backmine
Dec 20 2008, 04:36 PM
Pada sebuah senja dua puluh tahun yang lalu, terdapat seorang pemuda yang kelihatannya seperti seorang mahasiswa berjalan mondar mandir di depan sebuah rumah makan cepat saji di kota metropolitan, menunggu sampai tamu di restoran sudah agak sepi, dengan sifat yang segan dan malu-malu dia masuk ke dalam restoran tersebut. “Tolong sajikan saya semangkuk nasi putih.”
Dengan kepala menunduk pemuda ini berkata kepada pemilik rumah makan. Sepasang suami istri muda pemilik rumah makan, memperhatikan pemuda ini hanya meminta semangkuk nasi putih dan tidak memesan lauk apapun, lalu menghidangkan semangkuk penuh nasi putih untuknya.
Ketika pemuda ini menerima nasi putih dan sedang membayar berkata dengan pelan :
“dapatkah menyiram sedikit kuah sayur diatas nasi saya.”
Istri pemilik rumah berkata sambil tersenyum :
“Ambil saja apa yang engkau suka, tidak perlu bayar !”
Sebelum habis makan, pemuda ini berpikir : “kuah sayur gratis.”
Lalu memesan semangkuk lagi nasi putih.
“Semangkuk tidak cukup anak muda, kali ini saya akan berikan lebih banyak lagi nasinya.”
Dengan tersenyum ramah pemilik rumah makan berkata kepada pemuda ini.
“Bukan, saya akan membawa pulang, besok akan membawa ke sekolah sebagai makan siang saya !”
Mendengar perkataan pemuda ini, pemilik rumah makan berpikir pemuda ini tentu dari keluarga miskin diluar kota , demi menuntut ilmu datang kekota, mencari uang sendiri untuk sekolah, kesulitan dalam keuangan itu sudah pasti.
Berpikir sampai disitu pemilik rumah makan lalu menaruh sepotong daging dan sebutir telur disembunyikan dibawah nasi, kemudian membungkus nasi tersebut sepintas terlihat hanya sebungkus nasi putih saja dan memberikan kepada pemuda ini. Melihat perbuatannya, istrinya mengetahui suaminya sedang membantu pemuda ini, hanya dia tidak mengerti, kenapa daging dan telur disembunyikan di bawah nasi ?
Suaminya kemudian membisik kepadanya :
“Jika pemuda ini melihat kita menaruh lauk dinasinya dia tentu akan merasa bahwa kita bersedekah kepadanya, harga dirinya pasti akan tersinggung lain kali dia tidak akan datang lagi, jika dia ket empat lain hanya membeli semangkuk nasi putih, mana ada gizi untuk bersekolah.”
“Engkau sungguh baik hati, sudah menolong orang masih menjaga harga dirinya.”
“Jika saya tidak baik, apakah engkau akan menjadi istriku ?”
Sepasang suami istri muda ini merasa gembira dapat membantu orang lain.
“Terima kasih, saya sudah selesai makan.” Pemuda ini pamit kepada mereka. Ketika dia mengambil bungkusan nasinya, dia membalikan badan melihat dengan pandangan mata berterima kasih kepada mereka.
“Besok singgah lagi, engkau harus tetap bersemangat !” katanya sambil melambaikan tangan, dalam perkataannya bermaksud mengundang pemuda ini besok jangan segan-segan datang lagi. Sepasang mata pemuda ini berkaca-kaca terharu, mulai saat itu setiap sore pemuda ini singgah kerumah makan mereka, sama seperti biasa setiap hari hanya memakan semangkuk nasi putih dan membawa pulang sebungkus untuk bekal keesokan hari.
Sudah pasti nasi yang dibawa pulang setiap hari terdapat lauk berbeda yang tersembunyi setiap hari, sampai pemuda ini tamat, selama 20 tahun pemuda ini tidak pernah muncul lagi. Pada suatu hari, ketika suami ini sudah berumur 50 tahun lebih, pemerintah melayangkan sebuah surat bahwa rumah makan mereka harus digusur, tiba-tiba kehilangan mata pencaharian dan mengingat anak mereka yang disekolahkan di luar negeri yang perlu biaya setiap bulan membuat suami istri ini berpelukan menangis dengan panik.
Pada saat ini masuk seorang pemuda yang memakai pakaian bermerek kelihatannya seperti direktur dari kantor bonafid.
“Apa kabar?, saya adalah wakil direktur dari sebuah perusahaan, saya diperintah oleh direktur kami mengundang kalian membuka kantin di perusahaan kami, perusahaan kami telah menyediakan semuanya kalian hanya perlu membawa koki dan keahlian kalian kesana, keuntungannya akan dibagi 2 dengan perusahaan.”
“Siapakah direktur diperusahaan kamu ?, mengapa begitu baik terhadap kami? saya tidak ingat mengenal seorang yang begitu mulia !” sepasang suami istri ini berkata dengan terheran.
“Kalian adalah penolong dan kawan baik direktur kami, direktur kami paling suka makan telur dan dendeng buatan kalian, hanya itu yang saya tahu, yang lain setelah kalian bertemu dengannya dapat bertanya kepadanya.”
Akhirnya, pemuda yang hanya memakan semangkuk nasi putih ini muncul, setelah bersusah payah selama 20 tahun akhirnya pemuda ini dapat membangun kerajaaan bisnisnya dan sekarang menjadi seorang direktur yang sukses untuk kerajaan bisnisnya.
Dia merasa kesuksesan pada saat ini adalah berkat bantuan sepasang suami istri ini, jika mereka tidak membantunya dia tidak mungkin akan dapat menyelesaikan kuliahnya dan menjadi sesukses sekarang. Setelah berbincang-bincang, suami istri ini pamit hendak meninggalkan kantornya.
Pemuda ini berdiri dari kursi direkturnya dan dengan membungkuk dalam-dalam berkata kepada mereka :”bersemangat ya ! di kemudian hari perusahaan tergantung kepada kalian, sampai bertemu besok !”
Kuroky
Dec 20 2008, 08:53 PM
nice!!!
jarang skali org mmbantu spt itu!!
beautiful_mind
Dec 21 2008, 08:45 AM
wah wah wah

