Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Monster di Jantung Bima Sakti
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Academia > Science and Technology > Space and Astronomy
IZRO'IL
Sumber: langitselatan.com, Dec 11th, 2008 at 2:58 pm.
Link: http://langitselatan.com/2008/12/11/kesaba...ung-bima-sakti/



Area pusat galaksi Bima Sakti. Kredit : ESO

Setelah melakukan studi panjang selama 16 tahun menggunakan teleskop milik ESO, tim astronom dari Jerman berhasil memperlihatkan kondisi paling detil yang pernah ada dari area di sekitar jantung galaksi Bima Sakti - area dari monster menakutkan si lubang hitam supermasif. Penelitian ini mengungkap rahasia yang tersimpan di area tersebut melalui pemetaan orbit 28 bintang. Bahkan satu bintang di antaranya telah berhasil melakukan putaran penuh mengelilingi lubang hitam.

Pengamatan gerak 28 bintang yang mengorbit area pusat galaksi Bima Sakti, menunjukan keberadaan lubang hitam supermasif yang tengah mengintip kita dari balik debu antar bintang. Ia dikenal sebagai Sagittarius A (atau dikenal sebagai bintang Sagittarius A). Berbagai informasi termasuk bentuk istimewa bintang-bintang tersebut dan juga lubang hitam yang mengikat mereka berhasil dikuak.

Pusat galaksi merupakan laboratorium yang unik dimana kita bisa belajar proses-proses dasar gravitasi yang besar dan kuat, serta dinamika dan pembentukan bintang yang memiliki keterkaitan yang sangat besar dengan inti galaksi. Disinilah pabrik kelahiran bintang dan tempat berlabuh sang monseter menakutkan, lubang hitam supermasif. DI area ini jugalah kita bisa mempelajari lubang hitam dengan lebih mendetil.

Tapi untuk mengamati area ini tidaklah mudah. Pengamatan dalam panjang gelombang tampak tidak dapat menembus blokade yang dibuat oleh debu antar bintang yang mengisi galaksi. Pandangan kita ke jantung sang galaksi ini terhalang. Kemampuan teknologi menjadi tantangan untuk dapat mengintip apa yang terjadi di sana. Untuk itu, digunakanlah panjang gelombang infra merah untuk menembus blokade debu antar bintang tersebut. Dan bintang-bintang di area pusat galaksi kemudian dijadikan partikel penguji untuk mengungkap apa yang ada di sana. Bintang-bintang itu diamati geraknya selama mengorbit Sagittarius A.

Hasil yang diperoleh sangat berguna untuk memahami lubang hitam itu sendiri contohnya dalam hal massa dan jarak. Dan tampaknya 95% massa yang mempengaruhi gerak bintang tersebut adalah lubang hitam. Karena itu, kecil kemungkinan penyebabnya adalah karena materi kelam lain. Tak pelak, hasil ini menjadi bukti empirik keberadaan lubang hitam supermasif, yang diperlihatkan oleh bintang yang megorbit pusat galaksi. Dalam pengamatan, diketahui adanya konsentrasi massa yang besar sekitar 4 juta massa Matahari yang diyakini sebagai lubang hitam yang berada pada jarak 27000 tahun cahaya.

Dari ke-28 bintang yang diamati, 6 di antaranya mengorbit lubang hitam dalam sebuah piringan dan bintang-bintang pada area paling dalam memiliki orbit acak. Bintang S2 menjadi satu-satunya bintang yang berhasil mengelilingi pusat Bima Sakti periode 16 tahun tersebut.

Untuk membangun citra jantung Bima Sakti dan menghitung orbit bintang individu, tim ini mempelajari bintang-bintang tersebut selama 16 tahun, dimulai pada tahun 1992 menggunakan kamera SHARP yang dipasang di New Technology Telescope 3,5 meter milik ESO di Observatorium La Silla, Chille. Observasi lainnya dibuat pada tahun 2002 dengan 2 instrumen yang ada di Very Large Telescope (VLT).

Walau penelitian ini berhasil membuka lembaran baru bagi pembelajaran lubang hitam dan kondisi area pusat galaksi dalam tingkat akurasi yang tinggi, namun masih banyak misteri yang belum terkuak di sana. Apalagi bintang-bintang tersebut juga masih sangat muda untuk melakukan perjalanan jauh. Diduga, bintang-bintang ini terbentuk pada orbitnya saat ini dibawah pengaruh gaya pasang surut lubang hitam.

