Help - Search - Members - Calendar
Full Version: [debat] Arshavin: Solusi atau Desperasi?
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Entertainment > Olahraga > Sepakbola
Hotgizmos
Sewaktu posting ini ditulis, Arshavin sejauh ini dilaporkan sedang berada di London untuk mendiskusikan potensial transfernya yang sangat berliku2 dari Zenit St. Petersburg ke Arsenal di menit2 terakhir transfer window Januari ini.

Namun melihat bagaimana Arshavin gontok2an dengan klubnya, Zenit seperti layaknya Roman Pavlyuchenko sewaktu transfer dari Zenit ke SPurs, kita dapat melihat kalau Arshavin juga adalah seorang "desperado" yang mati2an ingin merumput di tim dan liga top dunia.

Sama dengan Arsenal yang sudah sangat desperate untuk membangkitkan musim mereka yang sejauh ini jauh dari spektakuler dan mereka masih nyangkut di luar UCL slots.

Walaupun Arshavin without a doubt akan menambah kreativitas dan passing2 akurat di lini tengah Arsenal, menurut kalian apakah ini solusi untuk Arshavin maupun Arsenal ataukah ini tanda2 desperasi kedua belah pihak untuk memenuhi hasrat masing2?

Mohon pendapatnya
Davinsahan
Salam sepakbola, ijin gabung juga ya..
Arsenal,
sejauh ini, dengan kegagalannya menempel ketiga klub big four lainnya, membuat banyak kalangan di Inggris menyebutkan bahwa mereka layak masuk ke barisan tim kelas dua..
Tentunya ini cambuk yang mengharuskan mereka berpikir keras tentang strategi permainan, mengatasi persaingan dan berbagai kepentingan yang terhambat karena kondisi itu..
Sebenarnya ini "hanya" masalah fulus saja, karena selisih harga penawaran dan kemampuan finansial Arsenal yang belum disepakati..
Arshavin,
pemain yang punya talenta hebat dan sangat layak bertarung di kompetisi utama eropa..
Beralasan sekali kalau dia sangat terobsesi untuk upgrade jenjang, dengan segala prestasi, citra diri, profesionalisme dan fasilitas kesejahteraan yang menjadi impian seluruh pemain bola..






Hotgizmos
Ya betul sebenernya gw juga ngerasa Zenit agak selfish juga, nahan2 si Arashavin untuk menaikkan harga supaya mereka bisa mendapat uang sebanyak mungkin. Buktinya sampai Transfer Window susah mau tutup baru dealnya jalan, kalau ga tetap saja Zenit menahan2..
maximas
Arshavin pemain bagus, spurs klub yg sedang beranjak naik kasta
Arshavin butuh popularitasnya meningkat, Spurs butuh dana.

Arsenal ingin mjd klub yg punya ciri khas permainan bola pendek dan counter cepat
Type Arshavin sebenarnya lumayan cocok buat bermain di klub spt Arsenal
Tapi Spurs coba terus mencari harga yg maximal buat kepindahan Arshavin.

pandangan gw, spurs hrs berhati hati, jangan samapai niat menjual Arshavin gagal krn harganya tak cucok bt the gunners


salam sepak bola....
Hotgizmos
bro, kok SPurs? Kan Arshavin pemain Zenit St. Petersburg?
bakulpia
arshavin is the best
smart dick
QUOTE
Arsenal Segel Posisi Empat

Portsmouth - Arsenal tidak menemui hambatan berarti kala harus bertandang ke markas Portsmouth. The Gunners memukul Pompey dengan 3-0 dan mengamankan posisi keempat klasemen.

Nicklas Bendtner menjadi pahlawan bagi Arsenal dengan sumbangan dua golnya. Sementara penyerang muda Carlos Vela berhasil mencetak satu gol The Gunners sisanya.

Kemenangan ini membuat Arsenal memastikan diri tidak akan terlempar ke luar dari empat besar. Dengan nilai 68, posisi 'Gudang Peluru' tidak mungkin dikejar Aston Villa yang baru mengoleksi 55 angka dengan empat partai di tangan.

Jalannya pertandingan
Di Fratton Park, Sabtu (2/5/2009), Arsenal memang langsung memegang kendali sejak awal. Memasang Vela dan Nicklas Bendtner di depan, skuad Arsene Wenger tetap ofensif dengan dukungan Andrei Arshavin dan Theo Walcott di lini tengah.

Menit keenam, Arsenal beroleh peluang pertamanya melalui kaki Bendtner. Namun tembakan pemain muda Denmark itu bisa dijinakkan oleh kiper David James tanpa banyak kesulitan.

Gawang Arsenal berbalik terancam semenit kemudian. Menggiring bola sendirian, Nader Belhadj masuk kotak penalti dan mengakhirnya dengan tendangan kaki kiri yang melebar. Gagallah Pompey unggul.

