Help - Search - Members - Calendar
Full Version: LIVERPOOL
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Entertainment > Olahraga > Sepakbola
Pages: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27
gararobe
lha, gw dnger siyy om rafa tuch mw ngincer goran pandev.
tapi duitnya cuma 12jt euro. kan harga jual 17jt euro.
yah, kalu mw beli mah micah richards z. mumpung mw dijual ma hughes.
kalo ga salah.
smile_anim.gif
kingform
QUOTE (gararobe @ Oct 10 2009, 05:10 PM) *
lha, gw dnger siyy om rafa tuch mw ngincer goran pandev.
tapi duitnya cuma 12jt euro. kan harga jual 17jt euro.
yah, kalu mw beli mah micah richards z. mumpung mw dijual ma hughes.
kalo ga salah.
smile_anim.gif


goran pandev kan mau dibuang lazio...kali aja bisa dapet harga murah
Feanor Culnamo
^
^
Tapi Lazio juga lagi butuh duit segar buat ngincer pemain baru..
Jadi mungkin bakal dijual mahal...
corpionman
masalahnya kan yang ngincer goran pandev ga cuma liverpool...
emang tu duo amrik menyebalkan...uda ga bisa menuhi janji ngebangun stadion baru, ga ada duit lagi buat belanja...wewh
reza-keren
Hicks Ngotot Bertahan di Anfield





LIVERPOOL, Pemilik Liverpool, Tom Hicks, tidak akan menghalangi rencana pemilik lainnya, George Gillet, menjual sahamnya kepada Pangeran Faisal bin Fahd bin Abdullah al-Saud dari Saudi Arabia. Namun, ia menegaskan akan mempertahankan saham miliknya.

Hicks dan Gillet masing-masing menguasai 50 persen saham Liverpool dan memiliki hak untuk memveto satu sama lain terkait rencana penjualan saham. Saat ini, mereka dililit utang, yang menurut Daily Mirror, mencapai lebih dari 300 juta poundsterling. Beban ini membuat investasi mereka sulit berkembang. Gillet pun mencetuskan ide menjual sahamnya.

Gillet sudah mendapatkan calon pembeli, yaitu Pangeran Faisal. Beberapa waktu lalu, ia sudah mendiskusikan rencana itu dengan Pangeran Faisal. Sementara ini, negosiasi tersendat karena Hicks memveto rencana Gillet. Sejumlah media Inggris mengklaim, Hicks khawatir, posisinya akan terpinggirkan oleh kedatangan investor baru.

Toh, hal itu tak membuat Gillet mengurungkan niatnya. Ia ingin segera lepas dari jeratan utang. Diam-diam, ia terus melakukan pendekatan kepada Pangeran Faisal. Ia bahkan sudah berencana untuk menemui Pangeran Faisal pekan mendatang, untuk melanjutkan negosiasi.

Melihat sikap keras kepala Gillet, Hicks akhirnya mengizinkan Gillet melepas sahamnya kepada Pangeran Faisal. Ia menyatakan akan bertahan di Liverpool dan bersedia bekerja sama dengan investor baru, yang membeli saham Gillet.

"Tom (Hicks) akan terbuka untuk mempertimbangkan kerja sama dengan seseorang ayng ingin membeli saham George Gillet. Ini masih terkait kesepakatan bahwa penjualan saham Liverpool FC menuntut persetujuan dari pemilik saham lainnya. Tom sudah menjelaskan, ia masih memiliki komitmen jangka panjang kepada klub ini," ujar sumber Daily Mirror yang dekat dengan Hicks.

Persetujuan Hicks tak lantas memudahkan jalan Gillet. Pasalnya, Pangeran Faisal sudah mengultimatum Gillet untuk mereduksi beban utangnya sebelum membicarakan jual-beli. Pangeran Faisal siap membayat 350 juta poundsterling untuk 50 saham Liverpool yang dimiliki Gillet. Namun, ia juga bersedia menarik penawaran bila Liverpool tak mereduksi utang mereka.
LionHeart
wah, masih nekat aja si hicks.. supporter udah pada ga setuju gitu juga... Doh.gif udah, jual aja lah... daripada jadi efeknya ke liverpool fc... sad.gif

masa gerrard nanti mesti dijual? crying_anim.gif
reza-keren
Cedera Gerrard Persulit Liverpool





LONDON, Kapten Liverpool, Steven Gerrard mengalami cedera. Ini memperpanjang barisan cedera Liverpool, yang sudah lebih dulu diisi Fernando Torres. Tanpa kedua pemain pilar itu, Liverpool terancam kesulitan menemukan performa terbaik dan momen kebangkitan. Apalagi, keduanya absen saat Liverpool diadang jadwal berat dan padat.

Gerrard dan Torres sama-sama mendapat cedera ketika membela tim nasional Inggris dan Spanyol dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2010, Sabtu (10/10). Gerrard mendapat cedera di tengah pertandingan melawan Ukraina, sementara Torres mengalami gangguan pangkal paha di menit ke-55 laga versus Armenia.

Mengingat kedua negara telah memastikan kelolosan ke putaran final Piala Dunia, kesiapan kedua pemain itu untuk bermain di duel terakhir babak kualifikasi, Rabu (14/10), tak lagi banyak berpengaruh bagi timnas. Beban terberat pun bisa dipastikan berada di pundak pelatih Liverpool, Rafael Benitez.

Benitez saat ini sedang berada dalam tekanan menyusul performa kurang stabil di Premier League, yang berakibat pada tercecernya Liverpool di peringkat keenam dengan 15 poin atau kalah enam angka dari Chelsea di puncak klasemen sementara. Kekalahan 0-2 dari Chelsea, Minggu (4/10), membuat Benitez dituntut untuk memperbaiki performa skuad sesegera mungkin, sebelu tertinggal semakin jauh.

Untuk misi itu, Benitez membutuhkan pemain-pemain terbaiknya. Namun, berita dari ruang medis Spanyol dan Inggris berlawanan dengan keinginan Benitez. Sejauh ini, belum ada kepastian dari tim medis Inggris dan Spanyol mengenai masa cedera Gerrard dan Torres. Namun, sekalipun sembuh dengan segera, mereka masih akan melewati fase pemulihan untuk mencapai kebugaran sesuai standar permainan, yang akan memakan waktu hingga akhir Oktober.

Kesulitan Liverpool bertambah karena jadwal yang sedang kurang bersahabat. Dalam keadaan terbebani kewajiban menang dan kehilangan pemain pilar, mereka harus menghadapi dua laga sulit sebelum akhir bulan ini, yaitu Olympique Lyonnais di Liga Champions. Selasa (20/10) dan Manchester United di Premier League, Minggu (25/10).

