Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Israel dan Palestina
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Community > BlueFame's Lounge
Orangutan
sebelumnya sori nih kalo pandangan gua berbeda.

Selama yang gua tau, pihak hamas sering sekali melepaskan tembakan roket ke israel. Bahkan ketika kemaren2 dah ada perjanjian gencatan senjata, hamas melanggarnya dengan menembakan roket. Israel hanya membalas (walaupun lebih sadis ngebalesnya). Tapi kalo hamas ga mulai, israel juga gak akan nyerang. Sekarang dah gencatan lagi.

Yang gua heran, kenapa palestina yang selalu dianggap tertindas? Apakah gara2 persenjataan palestina kalah jauh? Toh setau gua yang mulai tuh pihak hamas yang menembakan roket ke israel.

Kalo hamas memang gak setuju israel mencaplok wilayah palestina sejak perjanjian dengan inggris jaman dulu, ngapain pake gencatan senjata? Kan dapat diartikan gencatan senjata hanyalah upaya untuk mencari nafas sebentar sebelon nyerang lagi. Israel dapat saja berpikir: ngapain ngasih napas ke musuh?

Dari dulu Israel adalah bangsa yang kuat. Kan bisa aja Israel menghancurkan Palestina dari dulu. Kenapa mesti tarik ulur yah? Kalo sekarang kan keburu ada PBB dan perang semakin dibenci.

Mohon dikoreksi dengan fakta kalo pendapat gua salah.
sinchan
klo nurut aku sih yg penting jangan dikaitkan dengan agama, lihatlah sesuatu dari segi yg proporsional
Orangutan
makanya gua pengen tau. Tiap orang (dari agama apapun dan di banyak negara) banyak yang mendukung palestina dan mengutuk israel. Padahal, setau gua, yang mulai menyerang setelah gencatan senjata terakhir tuh hamas. Israel kan cuma pengen daerahnya aman dari roket.

Ini bukan berarti gua mendukung agresi israel loh. Perang itu seharusnya sudah menjadi sejarah.
ideout
selepas dari masalah agama ......

karena tanah yang dikuasai oleh israel tuh dulunya milik palestina ....

..... tapi gw ga tau sebelum dimiliki oleh palestina .. tanah itu milik siapa ..... ..... ... *milik indonesia kali * .... wakakaka
allexchn
nggak ada perang yang tidak menimbulkan korban jiwa apalagi materi.... seharusnya hamas mempertimbangkan rakyat sipil palestina di jalur gaza . kalo mo perang yaaa warga sipil sebaiknya di suruh imigrasi dulu ke palestina . .... dan isreal pun harusnya memberikan waktu atau statement sebelum penyerangan untuk rakyat sipil agar mengungsi terlebih dahulu . lebih dari itu batas waktu yang ditentukan .... yaaa salah sendiri kok masih di jalur gaza ...hehehehe.... .
botz
kalo gua liat berita tadi malem sih israel tuh bener2 nyaplok palestina bulet2 sampe sampe palestina mungkin tinggal 10% aja wilayahnya.
israel bisa kuat karena dibantuin sama pihak2 bule sono, kalo menurut gua sih emang sengaja bikin kaya gitu supaya bisa maenin minyak bumi gitu...
(prinsip biar orang arab perang, kita yang ambil untung). dan sekarang mungkin israel baru ngerasa kalo dia tuh udah cukup bekingan dibandingin sebelumnya makanya jadi lebih berani gitu... obama aja yang baru naek langsung dukung toh? pasti ada orang2 di balik layar yang support.
gua juga jadi bingung mau mihak yang mana. di satu sisi orang ga tau diri, di sisi lain kelompok teroris...

yang gua ga setuju sih sama TV One yang kemaren nayangin tentang perang antara israel sama palestina. kesannya mihak banget palestina, padahal sebagai TV berita, seharusnya memberitakan dari sisi netral. jadi illfeel gua sama tv one. (bukan berarti gua mihak israel loh, cuman sebagai jurnalis harusnya lebih punya aturan lah)
botz
kalo gua liat berita tadi malem sih israel tuh bener2 nyaplok palestina bulet2 sampe sampe palestina mungkin tinggal 10% aja wilayahnya.
israel bisa kuat karena dibantuin sama pihak2 bule sono, kalo menurut gua sih emang sengaja bikin kaya gitu supaya bisa maenin minyak bumi gitu...
(prinsip biar orang arab perang, kita yang ambil untung). dan sekarang mungkin israel baru ngerasa kalo dia tuh udah cukup bekingan dibandingin sebelumnya makanya jadi lebih berani gitu... obama aja yang baru naek langsung dukung toh? pasti ada orang2 di balik layar yang support.
gua juga jadi bingung mau mihak yang mana. di satu sisi orang ga tau diri, di sisi lain kelompok teroris...

yang gua ga setuju sih sama TV One yang kemaren nayangin tentang perang antara israel sama palestina. kesannya mihak banget palestina, padahal sebagai TV berita, seharusnya memberitakan dari sisi netral. jadi illfeel gua sama tv one. (bukan berarti gua mihak israel loh, cuman sebagai jurnalis harusnya lebih punya aturan lah)
PROJECT-D
klo menurut gw, mirip kucing dan anjing.. Peace.gif
teko
karena Israel memutuskan air,listrik,gas
memblok supply makanan,obat2an
Menghancurkan terowongan selundupan untuk memasukkan makanan
Menutup perbatasan Gaza-Mesir...