nice story
malili_camp
Dec 23 2008, 03:49 PM
saluuut...
DG_Community
Dec 23 2008, 04:35 PM
nice
draculala
Dec 26 2008, 11:43 PM
Hukum tabur tuai: Menabur kebaikan, menuai Keberkahan!
Nice story. Thanks for sharing....
mutanthitam
Jan 18 2009, 02:19 AM
nice..inspiring...
lowrider
Jan 18 2009, 10:04 AM
lha orang udah tua mo dikasih perusahaan
QUOTE
Pemuda ini berdiri dari kursi direkturnya dan dengan membungkuk dalam-dalam berkata kepada mereka :”bersemangat ya ! di kemudian hari perusahaan tergantung kepada kalian, sampai bertemu besok !”
vandab
Jan 20 2009, 03:47 PM
semangat ya...
tongsamcong
Jan 20 2009, 05:21 PM
cerita yang bisa memberikan kita inspirasi
yang-yang
Jan 20 2009, 11:01 PM
thxs
allfree
Jan 21 2009, 07:05 AM
Wah, direktur yg tidak lupa dari mana dia berasal.
bisnismlg
Jan 21 2009, 09:35 PM
semoga semakin banyak orang menjadi baik
setelah membaca cerita ini.
BooNA
Jan 23 2009, 03:37 AM
Muantap....
Soegalie
Feb 2 2009, 10:34 PM
uuuuhhhhh . . . . . keren,,
gaia
Feb 5 2009, 07:14 PM
ceritanya sungguh mengharukan bro,,,,
kpan ya,,,gw bisa bijak kaya' pmuda tuh????
4nt4
Feb 5 2009, 07:30 PM
sip bro...tapi keknya cm fantasi coz jaman sekarang mana ada moral kek mrk...but keep the spirit...
glamor
Feb 5 2009, 09:25 PM
nice story.. dengan happy ending..
yyuyu
Feb 7 2009, 03:25 PM
seandainya di dunia ini semua nya seperti cerita diatas....
kissm3free
Feb 8 2009, 11:34 AM
kacang tidak lupa ama kulit nya ya?
heartz_guens
Feb 14 2009, 11:01 PM
ada lagi ga gue seneng baca kisagh dari lho
gue
QUOTE
terharu
thedjo
Feb 15 2009, 12:57 AM
inspiratif banget nih!
kurdtanshori
Feb 15 2009, 10:28 PM
niy bener ga ceritanya....mang masih ada ya manusia kyk gini di dunia???
jasonx
Feb 17 2009, 01:42 PM
Hehehe terharu bacanya
Thanks Bro
sisingamangaraja
Feb 25 2009, 06:31 PM
erast
Feb 25 2009, 06:41 PM
QUOTE (4nt4 @ Feb 5 2009, 07:30 PM)

sip bro...tapi keknya cm fantasi coz jaman sekarang mana ada moral kek mrk...but keep the spirit...