Menurut Daily Mail, sejumlah pengamat berpendapat, Liverpool bisa menjuarai Premier League musim lalu, seandainya Torres bermain penuh selama semusim. Penilaian yang sama masih berlaku untuk musim ini. Melihat kondisi sekarang, Liverpool membutuhkan kerja dan keberuntungan untuk menjuarai Premier League musim ini.
reza-keren
Benitez Selamat dari Hukuman





LONDON, Pelatih Liverpool, Rafael Benitez, selamat dari hukuman meski dinyatakan bersalah karena kelakuannya mengejek wasit. Dia hanya mendapat teguran dan peringatan dari federasi sepak bola Inggris (FA).

Setelah Liverpool kalah pada pertandingan pertama Premier League lawan Tottenham Hotspur 1-2, Benitez mempertanyakan kepemimpinan wasit. Dia mengejek wasit dengan mengambil kaca mata dari saku, kemudian pura-pura melakukan cek apakah kaca matanya bagus atau tidak. Adegan ini jelas ditujukan kepada wasit yang dia anggap kurang cermat.

Menurut Komisi Disiplin FA, gerakan Benitez itu jelas merupakan ejekan kepada wasit. Maka, mereka langsung melakukan penyelidikan dan sidang. Benitez sempat terancam hukuman tak boleh mendampingi timnya saat bertanding.

"Komisi Disiplin FA mencatat bahwa rekor kedisiplinan Mr Benitez sebelumnya selama 23 tahun berkarier di sebagai pelatih cukup baik. Setelah mempertimbangkan semua faktor, maka kami memutuskan bahwa hukuman paling tepat adalah memperingatkan Benitez agar ke depan lebih menjaga sikapnya," jelas FA.
reza-keren
Benayoun Tak Kesengsem Tawaran City





LIVERPOOL, Yossi Benayoun menolak pindah dari Manchester City meski mendapat tawaran menggiurkan dari Manchester City. Benayoun masih punya tanggung jawab untuk "The Reds".

"The Citizens" yang mulai bangkit setelah mengeluarkan dana lebih dari 100 juta poundsterling untuk merombak tim masih berusaha memperkuat timnya musim ini. Nama Benayoun disebut-sebut bakal ditarik ke klub asal Manchester tersebut pada bursa transfer pemain Januari nanti.

Seperti yang sudah-sudah, pemain asal Israel tersebut diberi iming-iming bayaran setinggi langit. Namun, gelandang tersebut langsung menampik tawaran itu karena ia masih punya tanggung jawab kontrak bersama "The Kop".

"Jika seorang pemain bermain bagus di Liverpool, ia akan selalu menarik tim lain," kata agen Benayoun, Ronen Kastav, kepada Liverpool Post.

"Sebuah pujian jika ada ketertarikan dari tim besar lain di Eropa tapi Yossi sangat senang di Liverpool dan baru saja meneken kontrak empat tahun di musim panas lalu," tambahnya.

Benayoun pindah dari West Ham ke Liverpool pada 2007. Waktu itu harganya lima juta poundsterling. Di Anfield, ia memang bukan pemain utama dan lebih sering dicadangkan. Musim ini ia mulai sering tampil menyusul cedera yang dialami Javier Mascherano dan sempat membuat hattrick dalam laga versus Burnley.
Influenza
ya jelas lah pasti tim lain tertarik..

secara ga semua orang bisa beradaptasi dengan gaya bola kaki ke kaki yg taktis ala Liverpool tea..
dastorm
aduuhhh.....Doh.gif

gerrard ama torres kayaknya cedera ga bisa maen.......Doh.gif
fahn_22
aneh dah golnya..

dibelokin ama balon..

ajaib betul
bolehlahdicoba
liverpool kalah lagi.... crying_anim.gif
reza-keren
Gara-gara Balon, Liverpool Tumbang Lagi





SUNDERLAND, Liverpool dipaksa menyerah 0-1 oleh Sunderland dalam lanjutan Premier League, di Stadium of Light, Sabtu (17/10). Ini adalah kekalahan beruntun ketiga dalam tiga laga terakhir "The Reds".

Yang menyakitkan, kekalahan itu akibat sebuah balon yang berada di depan gawang "The Reds". Sebuah tendangan Darrent Bent ke arah gawang Liverpool, mengenai balon merah itu. Bola melenceng dan masuk ke gawang Liverpool, membuat defender Glen Johnson dan kiper Pepe Reina tak bisa mengantisipasinya.

Dalam dua laga sebelumnya, Liverpool menyerah 0-2 dari Fiorentina dalam babak kualifikasi Liga Champions, Selasa (29/4) dan tunduk 0-2 kepada Chelsea di pentas Premier League, Minggu (4/10).

Setelah dua kali kalah, Liverpool berniat menuai poin penuh dari Sunderland. Namun, Liverpool, yang tampil tanpa Steven Gerrard dan Fernando Torres, tampak kesulitan mengatasi menggempur benteng tuan rumah. Formasi 5-4-1 yang coba diterapkan pelatih Rafael Benitez terbukti kurang ampuh memecah tembok pertahanan Sunderland.

Selain itu, menumpuknya barisan bek ternyata tak menjamin kualitas pertahanan Liverpool. Sebaliknya, sektor sayap mereka sering melompong karena Glen Johnson dan Fabio Aurelio sering naik membantu serangan.

Buruknya koordinasi di semua lini harus dibayar Liverpool dengan ketinggalan 0-1 menyusul gol Darrent Bent di menit kelima. Memanfaatkan umpan Steed Malbranque, Bent mengirim bola masuk ke sudut kiri bawah gawang Pepe Reina.

Keadaan itu membuat Liverpool menaikkan tensi serangan. Namun, tak adanya perbaikan koordinasi permainan membuat Liverpool bermain secara sporadis. Akibatnya, mereka terus kesulitan menembus kotak penalti dan hanya mengandalkan bola mati atau tendangan jarak jauh untuk mencetak gol. Sayangnya, upaya itu ternyata tak cukup ampuh untuk mengatasi kiper Sunderland, Craig Gordon.

Sementara itu, Sunderland mampu membaca situasi lawan. Dengan cerdas, mereka mengacak-acak lini tengah dan belakang Liverpool dengan permainan umpan silang dan terobosan. Pada menit ke-20 dan ke-22, misalnya, Bent dan Andy Reid berhasil melepaskan tembakan berbahaya. Sayang, keduanya gagal menggandakan keunggulan setelah upaya mereka dikandaskan Reina. Mereka pun harus puas menutp babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, performa Liverpool belum membaik. Jangankan menyerang, sekadar menahan arus gempuran Sunderland pun mereka tak mampu. Beberapa kali, barisan belakang Liverpool dengan mudah ditembus Bent. Untung bagi Liverpool, Pepe Reina masih dinaungi dewi fortuna.

