Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Kapal Selam
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Academia > Science and Technology > Human Engineering
The Contractor
Kalo repost di del aja om mod Peace.gif

Kapal selam kelas KILO (636)




Seperti diberitakan di beberapa Media sebelumnya, Indonesia berencana membeli kapal selam baru dari Russia yang dimasukkan dalam satu paket pembelian alutsista. Rumor yang beredar, dari 2 unit yang di pesan TNI-AL akhirnya direvisi hanya 1 unit. Dengan pertimbangan harga yang ditawarkan Russia cukup mahal, sehingga bisa di kopensasikan untuk alutsista lainnya.
Kapal selam yang dipesan TNI-AL nantinya merupakan kapal selam bertenaga diesel elektik yang telah dimodernisasi dari kelas Kilo. Ada 2 type dari kelas Kilo yang diprosuksi Russia, yang dipilih TNI-AL type 636/ project 636. Berikut ulasannya.



Sejarah :
Kilo adalah nama kelas yang diberikan NATO untuk kapal selam militer bertenaga diesel buatan Rusia. Versi asli dari kapal selam ini di Rusia dikenal dengan nama Project 877. Kapal selam kelas ini juga memiliki versi yang lebih baru yang dikenal dengan nama Improved Kilo dan di Rusia dikenal dengan Project 636. Berfungsi sebagai anti kapal permukaan dan anti kapal selam dan beroperasi di perairan dangkal. Kapal selam kelas kilo mampu beroperasi dengan tenang. Project 636 dikenal sebagai salah satu kapal selam yang menghasilkan suara terlemah di dunia. Kapal selam pertama kelas kilo untuk angkatan laut Uni Sovyet beroperasi pada tahun 1982. Angkata laut Rusia masih memiliki kapal selam kelas ini. Angkatan laut Rusia per tahun 2000 dilaporkan memiliki 14 buah kapal selam kelas ini termasuk 7 cadangan. 21 buah diekspor ke beberapa negara : Aljazair (2 kelas Kilo), China (2 kelas Kilo, 2 kelas Improved Kilo, dan 8 kelas Improved Kilo dalam pesanan), India (10 kelas Kilo), Iran (3 kelas Kilo), Polandia (1 kelas Kilo - ORP Orzel (kelas Kilo), Rumania (1 kelas Kilo, dalam keadaan tidak operasional) dan Indonesia (1 kelas Improved Kilo dalam pesanan).



Spesifikasi :
Ada beberapa varian kelas Kilo sehingga spesifikasi berikut mungkin tidak cocok untuk semua varian. Berikut adalah spesifikasi secara kasar.
• Bobot : 2.300-2.350 ton ketika mengapung. 3.000-4.000 tons ketika menyelam.
• Dimensi : Panjang : 70-74 meter.
• Beam: 9.9 meter.
• Draft: 6.2-6.5 meter.
• Kecepatan maksimum: 10-12 knot ketika mengapung. 17-25 knot ketika menyelam.
• Sistem propulsi : Diesel elektrik.
• Kedalaman maksimum : 300 meter (operasional : 240-250 meter).
• Ketahanan : 400 mil ketika menyelam dengan kecepatan 3 knot. 6.000 mil ketika mengapung dengan kecepatan 7 know. (7.500 mil pada kelas Improved Kilo). 45 hari di laut.
• Persenjataan Pertahanan udara : 8 roket permukaan ke udara SA-N-8 Gremlin atau SA-N-10 Gimlet.
• Torpedo : 18 torpedo atau 24 ranjau, enam buah tabung torpedo 533mm.
The Contractor
Project 945 Sierra Class

Kapal Selam Serbu Bertenaga Nuklir




Project 945 pada umumnya disejajarkan performanya dengan seri-seri awal dari kapal selam kelas Los Angeles. Meskipun hal ini dicapai melalui perdebatan panjang para pakar militer mengenai sistem deteksi dan persenjataan serangan balik dari kapal selam ini. Project rancangan rahasia ini dibangun berdasarkan pengalaman pembuatan Project 685 Plavnik (Alfa) yang akhirnya menghasilkan sebuah kapal selam besar dengan satu kamar besar berisi 40 peluncur torpedo dengan tingkat kebisingan rendah yang dihasil dari Cluster Guard anechoic tiles yang dipasang pada haluannya.

