Rabu 21 Januari 2009, Jam: 7:29:00
Apes banget nasib di Jamal, 30, dari Madura ini. Ditinggal main gaple di rumah warga punya hajatan, istri di rumah malah “dikocok” tetangga. Tapi Sobir, 35, si lelaki celamitan itu harus membayar mahal, belum juga tuntas menggeber nafsu, punggungnya somplak disabet clurit oleh Jamal. Ya masuk rumah sakit, tak iye.
Tak bisa dibantah, bini pergi kondangan pastilah akan berpenampilan beda dari biasanya. Dia akan nampak lebih cantik mempesona, berkat pakaian resepsi yang dikenakan. Karena itu pula banyak suami yang seusai menghadiri resepsi pengantin, tiba di rumah malah langsung “manten-mantenan” sendiri. Bisa karena hari itu bini tampak lebih cantik, bisa karena di tempat resepsi baru saja mendapatkan pemandangan baru yang sangat menggugah selera.
Istri Jamal cukup cantik, tapi sayang dia termasuk lelaki bodo di kelasnya. Pulang resepsi pengantin dengan wajah ayu dan bau wangi, tak juga menggugah selera. Bahkan dia lebih tertarik main gaple. Akibatnya ya tau sendiri, kecantikan istri dimanfaatkan lelaki lain. Ditinggal dia main gaple, lelaki tetangga malah cari kesempatan untuk mencari yang sempit-sempit pada tubuh Asminah, 29, istrinya.
Kala itu tetangga Jamal di Desa Bujur Timur Kecamatan Batumamar (Pamekasan) tengah punya hajatan mantu. Jamal dan istrinya pun ikut kondangan, sebagaimana warga yang lain. Namanya juga menghadiri resepsi, Asminah berdandan habis-habisan. Ironisnya, itu tak juga menggerakkan selera Jamal sebagai suami. Begitu selesai resepsi, dia hanya mengantar istrinya di mulut gang. Selanjutnya Jamal kembali ke tempat hajatan untuk main gaple bersama warga yang lain.
Adalah Sobir lelaki tetangga Jamal sendiri. Dia sebetulnya sudah lama ada main dengan Asminah bini Jamal. Tetapi selama ini hanya sebatas colek dan main keruk tangan saja, karena medannya selalu tak memungkinkan. Tiba-tiba peluang emas itu hadir malam kemarin. Melihat Jamal tak sekalian pulang sehabis resepsi, dia segera nimbrung. Penampilan cantik dan bau wangi Asminah spontan menggugah selera Sobir. “Ini dia yang kutunggu-tunggu,” begitu batin Sobir, dan wush……masuklah dia ke kamar Asminah rekanan mesumnya.
Hati Sobir makin berdegub ketika menyaksikan kala itu Asminah baru berganti pakaian. Langsung saja disergap, hip! Sementara mereka berkeringat dalam nafsu, di tempat orang punya hajatan, Jamal gagal menunaikan ambisinya, karena teman-teman mainnya sudah pada pulang. Dia pulang ke rumah dengan santai. Tapi begitu mau masuk rumah, kok pintu terkunci dari dalam sedangkan lampu depan dimatikan. Ada apa gerangan yang telah terjadi?
Kontan Jama ambil jalan lain, melalui pintu samping. Dan benar juga, dia melihat dengan mata kepala sendiri, Asminah istrinya tengah disetubuhi Sobir tetangganya. Serta merta emosinya meledak. Sebuah clurit diambil dan dibacokkan ke punggung telanjang lelaki pecundang tersebut. Uniknya, meski punggung somplak, Sobir masih bisa kabur menyelamatkan diri. Sedangkan Asminah, karena malu akan kelakuannya sendiri, ikutan pula kabur begitu suaminya lengah. Kini Sobir dalam perawatan rumah sakit. Sedangkan Jamal, meski jadi urusan polisi tapi tetap puas karena berhasil menjaga kehormatan keluarga.
Untuk Jamal puas, tapi istrinya yang belum berhasil dipuaskan.
(JP/Gunarso TS)
.........Emang kalo ngeliat rumput tetangga itu pasti hijau ya Bir, apalagi rumputnya montok n wangi