Pada menit ke-52, misalnya, Bent berhasil melewati tiga bek lawan untuk menjangkau umpan Kenwyne Jones di kotak penalti. Bent pun hanya tinggal menaklukkan Reina untuk mencetak gol keduanya. Sayang, eksekusinya gagal menembus sapuan tangan Reina.

Di menit ke-61, Bent kembali mampu melewati pengawalan bek Liverpool, masuk kotak penalti dan berhadapan satu lawan satu dengan Reina. Kali ini, ia sukses melewati adangan Reina. Sayang, bola sepakannya masih membentur mistar kanan gawang Liverpool.

Memasuki menit ke-80, permainan Liverpool mulai membaik. Perlahan, mereka mengambil alih kendali permainan dan mendesak lawan. Mereka pun mulai menuai peluang lebih baik.

Pada menit ke-84, misalnya, Andrey Voronin berhasil menanduk umpan David Ngog ke tengah gawang Sunderland. Namun, tepisan Gordon berhasil menggagalkan upaya ini.

Menyadari gempuran lawan semakin berbahaya, Sunderland mulai merapatkan barisan mempertahankan keunggulan. Betul saja, Liverpool bermain semakin agresif dan tajam. Sayang, peluit wasit keburu berbunyi sebelum Liverpool berhasil menciptakan gol balasan.

Dengan hasil itu, Liverpool tertahan di peringkat kedelapan dengan 15 poin atau kalah tujuh angka dari Manchester United di puncak klasemen sementara. Sementara itu, Sunderland berhasil naik satu tingkat di atas Liverpool dengan koleksi 16 poin.

Susunan pemain:
Sunderland: Gordon; Ferdinand, Turner, McCartney (Henderson 46), Bardsley; Cuttlemore (Zenden 58), Cana, Malbranque, Reid; Bent, Jones (Campbell 66)
Liverpool: Reina; Skrtel (Voronin 73), Agger, Carragher, Aurelio; Johnson; Spearing (Mascherano 73), Lucas, Babel (Ngog 81), Benayoun; Kuyt
reza-keren
Benitez: Bukan Salah Balon, tapi Liverpool





SUNDERLAND, Pelatih Liverpool Rafa Benitez mengakui timnya bermain buruk saat dikalahkan tuan rumah Sunderland, Sabtu (17/10). Menurutnya, kekalahan itu bukan karena balon yang mengganggu Pepe Reina.

Gol tunggal Bent itu terjadi pada menit kelima. Reina sudah siap menangkap bola, tetapi tiba-tiba bola berbelok arah setelah mengenai balon besar warna merah yang berada di kotak penalti Liverpool. Reina tak siap mengantisipasi perubahan arah bola itu dan bobollah gawang "The Reds".

"Itu situasi khusus, tapi kami bermain tidak bagus," aku Benitez seusai pertandingan. "Gol itu mengubah pertandingan, tapi kami tidak main bagus, membuat beberapa kesalahan dan kehilangan bola."

Ketika ditanya soal keabsahan gol tersebut, Benitez tak mau berkomentar banyak. "Itu pertanyaan yang sangat teknis tapi bisa jadi (tak sah) karena bisa saja tak terjadi gol," ujarnya.

Benitez menambahkan, dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi termasuk situasi buruk seperti dialami Liverpool malam tadi. Namun, itu tak menjadi perhatiannya. Ia justru menilai ada yang kurang dengan ketajaman timnya karena Steven Gerrard dan Fernando Torres absen. Sejumlah peluang yang mereka hasilkan pun berujung sia-sia. Benitez pun melihat ada beberapa pemain yang tampak kurang bugar setelah menjalani laga internasional pada Rabu (14/10) lalu.

"Kami punya pemain yang kami tahu agak kelelahan dan kemudian kebobolan setelah empat menit, segalanya menjadi lebih sulit. Kami harus lebih baik jika ingin menang di laga seperti ini," ujarnya.

Kekalahan ini merupakan kekalahan keempat "The Reds" musim ini. Mereka pun dipaksa turun peringkat dan kini menduduki posisi kedelapan dengan nilai 15.
valent23
Owen Disambut sebagai Musuh di Anfield

MANCHESTER
- Bagaimana rasanya bertanding melawan mantan klub. Striker Manchester United Michael Owen akan mengalaminya. Nuansa tersebut akan terjadi ketika The Red Devils menghadapi Liverpool pada lanjutan Premier League di Stadion Anfield, Minggu (25/10/2009).

The Reds merupakan klub pertama bagi Owen kala memulai karier profesionalnya. Dia berada di Anfiel selama delapan tahun (1996-04). Kemudian dipinang Real Madrid (2004-05), Newcastle United (2005-09), sebelum nasibnya diselematkan pelatih United Sir Alex Ferguson.

Owen sendiri sadar tidak akan mendapat sambutan hangat dengan menggunakan 'karpet merah'. Namun dia berharap fans Liverpool tetap duduk tenang selama pertandingan.

"Saya manusia. Saya lebih suka penonton tetap duduk dan mengakui apa yang Anda lakukan bagi bagi tim di masa lalu. Saya cukup realistis dan sekarang bermain untuk saingan mereka," kata Owen seperti dilansir Goal, Senin (19/10/2009).

"Saya pikir bila saya 19 atau 20 tahun, bermain sangat baik, mencetak banyak gol dan terus-menerus di bangku cadangan, kemudian pasti punya pandangan yang berbeda daripada sekarang," tambah Owen.
LionHeart
gw liat golnya sunderland bener2 bingung... reina aja bingung mo ngambil yang mana... haha.gif

itu balon siape sih?? HeHe.gif

wah, kacau nih, the reds lagi krisis kah??? gara2 si hicks nih.. Hmmmph.gif
corpionman
astaga..kok jd tambah ngenes gni..keknya uda ga mgkn juara musim ni..smoga bwt liga champion masih bs juara..
elphist
serasa aneh ngeliat liverpool musim ini...

aliran bolanya ga lancar sama sekali, kayak kebingungan sendiri....
secara pribadi gw masih menyayangkan henngkangnya xabi alonso... blum ada yg bisa ngegantiin.. aquilani saat ini juga ga ada kontribusinya,,,

kalah dari sunderland akibat balon...? bukan, mainnya liverpool yg jelek... ga bisa bikin gol..
babel, voronin atopun ngog adanya angin2an, kadang bagus, kadang ancur...
bukan alasan ga ada gerrard ato torres.. kalo selamanya cuma ngandalin gerrard ma torres, sampai kapanpun ga akan bisa jadi juara..

moga2 secepatnya menemukan permainan terbaik di lapangan...
juga jangan terpengaruh masalah utang n internal pemilik...

semangat... you'll never walk alone...
gararobe
Liverpool harus segera bangkit di Liga Champion pekan ini......
Pengen liat "the kop" menang lagi....

