Help - Search - Members - Calendar
Full Version: [R.I.P] Jumadi Abdi
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Entertainment > Olahraga > Sepakbola
Fikrie29
satu lagi pesepakbola nasional Indonesia harus meninggal dunia karena keras dan brutalnya Liga Indonesia.

Jumadi Abdi mantan anggota timnas SEA GAMES, Persiba Balikpapan, Pelita KS, Persikota Tangerang dan PKT Bontang harus tutup usia pada usia 26 tahun akibat cidera serius pada bagian dalam organ tubuhnya.

Kejadian bermula saat PKT Bontang menjamu Persela Lamongan dalam lanjutan ISL di stadion MUlawarman 7 Maret 2009.

Terjangan brutal kaki kanan gelandang Persela Deni Tarkas telak bersarang di perut Jumadi Abdi.
wasit menghadiahkan kartu kunig untuk insiden mengerikan tersebut karena Jumadi langsung tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit.

Naas, hasil observasi tim dokter menemukan robeknya bagian usus halus jumadi yang mengakibatkan kotoran hasil pencernaan makanan yg tersimpan di usus halus bocor keluar dan meracuni seluruh organ dalam.

infeksi mengakibatkan organ liver menjadi tidak berfungsi sehingga menganggu fungsi jaringan darah,
selama 8 hari dalam perawatan ICU Jumadi sudah mengahbiskan lebih dari 15 kantong darah.

Terakhir infeksi sudah menjalar ke bagian jantung yang membuat organ jantungnya gagal bekerja.

Selamat Jalan Jumadi "Pele" Abdi ...

video insiden terjangan deni tarkas http://pspkt.pupukkaltim.com/downloads/jumadi_abdi.3gp
sorry gua blom bisa buat priviewnya harap maklum yah
LionHeart
wedew... yang nerjang galak juga ya... NailBiting.gif

yah, mo gimana lagi.. udah kejadian kayak gitu....

selamat jalan bang jumadi. meskipun gw ga kenal sama dikau, tapi kalo udah pernah masuk timnas, berarti maennya jago. smile.gif

semoga dikau diterima disisiNya. aminnn...
saure
kayaknya hal seperti itu kecelakaan dan pasti nggak disengaja.
namanya udah takdir.
kurdtanshori
wah, beneran niy !!!! dy kan tetangga ane waktu ane tinggal di balikpapan...maen bolanya jago tuh......
zaibis
wah, tackle-nya penuh nafsu tuh kayanya..
Tezuka
waduh.. kayak nya ini atlet Taekwondo nyasar ke lapangan sepak bola Tounge.gif. tapi kalo sampai meninggal begitu bagus nyadi cabut aja ijin bermain nya..
funday
Menurut ane, ini murni kecelakan bro. so tak ada yg bisa dipersalahkan. ini sudah resiko dari sebuah profesi, apapun itu. Ane juga baca di media Deni Tarkas udah meminta maaf langsung ke pihak keluarga Jumadi dan mereka sudah memaafkan dan merelakannya.

Slamat jalan Jumadi Abdi, Indonesia kembali kehilangan salah satu pemain terbaiknya.

Regard
funday
- Clav -
Ini semua merupakan sebuah akumulasi dari sebuah sistem yang kurang baik di sepakbola Indonesia.

Yang sering terlihat di pertandingan kompetisi kita bagaimana sebuah pelanggaran berbahaya banyak dibiarkan oleh wasit yang bertugas. Para pemain menjadi tidak takut untuk bermain kasar (ulangi bukan keras tetapi kasar).

Dalam rekaman video yang diberikan kita bisa menyaksikan bagaimana terjangan brutal kaki kanan gelandang Persela Deni Tarkas telak bersarang di perut Jumadi Abdi dan apa yang diberikan oleh wasit ????
- Hanya kartu kuning - untuk sebuah pelanggaran berbahaya yang layak untuk mendapatkan kartu merah langsung.

Deni Tarkas boleh berkelit bahwa kejadian itu tidak disengaja, tetapi yang saia lihat adalah Deni Tarkas telah menunjukkan sifat tidak fair play di lapangan dengan sengaja bermain kasar. Posisi bola saat itu memang 50-50 tapi jika Jumadi Abdi serius untuk mendapatkan bola, disisi lain Deni Tarkas tidak berusaha mendapatkan bola tetapi mencoba berusaha bagaimana agar lawan tidak mendapatkan bola dengan cara menerjang dengan posisi kaki kanan di depan badan. Itu jelas tidak menjunjung sportivitas olahraga.

Lihat juga reaksi Deni Tarkas yang langsung meninggalkan Jumadi Abdi yang masih berguling kesakitan sebelum tidak sadarkan diri tanpa menyalami atau sekedar meminta maaf saat di lapangan.

Pemain tersebut pantas untuk mendapatkan skorsing bermain di seluruh kompetisi Indonesia minimal selama 2 tahun.