dari pada dibunuh pelan2...
apa bangsa Palestina harus mengemis?
hummy
QUOTE (botz @ Jan 24 2009, 01:29 PM) *
yang gua ga setuju sih sama TV One yang kemaren nayangin tentang perang antara israel sama palestina. kesannya mihak banget palestina, padahal sebagai TV berita, seharusnya memberitakan dari sisi netral. jadi illfeel gua sama tv one. (bukan berarti gua mihak israel loh, cuman sebagai jurnalis harusnya lebih punya aturan lah)


KODE ETIK JURNALISTIK

Kemerdekaan berpendapat, berekspresi, dan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Kemerdekaan pers adalah sarana masyarakat untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi, guna memenuhi kebutuhan hakiki dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Dalam mewujudkan kemerdekaan pers itu, wartawan Indonesia juga menyadari adanya kepentingan bangsa, tanggung jawab sosial, keberagaman masyarakat, dan norma-norma agama.

Dalam melaksanakan fungsi, hak, kewajiban dan peranannya, pers menghormati hak asasi setiap orang, karena itu pers dituntut profesional dan terbuka untuk dikontrol oleh masyarakat.

Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme. Atas dasar itu, wartawan Indonesia menetapkan dan menaati Kode Etik Jurnalistik:

Pasal 1
Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.

Penafsiran
a. Independen berarti memberitakan peristiwa atau fakta sesuai dengan suara hati nurani tanpa campur tangan, paksaan, dan intervensi dari pihak lain termasuk pemilik perusahaan pers.
b. Akurat berarti dipercaya benar sesuai keadaan objektif ketika peristiwa terjadi.
c. Berimbang berarti semua pihak mendapat kesempatan setara.
d. Tidak beritikad buruk berarti tidak ada niat secara sengaja dan semata-mata untuk menimbulkan kerugian pihak lain.

Pasal 2
Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.

Penafsiran
Cara-cara yang profesional adalah:
a. menunjukkan identitas diri kepada narasumber;
b. menghormati hak privasi;
c. tidak menyuap;
e. menghasilkan berita yang faktual dan jelas sumbernya; rekayasa pengambilan dan pemuatan atau penyiaran gambar, foto, suara dilengkapi dengan keterangan tentang sumber dan ditampilkan secara berimbang;
f. menghormati pengalaman traumatik narasumber dalam penyajian gambar, foto, suara;
g. tidak melakukan plagiat, termasuk menyatakan hasil liputan wartawan lain sebagai karya sendiri;
h. penggunaan cara-cara tertentu dapat dipertimbangkan untuk peliputan berita investigasi bagi kepentingan publik.

Pasal 3
Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.

Penafsiran
a. Menguji informasi berarti melakukan check and recheck tentang kebenaran informasi itu.
b. Berimbang adalah memberikan ruang atau waktu pemberitaan kepada masing-masing pihak secara proporsional.
c. Opini yang menghakimi adalah pendapat pribadi wartawan. Hal ini berbeda dengan opini interpretatif, yaitu pendapat yang berupa interpretasi wartawan atas fakta.
d. Asas praduga tak bersalah adalah prinsip tidak menghakimi seseorang.

Pasal 4
Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul.

Penafsiran
a. Bohong berarti sesuatu yang sudah diketahui sebelumnya oleh wartawan sebagai hal yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.
b. Fitnah berarti tuduhan tanpa dasar yang dilakukan secara sengaja dengan niat buruk.
c. Sadis berarti kejam dan tidak mengenal belas kasihan.
d. Cabul berarti penggambaran tingkah laku secara erotis dengan foto, gambar, suara, grafis atau tulisan yang semata-mata untuk membangkitkan nafsu birahi.
e. Dalam penyiaran gambar dan suara dari arsip, wartawan mencantumkan waktu pengambilan gambar dan suara.

Pasal 5
Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan.


Penafsiran
a. Identitas adalah semua data dan informasi yang menyangkut diri seseorang yang memudahkan orang lain untuk melacak.
b. Anak adalah seorang yang berusia kurang dari 16 tahun dan belum menikah.

Pasal 6
Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap.

Penafsiran
a. Menyalahgunakan profesi adalah segala tindakan yang mengambil keuntungan pribadi atas informasi yang diperoleh saat bertugas sebelum informasi tersebut menjadi pengetahuan umum.
b. Suap adalah segala pemberian dalam bentuk uang, benda atau fasilitas dari pihak lain yang mempengaruhi independensi.

Pasal 7

Wartawan Indonesia memiliki hak tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya, menghargai ketentuan embargo, informasi latar belakang, dan “off the record” sesuai dengan kesepakatan.