The Anfield Gank, YNWA...!!!!!!!!!!
Feanor Culnamo
Aquilani jelas aja belum ada kontribusinya.
Lha wong masih setia dengan terapisnya di klinik kesehatan...
wisnu_bourne
QUOTE (LionHeart @ Oct 19 2009, 11:33 AM) *
gw liat golnya sunderland bener2 bingung... reina aja bingung mo ngambil yang mana... haha.gif

oh balon-balon... parah nya reina mau-maunya lebih merhatiin balon daripada bola...lu kira ulang taun LMAO.gif

QUOTE (elphist @ Oct 20 2009, 04:57 AM) *
serasa aneh ngeliat liverpool musim ini...

aliran bolanya ga lancar sama sekali, kayak kebingungan sendiri....
secara pribadi gw masih menyayangkan henngkangnya xabi alonso... blum ada yg bisa ngegantiin.. aquilani saat ini juga ga ada kontribusinya,,,


bukan alasan ga ada gerrard ato torres.. kalo selamanya cuma ngandalin gerrard ma torres, sampai kapanpun ga akan bisa jadi juara..


betul bro saatnya liverpool ngehapus ketergantungan torres - gerrard
walaupun ngga mudah, liat tim merah lain yang berani masang youngster dan ga takut ilang ronaldo en tevez
gararobe
Kecewa...
Yah kalah lagi di menit-menit akhir........ sad.gif

Tetep semangat aj deh bwt Liverpool....YNWA!!!!
reza-keren
Lupakan Kekalahan, Benitez Fokus ke MU





LIVERPOOL, Pelatih Liverpool Rafael Benitez tak dapat menyembunyikan kekecewaannya usai kekalahan lawan Olympique Lyon. Benitez ingin melupakannya dan langsung konsentrasi ke duel lawan Manchester United.

Liverpool yang bermain sebagai tuan rumah tak bisa mempertahankan keunggulan dan akhirnya dipaksa menyerah 1-2 oleh Lyon dalam duel Liga Champions di Anfield, Rabu (21/10) dini hari WIB. Kekalahan ini merupakan kekalahan keempat berturut-turut bagi "The Reds" baik di liga Eropa maupun domestik.

"Itu laga sulit bagi kami, tapi kami unggul 1-0 dan punya dua atau tiga peluang yang dapat mengubah segalanya," kata Benitez di situs Liverpoolfc.tv. "Kami benar-benar kecewa karena itu laga sulit yang semestinya kami menangi."

Meski demikian, Benitez tak ingin larut dalam kesedihan. Sebaliknya, pelatih asal Spanyol itu langsung memberikan semangat kepada tim. "The Kop" masih punya rasa percaya diri tinggi untuk memenangi laga berikutnya, terutama saat menghadapi MU di tempat yang sama pada Minggu (25/10).

"Kami pernah melewati ini sebelumnya dan kini harus melakukan hal sama. Kami harus siap untuk laga berikutnya dan mencoba menang, dan hal serupa untuk dua laga berikutnya di fase grup," ujarnya.

"Kami pernah melalui ini sebelumnya dan kami harus punya keyakinan kami dapat melakukannya lagi," tegasnya.

Untuk duel lawan "Setan Merah" nanti, Benitez akan memaksa para pemainnya untuk mempersiapkan diri lebih keras. Lagi pula, ia belum tentu bisa menurunkan kapten Steven Gerrard karena masih belum pulih benar. Pada laga semalam, gelandang Inggris itu hanya bermain selama 24 menit.

"Sekali lagi, saya akan bilang kami punya peluang hari ini dan semuanya bisa berbeda. Kami harus bersiap untuk laga berikutnya. Itu tugas kami dan kami akan melakukannya sesegera mungkin setelah jumpa pers ini selesai," pungkas Rafa.

Influenza
ayo Reds !! tetap semangat !!

selalu lah untuk Liverpool mah..
LionHeart
pendukung the reds mau "neror" owen ya??? wah, jangan dong.. dia kan pindahnya dari madrid, terus ke newcastle, baru ke mu.... Tounge.gif

masih legenda juga tuh dia... IMHO lho... Blush.gif
killerbeginner
Terry: Liverpool weak without talismanic twosome

Chelsea and England captain John Terry has added his name to an ever-growing list criticising Liverpool's strength in depth following the loss of star duo Steven Gerrard and Fernando Torres through injury.

Rafael Benitez's side suffered a fourth consecutive defeat against Lyon at Anfield on Tuesday - the club's worst run for more than 22 years - leaving the Merseysiders with a mountain to climb in order to qualify for the knockout stages of the Champions League.

And having already lost four Premier League encounters to leave their hopes of finally winning another league crown in tatters, fans and media pundits have slammed the club's dismal form without their talismanic twosome.

Former Liverpool captain and manager Graeme Souness pointed the finger at Benitez following the defeat to Lyon, insisting the Spaniard has had more than enough time to assemble a squad able to cope without Torres and Gerrard.

And he has since been joined by Chelsea skipper Terry, who saw his side bounce back from losing to Aston Villa last weekend by thumping Atletico Madrid 4-0 - without suspended star striker Didier Drogba.

"When Stevie and Torres get injured they seem to be very short in the squad they've got,” he said in the Evening Standard.

“We're very fortunate at Chelsea. Since Roman Abramovich came, we have had a lot of strength in depth in the squad - like with Salomon Kalou scoring twice against Atletico with Drogba being out.

“People said we would struggle without Didier, but we didn't.

“If you take Torres out of their team, who do they bring in? It's difficult.

“We have players that are not here only to make up the numbers, but players that are fighting and working hard every day in training to come in and really prove themselves.”

fourfourtwo.com
Torres9
Liverpudlian yg di bandung, daripada nonton sendirian.. mending rame2 yuk, lgsg aja

QUOTE
BIGREDS Indonesia Proudly Present

Nonton Bareng Liverpool FC v Manchester United

Live Performance: Kongkow Home Band
Date: Sunday - October 25th, 2009
Venue: Kongkow Cafe, Jl Diponegoro 21 - Bandung ( deket gedung sate, samping 7sin :o )
Start: 19.00 WIB
CC: Rp 20.000,- Including Soft Drink / Cappucino / Black Coffee

RESTRICTED! Liverpudlian Only!

Info: Kongkow Cafe (022) 4218161
jmps_xxx
capek w kasih semangat............... hemmmmm...!!!!!!