Di persenjatai dengan enam 533 mm tabung torpedo yang dapat dikombinasikan penggunaannya dengan berbagai system persenjataan lain. Dari rudal penjelajah, torpedo murni, rudal anti kapal selam sampai dengan bom ranjau. Seperti seri pendahulunya yakni Project Alfa, kapal selam ini dibuat dari campuran bahan titanium sehingga mampu menyelam lebih dalam pada samudera serta menghilang dari deteksi radar logam magnetik.

Kapal selam kelas Sierra I mempunyai 6 ruangan yaitu: (1) ruang torpedo dan baterai (2) ruang pertemuan, kabin awak kapal, serta dapur (3) ruang komando, pusat komputer dan generator diesel (4) reaktor (5) ruang hubung utama, pompa dan turbin (6) ruang motor elektrik, kemudi dan pompa.

Disain double hullnya meminimkan kemungkinan kehancuran dari serangan musuh pada bagian dalam dari haluannya. Haluannya dilapisi dengan anti-hydroacoustic materials sebagai proteksi eksternal pada bagian luarnya yang makin membuat Sierra sangat sulit dideteksi. Dengan keadaan seperti ini kapal selam ini dapat menyelam dengan kedalaman lebih dari 1500 meter.

Kelas Sierra II merupakan versi lanjutan dari kelas Sierra I. Dengan berbagai macam perubahan dibandingkan dengan versi pendahulunya. Project 945 A (Kelas Sierra II) mempunyai kemampuan deteksi sonar yang lebih baik serta lebih meminimalisasi tanda-tanda keberadaannya. Secara keseluruhan kelas Sierra II ini lebih panjang lima meter dengan sudut layar lebih tinggi enam meter dibandingkan Sierra I. Dilengkapi juga dengan sonar model American-style spherical bow sonar pada haluannya. Torpedonya juga dipindahkan jauh pada sisi buritan kapal. Sedangkan ruangan torpedonya dimodifikasi untuk menampung S-10 Granat strategic cruise missile.

Kelas Sierra II mempunyai tujuh ruangan yaitu: (1) ruang torpedo dan baterai (2) ruang pertemuan, kabin awak kapal, serta dapur (3) ruang komando dan generator diesel (4) komplex komputer dan diesel generator (5) reaktor (6) ruang hubung utama pompa dan turbin (7) ruang motor elektrik, kemudi dan pompa.



Dibangun di Krasnoye Soromovo, Nizhny Novgorod dan dibawa melalui jalan air menuju dok kapal selam Severodvinsk dipedalaman dimana konstruksi dan pengujian terhadap kapal selam ini dilakukan. Pada tahun 1976, terlihat industri pembuat kapal selam kelas ini dengan segala infrastrukturnya tidak cukup kuat untuk memproduksi massal kapal selam berlapis titanium ini dengan harga yang sangat tinggi. Disebabkan harga jualnya yang jelas tidak akan sebanding dengan harga produksinya yang teramat mahal. Oleh karena itu Project Akula dengan konstruksi bajanya kembali mendominasi percaturan kapal selam pada saat itu. Konstruksi Sierra dihentikan dan berpaling pada kelas yang lebih murah yaitu Kelas Akula.

Beberapa analisa militer menyatakan bahwa sebanyak 26 unit Sierra II telah direncanakan disetujui untuk diproduksi (kemungkinan bernama “Mars”). Project ini pada akhirnya ditunda sebelum pembuatannya selesai secara keseluruhan. Seri dari project ini diprediksi sebegai unit pertama dari rangkaian Project 945B Mars. Dari berbagai sumber diketahui bahwa hanya tiga unit dari seri Project 945B masih tersisa.