Penafsiran
a. Hak tolak adalak hak untuk tidak mengungkapkan identitas dan keberadaan narasumber demi keamanan narasumber dan keluarganya.
b. Embargo adalah penundaan pemuatan atau penyiaran berita sesuai dengan permintaan narasumber.
c. Informasi latar belakang adalah segala informasi atau data dari narasumber yang disiarkan atau diberitakan tanpa menyebutkan narasumbernya.
d. “Off the record” adalah segala informasi atau data dari narasumber yang tidak boleh disiarkan atau diberitakan.
Pasal 8
Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku, ras, warna kulit, agama,
jenis kelamin, dan bahasa serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa atau cacat jasmani.

Penafsiran
a. Prasangka adalah anggapan yang kurang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahui secara jelas.
b. Diskriminasi adalah pembedaan perlakuan.


Pasal 9
Wartawan Indonesia menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya, kecuali untuk kepentingan publik.

Penafsiran
a. Menghormati hak narasumber adalah sikap menahan diri dan berhati-hati.
b. Kehidupan pribadi adalah segala segi kehidupan seseorang dan keluarganya selain yang terkait dengan kepentingan publik.
Pasal 10
Wartawan Indonesia segera mencabut, meralat, dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca, pendengar, dan atau pemirsa.

Penafsiran
a. Segera berarti tindakan dalam waktu secepat mungkin, baik karena ada maupun tidak ada teguran dari pihak luar.
b. Permintaan maaf disampaikan apabila kesalahan terkait dengan substansi pokok.
Pasal 11
Wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.

Penafsiran
a. Hak jawab adalah hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya.
b. Hak koreksi adalah hak setiap orang untuk membetulkan kekeliruan informasi yang diberitakan oleh pers, baik tentang dirinya maupun tentang orang lain.
c. Proporsional berarti setara dengan bagian berita yang perlu diperbaiki.


Penilaian akhir atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan Dewan Pers.
Sanksi atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan oleh organisasi wartawan dan atau perusahaan pers.


Jakarta, Selasa, 14 Maret 2006

Kami atas nama organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers Indonesia:

1. Aliansi Jurnalis Independen (AJI)-Abdul Manan
2. Aliansi Wartawan Independen (AWI)-Alex Sutejo
3. Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI)-Uni Z Lubis
4. Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI)-OK. Syahyan Budiwahyu
5. Asosiasi Wartawan Kota (AWK)-Dasmir Ali Malayoe
6. Federasi Serikat Pewarta-Masfendi
7. Gabungan Wartawan Indonesia (GWI)-Fowa’a Hia
8. Himpunan Penulis dan Wartawan Indonesia (HIPWI)-RE Hermawan S
9. Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI)-Syahril
10. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)-Bekti Nugroho
11. Ikatan Jurnalis Penegak Harkat dan Martabat Bangsa (IJAB HAMBA)-Boyke M. Nainggolan
12. Ikatan Pers dan Penulis Indonesia (IPPI)-Kasmarios SmHk
13. Kesatuan Wartawan Demokrasi Indonesia (KEWADI)-M. Suprapto
14. Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI)-Sakata Barus
15. Komite Wartawan Indonesia (KWI)-Herman Sanggam
16. Komite Nasional Wartawan Indonesia (KOMNAS-WI)-A.M. Syarifuddin
17. Komite Wartawan Pelacak Profesional Indonesia (KOWAPPI)-Hans Max Kawengian
18. Korp Wartawan Republik Indonesia (KOWRI)-Hasnul Amar
19. Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI)-Ismed hasan Potro
20. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)-Wina Armada Sukardi
21. Persatuan Wartawan Pelacak Indonesia (PEWARPI)-Andi A. Mallarangan
22. Persatuan Wartawan Reaksi Cepat Pelacak Kasus (PWRCPK)-Jaja Suparja Ramli
23. Persatuan Wartawan Independen Reformasi Indonesia (PWIRI)-Ramses Ramona S.
24. Perkumpulan Jurnalis Nasrani Indonesia (PJNI)-Ev. Robinson Togap Siagian-
25. Persatuan Wartawan Nasional Indonesia (PWNI)-Rusli
26. Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) Pusat- Mahtum Mastoem
27. Serikat Pers Reformasi Nasional (SEPERNAS)-Laode Hazirun
28. Serikat Wartawan Indonesia (SWI)-Daniel Chandra
29. Serikat Wartawan Independen Indonesia (SWII)-Gunarso Kusumodiningrat



Mungkin Pihak TV-One tidak ikut serta merumuskan Kode Etik Jurnalistik, tapi tidak berarti mereka punya aturan sendiri ...
farez


Hati saya sakit saat ada yang berkata: "Ngapain kita ngurusin
Palestina, wong negeri kita saja masih amburadul".

Semoga kita tidak melupakan sejarah bahwa Al-Hajj Amin Al Husaini,
Mufti Palestina, adalah orang pertama yang menyiarkan kemerdekaan
Indonesia di radio internasional.

Alasan yang sepintas terlihat nasionalis ini adalah pengkhianatan
kejam pada nasionalisme Indonesia itu sendiri. Preambule Undang-undang
Dasar 1945 mendeklarasikan dengan jelas perlawanan pada segala bentuk
penjajahan. Soekarno dan Hatta berkali-kali menandaskan bahwa
nasionalisme Indonesia tumbuh di taman kemanusiaan. "Jangan pikirkan
hal lain kecuali Indonesia " adalah logika yang menghina keindonesiaan.

