE
JAKARTA, SELASA — Irwansyah, Lurah Kelurahan Angke Indah, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, didemo ratusan warganya karena menghamili Suhesti alias Eneng (16), warga RT 02 RW 10.

Para warga yang berdemo ini menuntut agar Irwansyah dicopot dari jabatannya. "Biar diselesaikan secara kekeluargaan kami tetap menuntut dia mundur dari jabatan," kata Ugi, Ketua RT 04 RW 11.

Saat ini anggota dewan kelurahan bernama Karna sedang menemui Camat untuk menyampaikan aspirasi warga. Sementara itu, Wakil Lurah Angke Indah Djaharuddin mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan tuntutan warga pada kecamatan.

"Untuk persoalan warga yang hamil, diharapkan dapat diselesaikan secara kekeluargaan, sedangkan tuntutan pencopotan lurah, itu merupakan kewenangan pimpinan," ujar Djaharuddin.

Sampai saat ini keberadaan Irwansyah yang sudah dua tahun menjabat lurah itu tidak diketahui.

Iwan Santosa


Source: Kompas.com Rabu, 3 Desember 2008 | 07:51 WIB
http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/03/...oyan.Daun.Muda..

Pak Lurah yang Doyan Daun Muda



Warta Kota/Tos
Lurah Angke, Tambora, Jakarta Barat, mengurung diri di kantornya ketika warga berunjuk rasa menuntut lurah tersebut bertanggung jawab atas kehamilan seorang gadis warga Angke, Selasa (2/12).


QUOTE
KEMISKINAN diduga menjadi penyebab Hes merelakan kegadisannya direnggut oleh Pak Lurah. Iming-iming uang yang dijanjikan membuat gadis ini tak bisa mempertahankan kehormatannya.

Selama ini Hes dikenal sebagai anak pendiam. Dia jarang bergaul dengan rekan sebayanya. ”Anaknya tertutup sekali. Jarang bergaul. Kalau keluar rumah juga tidak pernah cerita apa-apa,” kata Megi, rekan Hes.

Megi mengatakan, Hes tidak pernah meminta sesuatu yang mewah kepada orangtuanya. Bahkan, untuk mendapatkan keinginannya, Hes harus bekerja. ”Sebenarnya anaknya sangat prihatin, kok bisa ya dia sampai begitu,” kata Megi.

Hes adalah anak ketiga dari seorang janda tua yang bekerja serabutan. Hes dan keluarganya tinggal di sebuah rumah yang nyaris roboh. Atap rumah Hes telah miring ke kiri karena sudah bertahun-tahun tidak diperbaiki. Kehidupan keluarga Hes yang di bawah garis kemiskinan membuat banyak tetangganya yang meminta bantuan Hes untuk membawakan belanjaan dari pasar.

Hes tak pernah menolak permintaan seperti itu. Keluarga Hes termasuk keluarga penerima bantuan langsung tunai (BLT) dan beras miskin. Kehidupan keluarga ini berada di bawah garis kemiskinan setelah ayah Hes meninggal dunia beberapa tahun lalu.

Namun, kemiskinan yang dialami pemilik wajah manis berkulit sawo matang ini ter-nyata dimanfaatkan oleh seorang muncikari untuk meraup keuntungan sendiri. Muncikari itu lalu menjebak dan memaksa Hes untuk menjual keperawanannya kepada seorang pejabat bejat.

Rekan-rekan Hes sama sekali tidak menyalahkan Hes. Mereka mengatakan, hal ini bisa terjadi karena ada orang yang merayunya. ”Dia sering keluar rumah diajak Mbak Ita. Saya tidak tahu ke mana mereka kalau pergi. Mbak Ita itu dulunya kerja di sebuah tempat hiburan malam,” kata Nur, rekan Hes lainnya.

Beberapa tokoh masyarakat Kelurahan Angke sangat menyesalkan Lurah Angke, Irw, yang berbuat tak pantas terhadap warganya sendiri. ”Apalagi, dia itu orang yang tidak punya. Seharusnya lurah menolongnya bukan memanfaatkannya,” kata H Arsad, tokoh masyarakat Angke.

Menurut Arsad, Hes tidak akan melakukan tindakan itu kalau tidak ada orang yang merayu dan memaksanya. ”Bagaimana mungkin Hes bisa kenal dengan Pak Lurah. Bikin KTP saja belum pernah. Ngapain dia datang ke kelurahan?” katanya.

Peristiwa ini, kata Arsad, bisa merusak masa depan Hes. ”Sejak kejadian ini diketahui orang banyak, Hes tak mau lagi ke sekolah. Dia juga terus mengurung diri. Kalau Pak Lurah tak mau tanggung jawab, siapa yang akan mengurusinya?” katanya.

