Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Perempuan Yg Dicintai Suamiku
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Pustaka > Chicken Soup for The BlueFame's Soul
Pages: 1, 2
aanwishnu
Perempuan Yg Dicintai Suamiku

Oleh : Botefilia

Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.

Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.

Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal2 seperti itu sebagai ungkapan sayang.

Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang pergi nonton berdua, bahkan makan berdua diluarpun hampir tidak pernah. Kalau kami makan di meja makan berdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami, bukan obrolan yang terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan sendok garpu.

Kalau hari libur, dia lebih sering hanya tiduran dikamar, atau main dengan anak2 kami, dia jarang sekali tertawa lepas. Karena dia sangat pendiam, aku menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas.

Aku mengira rumah tangga kami baik2 saja selama 8 tahun pernikahan kami. Sampai suatu ketika, disuatu hari yang terik, saat itu suamiku tergolek sakit dirumah sakit, karena jarang makan, dan sering jajan di kantornya, dibanding makan dirumah, dia kena typhoid, dan harus dirawat di RS, karena sampai terjadi perforasi di ususnya. Pada saat dia masih di ICU, seorang perempuan datang menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama meisha, temannya Mario saat dulu kuliah.

Meisha tidak secantik aku, dia begitu sederhana, tapi aku tidak pernah melihat mata yang begitu cantik seperti yang dia miliki. Matanya bersinar indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia berbicara, seakan2 waktu berhenti berputar dan terpana dengan kalimat2nya yang ringan dan penuh pesona. Setiap orang, laki2 maupun perempuan bahkan mungkin serangga yang lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita.

Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu, Meisha bercerita Mario sangat pendiam, sehingga jarang punya teman yang akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan mereka. Meisha yang bekerja di advertising akhirnya bertemu dengan Mario yang sedang membuat iklan untuk perusahaan tempatnya bekerja.

Aku mulai mengingat2 5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada Mario, setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis padaku, dan dalam sehari bisa menciumku lebih dari 3x. Dia membelikan aku parfum baru, dan mulai sering tertawa lepas. Tapi disaat lain, dia sering termenung didepan komputernya. Atau termenung memegang Hp-nya. Kalau aku tanya, dia bilang, ada pekerjaan yang membingungkan.

Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. Aku sedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal, karena Mario tidak juga mau aku suapi. Meisha masuk kamar, dan menyapa dengan suara riangnya,

“Hai Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini? tidak mau makan juga? uhh… dasar anak nakal, sini piringnya”, lalu dia terus mengajak Mario bercerita sambil menyuapi Mario, tiba2 saja sepiring nasi itu sudah habis ditangannya. Dan….aku tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku, seperti siang itu, tidak pernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya, tidak pernah sedetikpun!

Hatiku terasa sakit, lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya membelakangi aku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Lebih sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya. Lebih sakit dari rasa sakit, ketika dia tidak mau memakan masakan yang aku buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit ketika dia tidak pulang kerumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. Lebih sakit dari rasa sakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.

Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. Meisha begitu manis, dia bisa hadir tiba2, membawakan donat buat anak2, dan membawakan ekrol kesukaanku. Dia mengajakku jalan2, kadang mengajakku nonton. kali lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya yang lucu2.

Aku tidak pernah bertanya, apakah suamiku mencintai perempuan berhati bidadari itu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu, apa yang bergejolak dihatinya.

Suatu sore, mendung begitu menyelimuti jakarta, aku tidak pernah menyangka, hatikupun akan mendung, bahkan gerimis kemudian.

Anak sulungku, seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun, rambutnya keriting ikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. Dia berhasil membuka password email Papanya, dan memanggilku, “Mama, mau lihat surat papa buat tante Meisha?”

Aku tertegun memandangnya, dan membaca surat elektronik itu,

Dear Meisha,
Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung hatiku, aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini, bahkan pada Rima. Aku mencintai Rima karena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya, karena dia ibu dari anak2ku.

Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh2 mencintainya. Tidak ada perasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu, tidak ada perasaan rindu yang tidak pernah padam ketika aku tidak menjumpainya. Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya. Ketika konflik2 terjadi saat kami pacaran dulu, aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untuk mengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa, meskipun aku menikahinya.

Aku tidak tahu, bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya, seperti ketika cinta untukmu tumbuh secara alami, seperti pohon2 beringin yang tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari pemiliknya. Seperti pepohonan di hutan2 belantara yang tidak pernah minta disirami, namun tumbuh dengan lebat secara alami. Itu yang aku rasakan.