YNWA
reza-keren
Lucas: Hajar MU, Selamatkan Benitez





LIVERPOOL, Gelandang Liverpool, Lucas Leiva, bertekad tampil maksimal saat timnya menjamu Manchester United (MU), Minggu (25/10). Dia mengajak teman-temannya untuk menghajar MU demi mengembalikan kepercayaan diri, sekaligus menyelamatkan karier Rafael benitez.

Pelatih "The Reds" itu memang terancam dan terus dihujani kritik, setelah timnya mengalami beberapa kekalahan. Terakhir, Liverpool kalah dari Sunderland di Premier League dan Lyon di Liga Champions.

Menurut Lucas Leiva, bukan Benitez penyebab kemunduran tim, tapi pemain sendiri. Sebab, Benitez sudah merupakan manajer yang baik dan tepat. Bahkan, dia percaya Benitez mampu mengangkat prestasi tim jika didukung banyak faktor.

"Kami memang menghadapi masa-masa sulit. Tapi, kamilah para pemain yang tampil di lapangan. Tergantung kami sendiri untuk memperbaiki permainan. Benitez manajer yang benar-benar bagus. Sekarang, kami harus berusaha memenangkan pertandingan (lawan MU) demi kami sendiri, juga buat Benitez. Sebab, dia telah memberikan hal terbaik buat kami, terutama saya," kata Lucas.

Gelandang asal Brasil ini sempat dihujani kritik, kerena dianggap bermain kurang bagus. Namun, Benitez masih memberi kepercayaan kepadanya. Maka, dia ingin membayar kepercayaan itu dengan permainan terbaik.

"Benitez telah memberiku kesempatan dan kepercayaan. Maka, sekarang aku ingin membayarngnya dengan baik, bekerja dan tampil sebaik mungkin seperti yang dia inginkan," tegasnya.

Lucas menambahkan, "Setiap orang tahu aku juga menghadapi masa-masa sulit di sini, terutama dengan orang-orang yang mengkritikku. Apa yang harus kukatakan adalah, gaya permainan sepak bola di Premier League berbeda dengan di Brasil. Aku tahu, orang kadang mengharapkan pemain Brasil memamerkan gaya tersendiri. Contohnya keterampilan yang luar biasa, atau punya trik seperti Ronaldinho atau kaka. Tapi, aku berada di posisi berbeda yang tak bisa bermain sebebas itu."

"Sekarang, aku tak perlu terlalu banyak memikirkan kritik. Semua yang harus kulakukan adalah mencoba dan melakukan pekerjaan sebaik mungkin. Aku dan Javier Mascherano harus sadar terhadap setiap serangan balik lawan. Sebab, kami harus memastikan bahwa lini belakang tak terancam. Maka, kami harus memberi bantuan. Setiap tim membutuhkan pemain seperti ini," katanya kepada The Times.
Influenza
malem ini Derby of England..

berharap hasil maksimal bisa diraih oleh Stevie G dkk..

ayo Reds !! tetap semangat !!

You'll Never Walk Alone !
fahn_22
duh kabar buruk (baca: burung) buat the reds..

stevie g diminati real madrid

dastorm
Thinking.gifThinking.gifThinking.gif

ni kok klo kalah langsung sepi thread ini.....HeHe.gif

come on guys.......selalu dukung terus Benitez and the REDS.......YNWA!!!

moga2 si Benitez udah nemuin pengganti yang pas buat duo torres gerrard........gara2 Lucas belum sebandin dengan si xabi nih....jadi masih kocarkacir dari tengahnya....Doh.gif
one^neo
mm..gw sih bukan liverpudlian...ijin ngasi info aj ni tadi kbetulan dapet d goal.com..ttg goal bola pntai yg mnurut gw gokil jg...

Bocah Bola Pantai: Maafkan Saya!
Remaja yang melemparkan bola pantai ke tengah lapangan yang membuat Liverpool kalah atas Sunderland pekan lalu, Callum Campbell, menyampaikan permintaan maafnya.
25 Okt 2009 12:40:37
QUOTE
Kekalahan 1-0 Liverpool atas Sunderland dinilai kontroversial. Gol penentu kemenangan Sunderland tercipta karena keterlibatan benda asing yang seharusnya tidak berada di lapangan, yaitu sebuah bola pantai.

Callum Campbell, remaja berusia 16 tahun yang merupakan fans berat Liverpool, adalah orang yang melemparkan bola pantai itu ke lapangan. Ironisnya bola tersebut malah membuat timnya kalah. Karena ulahnya itu, Campbell menyampaikan permohonan maaf khusus.

"Sayalah orang yang melempar bola itu. Sayalah orang yang tertangkap kamera itu. Saya sangat sangat menyesal. Ini benar-benar mimpi buruk," katanya kepada Sunday Mirror.

"Bagaimana bisa saya tahu apa yang bisa terjadi hanya karena bola itu? Pertamanya hanya untuk senang-senang, dan bila saja saya bisa memutar kembali waktu dan melakukan hal yang sangat berbeda, melempar bola ke penonton bukan malah ke lapangan, saya pasti melakukannya. Saya benar-benar menyesal akhirnya bisa seperti ini."

Karena insiden itu, Campbell mengaku jika ia sempat mendapat ancaman pembunuhan. ia juga sempat mengalami ketakutan dan mimpi buruk, bahkan sempat mual dan muntah karena memikirkan gol tersebut. Tapi ia juga mendapat dukungan dari banyak pihak, termasuk keluarganya, walau diakuinya ia telah melakukan hal bodoh.

"Saya menerimanya. Saya seharusnya tak melemparkan bola itu ke lapangan," sesalnya.


tampaknya tulus tu..kasian..
dimaafin ga tu ma kalian?? happy.gif
reza-keren
Benitez: Cara Saya sudah Benar





LIVERPOOL, Pelatih Liverpool Rafael Benitez tetap optimistis terhadap kemampuan bersaing timnya musim ini. "The Reds" akan memutus rantai kekalahan dan mempertahankan permainan baiknya.

Benitez menjadi sorotan pendukung Liverpool menyusul kekalahan keempat berturut-turut yang dialami oleh Steven Gerrard dkk. Jika kalah lagi lawan MU, "The Kop" akan mengulang sejarah kelam pada September 1953, di mana mereka kalah lima kali beruntun.

"Saya rasa kondisinya akan membaik di masa datang," kata Benitez jelang duel bigmatch lawan Manchester United, Minggu (25/10).

"Pertama, kami perlu memenangi beberapa laga untuk mengubah suasana di lapangan. Setelah itu, kami harus terus melakukannya dengan cara benar. Saya punya beberapa ide dan saya rasa bisa lebih baik," tambahnya.