Hati saya lebih sakit lagi saat ada yang mengatakan "Itu kan salah
HAMAS sendiri yang tidak mau damai dan menembakkan roket! Media di
Indonesia terlalu berpihak pada Palestina, nih…gak berimbang!"

Lalu, yang berimbang itu seperti apa? Seperti media massa Barat yang
lebih menyalahkan HAMAS, menyiarkan propaganda Israel bahwa serangan
ini adalah respon dari tindakan HAMAS menyerang Israel , menyalahkan
sikap HAMAS yang memutus gencatan senjata? Sepertinya kita harus
menelaah peringatan Finkelstein, seorang ilmuwan Yahudi, dalam bukunya
Beyond Chutzpah: On the Misuse of Anti-Semitism and Abuse of History
dan Image and Reality of Israel-Palestinian Conflict. Sejarah telah
dibajak untuk tidak pernah mengkritisi Israel dan media massa pun
tidak bebas dari pembajakan ini. Untuk melihat bias media barat dalam
isu Palestina, silakan buka http://www.ifamericansknew.com/

Bahkan, menurut saya, media di Indonesia masih terlalu berpihak pada
Israel . Tidak ada yang menyebutkan fakta bahwa pemutusan gencatan
bersenjata oleh HAMAS itu didahului oleh surat protes gerakan
perlawanan itu atas terbunuhnya 4 orang petani di Gaza oleh tentara
Israel . Tidak ada yang mengingatkan bahwa Israel terus melanggar
perjanjian damai yang disepakatinya sendiri dengan membiarkan
pemukiman ilegal terus tumbuh. Kita juga tak boleh lupa dengan tembok
pemisah apartheid Israel yang memutus akses rakyat Palestina pada
kebutuhan vital kehidupan. Belum lagi blokade Gaza yang lebih kejam
dari Blokade Berlin pada masa Perang Dingin.

"Itu kan salah HAMAS sendiri yang tidak mau damai…"

Sampaikan pernyataan itu pada Bung Tomo dan para pendiri negeri ini.
Alhamdulillah, para pendiri negeri ini menolak iming-iming perdamaian
palsu di bawah ketiak Ratu Belanda. Soekarno bahkan menantang: "Ini
dadaku, mana dadamu!"

Kalau kita menggunakan logika yang sama, berarti kita mendukung Agresi
Militer Belanda pada tahun 1948. "Itu kan salah para pejuang
kemerdekaan Indonesia yang tidak mau damai!"

Tidak banyak yang mengingatkan bahwa Israel berdiri dengan berkubang
darah pembersihan etnis yang menghalalkan pembantaian dan pengusiran
terhadap penduduk asli Palestina (Ilan Pappe: The Ethnic Cleansing of
Palestine ). Komunitas Yahudi yang hidup dalam perdamaian di bawah
Khilafah Utsmaniyah tiba-tiba dikejutkan oleh kedatangan
saudara-saudara mereka yang mengungsi dari kebiadaban Eropa dan
membawa ide rasis radikal untuk mendirikan Israel (Amy Dockser Marcus,
Jerusalem 1913). Bayangkan, komunitas yahudi saat itu yang sekecil
komunitas muslim di Swedia saat ini tiba-tiba menuntut Negara sendiri
dengan luas wilayah yang melebihi luas wilayah penduduk aslinya. Kalau
muslim di Swedia tiba-tiba menuntut mendirikan Negara Islam, mereka
pasti segera dicokok dan dilabeli teroris.

Memori pembantaian ini dihapus dari sejarah dunia dan dari kesadaran
rakyat Israel . Pada saat yang bersamaan, kenangan pahit ini terus
hidup di antara rakyat Palestina. Maka, sangat sulit bagi orang
Palestina untuk menerima perdamaian yang tidak pernah berpihak pada
mereka, lha wong keberadaan Israel saja tidak legal! Wajar jika
popularitas HAMAS semakin lama justru semakin meningkat.

Indonesia saat itu tegas tidak mengakui Israel karena melihat fakta
ini. Sayang, kini banyak yang sudah lupa. Banyak yang terjebak dalam
narasi fiktif " Israel yang cinta damai terancam keberadaannya oleh
HAMAS yang ekstrimis yang tidak mau damai".

Kalaupun kita harus menerima fakta bahwa berdasarkan hukum rimba
Israel itu eksis, tidak berarti bahwa kita berhak menyalahkan mereka
yang menghendaki perdamaian sejati yang lahir dari kemerdekaan. Saya
mendukung proses perdamaian, tapi harus dengan dialog yang adil dan
terbuka yang melibatkan HAMAS sebagai kekuatan riil di Timur Tengah.
Tidak sekedar perjanjian sepihak yang dibuat AS dan Israel lalu
dipaksakan pada Palestina.

Kemanusiaan. Keindonesiaan. Islam. Ketiganya memaksa saya berpihak
pada yang lemah dan tertindas.