Aku tidak akan pernah bisa memilikimu, karena kau sudah menjadi milik orang lain dan aku adalah laki2 yang sangat memegang komitmen pernikahan kami. Meskipun hatiku terasa hampa, itu tidaklah mengapa, asal aku bisa melihat Rima bahagia dan tertawa, dia bisa mendapatkan segala yang dia inginkan selama aku mampu. Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan tubuhku, tapi tidak jiwaku dan cintaku, yang hanya aku berikan untukmu. Meskipun ada tembok yang menghalangi kita, aku hanya berharap bahwa engkau mengerti, you are the only one in my heart.

yours,
Mario


Mataku terasa panas. Jelita, anak sulungku memelukku erat. Meskipun baru berusia 7 tahun, dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan menyayangiku.

Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah bahagia bersamaku. Dia mencintai perempuan lain.

Aku mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap hari untuk suamiku. Surat itu aku simpan diamplop, dan aku letakkan di lemari bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya.

Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. Aku mengumpulkan tabunganku yang kusimpan dari sisa2 uang belanja, lalu aku belikan motor untuk mengantar dan menjemput anak2ku. Mario merasa heran, karena aku tidak pernah lagi bermanja dan minta dibelikan bermacam2 merek tas dan baju. Aku terpuruk dalam kehancuranku. Aku dulu memintanya menikahiku karena aku malu terlalu lama pacaran, sedangkan teman2ku sudah menikah semua. Ternyata dia memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya.

Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia tahu, bahwa aku juga seorang perempuan yang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia tidak mengatakan saja, bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan aku ? itu lebih aku hargai daripada dia cuma diam dan mengangguk dan melamarku lalu menikahiku. Betapa malangnya nasibku.

Mario terus menerus sakit2an, dan aku tetap merawatnya dengan setia. Biarlah dia mencintai perempuan itu terus didalam hatinya. Dengan pura2 tidak tahu, aku sudah membuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu. Kebahagiaan Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan selalu mencintainya.

**********
Setahun kemudian…

Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata berlinang. Tanah pemakaman itu masih basah merah dan masih dipenuhi bunga.

” Mario, suamiku….
Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertama kali bekerja dikantormu, akan membawaku pada cinta sejatiku. Aku begitu terpesona padamu yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku ketika aku tidak bertepuk sebelah tangan. Aku mencintaimu, dan begitu posesif ingin memilikimu seutuhnya. Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan tidak memperdulikan aku. Aku merasa diatas angin, ketika kamu hanya diam dan menuruti keinginanku… Aku pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan banyak pria, telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaiku sehingga mau melakukan apa saja untukku…..

Ternyata aku keliru…. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnya menyukai Mario.

Aku melihat matamu begitu terluka, ketika berkata, “kenapa, Rima? Kenapa kamu mesti cemburu? dia sudah menikah, dan aku sudah memilihmu menjadi istriku?”

Aku tidak perduli,dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya.

Sekarang aku menyesal, memintamu melamarku. Engkau tidak pernah bahagia bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Aku bukanlah wanita yang sempurna yang engkau inginkan.

Istrimu,
Rima”


Di surat yang lain,

“………Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah, engkau tidak lagi sedingin es. Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari kedua bola matamu saat memandang Meisha……”

Disurat yang kesekian,

“…….Aku bersumpah, akan membuatmu jatuh cinta padaku.

Aku telah berubah, Mario. Engkau lihat kan, aku tidak lagi marah2 padamu, aku tidak lagi suka membanting2 barang dan berteriak jika emosi. Aku belajar masak, dan selalu kubuatkan masakan yang engkau sukai. Aku tidak lagi boros, dan selalau menabung. Aku tidak lagi suka bertengkar dengan ibumu. Aku selalu tersenyum menyambutmu pulang kerumah. Dan aku selalu meneleponmu, untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku merawatmu jika engkau sakit, aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi, aku menungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu, dirumah sakit saat engkau dirawat, karena penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah…….

Meskipun belum terbit juga, sinar cinta itu dari matamu, aku akan tetap berusaha dan menantinya……..”

Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya… dipeluknya Jelita yang tersedu-sedu disampingnya.

Disurat terakhir, pagi ini…

“…………..Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9. Tahun lalu engkau tidak pulang kerumah, tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang, karena hari ini aku akan masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin aku belajar membuatnya dirumah Bude Tati, sampai kehujanan dan basah kuyup, karena waktu pulang hujannya deras sekali, dan aku hanya mengendarai motor.