Cecep, warga lainnya, juga menyesalkan tindakan Lurah Irw. Dia mengatakan, lurah yang tinggal di Durikosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, ini harus langsung diganti. ”Dia tidak pantas jadi lurah. Apalagi, dia disebut-sebut pernah melakukan hal seperti ini juga terhadap anak di bawah umur lain,” katanya.

Cecep mengatakan, beberapa rekannya yang tinggal di Kelurahan Kalianyar, Tambora, menceritakan bahwa Irw juga melakukan perbuatan tak terpuji terhadap seorang gadis warga Kalianyar. ”Kejadiannya beberapa tahun lalu. Karena ketahuan berbuat seperti itu, dia lalu dimutasi ke Angke. Sampai di sini malah begitu lagi,” katanya.

Irw menjabat Lurah Angke sejak Desember 2006. Sebelumnya, dia pernah menjadi lurah di beberapa tempat. Irw berperawakan sedang dan memakai kacamata. Dia berkarier di lingkungan pegawai negeri setelah lulus dari STPDN (sekarang IPDN) belasan tahun lalu.

TOS


Peace.gif peace Peace.gif
laskar_bawor
wah...ini dia salah satu contoh manusia yang perlu di bina...dibina-sakan....

mungkin pak lurah lupa, karma berlaku....

ingat pak lurah...istri bapak wanita, ibu bapak juga wanita......

kalo hal ini terjadi sama mereka...gimana???
benqwick
lurah cabul yang bodoh, ngehamilin anak orang yang sedang kesusahan
OhYesOhNo
Source: Kompas.com Jumat, 5 Desember 2008 | 10:15 WIB
http://kompas.com/read/xml/2008/12/05/1015....ke.pejabat.dki

Ros Diduga Pasok ABG ke Pejabat DKI



Warta Kota/Toto Sunandar
Ita, wanita yang diduga menjual kegadisan Hes kepada Lurah Angke.


QUOTE
Lurah Angke, Irw, yang dituduh menghamili gadis ABG masih diperiksa di Bawasko Jakarta Barat. Kemarin, Bawasko Jakbar menghadirkan Ita dan Ros. Ita adalah pekerja di sebuah tempat hiburan malam, sementara Ros diduga bekerja sebagai seorang muncikari yang kerap mencari gadis-gadis untuk dipekerjakan di tempat-tempat hiburan malam.

Sepak terjang Ros baru diketahui setelah kasus penghamilan yang dilakukan Lurah Angke mencuat ke permukaan. Ros disebut-sebut sebagai muncikari yang kerap memasok anak baru gede (ABG) untuk para pejabat daerah Jakarta. Namun, hal ini dibantah oleh Ros dan Ita. Kepada petugas Bawasko mereka mengatakan tidak bekerja sebagai PSK, apalagi muncikari.

Bantahan juga dilontarkan Irw. Dia mengatakan, tidak pernah menghamili Hes, siswi kelas satu sebuah sekolah yang baru berusia 16 tahun. ”Saya memang pernah mengajaknya berjalan-jalan ke hotel, tapi tidak pernah menidurinya,” kata Irw di ruang Bawasko Jakbar kepada wartawan.

Namun, hal ini berbeda dengan pengakuan Hes kepada orangtuanya. Hes mengatakan, orang yang telah membuatnya hamil adalah Lurah Irw. Menurut Hes perbuatan Irw dilakukan pada April di sebuah hotel di Jakarta Barat. Dia mau melakukan hal itu setelah diperdaya oleh Ita.

Anggota Komisi E DPRD DKI, Ahmad Husin Alaydrus, meminta Gubernur DKI Fauzi Bowo bertindak tegas. Sekarang, katanya, saatnya Fauzi menunjukkan ketegasan sebagai seorang pemimpin dalam menindak anak buahnya yang melakukan pelanggaran dan mencemarkan nama baik aparat.

”Untuk apa pejabat yang berbuat cabul seperti itu dipertahankan? Masih banyak aparat yang baik yang bisa menjadi teladan bagi warga. Kalau seorang pamong perilakunya seperti itu, sungguh memalukan,” kata Alaydrus.

Warga marah

Pengakuan Hes ini lalu menyulut kemarahan warga Kelurahan Angke. Pada Selasa (2/12), ratusan warga Kelurahan Angke berunjuk rasa di depan Kantor Kelurahan Angke untuk menuntut pertanggungjawaban Irw. Mereka juga menuntut Irw untuk mundur dari jabatannya.

Menanggapi persoalan ini, Irw mengatakan, tidak benar apa yang disampaikan oleh Hes. Faktanya, kata dia, keluarga Hes malah memerasnya. ”Awalnya, saya dimintai uang Rp 30 juta lalu Rp 100 juta,” kata Irw. Pemerasan ini dilakukan setelah Irw mengajak jalan-jalan Hes. ”Waktu habis jalan-jalan saya memang pernah memberi dia uang Rp 300.000,” kata Irw.

