http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/07/...ional.Meninggal
Mantan Pejudo Nasional Meninggal
QUOTE
SEMARANG, MINGGU - Mantan pejudo putri nasional, Praptiningsih (30) meninggal dunia di Rumah Sakit Elizabeth Semarang, Minggu sore pukul 15.28 WIB karena sakit kelebihan cairan di bagian otak.
Pelatih judo Jawa Tengah, Amin Pambudi mengatakan, atlet kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, ini sudah beberapa kali masuk rumah sakit dan dia dalam kondisi kritis sejak tiga hari yang lalu.
"Ia merupakan pejudo nasional yang sudah tampil dalam berbagai even nasional dan internasional. Dia angkatan anak saya, Lita Theresia yang merupakan adik Kresna Bayu," kata Amin Pambudi yang juga ayah Kresna Bayu dan Lita Theresia.
Sejak beberapa tahun terakhir ini, almarhumah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Theologia (STT) Salatiga. "Selama sakit sampai meninggalnya, dia selalu ditemani Lita Theresia dan beberapa pejudo Jateng," katanya.
Lita Theresia yang dihubungi secara terpisah mengatakan, selama menjadi atlet judo, Praptiningsih pernah meraih medali emas pada SEA Games tahun 1997. Kemudian, kata mantan pejudo nasional itu, Praptiningsih juga pernah mengikuti Kejuaraan Judo di Sydney, Australia, tahun 1998. "Tetapi setelah itu dia mundur dari judo karena sering sakit-sakitan," katanya.
Ketika ditanya rencana pemakaman Praptiningsih, dia mengatakan, sampai kini belum tahu karena masih menunggu kedatangan suaminya. "Kalau menunggu suaminya, paling hari Senin (8/12) baru dimakamkan, tetapi kalau harus menunggu keluarganya dari Makassar, mungkin baru lusa dimakamkan. Tempat pemakaman mungkin juga di Semarang," katanya.
Sampai pukul 19.00 WIB, jenazah masih berada di Rumah Sakit Elizabeth Semarang karena masih mengurusi administrasi.
CAY
Sumber : Antara
Pelatih judo Jawa Tengah, Amin Pambudi mengatakan, atlet kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, ini sudah beberapa kali masuk rumah sakit dan dia dalam kondisi kritis sejak tiga hari yang lalu.
"Ia merupakan pejudo nasional yang sudah tampil dalam berbagai even nasional dan internasional. Dia angkatan anak saya, Lita Theresia yang merupakan adik Kresna Bayu," kata Amin Pambudi yang juga ayah Kresna Bayu dan Lita Theresia.
Sejak beberapa tahun terakhir ini, almarhumah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Theologia (STT) Salatiga. "Selama sakit sampai meninggalnya, dia selalu ditemani Lita Theresia dan beberapa pejudo Jateng," katanya.
Lita Theresia yang dihubungi secara terpisah mengatakan, selama menjadi atlet judo, Praptiningsih pernah meraih medali emas pada SEA Games tahun 1997. Kemudian, kata mantan pejudo nasional itu, Praptiningsih juga pernah mengikuti Kejuaraan Judo di Sydney, Australia, tahun 1998. "Tetapi setelah itu dia mundur dari judo karena sering sakit-sakitan," katanya.
Ketika ditanya rencana pemakaman Praptiningsih, dia mengatakan, sampai kini belum tahu karena masih menunggu kedatangan suaminya. "Kalau menunggu suaminya, paling hari Senin (8/12) baru dimakamkan, tetapi kalau harus menunggu keluarganya dari Makassar, mungkin baru lusa dimakamkan. Tempat pemakaman mungkin juga di Semarang," katanya.
Sampai pukul 19.00 WIB, jenazah masih berada di Rumah Sakit Elizabeth Semarang karena masih mengurusi administrasi.
CAY
Sumber : Antara