Saat aku tiba dirumah kemarin malam, aku melihat sinar kekhawatiran dimatamu. Engkau memelukku, dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak sakit.

Tahukah engkau suamiku,

Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu, 6 tahun kita pacaran, dan hampir 9 tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari matamu, inikah tanda2 cinta mulai bersemi dihatimu ?………”

Jelita menatap Meisha, dan bercerita,

“Siang itu Mama menjemputku dengan motornya, dari jauh aku melihat keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-lambaikan tangannya kepadaku. Aku tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang itu, dia begitu cantik. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku, tapi aku selalu menyayanginya. Mama memarkir motornya diseberang jalan, Ketika mama menyeberang jalan, tiba2 mobil itu lewat dari tikungan dengan kecepatan tinggi…… aku tidak sanggup melihatnya terlontar, Tante….. aku melihatnya masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……”. Jelita memeluk Meisha dan terisak-isak. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untuk merasakan sakit di hatinya, tapi dia sangat dewasa.

Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. Mario mengirimkan email lagi kemarin malam, dan tadinya aku ingin Rima membacanya.

Dear Meisha,
Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda, dia tidak lagi marah2 dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia pulang dengan tubuh basah kuyup karena kehujanan, aku sangat khawatir dan memeluknya. Tiba2 aku baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. Hatiku mulai bergetar…. Inikah tanda2 aku mulai mencintainya?

Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan, Meisha. Dan besok aku akan memberikan surprise untuknya, aku akan membelikan mobil mungil untuknya, supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana. Bukan karena dia ibu dari anak2ku, tapi karena dia belahan jiwaku….

Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih, yang masih terduduk disamping nisan Rima. Diwajahnya tampak duka yang dalam. Semuanya telah terjadi, Mario. Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.



“Pesan” dahsyat buat para suami (dan calon suami) untuk menjaga istrinya…
Dan motivasi hebat buat para istri (dan calon istri) untuk tetap mencintai suaminya…
http://dheryudi.wordpress.com/2009/01/21/p...miku/#more-1004
Danu_Murphy
wew... suse mo komen bro...
spirit ceritanya sangat besar ..
semoga teladan cerita ini menjadi spirit dalam pernikahan ane... Amin...
TheCriminalCat
nearly cry.... its was a good post bro..
kepada para suami.. hargailah istri anda yang telah banyak berkorban.. termasuk melalui kesakitan sewaktu melahirkan cahaya mata kalian..
kepada istri.. hargai lah suami kamu..


tiba tiba aku jadi insaf....
lelet_banget
waduh aku juga nih mo komen apa ya,,,, baca surat aja sedih aju membacanya bro,,,,mo belain yg mana,,,nasib ya nasib
kawa
Waduh brebes mili bro mbacanya...

Hik hiks...
backmine
crying_anim02.gif crying_anim02.gif
allfree
Cerita nya mengajarkan kita bagaimana cara mencintai seseorang.
Penuh inspirasi.
yudosyaf
QUOTE (aanwishnu @ Jan 22 2009, 02:27 PM) *
kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.



setuju sekali.....
bukan hanya mencintai, tapi terkadang kita pun menyadari kebaikan, ketulusan dan perhatian seseorang, ketika seseorang itu telah jauh dari kita.....
shashmily
Cry.gif ... Cry.gif ,,, ada yang punya tissue ga ?? ,,,,

crying_anim.gif nice post bro..,,, menyadarkan shas akan sesuatu... crying_anim.gif
pussywagon
True to your heart before it's too late...
ryan_horny
jadi termehek-mehek
noni
wuih, mpe nangis bacanya..... (dasar cengeng)
royando81
thanks bro manta abis
yang-yang
wow
thxs sob
krompyang
cerita yg sangat menyentuh
(istriku, aku mau mencintaimu sekarang dan tak ingin terlambat seperti mario)
~.~unai~.~
crying_anim.gif crying_anim.gif crying_anim.gif sumpah gw mewek baca'y
kadang gw klo lg ngambek dah ky rima

maafin aq yyg....
buditag
jangan pernah, never, tidak menghargai apapun yang kita miliki, karena elo parti menyesal, pasti.
lengkonk
perempuan yng dicintai suamiku,

nice,
jamus
ampe berlinang air mata gw membacanya...
salut bro... Applause.gif Applause.gif
bujanglapuk
hmmm jadi pelajaran yang bagus
way_s
jadi pengen nangis
FreshMaker
sad.gif( sad.gif( nicee post!!
remind me to someone there..
Kuroky
Tunggu... aq usap air mata dolo.... crying_anim.gif

Sangat Menyentuhhh..

