setapak kuberjalan kembali,
telusuri bintang yang makin tinggi.
sekali aku berlari,
mengejar sang rembulan yang masih tersenyum geli.
tak mengapa semua berjalan perlahan,
seperti rayuan kura-kura di hulu sungai.
karena semua akan menjadi sesuatu,
antara kau dan aku.
jika lelaki ini adalah pemilik hatimu,
maka akan ada seuntai mawar di bantalmu.
dan jika lelaki ini adalah pemilik mimpimu,
maka tak akan lelah menjamu senyummu.
kadang, seorang lelaki harus berjalan sendiri,
mengejar bintang dan rembulan,
walau seperti rayuan kura-kura..
*eiger