Bencana bagi Pompey terjadi di menit 13. Sebuah umpan dari Arshavin ditanduk Bendtner. Bola lemah tidak bisa dikuasai James sehingga bergulir masuk gawang. 1-0 bagi tim tamu.

Tiga menit berselang, Vela gagal menambah gol The Gunners. Mendapat bola umpan Emmanuel Eboue dari kiri, Vela sudah berdiri bebas tetapi akibat telat, tendangannya berbelok arah karena diblok Hermann Hrediarsson.

Portsmouth mencoba mengimbangi. Menit 25, umpan satu-dua antara Peter Crouch dengan Belhadj diakhiri oleh Crouch dengan tendangan kaki kanan yang tidak menemui sasaran karena melebar.

Menit 38, Arsenal mendapat hadiah penalti. Wasit menghukum Portsmouth karena Sean Davis menjatuhkan Arshavin. Bendtner yang jadi eksekutor melaksanakan tugasnya dengan baik menjadikan tim tamu melaju 2-0.

Di babak kedua, Portsmouth mencoba bermain lebih menyerang. Masuknya John Utaka membuat permainan tim besutan caretaker Paul Hart sedikit membaik. Menit 47, mendapat umpan dari Richard Huges, sepakan Utaka melebar dari gawang ARsenal.

Empat menit kemudian, giliran Utaka yang menyodorkan umpan kepada Crouch. Lagi-lagi usaha Crouch mencetak gol gagal karena tendangannya melambung di atas mistar gawang Arsenal yang dijaga Lukasz Fabianski.

Menit 52, Fabianski berperan besar menggagalkan gol Portsmouth. Sebuah tendangan dari pemain pengganti Nwankwo Kanu berhasil ditepis kiper Polandia itu menjauhi gawangnya.

Fabianski kembali mengamankan gawangnya dengan aksi ciamik dua menit kemudian. Utaka mendapat bola panjang dan menjadikannya tinggal berhadapan dengan Fabianski, tetapi gangguan Fabianski membuat Utaka tidak bisa melepaskan tendangan.

Sepuluh menit memasuk babak kedua, gol ketiga Arsenal akhirnya hadir. Gol bermula dari tendangan Arshavin yang diblok bek Pompey, bola rebound langsung ditendang Vela dengan kaki kirinya dan gol. 3-0 bagi Arsenal.

Vela berpeluang mencetak gol keduanya di menti 74. Mendapat umpan dari sisi kiri, tendangan keras pemain Meksiko itu masih bisa ditepis James keluar lapangan.

Portsmouth harus bermain dengan 10 orang di 13 menit terakhir setelah Noel Pamarot dikartumerah wasit akibat menjatuhkan Arshavin yang berpeluang mencetak gol di depan kotak penalti.

Lima menit menjelang bubaran, tendangan bebas Utaka sempat membahayakan Arsenal. Tim tamu beruntung karena Fabianski dengan sigap mentip bola ke udara dan selamatlah gawangnya.

Dari tendangan sudut yang dihasilkan momen di atas, tercipta kemelut di mulut gawang Arsenal. Utaka memperoleh bola dan menendang, tetapi bola bisa ditepis Fabianski.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap bertahan 3-0 untuk kemenangan Arsenal.

Susunan pemain
Portsmouth: James; Pamarot, Campbell, Distin, Hreidarsson (Kanu 46); Pennant (Utaka 46), Davis, Hughes, Mullins; Belhadj, Crouch

Arsenal: Fabianski; Sagna, Song Billong, Djourou, Eboue; Walcott (Bischoff 65), Denilson, Ramsey (Randall 82), Arshavin; Bendtner (Merida 77), Vela


Hug.gif

sumber :
CODE
http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2009/05/02/211709/1125259/72/arsenal-segel-posisi-empat


Arsenal engga bakal nyesal beli arshavin, secara maennya bagus, barusan selesai saia nonton portsmouth vs arsenal 0-3,
gol pertama di dapat dari assist arshavin, gol kedua di dapat dari penalti saat arshavin di jegal di kotak penalti,
di arsenal di percaya sebagai kapten tim dan secara menakjubkan permainannya bagus bisa menghidupkan mental penyerangan arsenal
Applause.gif

i wish arshavin belong to madrid axehead.png
Peace.gif
madaraoo
^ atas gw..
setuju bro, permainan arshavin emang top, makanya gw sebel banget waktu munchen ga jadi beli dia..payah...
azuri
si Arshavin bisa jadi aset , khan umurnya
masih tergolong muda gitu
farez
yah,bagus ...

ngotot,cocok main di inggris
wisnuz
cocok.
cuma kurang aja arsenal beli lagi 3/4 pemain kayaq arshavin bro
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.