Makasai!!! gw jd bisa blajar perasaan..
ironbreaker
ini cerita beneran bukan sii?? mata nyaris berkaca2 ni ngebacanya
heartz_guens
perasaan gue setelah baca membuat bulu kudukku merindiing
sisingamangaraja
ehm...seperti pepatah mengatakan cinta datang dari hati.......cinta bersemi karena mekar mewangi.....nice bro...lanjutkan
vega
crying_anim.gif

Dahsyat BANGET !!!!!!

truly inspiring !!
prince_fox
sayang yakh, di saat cinta sesungguhnya mulai muncul, kenapa malah perpisahan yg terjadi. Cry.gif

tapi setidaknya sang istri bisa melihat sinar cinta yg tumbuh di mata suaminya sebelum ajal menjemput.

nice story bro...
FREN
thanks........hiks..hiks...
TheCross
bener" mengharukan cerita nya Cry.gif
apalagi kalimat terakir nya
QUOTE
kadang, kita baru menyadari mencintai seseorang ketika orang itu sudah pergi meninggalkan kita
lalaplalapan
Aku sayang istriku. walau apapun yang terjadi. walau bagaimanapun dia.
Thx bro, udah ngingetin aku.
sutiyem
maksih ya.. makasih banyak..
hampir mirip...
aragorn
Emang kalo cinta itu harus dari lubuk hati hehe
mantap bro
masBobby
Huih mencekam ceritanya, smoga arwah Rima tak menjadi hantu ..

Suami: Mario
Istri: Rima
Teman Mario: Meisha

Mario: Sosok pria yang diam dan tak banyak bicara
Rima: Pemarah, posesif dan suka membanting barang
Meisha: Bidadari tapi tidak cantik, baik hati, ramah, dan bisa menempatkan diri

Bahasan>>>


Mario>>
pastinya orang suku jawa yang besar di desa atau seseorang yang di didik dengan dasar kerendahan hati oleh orang tuanya.
berperilaku introfet dan dengan segala sesungkanannya terhadap semua orang.
dia memilih menikahi Rima walau hati kecilnya mengatakan tidak.
dan menganggap masa depannya [dengan menikahi Rima] adalah hukuman yang harus diterima karena terlalu lama berpacaran dengan Rima.
dia memilih berpura2 mencintai walau tidak sedikitpun mencintai Rima.
ada indikasi Mario memakai ungkapan "cinta karena terbiasa" tetapi
sekuat dia coba, Rima tetap pada kharakternya hingga Mario lebih memilih waktu di pekerjaan dari pada menghabiskan bersama Rima.

Mario seperti banyak orang yang memilih mengalah dan tidak mau bermasalah, berharap untuk bisa tumbuh cinta entah kapan di kemudian hari.
Kemudian masalah timbul karena muncul sosok Meisha,
dan menurut Mario adalah orang yang di nanti selama ini, apa yang dia dambakan ada di sosok Meisha.
Mario mengatakan kekagumannya ke Meisha, dan Meisha menerima dan mereka berdua saling mengasihi.
Dan dari surat Mario, hubungan mereka adalah saling mencintai.
Tidak di jelaskan apakah mereka selingkuh atau tidak, tetapi mereka saling menghormati satu sama lain.
Perkawinan mereka tetap, tafsiran lain bahwa cinta mereka seperti kakak dengan adik.


Rima>>
Sosok perempuan dengan segala posesifnya dengan ambisi serta emosi yang cukup kuat.
dilihat dari cerita bahwa Rima adalah sosok dominan di dalam keluarga
tak heran sosok Mario akan berusaha lari di tempat yang sekiranya aman menurutnya
banyak tempat kebetulan Mario memilih pekerjaan untuk menghabiskan waktunya
tak sengaja membaca surat mario, pastinya Rima sakit hati
tetapi poin bagus di Rima bahwa dia bisa instropeksi atas segala kekurangannya
dia coba benahi karakter yang bisa sesuai dengan Mario
coba dan coba.
seperti sinetron sendu, nasib Rima akhirnya kandas di aspal.
tetapi tidak sia2 bahwa usahanya bisa menumbuhkan cinta Mario
dan ada untungnya Mario bertemu dengan sosok Meisha
tetapi takdir tidak memihak ke Rima

Taruhan, Mario tdk akan menikahi Meisha nanti.