Fikrie29
setuju sama bro clavesia...!!!
si deni taiiiiikars bener ga punya rasa bersalhhh udah abis nendang langsung aja dia jalan ga liat sama sekali...!!
yang lebih parah lagi gua liat di website persela ga ada sama sekali ucapanan bela sungkawa....!!!
Persidmania
^
^
^
^
Gak ada ucapan dari persela ? Muke gile tu klub..., kalo ane jadi komdisnya udah gw larang tuh si Deni main... paling nggak 5 tahun ( meskipun dia sudah meminta maaf dan dimaafkan oleh pihak keluarga korban )....,kejadian ini bisa dijadikan pelajaran buat PSSI & KOMDIS agar bertindak cepat dan tanggap terhadap persoalan, tidak hanya menunggu dan duduk manis...
- Clav -
QUOTE
Persela Mendukung BLI Usut Kasus Meninggalnya Jumadi

Sumber : perselafootball.com
Jumat, 20 Maret 2009 - 13:37:04

Meninggalnya gelandang kesebelasan Pupuk Kalimantan Timur (PKT) Bontang Jumadi Abdi membuat Persela Lamongan merasa dipojokkan. Sebab kematian pemain tersebut dikaitkan dengan tendangan stoper tim berjuluk Laskar Joko Tingkir, Deny Tarkas. Untuk Itu Persela mendukung Badan Liga Indonesia (BLI) untuk mengusut kasus ini.

“Sebab, kmai yakin kejadian saat itu murni kecelakaan dalam sebuah pertandingan. Tidak ada unsur kesengajaan dari Deny untuk membuat Jumadi celaka apalagi hingga meninggal dunia,” kata Bendahara Persela Yurohnur.

Dia berharap investigasi dilakukan tidak hanya mengacu pada kejadian setelah kecelakaan dalam pertandingan beberapa waktu lalu. Juga investigasi sebelum pertandingan. Data kesehatan Jumadi sebelum laga itu harus dipublikasikan. Termasuk apakah dia sebelumnya pernah sakit yang berhubungan dengan usus dan ginjal.

“Sehingga, jangan sampai investigasi memunculkan anggapan bahwa Deny lah penyelbab utama kejadian nahas yang menimpa Jumadi tersebut. Karena jika cap itu, maka bisa mematikan karakter pemain kita (Deny),” tambahnya.

Deny sendiri juga sudah ditanyai manajemen tim Persela terkait peristiwa itu. Pemain yang bersangkutan mengaku tidak ada kesengajaan. Jumadi menurut Deny, adalah teman akrabnya. Deny mengaku sudah menghubungi keluarga Jumadi untuk mengatakan ikut prihatin saat pemain tersebut masih dalam perawatan di rumah sakit. Juga, saat dirinya mendengar Jumadi meninggal dunia.

“Deny mengaku waktu itu telepon tidak diangkat. Meskipun demikian. Dia tetap kirim SMS untuk mengucapkan rasa bela sungkawa,” kata Yurohnur.

Sementara itu Persela sendiri secara resmi juga sudah berkirim surat kepada PKT untuk menyampaikan bela sungkawa. Ke depan, mereka berharap tidak saling menyalahkan. Sehingga, hubungan baik antara Persela dan PKT tetap terjaga.

“Sekali lagi Persela ikut berbela sungkawa sedalam-dalamnya dan mendoakan arwah Jumadi diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kesabaran,” katanya.


Bendahara Persela Yurohnur sepertinya tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini.

Permintaan data kesehatan Jumadi Abdi seolah-olah ingin mengaburkan pokok masalah utama yaitu tendangan brutal yang dilakukan oleh Deny Tarkas.

Jika Persela meminta data kesehatan Jumadi Abdi bagaimana jika Deny Tarkas juga diperiksa kondisi kejiwaannya karena perilaku brutalnya di lapangan ????
eiger
wah.. turut berduka cita,
semoga almarhum tenang di alam sana Praying.gif

btw, gw sependapat ma bro clavesia smile.gif

gw rasa, apapun alasan nya.
fakta yg terjadi adalah meninggalnya seseorang.
dan proses hukum harus dituntaskan,
ini bukan cuma soal teknis bola, tapi udah menyangkut nyawa seseorang Peace.gif
nurul
Pelajaran berharganih buat persepakbolaan indonesia,jangan sampe generasi muda pada takut jadi pemain bola, sportivitas harus ditanamkan sejak dini truss pola permainan dan strategi pelatih harus bener2 dijalankan oleh pemain,jangan kaya si deny tarkam eh tark aSS yang maen gak pake otak! Shocked.gif
marikitangakak
Yah, kan mungkin ngga sengaja juga sih.
Tapi yah jangan suka maen tackle lah. Gak fun.
Malah bikin sedih.
Selamat jalan Jumaidi Abdi.
salep
yang gw liad mang kasar bgt ngelanggarnya...

tapi dia juga g ngira bakal jadi kaya begitu...

ya kalo menurut gw hukuman yang cocok di kebiri aj.... BigGrin.gif:D:D
wisnuz
menginap semalam dengan mike tyson bro
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.