"If you stand for nothing, you will fall for anything"
pervertday
save for palestine!!! gw setuju banget ama @bro FAREZ...israel emang pelan tapi pasti tujuannya menghilangkan rakyat palestine..
israel is not country bro....

andaikan oom hitler masih ada....dunia ini mungkin akan lebih baik...sieg heil!!!
hummy
QUOTE (farez @ Jan 24 2009, 02:04 PM) *


Kalaupun kita harus menerima fakta bahwa berdasarkan hukum rimba
Israel itu eksis, tidak berarti bahwa kita berhak menyalahkan mereka
yang menghendaki perdamaian sejati yang lahir dari kemerdekaan. Saya
mendukung proses perdamaian, tapi harus dengan dialog yang adil dan
terbuka yang melibatkan HAMAS sebagai kekuatan riil di Timur Tengah.
Tidak sekedar perjanjian sepihak yang dibuat AS dan Israel lalu
dipaksakan pada Palestina.

"If you stand for nothing, you will fall for anything"


Yang jadi masalah adalah tidak solusi lain bagi HAMAS atau Hezbollah atau Iran selain "pembumihangusan" Israel dari keberadaannya yang sekarang ini, Whew.gif yang dalam kata lain adalah keduanya mempunyai prinsip yang sama ekstrim-nya, dan tidak ada jalan tengah dalam kamus keduanya, kita (Indonesia) sebagai pihak yang bersimpatik harus berupaya mendukung dengan sikap yang berlandaskan pada kemanusiaan yang adil dan beradab (Pancasila).

dan jika tidak tercapai juga kondisi yang mengarah ke perdamaian yang terjadi adalah kembali ke jaman pra sejarah yaitu siapa yang kuat dia yang menang dan ini berdampak buruk pada kemanusiaan.
billbull
serangan roket hamas gak akan terjadi kalau Palestina gak dijajah

Perdamaian gak mungkin dgn si Olmert, kecuali wilayah palestina terkuasai semua

yang gak merasakan gak akan mengerti, kecuali serangannya sampei ke sini kali
Orangutan
thanks atas infonya bro farez. Info yang bro kasih belon pernah gua denger sebelonnya.
eiger
wow.. salut buat bro farez thumbsup_anim.gif
thanks atas argumen nya bro.. menarik Hug.gif
ShieldOfAthena
QUOTE (hummy @ Jan 24 2009, 02:51 PM) *
Semoga kita tidak melupakan sejarah bahwa Al-Hajj Amin Al Husaini,
Mufti Palestina, adalah orang pertama yang menyiarkan kemerdekaan
Indonesia di radio internasional.


dan jika tidak tercapai juga kondisi yang mengarah ke perdamaian yang terjadi adalah kembali ke jaman pra sejarah yaitu siapa yang kuat dia yang menang dan ini berdampak buruk pada kemanusiaan.


justru inilah yang terjadi sekarang ini. Zionis menganggap dirinya sudah terlalu kuat bagi Palestine.

Saat harkat dan martabat kita sebagai manusia dilecehkan, adalah sebuah kewajiban untuk membela diri.

Itu yang terjadi pada Palestine. Mereka telah menaungi pengungsi dari kejaran dan usiran kaum NAZI, tapi ternyata malah balik dianiaya.

Air susu dibalas tuba

Adalah wajar bila kemudian Palestine menembakkan roket2nya ke wilayah yang telah dicaplok Zionis, bukan berarti chomz mendukung perang (cukup di RPG aja medieval.gif )

Sayangnya, media di Barat rata - rata lebih mengangkat Israel yang teraniaya kemudian membalas.

Soal kode etik jurnalistik, kita harus membuka mata lebar lebar, karena zaman sekarang ini, sebagian besar hal2 yang diungkapkan di sana sudah tidak dijalankan dengan semestinya. Pelanggaran (kalau memang disebut pelanggaran) yang dilakukan oleh TV One, chomz rasa tidak sebanding dengan apa yang telah dilakukan oleh media - media yang jauh lebih besar di belahan dunia lain yang malah lebih memutarbalikkan fakta.

Kebetulan, kerabat saya sempat bergabung dengan tim medis dari Egypt dan bertugas di Palestine selama beberapa tahun dan menceritakan fakta2 yang dia dapatkan selama bertugas di Palestine. Jauh sekali dengan yang kita bayangkan. Bahkan film2 yang menceritakan kekejaman NAZI masi kalah dibanding kenyataan yang sebenarnya, yang jelas2 dilakukan oleh pihak Zionis. Bertolak belakang dengan apa yang disiarkan oleh media2 terkenal di barat.. (karena sebagian media tersebut dimiliki dan dibiayai pengusaha2 zionis).

HAMAS, memang bergaris keras, tapi bukan teroris.
HAMAS lebih memilih melawan dengan fisik karena partai sebelumnya walau telah berhasil melalui konflik dengan cara halus (perundingan) ternyata "si kuat" kembali ngeyel.

Dan tidak pernah ada paksaan bahwa WNI harus mendukung Palestine. Hanya kembali mengingatkan, bila kita bersikap apatis berarti kita tidak ingat sejarah negara kita sendiri.

Sekali lagi, It's not about religion..... it's all about humanity...
buset666
QUOTE (Orangutan @ Jan 24 2009, 02:47 AM) *
Selama yang gua tau, pihak hamas sering sekali melepaskan tembakan roket ke israel. Bahkan ketika kemaren2 dah ada perjanjian gencatan senjata, hamas melanggarnya dengan menembakan roket. Israel hanya membalas (walaupun lebih sadis ngebalesnya). Tapi kalo hamas ga mulai, israel juga gak akan nyerang. Sekarang dah gencatan lagi.