Selain kepada Benitez, Liverpudlian juga geram kepada pemilik klub, Tom Hicks dan George Gillett. Keduanya dianggap kurang mampu menangani kekuatan finansial klub. Akibatnya, utang mereka banyak. Dana pembelian pemain juga disunat. Rencana pembangunan stadion baru pun terbengkalai.

Meski kecewa dengan kondisi tersebut, Benitez menegaskan bahwa prestasi klub tidak berhubungan dengan masalah utang atau masalah lain. Pelatih dan pemainlah yang dapat menentukan kesuksesan tim.

"Satu-satunya cara mengubah hal di klub ini adalah konsentrasi pada apa yang bisa saya kendalikan. Saya dapat bekerja sama dengan pemain, menganalisis apa yang salah dan mencoba hal benar di lapangan," ujarnya.

"Saya tidak bisa bilang hal lain karena itu tak memengaruhi laga. Saya harus konsentrasi pada apa yang bisa saya lakukan bersama pemain. Kami tahu bahwa ada perbedaan kondisi keuangan (Liverpool dan MU) tapi kami punya penggemar lebih baik," sambungnya.

The Guardian mencatat, duel nanti malam akan menjadi laga ke-200 bagi Benitez selama menangani "The Kop" di Liga Inggris. Dari catatan itu, Benitez telah menghasilkan 113 kemenangan untuk timnya. Catatan ini sama dengan yang pernah direkam oleh Bob Paisley. Hanya Kenny Dalglish yang memiliki persentase kemenangan terbaik setelah melatih Liverpool pada laga ke-200.
reza-keren
Macherano: Tirulah Argentina, Liverpool!





LIVERPOOL, Gelandang Liverpool Javier Mascherano berharap agar timnya dapat bangkit dari hasil buruk akhir-akhir ini. "The Reds" sebaiknya meniru semangat Argentina ketika berupaya lolos ke Piala Dunia 2010.

Argentina dan Liverpool memiliki pengalaman hampir sama dalam perjalanan sepak bola mereka. Di kualifikasi PD 2010, tim "Tango" sempat diprediksi bakal terlempar dari persaingan zona Amerika Latin. Namun, pada akhirnya tim asuhan Diego Maradona itu bisa lolos otomatis meskipun harus menunggu hingga babak kualifikasi selesai.

Liverpool pun setali tiga uang. Dalam empat laga terakhir, mereka selalu kalah. Tanpa kapten Steven Gerrard dan striker Fernando Torres, ketajaman "The Reds" menurun tajam.

Macherano menyadari bahwa saat ini timnya harus berjuang keras agar menaikkan posisi mereka di klasemen sementara. Itu bakal sulit, tapi Macherano tetap yakin apalagi ia kini bisa berkonsentrasi penuh untuk klub.

"Aku kini lebih rileks karena Argentina sudah lolos ke putaran final Piala Dunia, aku dapat konsentrasi hanya kepada Liverpool," kata kapten Argentina itu di Liverpool Daily Post.

"Aku kapten di negaraku dan kami benar-benar tertekan di dua laga terakhir kualifikasi. Orang mengira kami tak akan lolos, itu sangat sulit. Mungkin akan sama bagi Liverpool kali ini. Jika kami mulai menang, segalanya akan mulai terjadi seperti yang dilakukan untuk negaraku," tambahnya.

Target Liverpool saat ini adalah mengalahkan juara musim lalu, Manchester United. Keduanya akan bertarung pada Minggu (25/10) malam nanti. Musim lalu "The Kop" dua kali memecundangi "Setan Merah".
reza-keren
Teror Torres Benamkan "Setan Merah"





LIVERPOOL, Striker Liverpool, Fernando Torres, benar-benar selalu menjadi teror buat tim lawan. Kini, korban terornya adalah Manchester United (MU). Aksinya membidani kemenangan Liverpool 2-0 pada lanjutan Premier League, Minggu (25/10), sekaligus membenamkan "Setan Merah".

Torres membobol gawang MU pada menit ke-65. Sementara gol kedua "The Reds" tercipta di masa injury time, dicetak pemain pengganti Torres, David Ngog.

Kemenangan itu membuat MU gagal kembali ke puncak klasemen. Mereka tetap di urutan kedua, tertinggal dua poin dari Chelsea yang sudah mengumpulkan nilai 22.

Sebaliknya, kemenangan ini amat berarti buat Liverpool. Posisi mereka juga naik dari urutan ke-8 menjadi urutan ke-5 untuk sementara.

Tak hanya itu, kemenangan tersebut juga meredakan krisis dan ketegangan di Anfield. Sebelumnya, ketegangan memuncak setelah "The Reds" mengalami empat kekalahan berturut-turut. Bahkan, pelatih Rafael Benitez terancam dipecat.

Justru karena krisis itu, Liverpool tak mau semakin terbenam. Tampil di kandang sendiri, mereka berusaha menekan lebih awal. Usaha ini cukup sukses dan membuat MU kewalahan. Bahkan, Liverpool mendapat peluang emas di babak pertama, ketika Dirk Kuyt mendapat bola. Namun, tendangannya masih membentur defender MU.

Memasuki babak kedua, Liverpool tak mau menurunkan tekannyannya. Setelah berbagai serangan, akhirnya mereka mendapatkan hasil. Sebuah penetrasi Yossi Benayoun mengawali hasil indah itu. Tak terkawal, dia sukses melepaskan umpan terobosan kepada Torres.

Striker asal Spanyol itu langsung memburu bola. Meski dikawal Rio Ferdinand, Torres masih bisa melepaskan tendangan keras dari sudut sempit pada menit ke-65. Kiper MU, Edwin van der Sar tak kuasa menghalaunya dan gol.

Merasa tertinggal, MU berusaha tampil habis-habisan. Mereka juga bernafsu menang agar kembali menggeser Chelsea dari puncak klasemen. Usaha itu nyaris sukses, ketika Antonio Valencia mendapat bola di kotak penalti Liverpool. Namun, tendangannya masih bisa diblok kiper Pepe Reina.

Pelatih MU, Sir Alex Ferguson mencoba memasukkan Michael Owen dan Nani secara bersamaan pada menit ke-74. Mereka menggantikan Dimitar Berbatov dan Paul Scholes. Namun, tetap saja usaha MU gagal menembus pertahanan Liverpool.

Keadaan semakin ketika Nemanja Vidic melakukan pelanggaran keras kepada Dirk Kuyt pada menit ke-89. Wasit mengeluarkan kartu kuning dan ini yang kedua. Vidic pun harus keluar dari lapangan.

Wasit memberi masa injury time lima menit. Ini dimanfaatkan oleh MU dengan baik. Mereka terus mengurung. Apalagi, Javier Mascherano kemudian juga terkena kartu merah karena melakukan pelanggaran kepada Van der Sar.