Sumber-sumber yang berwenang menyatakan informasi yang sangat simpang siur mengenai kronologi dan keberadaan kapal selam kelas Sierra ini. Secara signifikan, berbagai sumber seperti warships1.com, World Navies Today dan USNI Military Database menyatakan bahwa hanya dua unit dari kelas Sierra I telah berhasil dibuat, sedangkan sumber lainnya seperti Belona dan Russia's (USSR) Arms Catalog menyatakan hanya empat unit dari project ini yang telah berhasil dibuat. Klaim pihak mana yang benar tentang hal ini masih sangat membingungkan pihak-pihak militer asing tentang keberadaan kapal selam ini sesungguhnya.

Project 945 bernaung dibawah The Red Banner Northern Fleet yang berpangkalan di Ara bay, Vidyayevo naval base. Pada tanggal 11 February 1992, K-239 Tula [ex-Karp] bertabrakan dengan Kapal selam Amerika Baton Rouge di Kildin Island. Setelah tabrakan tersebut, kapal selam itu berlayar kembali pulang menuju pangkalannya. Kapal selam Amerika Baton Rouge sendiri tidak diketahui keadaannya setelah peristiwa tabrakan antar kapal selam itu. Berita terakhir yang tersiar menyatakan K-239 Tula telah dipindahkan ke galangan kapal selam Zvezdochka di Severodvinsk untuk modifikasi, perbaikan rutin serta perawatan. Sampai dengan April 1995, K239 masih terlihat di galangan kapal selam Severodvinsk.

Pada tahun 1997, tersiar kabar bahwa K-276 Krab telah dipensiunkan setalah lebih dari tujuh tahun melakukan misinya karena ketiadaan biaya perawatannya. Kebanyakan sumber sepakat menyatakan bahwa Project 945A Class telah di non-aktifkan pada tahun 1997 karena biaya operasional yang tinggi. Meskipun demikian sumber lain tidak sepakat dengan hal itu dan menyatakan bahwa kapal selam ini masih aktif bertugas dalam misi rahasianya.

Sejak Januari 2003, analis militer Janes beropini bahwa hanya ada satu kapal selam kelas Sierra yang masih beroperasi sedangkan opini berbeda dikemukakan oleh USNI Military Database yang menyatakan bahwa tiga unit dari kapal selam Sierra masih beroperasi dalam misinya (dua SIERRA-II-class and satu SIERRA-I-class).

Sierra Class Specification :

Designer : Gen. designer N.I.Kvasha (TsKB-112 Lazurit)
Builder :
Krasnoye Sormovo, Zavod 112, Nizhniy Novgorod (ex-Gorkiy);
Sevmashpredpriyatiye, Severodvinsk
Displacement (tons) : 5,200-7,200 tons surfaced
6,800-10,100 tons submerged [Sierra I]
10,400 tons submerged [Sierra II]
Speed (kts) : 18 knots surfaced
35-36 knots submerged

Operating Depth : 2,300 feet Maximum Safe Depth
2,625 feet Never-Exceed Depth
3,000 feet Crush depth
Endurance : 4,500 full power hours
50 days stores endurance
Dimensions (m) : 107.0 meters long [Sierra I]
110.5-112.7 meters long [Sierra II]
11.2-12.3 meters beam
8.5-9.5 meters draft (surfaced) [Sierra I]
9.4 meters draft (surfaced) [Sierra II]

Propulsion : 1 OK-650 190 MWt presurized-water nuclear reactor
steam turbines 47-50,000 shp
1 7 bladed propeller, titanium hull
Crew : 59-61 [31 officers / 28-30 enlisted]