Yang gua heran, kenapa palestina yang selalu dianggap tertindas? Apakah gara2 persenjataan palestina kalah jauh? Toh setau gua yang mulai tuh pihak hamas yang menembakan roket ke israel.

sebelumnya maap2 dulu nih, mungkin argumen gw kurang kuat
cuma dulu gw pernah baca di koran da lama banget
pernah pas da gencatan senjata eh akhirnya israel nyerang lagi n itu kejadian ampe beberapa x

QUOTE (Orangutan @ Jan 24 2009, 02:47 AM) *
Kalo hamas memang gak setuju israel mencaplok wilayah palestina sejak perjanjian dengan inggris jaman dulu, ngapain pake gencatan senjata? Kan dapat diartikan gencatan senjata hanyalah upaya untuk mencari nafas sebentar sebelon nyerang lagi. Israel dapat saja berpikir: ngapain ngasih napas ke musuh?

klo bisa damai ngapain jg perang
tp ternyata dengan milih damai wilayah palestina malah berkurang terus........ thx @farez
ya gmn hamas ga nyerang pake roket trus klo ternyata pas gencatan sekarang yg rugi malah mereka2 juga

QUOTE (Orangutan @ Jan 24 2009, 02:47 AM) *
Dari dulu Israel adalah bangsa yang kuat. Kan bisa aja Israel menghancurkan Palestina dari dulu. Kenapa mesti tarik ulur yah? Kalo sekarang kan keburu ada PBB dan perang semakin dibenci.

ya israel memang bangsa yg kuat tp bukan bangsa yg besar
klo emang bener hamas itu teroris kenapa yg diserang malah negara palestinanya bkn hamas
kan israel negara yg kuat dan persenjataannya lengkap pasti bisa dong ngancurin hamas dengan jatuh korban lebih sedikit
bknya intel2 mereka juga canggih
dan itu jg kenapa sekalipun ternyata hamas itu yg salah tp israel lebih salah lagi
pepatah "eye for an eye" da ga berlaku disini
Gun_awan
Save the humanity..save for Palestina..
Ingat sebelum israel ada thn 1948, wilayah Palestina dihuni jg oleh kaum Kristen,Islam dan Yahudi yg pada saat itu mereka hidup berdampingan dgn damai...tp lihatlah sejak negara israel berdiri, gw ga bisa jelasin panjang lebar deh tp yg pasti dari wkt ke wkt wilayah Palestina semakin mengecil dan wilayah israel semakin meluas..gw juga dukung TV ONE krn brani menyajikan fakta dilapangan secara bnyak hal yg awalnya tdk tau (krn ditutup2in mungkin) menjadi transparan..salut TV ONE..
@all...Disini kita bicara tntang kedaulatan suatu bangsa jd mohon dihindari ya masalah2 agama..bangsa mana yg mau di tekan/tindas terus menerus?? hehe
Peace
nebulosa
PBB ga berguna sih,,,
Pooh...
g berguna...

amerika tu budaknya israel...

org yg paling berpengaruh di sna tu org yahudi...

yg aneh lagi ya...

kok israel ikut eropa????