Namun, MU terlalu bernafsu menekan. Sebuah serangan balik Liverpool akhirnya mengoyak gawang mereka lagi. Umpan panjang Lucas Leiva disambut David Ngog dan kemudian menaklukkan Van der Sar, 2-0.

Susunan Pemain
Liverpool: 25-Pepe Reina, 5-Daniel Agger, 23-Jamie Carragher, 22-Emiliano Insua, 2-Glen Johnson, 20-Javier Mascherano, 21-Lucas, 12-Fabio Aurelio, 15-Yossi Benayoun (37-Martin Skrtel 90), 9-Fernando Torres (24-David Ngog 81), 18-Dirk Kuyt

Manchester United: 1-Edwin van der Sar, 15-Nemanja Vidic, 5-Rio Ferdinand, 3-Patrice Evra, 22-John O'Shea, 16-Michael Carrick, 18-Paul Scholes (17-Nani 74), 11-Ryan Giggs, 25-Antonio Valencia, 9-Dimitar Berbatov (7-Michael Owen 74), 10-Wayne Rooney
Feanor Culnamo
Lha, ternyata ada 2 berita yang sama yang diposting bersamaan.
Mods, bisa hapus salah satunya?
reza-keren
Kisah di Balik Sukses Liverpool Kalahkan MU





LIVERPOOL, Pelatih Liverpool, Rafael Benitez mengungkapkan, dia setengah memaksakan Fernando Torres bermain saat menjamu Manchester United (MU), Minggu (26/10). Namun, meski masih cedera, Torres akhirnya menjadi kunci kemenangan "The Reds", 2-0.

Sebelum pertandingan, Benitez berada dalam posisi yang terjepit. Dia mendapat kritikan tajam dari berbagai pihak, setelah Liverpool mengalami empat kali kekalahan beruntun. Ini hasil paling buruk selama 22 tahun terakhir. Sementara, dua pilar utamanya, Steven Gerrard dan Fernando Torres, cedera.

Benitez pun akhirnya memanggil Torres dan pelatih fisiknya. Pagi harinya, dia memutuskan memasukkan Torres ke dalam tim. Sebab, Benitez merasa Torres akan menjadi penentu. Namun, saat itu dia belum memutuskan apakah Torres menjadi starter atau sekadar pemain pengganti. Sebab, sejak cedera, dia tak berlatih bersama tim.

"Pagi hari, saya hanya memutuskan memasukkan Torres ke dalam daftar pemain. Tapi, saya butuh keyakinan untuk memainkannya dari awal. Saya kemudian mengajak Torres berbicara. Di situlah saya menemukan keyakinan untuk berani memasangnya sebagai pemain starter," ungkap Benitez.

Benar juga. Torres terus menjadi teror MU. Bahkan, dia kemudian mencetak gol yang membawa Liverpool unggul 1-0, sebelum disempurnakan David Ngog hingga Liverpool menang 2-0.

"Memainkan Torres adalah keputusan yang amat sulit. Sebab, dia tak ikut berlatih seperti halnya Steven Gerrard, karena cedera. Tapi, setelah berbicara dengannya, kami memutuskan bahwa lebih baik memasang Torres sebagai starter," jelas Benitez.

Padahal, sebenarnya Torres masih dalam kategori cedera dan belum sembuh. Ini perjudian yang berbahaya. Salah-salah, Torres justru bisa mengalami cedera lebih berat. Apalagi, dalam pertandingan, dia terus menjadi target kekerasan pemain MU.

"Anda bisa lihat, kondisi Torres tidak 100 persen fit. Tapi, meskipun hanya 80 persen fit, Torres bisa membuat perbedaan dalam pertandingan. Kami harus hati-hati memasangnya. Itu sebabnya, kami akhirnya menariknya untuk diganti David Ngog. Anda harus merawatnya. Kami terus menanti kapan dia mendapatkan umpan. Dan, ketika Torres mendapat umpan, dia bisa menyelesaikannya menjadi gol," terangnya.

Menurut Benitez, kemenangan ini akan menjadi titik balik buat Liverpool untuk tampil lebih baik di pertandingan berikutnya. Mereka makin percaya diri untuk memburu kemenangan demi kemenangan.

"Saya sangat puas dengan klub, pemain, dan staf yang ada. Kami butuh mengubah keberuntungan kami untuk mendapatkan kemenangan. Dan, ini kemenangan fantastis. Ini pertandingan sempurna untuk mengubah keberuntungan melawan tim yang bagus. Kami harus tampil bagus di depan fans dan menunjukkan apa yang bisa kami lakukan. Ini penampilan fantastis dari para pemain kai," puji Benitez.

"Melawan tim yang bagus butuh detil untuk membuat perbedaan. MU sempat mendapat peluang di awal pertandingan, tapi kami lebih dominan. Ketika Torres mencetak gol, itu yang membuat perbedaan. Tim menginginkan kemenangan untuk menunjukkan apa yang bisa kami lakukan. Dengan dukungan fans yang tak henti-henti, kami memenuhi target. Ini akan menjadi awal yang baik dan saya yakin kami bisa memetik kemenangan beruntun," pungkasnya.
reza-keren
Benitez: Kami Tampil dengan 12 Pemain Tangguh





LIVERPOOL, Liverpool berhasil memutuskan litani kekalahan beruntun untuk kelima kalinya setelah menggulingkan Manchester United 2-0 di Anfield, Minggu (25/10). Menurut pelatih Liverpool, Rafael Benitez, sukses itu berkat 12 pemain yang tangguh. Sebelas pemain tampil di lapangan dan satu "pemain" lagi adalah suporter yang memberi dukungan hebat.

Sebelumnya, Liverpool mengalami kekalahan dalam empat pertandingan terakhir. Ini pengalaman terburuk "The Reds" dalam 22 tahun.

Benitez merasa kagum atas kinerja para pemain dan para pendukung Liverpool, "Para pemain telah menunjukkan karakter mereka masing-masing dan para pendukung berada di belakang mereka. Jadi, kami memiliki 12 pemain."

Benitez juga memuji mental anak asuhnya yang tampil optimal saat berhadapan dengan seteru abadi mereka. "Mentalitas yang baik. Setiap pemain telah bekerja sama dengan baik, termasuk para pendukung. Para pemain telah menjawab sejumlah kecil pertanyaan dan itu sangat penting," jelasnya.

Kemenangan atas "Setan Merah" bukan hanya menggenjot posisi "The Reds", tetapi juga membungkam mulut sejumlah orang yang mempertanyakan kemampuan Benitez. Di tengah berbagai kritikan yang dialamatkan kepadanya, Direktur Manajemen Christian Purslow memberikan sokongan kepadanya sebelum kick-off lawan MU. Dia menjamin bahwa posisi Benitez tetap aman.

