Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Menjual keperawanan ....
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Pustaka > Chicken Soup for The BlueFame's Soul
Pages: 1, 2, 3
backmine
--- dapet dari milis nih ---
Ngga tau masuk mana, baca judulnya serem, tapi keren ceritanya ...

Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima . Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.
Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi,wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya. Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini.

Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa. Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:

'' Maaf, nona ... Apakah anda sedang menunggu seseorang? "

'' Tidak! '' Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.

'' Lantas untuk apa anda duduk di sini?"

'' Apakah tidak boleh? '' Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam..

'' Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.''

'' Maksud, bapak? "

'' Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini ''

'' Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual '' Kata wanita itu dengan suara lambat.

'' Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? '' Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawabrosur.

'' Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti. ''

'' Saya ingin menjual diri saya, '' Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam-dalam kearah petugas satpam itu. Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.

'' Mari ikut saya, '' Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya. Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperativ karena ada
secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu. Di koridor hotel itu terdapat kursi yang hanya untuk satu orang. Disebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.

'' Apakah anda serius? ''

'' Saya serius '' Jawab wanita itu tegas.

'' Berapa tarif yang anda minta? ''

'' Setinggi-tingginya. .' ''

' Mengapa?" Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.

'' Saya masih perawan ''

'' Perawan? '' Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini.
Pikirnya '' Bagaimana saya tahu anda masih perawan?''

'' Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan.. Ya kan ...''

'' Kalau tidak terbukti? "

'' Tidak usah bayar ...''

'' Baiklah ...'' Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik kekiri dan ke kanan. '' Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang
ingin membeli keperawanan anda. ''

'' Cobalah. ''

'' Berapa tarif yang diminta? ''

'' Setinggi-tingginya. ''

'' Berapa? ''

'' Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa? ''

'' Baiklah.. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya.'' Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.

'' Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana?''

'' Tidak adakah yang lebih tinggi? ''

'' Ini termasuk yang tertinggi, '' Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.

'' Saya ingin yang lebih tinggi...''

'' Baiklah. Tunggu disini ...'' Petugas satpam itu berlalu.Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.

'' Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana? ''

'' Tidak adakah yang lebih tinggi? ''

'' Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau
andai perawananda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotelberbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baikterhadap saya. Karena saya akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama-sama butuh ... ''

'' Saya ingin tawaran tertinggi ... '' Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu. Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.

'' Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya.Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit. Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli.

'' Kata petugas satpam itu dengan agak kesal. Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift. Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua.

'' Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? " Kata petugas satpam itu dengan sopan. Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu...

'' Berapa? '' Tanya pria itu kepada Wanita itu.

'' Setinggi-tingginya '' Jawab wanita itu dengan tegas.

'' Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? '' Kata pria itu kepada sang petugas satpam.

'' Rp.. 6 juta, tuan ''

'' Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam.'' Wanita itu terdiam. Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawabanbagus dari wanita itu.

'' Bagaimana? '' tanya pria itu.

''Saya ingin lebih tinggi lagi ...'' Kata wanita itu. Petugas satpam itu tersenyum kecut.

'' Bawa pergi wanita ini. '' Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.

'' Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? ''

'' Tentu! ''

'' Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu ... ''

'' Saya minta yang lebih tinggi lagi ...''

Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang. Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.

'' Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya. ''

Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudahsekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepongenggamnya.

'' Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah. Apakah itu tidak cukup?

" Terdengar suara pria itu berbicara.Wajah pria itu nampak masam seketika

'' Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu. Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?! ''

Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan wanita. Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan di wajahpria itu. Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu:

'' Pak, apakah anda butuh wanita ... ??? '' Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.

'' Ada wanita yang duduk disana, '' Petugas satpam itu menujuk kearah wanita tadi. Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini.

"Dia masih perawan..'' Pria itu mendekati petugas satpam itu. Wajah mereka hanya berjarak setengah meter.

'' Benarkah itu? ''

'' Benar, pak. ''

'' Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu ... ''

'' Dengan senang hati. Tapi, pak ...Wanita itu minta harga setinggi tingginya.'' '

'' Saya tidak peduli ... '' Pria itu menjawab dengan tegas. Pria itu menyalami hangat wanita itu.

'' Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah ....'' Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.

'' Mari kita bicara di kamar saja.'' Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada petugas satpam itu. Wanita itu mengikuti pria itu menuju
kamarnya.

Di dalam kamar ...'' Beritahu berapa harga yang kamu minta? ''

'' Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit ''

'' Maksud kamu? ''

'' Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih .... ''

'' Hanya itu ...''