ad yg bisa jawab??
tomy_doank
konflik PALESTINA dan israel memang ga pernah selesai dan ga akan mungkin dapat selesai dengan rencana israel memperluas wilayah di negeri PALESTINA (statemen PM israel ehud olmert yg bertekad bahwa 2010 sebagai batas akhir penetapan wilayah israel), hal ini sudah tersurat dan tersirat dalam kitab suci AlQur'an (QS Al ISRA) yang oleh kita umat Islam yakin akan kebenarannya, bahwa yahudi akan menjadikan tanah Palestina sebagai tempat untuk berkumpulnya seluruh bangsa yahudi dari seluruh dunia (QS Al Isra 104) sebagai usaha bangsa yahudi dalam persiapan menghadapi peperangan yang sangat krusial melawan umat muslim yang dipimpin oleh Imam Mahdi nanti , dan hal ini pula seperti yang tertulis dalam kitab suci mereka taurat tentang sesuatu yang akan terjadi di masa mendatang .
tomy_doank
konflik PALESTINA dan israel memang ga pernah selesai dan ga akan mungkin dapat selesai dengan rencana israel memperluas wilayah di negeri PALESTINA (statemen PM israel ehud olmert yg bertekad bahwa 2010 sebagai batas akhir penetapan wilayah israel), hal ini sudah tersurat dan tersirat dalam kitab suci AlQur'an (QS Al ISRA) yang oleh kita umat Islam yakin akan kebenarannya, bahwa yahudi akan menjadikan tanah Palestina sebagai tempat untuk berkumpulnya seluruh bangsa yahudi dari seluruh dunia (QS Al Isra 104) sebagai usaha bangsa yahudi dalam persiapan menghadapi peperangan yang sangat krusial melawan umat muslim yang dipimpin oleh Imam Mahdi nanti , dan hal ini pula seperti yang tertulis dalam kitab suci mereka taurat tentang sesuatu yang akan terjadi di masa mendatang .
tomy_doank
konflik PALESTINA dan israel memang ga pernah selesai dan ga akan mungkin dapat selesai dengan rencana israel memperluas wilayah di negeri PALESTINA (statemen PM israel ehud olmert yg bertekad bahwa 2010 sebagai batas akhir penetapan wilayah israel), hal ini sudah tersurat dan tersirat dalam kitab suci AlQur'an (QS Al ISRA) yang oleh kita umat Islam yakin akan kebenarannya, bahwa yahudi akan menjadikan tanah Palestina sebagai tempat untuk berkumpulnya seluruh bangsa yahudi dari seluruh dunia (QS Al Isra 104) sebagai usaha bangsa yahudi dalam persiapan menghadapi peperangan yang sangat krusial melawan umat muslim yang dipimpin oleh Imam Mahdi nanti , dan hal ini pula seperti yang tertulis dalam kitab suci mereka taurat tentang sesuatu yang akan terjadi di masa mendatang.
tomy_doank
konflik PALESTINA dan israel memang ga pernah selesai dan ga akan mungkin dapat selesai dengan rencana israel memperluas wilayah di negeri PALESTINA (statemen PM israel ehud olmert yg bertekad bahwa 2010 sebagai batas akhir penetapan wilayah israel), hal ini sudah tersurat dan tersirat dalam kitab suci AlQur'an (QS Al ISRA) yang oleh kita umat Islam yakin akan kebenarannya, bahwa yahudi akan menjadikan tanah Palestina sebagai tempat untuk berkumpulnya seluruh bangsa yahudi dari seluruh dunia (QS Al Isra 104) sebagai usaha bangsa yahudi dalam persiapan menghadapi peperangan yang sangat krusial melawan umat muslim yang dipimpin oleh Imam Mahdi nanti , dan hal ini pula seperti yang tertulis dalam kitab suci mereka taurat tentang sesuatu yang akan terjadi di masa mendatang.
tomy_doank
konflik PALESTINA dan israel memang ga pernah selesai dan ga akan mungkin dapat selesai dengan rencana israel memperluas wilayah di negeri PALESTINA (statemen PM israel ehud olmert yg bertekad bahwa 2010 sebagai batas akhir penetapan wilayah israel), hal ini sudah tersurat dan tersirat dalam kitab suci AlQur'an (QS Al ISRA) yang oleh kita umat Islam yakin akan kebenarannya, bahwa yahudi akan menjadikan tanah Palestina sebagai tempat untuk berkumpulnya seluruh bangsa yahudi dari seluruh dunia (QS Al Isra 104) sebagai usaha bangsa yahudi dalam persiapan menghadapi peperangan yang sangat krusial melawan umat muslim yang dipimpin oleh Imam Mahdi nanti , dan hal ini pula seperti yang tertulis dalam kitab suci mereka taurat tentang sesuatu yang akan terjadi di masa mendatang.
tomy_doank
konflik PALESTINA dan israel memang ga pernah selesai dan ga akan mungkin dapat selesai dengan rencana israel memperluas wilayah di negeri PALESTINA (statemen PM israel ehud olmert yg bertekad bahwa 2010 sebagai batas akhir penetapan wilayah israel), hal ini sudah tersurat dan tersirat dalam kitab suci AlQur'an (QS Al ISRA) yang oleh kita umat Islam yakin akan kebenarannya, bahwa yahudi akan menjadikan tanah Palestina sebagai tempat untuk berkumpulnya seluruh bangsa yahudi dari seluruh dunia (QS Al Isra 104) sebagai usaha bangsa yahudi dalam persiapan menghadapi peperangan yang sangat krusial melawan umat muslim yang dipimpin oleh Imam Mahdi nanti , dan hal ini pula seperti yang tertulis dalam kitab suci mereka taurat tentang sesuatu yang akan terjadi di masa mendatang.
wakkak20
palestina merupakan salah satu negara yang pertama kali mengakui kedaulatan kemerdekaan republik indonesia......dari sini aj kita harus ngerti kenapa pada belain palestina...

israel yang sekarang jg bukannya bangsa yahudi yang sebenarnya lagi, yang memegang ajaran kitab taurat yang asli...
bangsa yahudi aslinya klo gk salah tinggal 20 % nan lagi...(klo gk salah)

mungkin di balik perebutan wilayah itu ada perebutan harta lainnya, seperti ladang minyak...

walau w kurang pengetahuan w masi melihat dari dua sisi kok...

lihat aja fakta" kelakuan bangsa israel lainnya...


baru" ini juga ada fakta baru tentang pelaku sebenarnya pristiwa 11 september, dimana terdapat 3000 orang israel yang tidak masuk kerja pada hari itu...

jadi intinya jangan lihat dari satu sisi aj .... klo bisa 10 sisi
KuuR0
@farez salut!!!
@orangutan
kenapa israel ga menghancurkan palestina aja dari dulu??menurut gw sih,,hal yang israel lakuin sekarang malah lebih kejam daripada sekedar" menghancurkan sebuah negara...
inget,,,yang dalam perang itu ada kode etik nya...perang itu ga boleh mlibatkan warga sipil...mungkin ga bisa,,,tapi harus diminimalisir...tapi liat israel...anda bisa liat sendiri..seberapa banyak warga israel yang mati karena perang kemaren??ga ada...bandingin dengan warga palestina yang mati??banyak...
kalau israel memang hanya ingin membalas hamas...kenapa harus rakyat palestina yang jadi korban...kekejaman itulah yang menimbulkan simpati bagi semua orang...semua agama di dunia...bahkan mungkin yahudi yang masih punya nurani....
mngutip dari @shield It's not about religion..... it's all about humanity... <-----setuju bro!!
LiveWire
@orangutan:
QUOTE
sebelumnya sori nih kalo pandangan gua berbeda.