Meisha>>
Saya setuju kalo dia adalah Bidadari yang tidak cantik, baik hati dan segalanya yang baik ada padanya.
apakah Meisha mengambil keutungan dari Mario yang mengaguminya, gak khan
kalo yang lain dah di porotin kali yaa.
apakah Meisha lantas lari dari Mario dengan perasaan takut merusak rumah tangga orang?
tidak juga, dia dekati Rima dan menjadi teman baik. Meisha tahu kalau dia juga sayang sama Mario dan kalo Meisha pergi Mario akan rusak.
menjadi sahabat adalah yang terbaik kalo melihat dari cerita ini
Saya setuju banget
baca yang terakhir, Meisha akan menunjukan email Mario kalau Mario sudah mencintai Rima
mantaaffff
BRO/SUS, carikan seperti Meisha untuk saya yaaa ....


Kongklusi
-------------
1> Mungkin kita berpendapat kalo suami/istri ato orang terdekat adalah orang-orang yang sudah kita tahu dalam hatinya.
ternyata Rima salah terhadap Mario?
lalu bagaimana dengan pasanganmu?

2> Tidak ada yang TIDAK berpamrih di dunia ini, biarpun tuhanmu. Gak gratis kasih nikmat, kita harus bayar dengan ibadah.
hubungannya apa mas? >> semua orang itu berPAMRIH termasuk orang tua kita, suami/istri kita, anak2 kita, teman2 kita.
mereka berpamrih sesuatu dan sebaik2nya pamrih adalah di sayangi dan diperlakukan baik.
gimana Rima memperlakukan Mario?

3> Ini mungkin sudah umum, menilai buku dari sampulnya,
membaca apa yang tersurat bukan yang tersirat,
membayangkan pisik dari suaranya, DLL, DST, ECT
mulai sekarang rubah, umur dah 35 khan mas/mbak, harus sudah agak sedikit wise gitoohhh.
Life begin Fourty katanya, hmm 5 tahun lagi khan...
dan 30 tahun lagi menghadap illahi, bener gak ....


hehehe,
maaf kebanyakan
lagi Bete tutup buku tahun 2008 nih

Best regard
Jotunheim
nice story bro...
emang kekuatan cinta bisa mengubah segalanya,sayang akhir yang tragis...
DG_Community
that was a good story... nice.. tq
rio_midnight
hufff....coz every parts of this life it's have their own mystery....

Nice...

Hope I not kind Like That man...
bobohonaikhaji
anjiiiing nyesel gitu gwa baca ni thread,,,
jadi sedih gini gwa,ckckcckkckcck
padahal dari buka hot area, langsung buka ini,,
langsung nyesel,,,nice story man!

mata gwa ber-air gini,(ya eyalah dah malem, nguap2 mulu,,haha)
rebo
bagus ceritanya
semoga bisa mrngilhami yang lain
kayak gw yang baru terilhami pas bacanya
dan gw sering liat orang cuma dari sampulnya
menyadarkan gw banget
yang bagus itu belum tentu indah
dan yang indah belum tentu keliatan bagus dari luar
harvest moon
crying_anim.gifcrying_anim.gif sumpah.. sedih banget
sampe sekarang masih kepikiran.

Salut buat Rima, mau berubah demi suami..

Salut buat Meisha juga, dia bisa jadi temen sekaligus sahabat
pating_pledit
Nice story... smoga kita sadar akan orang yang mencintai kita tanpa harus kehilangannya terlebih dulu...

Paling tidak pengen skrg ngungkapin:
Sayang... aku mencintaimu...
kaylila
Walah, pagi-pagi udah tersentuh, luar biasa
pemuda harapan
saling menghargai adalah kunci dari keberhasilan rumah tangga
rhizki
cerita yg sungguh mengharukan,jd pengen lebih menghargai isteri..
qdhon
speechless gw bro.... nice one....

as long as we live, time passes by
and we wont get it back when we die..
(quote from : when we die - bfs)
eyank_kakunk
Indah pada akhirnya...makasih Tuhan
samrino
istriku adalah anugerah terhebat... terindah yang telah Allah berikan kepadaku...

dialah pendampingku, calon ibu dari anak-anakku...
yuffie
nice share,
skinwalker
cerita nyata ga yah?
L o l i p o p
Ugh..tak terasa netes jg air mata.. sad story but i like it..
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.