'' Ya ...! ''

Pria itu memperhatikan wajah wanita itu.. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula
menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini
sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan
untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal.. Wanta ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada
kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.

'' Siapa nama kamu? ''

'' Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar ... '' Kata wanita itu

'' Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar. ''

''Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! ''

'' Ada ! " Kata pria itu seketika.

'' Sebutkan! ''

'' Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu.Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu
ke rumah sakit. Dan sekarang pulanglah ... '' Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.

'' Saya tidak mengerti ...''

'' Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya .Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih. Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yang gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar ...''

'' Dan, apakah bapak ikhlas....? ''

'' Apakah uang itu kurang? ''

'' Lebih dari cukup, pak ... ''

'' Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? ''

'' Silahkan ...''

'' Mengapa kamu begitu beraninya ... ''

'' Siapa bilang saya berani. Saya takut pak ...Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumah sakit dan semuanya gagal. Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu. Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh` ... Saya hanya bersikap dan berbuat untuk sebuah keyakinan ... ''

'' Keyakinan apa? ''

'' Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah yang akan menjaga kehormatan kita .... '' Wanita itu kemudian melangkah
keluarkamar.

Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata: '' Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini ... ''

'' Kesadaran... ''

... . .Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.

'' Kamu sudah pulang, nak ''

'' Ya, bu ... ''

'' Kemana saja kamu, nak ... ???''

'' Menjual sesuatu, bu ... ''

'' Apa yang kamu jual?'' Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita muda itu hanya tersenyum ...Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa dielakan.. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan.

....
'' Kini saatnya ibu untuk berobat ... ''
Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: '' Tuhan telah membeli yang saya jual... ''.
Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan berkata kepada supir taksi:

'' Antar kami kerumah sakit ...''
TheCriminalCat
crying_anim02.gif crying_anim.gif nice story bro
rujakbebek
nice.....tp sekarang ini, hampir smua psk pake alasan kayak gitu....ekonomi

sekali lg ya hanya tuhan dan dirinya yg mengetahui.....
ghundam_biggy
ImNotWorthy.gif ImNotWorthy.gif ImNotWorthy.gif ImNotWorthy.gif Praying.gif Praying.gif Praying.gif Praying.gif Praying.gif Praying.gif
nice posting, andai semua manusia bisa seperti ini, yaitu mengorbankan yang paling berharga milik ya untuk kepentingan orang lain, dan telebih pentingya melakuakan ya dengan ikhlas
kawa
Hebat...

Belum pernah nemu cewek seberani itu
Wizard Of The Last Century
Sekilas..

mengharukan...
tapi gw setuju dgn kata2 bro rujakbebek..
banyak PSK yang menjajakan diri karena alasan ekonomi..
itu membuat pengorbanan yang dilakukan diatas tidak lagi menjadi sesuatu yang istimewa..
l14n5
hiks.....hiks......gua terharu.........nice post and nice story
Apakah itu kenyataan.........
yang-yang
kakakakaakaak
thxs bro
ricoyoon
bagus ceritanya... huff... nice story....
n2diefor
untung ketemu sama om yang baik kalo tidak ?
Bintang Kaisar
hmmm...berharga bgt crt td bro.. beta jd trmenung, hbt tu ce' nkt.. pelajaran yg indahhh... untung bgt ce' td ktmu org yg baek pula.. mkasi sobt tas crtax..
thE keepEr
Gue heran dengan kemungkinan terjadinya cerita ini.
Sangat jarang bisa terjadi.
Tapi makasih deh, dah bisa ngingetin gue ke ortu yang selama ini cuman kita repotin tanpa bisa kita balas jasanya sedikitpun
Jadi pengen pulang neh.
conan_edugawa
Tuhan maha tahu apa yg kita maksudkan dan Dianya pasti akan membuktikan dengan suatu kenyataan...thank's bangeet
Danu_Murphy
yups...wanita yang beruntung .....
dalam situasi yang sulit masih bisa bertemu dengan orang baik ...
dadho
Praying.gif Praying.gif Praying.gif
tuhan pun menjawab
kansasmenthol
stuju ma teh keepEr,

jarang ditemui kisah seperti ini dikehidupan nyata.
jarang ada cewek dan om sprti dlm cerita tadi.

yang namanya cerita ada yang atur, tp dibalik semua bisa dipetik hikmah....