Di masa depan, berbagai rancangan penelitian lanjutan akan dilakukan untuk mengintip monster di jantung Bima Sakti itu. Salah satunya dengan menggunakan teknologi dengan resolusi sudut yang lebih tinggi.
soul1t@ire
Trims infonya.. thumbsup_anim.gif Keep posting Bro..

Yang bikin saya takjub itu untuk mempelajari secuil bagian dari galaksi kita saja butuh waktu 16 tahun sedangkan area X di galaksi kita yang belum terjamah masih teramat luas. Wah..
Lee Oskar
subhanallah...
sungguh luar biasa....

ternyata memang benar pengetahuan kita cm setitik air dari lautan...

masih banyak rahasia alam semesta yang mash misteri dan belum terungkap..

thx artikel nya... keep post kawan thumbsup_still.png
Mr Yoe
woow.. magnificant, kapan ya rahasia blackhole bisa terkuak? blink.gif
El_Diablo88
dari dulu fenomena ini selalu jadi rahasia terbesar

makasih infonya ... Cool.gif
dargo_wira
jadi lebih paham ane...thx boz
myjohar
di gambar lobang hitamnya kira-kira yang mana? bisa bantu?
evan01
Ngngng~~~.... * bigeyed.png * ... gak kliatan karena gambarnya sengaja dibikin overlapping dan overexposed biar lebih jelas bintang-bintangnya. angle masih terlalu lebar... tapi kalo pake filter X-Ray doang baru kliatan. itu pun gak detail, karena fisik blackhole gak kasat mata.ini photo ukuran KTP si blackhole


KBH (kanjeng blackhole) SgrA pas di atas lingkaran C. Lingkaran ABCD adalah blackhole kelas plankton, abdi-abdi dalem kanjeng SgrA, posisinya lebih deket ke kita. Kanjeng SgrA lagi topo-broto, puasa , jadi kliatannya langsing. Abdi-abdi ndalem ini tugasnya narik bintang-bintang untuk disantap Kanjeng SgrA, sebelum akhirnya mereka juga jadi santapan berikutnya.
Jotunheim
nice post...
memang alam semesta ini luas dan ga terkira brp banyak misteri yang ada
evan01
ngintipnya aja udah sambil mlotot, tapi hasilnya masih burem bluwer...



cuma bisa kliatan kalo pas ada event-event penting di kratonnya

qvlyaja
brrrrrrr.... brapa biaya yg udh dikeluarkan ya buat penelitian spt ini????, apa ngak lebih bak meneliti dasar samudra aja yg langsung berhubungan dg kita??????
ya yg namanya org kelebihan uang mau bilang apa?
evan01
pengetahuan memang mahal bro, dan mnurut gw itu blom sebrapa. mo di laut, darat ato udara, penelitian sama aja koooq... daripada koruptor yg nyolongin duit proyek penelitian trus beli barang-barang mewah buat dipake sendiri, ato raja minyak-ratu tanker yg ngabisin duit di meja judi... apa 'gak mendingan ngebangun laboratorium/observatorium/proyek pertanian buat sodara-sodara kita? lagian yg neliti ginian kan wong Mriki/Enggres ato wong Londho/Jepun... bukan kita.

one^neo
QUOTE (qvlyaja @ Jul 22 2009, 11:30 AM) *
brrrrrrr.... brapa biaya yg udh dikeluarkan ya buat penelitian spt ini????, apa ngak lebih bak meneliti dasar samudra aja yg langsung berhubungan dg kita??????
ya yg namanya org kelebihan uang mau bilang apa?


ini ni pikirannya org teknik2 kebumian...

mpe ada joke-nya...org yg mempelajari langit akn masuk surga (karena mereka menyadari betapa luasnya langit n sadar mereka n tempat tinggal mereka ga ada secuilnya)...sementara org2 yg kerjanya melihat kebawah bakal masuk neraka karena mereka ga sadar mereka itu hidup d dunia sempit tapi masi aj desek2an n saling mengakali buat hidup...

belajar langit itu ga semata2 karena kelebihan duit bro...
ini soal rasa penasaran (basic dari ilmu alam)..
pahami dong para ilmuwan..mereka ga bisa hidup tenang sementara melihat ada banyak yg tidak mereka ketahui...

lagian emg situ ga penasaran apa kenapa situ beruntung skali ditaro d bumi yg notabene ga lebih dari setitik jarum dibanding alam semesta...buat apa alam semesta segitu luas...ada apa aj di luar sana...

hamster aj penasaran apa aja yg ada d luar kandangnya...
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.