"Bagi saya, hasil ini membuktikan bahwa klub lebih baik dari yang dipikirkan orang. Dan itu menunjukkan karakter serta kualitas yang kami miliki. Hanya satu jalan untuk mengubah segala sesuatu di sepak bola, yakni memenangi pertandingan demi pertandingan," katanya.
LionHeart
^^

pantes menang.. maennya lawan 12 orang.. HeHe.gif
gararobe
Ternyata Liverpool masih lebih Merah di Inggris.....
Forza Anfield Gank.....
YNWA..!!!!!!!!!!
Influenza
QUOTE (LionHeart @ Oct 26 2009, 02:28 PM) *
^^

pantes menang.. maennya lawan 12 orang.. HeHe.gif


wah si om kek ga tau aja Liverpudlian..

mau jadi apapun Liverpool FC..mereka selalu mendukung dan mendukung..dan itu sudah terbukti selama puluhan tahun..

seperti saya ini juga lho..hehehehe

Keep Never Walk Alone !!
majinboo
Mantabs dah walaupun sudah kalah 4kali brturut2, tapi sekali bangkit langsung libas MU (4 jempol buat liverpool - mau tulis 5 tapi nanti disensor om mod - hehehehe). Soal mental juara, Liverpool termasuk yg t o p. Ayo walaupun sulit tetap usaha sampai akhir musim. Taon ini premiere lebih seru perebutan gelarnya, sampai akhir oktober peta kekuatan agak2 imbang. Siapapun yg juara, yg penting banyak pertandingan seru. Hoorraayyy hooraaayyy. BigGrin.gif
Jurig
Edan lah....what a night!! What a moment for comeback!!
bono_juga
You'll Never Walk Alone???
pantes aja maen keroyokan...
reza-keren
Ngog: Membobol MU Adalah Mimpi yang Terwujud





LIVERPOOL, Penyerang Liverpool, David Ngog, masih larut dalam kegembiraan setelah mencetak sebiji gol ketika Liverpool mengalahkan Manchester United 2-0 dalam lanjutan Premier League di Stadion Anfield, Minggu (25/10). Baginya, gol tersebut adalah sebuah sejarah dalam kariernya.

Sebelum duel "Super Sunday", Liverpool dalam keadaan terpuruk setelah mengalami empat kekalahan beruntun dalam empat pertandingan terakhir. Namun, secara mengejutkan, Fernando Torres dkk berhasil membungkam tamunya, MU, tanpa balas. Sepasang gol tersebut diciptakan Fernando Torres dan David Ngog.

Ngog masih bersuka-ria atas kemenangan tersebut. Selain berhasil memberikan kemenangan bagi timnya, Ngog merasa berhasil mencetak gol ke gawang "Setan Merah" yang merupakan mimpinya ketika tiba di Stadion Anfield pada 2008 silam.

"Ini adalah momen yang fantastis bagiku dan tim. Aku hanya mengatakan itu adalah momen terbaikku dalam sepak bola," katanya mantap.

Pada duel tersebut, penyerang berusia 20 tahun itu menggantikan Torres pada menit ke-81. Ngog pun tak langsung menyia-nyiakan kesempatan emas itu dengan menciptakan gol pada masa injury time. Gol Ngog tersebut sekaligus sebagai materai kemenangan "Si Merah".

"Aku selalu bermimpi untuk menciptakan gol saat Liverpool melawan Manchester United. Itu telah terjadi dan sangat menyenangkan. Aku tujukan gol ini kepada keluargaku yang selalu mendukungku dan pendukung Liverpool. Kami tahu kemenangan ini begitu berarti untuk pendukung kami," papar Ngog.
reza-keren
Torres: MU Tumbang, Liverpool Terkuat





LIVERPOOL, Penyerang Fernando Torres, mengatakan, keberhasilan Liverpool mengalahkan Manchester United (MU) menunjukkan bahwa mereka adalah tim paling kuat. Ia yakin, Liverpool bisa mengalahkan semua klub.

Liverpool mengalahkan MU 2-0 pada duel lanjutan Premier League, Minggu (25/10). Liverpool sempat diragukan menang karena selalu kalah dalam empat laga sebelumnya. Namun, dengan mentalitas juara, mereka mampu membalik prediksi buruk.

Bagi Torres, kemenangan itu bukan cuma menjawab keraguan banyak pihak. Menurutnya, lebih dari itu, kemenangan itu menjadi momen kebangkitan Liverpool. Ia yakin, setelah ini, Liverpool akan terus meraih hasil positif.

"Menang atas United selalu merupakan hari yang indah. Kami itu itu adalah pertandingan luar biasa karena kami harus menang untuk menjaga peluang kami dalam perebutan gelar juara. Kami harus bermain sebagai tim dan terus bekerja keras. Ketika bermain sebagau unit, kami bisa mengalahkan siapa saja," ujar Torres.

"Setelah laga ini, kami lebih percaya diri. Ini adalah hal utama yang kami amdil dari pertandingan itu, Kami tahu kami memiliki pemain (hebat) untuk mengalahkan United. Namun, kami membutuhkan kemenangan untuk (meningkatkan) kepercayaaan diri. Sekarang kami akan bicara tentang kemenangan dan penampilan fantastis," lanjutnya.

Selain itu, Torres juga mengungkapkan, ia memang bermain dalam kondisi kurang bugar akibat cedera pergelangan kaki. Ia sebetulnya disarankan untuk istirahat. Namun, ia tidak bisa tinggal diam di ruang perawatan, sementara rekan-rekannya bertempur demi kehormatan klub.

"Aku tidak bugar seratus persen. Namun, aku ingin bermain dan itu berharga (bagiku mempertaruhkan segalanya). Kami tahu, itu akan berisiko. Aku mengalami sakit di sejumlah pergerakan yang kubuat sebelumnya, Namun, saat pertandingan, aku baik-baik saja," akunya.

"Aku hanya ingin banyak bermain. Ketika tim kalah dan tidak bermain baik, sangat sulit untuk sekadar melihat. Itu seperti ketika Stevie (Steven Gerrard) di Liga Champions. Ia ingin bermain sekalipun tidak bugar. Itu karena ia adalah pemimpin tim," tandasnya.
elphist
yup, saatnya bangkit kembali, kejar ketinggalan, n sapu bersih laga tersisa di piala champions....

go go liverpool..

YNWA
corpionman
wuaaa....kalah de lawan arsenal...meski cuma sekedar piala liga, tapi kan lumayan buat nambah2 kolekse.....
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.