thx bro back mine atas ceritanya, cukup memberi inspirasi.
thumbsup_still.png


SAMSUN
apapum alesannya menjual keperawanan walopun ga jadi ttp ga bisa ditolerir kalo g si
bujanglapuk
Ada kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi.... suatu kata yang dalam


terima kasih....
kingkong666
hiksss sedih niy
tunanetra
salut ma orang yang begitu. berkorban untuk orang yang di cintai.
kocu
Salut Buat Wanita itu Bekorban untuk Ibunya
kiss_ade
Hmmmmmmmmm!
pasarkecapi
nice
hoppip
mantap2..
sekilas kyk cerita film virgin yak, tapi setting latar belakangnya beda..
shadowlord
jadi terharu bro, thx a lot atas ceritanya
argokuda
Masih beruntung ada orang yg bermurah hati dengan keikhlasan...
Cyberz45
ya...nice story lah kk,,thnks ya,,,
freedame
Wah berat
Jotunheim
mengharukan banget...
salut untuk cerita ini...
rebo
QUOTE (rujakbebek @ Jan 22 2009, 11:35 AM) *
nice.....tp sekarang ini, hampir smua psk pake alasan kayak gitu....ekonomi

sekali lg ya hanya tuhan dan dirinya yg mengetahui.....


gw setuju banget bro
bagi gw, gw ga berhak menilai psk2 itu dengan subjektif karena
semua itu merupakan dilema
yang berhak hanya Allah yng Maha Esa
harvest moon
nice post bro, nice story thumbsup_anim.gif

udah jarang kejadian kaya gini,
Bahkan mungkin ngga ada di jaman sekarang

Tapi Tuhan maha adil dan tahu...
heartz_guens
CERITA YANG UNIK
rio_midnight
tapi kenyaataan tak seindah ini teman...
orez

yagh setelah dibaca dengan seksama ceritanya unik n bagus

cuma sekali lagi, seperti biasa selalu n selalu ekonomi dijadikan alasan utama...

klo menurut ane negh yagh.. sebetulnya ga perlu sampe jual keperawanannya coz masih banyak cara lain yg bisa ditempuh, pa lagi menurut ane, perempuan yg diceritakan didalamnya menunjukkan karakter perempuan yg bijak n cerdas. so orang yg bijak n cerdas pasti bisa menyelesaikan masalahnya dengan bijak pula Idea.gif Thinking.gif

but once again thanks @TS untuk storynya yg unik Peace.gif
DG_Community
insipiring sih..nice story..cm ya jgn hal ky gini lagi2 di jadikan alasan dan panutan untuk mendapat uang dengan jalan pintas yah...
Christ_Wolfo
kieikhlasan tanpa pamrih begitu indah adanya.....
Ningrat
nice post bro thanl's 4 shared
fernando_kerenz87
kerenn
Orion_blue
Emang ada ya, hidung belang yang kayak gitu?
Whistle.gif Just in my wild opinion Whistle.gif
coffee
perempuan bernyali besar di tengah kegelapan mata hati
M@SDON
Very nice and touched...

Ketulusan akhirnya memberikan jalan terbaik...

shizu
bagus banged ceritanya...
tapi memang benar hampir semua psk menyebutkan alasan ekonomi....dan apakah masih ada seorang pria yg menilai wanita dari keberaniannya...kenapa yang terlihat hampir semua tidak akan membiarkan peluang emas mendapatkan keperawan seorang gadis...
gue salut dengan wanita itu yang mau berbuat apapun untuk menolong ibunya..
dan gue salut pada pria yang membeli keberanian wanita itu...karena bukannya dia dapet kesempatan emas mendapatkan seorang perawa...tp yang dilakukan hanyalah memetik hikmah dan memberi penghormatan atas keberanian wanita tersebut...
GoldDRoger
nice
deepblue
Nice Post
Apa yg kita tabur akan kita tuai...
menabur kebaikan akan menuai kebaikan
kanyut loh
haru bangets gw liat nih cerita....sungguh keikhlasan yg luar biasa....nice post boss..
acca
jd terharu nihhhhh
thanks
dodol barsiesol
nice story .....
sangat menggugah sekali, andai dikehidupan sekarang masih ada yang seperti itu ...subhannallah ..
sixpance
waaahhh.... keren banget ceritanya. Hug.gif Hug.gif Hug.gif Hug.gif Praying.gif
arus
keren bos
tunanetra
tidak semua di nilai dengan uang
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.