Ga perlu minta maaf hanya karena beda sudut pandang.

QUOTE
Selama yang gua tau, pihak hamas sering sekali melepaskan tembakan roket ke israel. Bahkan ketika kemaren2 dah ada perjanjian gencatan senjata, hamas melanggarnya dengan menembakan roket. Israel hanya membalas (walaupun lebih sadis ngebalesnya). Tapi kalo hamas ga mulai, israel juga gak akan nyerang. Sekarang dah gencatan lagi.

Ada baiknya kita mengingat fakta bahwa Israel lah yang menciptakan Hamas. http://www.youtube.com/watch?v=4Z6vMAoFwf4

Kedua, CNN confirms Israel BROKE the ceasefire. http://www.youtube.com/watch?v=KntmpoRXFX4

Ketiga, the concept of proportionality. Seseorang nge bunuh, misalnya, istri loe. Loe ngebales dengan cara ngebunuh dia, istrinya, kedua anaknya dan juga kedua orangtua bajingan tersebut. Proporsional kah?

QUOTE
Yang gua heran, kenapa palestina yang selalu dianggap tertindas? Apakah gara2 persenjataan palestina kalah jauh? Toh setau gua yang mulai tuh pihak hamas yang menembakan roket ke israel.

Mohon diingat, asal mula konflik Palestine - Israel bukan cuma 6 bulan ato 6 taun ato 60 taun yg lalu. Konflik ini udah dimulai dari awal abad 20 dimana para zionis mulai berbondong2 pindah ke Palestine. Zionisme adalah sebuah konsep kolonialis kuno yang mempromosikan ide bahwa ada satu kelompok/ras/agama yang lebih superior dibandingkan dengan yang lain. Tujuan para zionis bukan untuk hidup berdampingan dengan penduduk Palestine yang sudah lebih dulu menetap disana, tetapi pengusiran secara paksa!

QUOTE
Kalo hamas memang gak setuju israel mencaplok wilayah palestina sejak perjanjian dengan inggris jaman dulu, ngapain pake gencatan senjata? Kan dapat diartikan gencatan senjata hanyalah upaya untuk mencari nafas sebentar sebelon nyerang lagi. Israel dapat saja berpikir: ngapain ngasih napas ke musuh?

Ini yang gw ga ngerti dari orang2 kaya loe. Terus terang ya, gw kaya lagi ngobrol ma orang barat yg ga tau apa apa. Inggris TIDAK PUNYA HAK ngasih wilayah Palestina ke SIAPAPUN! Sama persis seperti Belanda yg dulu ngaku2 sebagai pemilik Indonesia. Dan sebutan untuk nenek moyang kita yang berperang demi kemerdekaan adalah 'ekstrimis.' Artinya, kita juga dulu dianggap terrorist oleh para kolonialis.

Intinya: The western world views the situation in Palestine as a 'war on terror.' While the non-western world views it as a struggle for independence against colonialism and oppression.

QUOTE
Dari dulu Israel adalah bangsa yang kuat. Kan bisa aja Israel menghancurkan Palestina dari dulu. Kenapa mesti tarik ulur yah? Kalo sekarang kan keburu ada PBB dan perang semakin dibenci.

"Even small children know that Israel is nothing without America. And here America means F-16, M-16, Apache helicopters, the tools Israelis use to kill us and destroy our homes."
(Sheikh Abdul Majeed Atta. Hamas member.)

Israel telah mendemonstarsikan kepada dunia, bahwa mereka siap membunuh siapapun dan apapun. Mo nenek2, kakek2, anak kecil, ibu hamil de el el de es te.... Dan jangan kira hanya Muslim Palestinian aja yang menderita, Christian Palestinians pun sama ripuh nya hidup dibawah penindasan Israel.

QUOTE
Mohon dikoreksi dengan fakta kalo pendapat gua salah.

Jangan di klik apabila anda Kristen. Mungkin terlalu ofensif. http://www.liveleak.com/view?i=e1842edc4f
lonely man
buat yang ngasih komen tapi ngasal ma masalah palestina vs israel, lu smua mestinya nyari info dgn jelas dulu baru ngasih komen, biar ga keliatan bego...ni masalah sensitif, jadi jgn ngasih pendapat dari pengetahuan yg kurang lengkap..
gw pikir info dari farez dah cukup jelas...(thanks bro!)
buat yg berpikir ngapain indonesia ikut ngurusin palestina, itu karna tujuan negara indonesia salah satunya adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia (liat pembukaan UUD 1945 alinea 4)...
cari tau jg sejarah palestina dan israel, baru ngomong ngedukung siapa atau siapa...
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.