Irw mengatakan, Hes bisa saja hamil oleh orang lain dan bukan dirinya. ”Dia itu memang anak nakal dan bisa diajak jalan oleh siapa pun,” kata Irw membela diri. Sementara itu, semenjak kasus ini mencuat, kediaman Irw di kawasan Durikosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, nampak lengang. Anak dan istrinya harus mengungsi karena malu.

”Anak dan istri saya tertekan karena kasus ini. Peberitaan di sejumlah media massa terlalu menyudutkan saya,” kata Irw.

PNS jalani psikotes

Bawasko Jakarta Barat akan mempertimbangkan pelaksanaan psikotes bagi jajaran PNS untuk mengetahui perilaku para PNS menyusul mencuatnya kasus lurah yang diduga menghamili seorang ABG itu. Psikotes ini dinilai perlu untuk mengetahui sejauh mana perilaku PNS di masyarakat.

Pertimbangan pengadaan psikotes untuk kalangan PNS ini disampaikan Kepala Bawasko Jakarta Barat Sri Rayahu ketika menjawab pertanyaan Warta Kota. Sri mengatakan, hal ini bisa saja dilakukan untuk mengetahui sejauh mana perilaku para PNS. ”Namun, hal ini perlu dirapatkan dulu dengan Wali Kota Jakarta Barat,” paparnya.

Kasus dugaan penghamilan oleh seorang lurah dikhawatirkan merupakan fenomena gunung es. Kejadiannya banyak, tetapi hanya sedikit yang terungkap ke masyarakat.

Beberapa waktu lalu PNS di lingkungan Pemprov DKI diwajibkan untuk menjalani tes HIV/AIDS dan tes narkoba. Hal ini untuk mengetahui seberapa banyak PNS di lingkungan Pemprov DKI yang menggunakan narkoba dan tertular HIV/AIDS.

Hasilnya, ditemukan beberapa pegawai yang positif menggunakan narkoba. Namun, Badan Nasional Narkotika yang menggelar uji HIV/ AIDS dan narkoba tidak merilis nama orang-orang tersebut. (tos)

TOS


Peace.gif peace Peace.gif
K_Bo only
waduh2.....

STPDN bikin ulah lagi....

biar kata udah lulus tp kelakuannya msh aja tetep sama....

emangnya di STPDN yg skrg IPDN tuh diajarin apa sih??? drunk.gif

diajarin mukul ama ngesex doank yah???? Confused.gif
globespank
lait glagat woman traficing memang menyebalkan lantaran kemiskinan makanya mari kita bikin usaha eksport biar semua pada kerja heheh, tapi cewe yg mau di jadiin pecun mereka itu kemauan sendiri atau memang kebutuhan atau emang hobi...who knows?
summer69
yah...begitulah hasil didikan STPDN, sekolah tak berguna
CG
QUOTE (summer69 @ Dec 10 2008, 09:06 PM) *
yah...begitulah hasil didikan STPDN, sekolah tak berguna


berguna kok bro......bagi setan..
jadi ga susah ngerayu mereka berbuat dosa.. Devil.gif
adisusanto
gitu aja ko repot..
adisusanto
gitu aja ko repot..
Dark Purple
STPDN dah gak usah dipertanyakan lagi deh, dah jelas. Ngomong2 tentang woman traficking, harusnya ada hukuman yang berat untuk para pelaku. Berat sekali karena yang dijual orang bro. Jadi inget zaman perbudakan deh.
yujinha
Sigh.gif kok gak mikir kalo anaknya sendiri dihamili orang gimana Sigh.gif dasar setan BlackEye.gif
JustTry
baru diusut kalau menghamili?

berarti kalau dipakai tapi ga hamil, tu lurah ga kena masalah dong??
JustTry
baru diusut kalau menghamili?

berarti kalau dipakai tapi ga hamil, tu lurah ga kena masalah dong??
jonbob58
waduh...waduh.... lurah kok berani-beraninya....
svnhvn
pas gw baca almameter itu lurah gw cuma bisa bilang, oooo pantes..
MooNzZ
ckckckck....

coba kalo anak prempuannya digituin juga, gmn??
gak berprasaan deh... Angry.gif
ArmiOfInferno
pejabat" bejad moga aja masi ada pejabat" yg bener bener bersih
slenguk
STPDN memang tidak bermutuuu..mahasiswanya goblok, lulusannya bejattt...bubarkannn!!!
Venansia_jeva
mau jadi apa ni lama2 axehead.png
duda1974
lurah edan
financebbs
wah gimana nih pak lurah bukannya mengayomi warga malah 'mengerjai' warga Thinking.gif
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.