Akan slalu ada orang-orang seperti itu selama kita percaya akan nilai kebaikan.
... Sopo nandur bakal ngunduh ...
pating_pledit
Apr 4 2009, 02:48 PM
inspirasi yang bagus.......
tunanetra
Apr 4 2009, 03:23 PM
cerita yang menarik
_Tosch_
Apr 4 2009, 03:32 PM
cerita yang baguss...hmm siapa ya yang mau ngasi nasi kesini..di bawahnya ga usah dikasi telur....rendang aja,ga papa kecil asal banyak....hehehe
bana_nazh
Apr 7 2009, 10:40 AM
QUOTE (lowrider @ Jan 18 2009, 10:04 AM)

lha orang udah tua mo dikasih perusahaan
QUOTE
Pemuda ini berdiri dari kursi direkturnya dan dengan membungkuk dalam-dalam berkata kepada mereka :”bersemangat ya ! di kemudian hari perusahaan tergantung kepada kalian, sampai bertemu besok !”
keknya bukan dikasi perusahaannya

tapi si pemilik rumah makan di kasi tempat dan segala fasilitasnya untuk buka kantin di perusahaan sang pemuda sukses..
saking berharganya kebaikan sang pemilik rumah makan, si pemuda bilang perusahaan bergantung pada mereka berdua, padahal cuma kantin kan? tapi si pemuda sangat menghargai si pemilik rumah makan, seperti apa yang pernah dia dapatkan dari mereka, menjaga harga diri..
pecelman
Apr 8 2009, 10:12 AM
org baik selalu beruntung............
viery_zack
Apr 9 2009, 02:24 PM
Good. Suami-Istri tsb menerima balasan dunia akhirat..
kutukupret23
Apr 26 2009, 10:45 AM
apa yang kita tanam itu yang kita petik....sip banget ceritanya
Falim
Apr 26 2009, 07:26 PM
haha, nice story bro
Lexius1980
May 1 2009, 06:37 PM
nice story...
membantu memang harus sepenuhnya... tanpa meminta balasan.
begitu juga yang menerima pertolongan "Jangan lupa dari mana asalmu, karena dari asalmu lah engkau menjadi seperti sekarang"
oelet
May 2 2009, 12:22 PM
hal yang dilakukan sangat simpel, tapi memberikan dampak yang teramat sangat BESAR untuk orang lain....
Tezuka
May 2 2009, 03:41 PM
nice story.. jika saja semua orang di indonesia masih ingat untuk membalas budi , pasti Indonesia akan jadi negara yang lebih baik.
faber
May 6 2009, 08:40 PM
bagus ceritannya...
Putu_eea
May 7 2009, 08:47 PM
Nice story...
Two thumbs up!!!
gasspoll
May 8 2009, 12:48 AM
nice story...
LEXTRAD
May 8 2009, 10:10 AM
pernah denger...tapi lumayan diingetin lagi...kereenn lha..
dezagga
May 8 2009, 11:40 PM
Cerita yg bagus bgt..
What you give, you get back..
Tanam kebaikan yang tulus sekarang,
Kau akan memetik manis buahnya di masa yang akan datan..
nouveau84
May 9 2009, 11:06 AM
toppp abiissssss
palinggundul
May 11 2009, 02:03 PM
top markotop.........
rhizki
Jun 2 2009, 10:16 PM
nice story
o.meter.hibaru
Jun 3 2009, 09:08 AM
good...good....
very nice story.....
robinson
Jun 3 2009, 01:46 PM
Aduuh, aku terharu membacanya. Perbuatan baik yang kiat tanam kelak akan berbuah.
robinson
Jun 3 2009, 01:47 PM
Aduuh, aku terharu membacanya. Perbuatan baik yang kiat tanam kelak akan berbuah.
dyne
Jun 3 2009, 02:36 PM
Pernah denger, tapi versi yang segelas susu. Still a nice story, oasis di tengah egoisme kehidupan kota
Viertazila
Jun 20 2009, 02:42 AM
inspiring..
TQ
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please
click here.