Armament :
Missiles : P-100 Oniks/SS-N-22 Sunburn anti-ship missiles,
2 RPK-6 Vodopod/SS-N-16 Stallion rocket delivered nuclear depth charges
RPK-7 Vodopei/SS-N-16 Stallion rocket-delivered homing torpedoes
1 Strela SAM SA-N-5/8 position
Torpedoes : 4 x 21" (533mm) bow mounted Torpedo Tubes [two internal
and two external] w/BA-111 Shkval underwater rocket, SET-72, TEST-71M,
USET-80 torpedoes
4 x 25.6" (650mm) bow mounted Torpedo Tubes
w/ Type 65-76 (650mm)
42 mines in lieu of torpedoes
The Contractor
Kapal selam


Kapal selam adalah kapal yang bergerak di bawah permukaan air, umumnya digunakan untuk tujuan dan kepentingan militer. Sebagian besar Angkatan Laut memiliki dan mengoperasikan kapal selam sekalipun jumlah dan populasinya masing-masing negara berbeda. Selain digunakan untuk kepentingan militer, kapal selam juga digunakan untuk ilmu pengetahuan laut dan air tawar dan untuk bertugas di kedalaman yang tidak sesuai untuk penyelam manusia. Jerman memiliki kapal selam yang populer dengan sebutan U-Boat yang merupakan ringkasan bagi Unterseeboot, mulai ditugaskan dalam Perang Dunia I sebagai sistem senjata yang mematikan bagi Angkatan Laut lawan terlebih-lebih pada Perang Dunia II. Sehingga terkenal dengan sebutan U-Class. Selain Jerman, negara yang populer menggunakan kapal selam sebagai kekuatan utama Angkatan Laut adalah Uni Soviet/Rusia. Salah satu pesawat selam yang lain adalah lonceng selam.


kapal selam AS : USS Albany (SSN-753)

Kapal selam militer digunakan untuk kepentingan perang atau patroli laut suatu negara, berdasarkan jenisnya setiap kapal selam militer selalu dilengkapi dengan senjata seperti meriam kanon, torpedo, rudal penjelajah / anti pesawat dan anti kapal permukaan, serta rudal balistik antar benua.

Jenis Jenis Kapal Selam :

A. Berdasarkan Tenaga Penggerak (propulsi)
- Kapal Selam Diesel Elektrik
Kapal selam diesel elektrik adalah sistem penggerak kapal selam tertua yang masih digunakan sampai saat ini. Sistem propulsi ini begitu handal sehingga negara pemilik kapal selam nuklir pun masih merasa perlu memiliki kapal selam diesel elektrik. Dari 5 negara pemilik kapal selam nuklir hanya Amerika Serikat yang tidak menggunakan sistem propulsi ini. Dalam keadaan tertentu , kapal selam jenis ini lebih mematikan daripada kapal selam nuklir.

- Kapal Selam Nuklir
Sekitar enam bulan sebelum pecahnya PD II, pada Maret 1939 Dr George Pegram dari Columbia University, New York, mengusulkan kepada Angkatan Laut AS ( US Navy ) untuk mengembangkan pemakaian uranium sebagai sumber daya, termasuk untuk menggerakkan turbin kapal selam. Angkatan Laut tertarik dan memulai riset. Tetapi setelah pengboman Pearl Harbour dan AS terlibat dalam perang, semua material yang berkaitan dengan tenaga atom ditarik, dipusatkan untuk " Proyek Manhattan " guna pembuatan bom atom pertama ( Little Boy dan Fat Man )
Kapal Selam Engineless

B. Berdasarkan Fungsi
- Kapal Selam Militer
- Kapal Selam Non Militer

The Contractor
KRI Cakra (401)




KRI Cakra (401) merupakan kapal pertama dalam jenis Kapal selam kelas Cakra. Kapal ini merupakan kapal kedua yang menyandang nama Cakra dalam jajaran TNI AL. Kapal pertama merupakan KRI Tjakra (ejaan lama) salah satu dari 12 kapal selam kelas Tjakra buatan Russia (Kapal Selam Kelas Whiskey) yang di scrap tahun 70-an.
KRI Cakra dibuat oleh Howaldtswerke, Kiel, Jerman pada 1981. Merupakan Kapal Selam type 209/1300 yang banyak digunakan oleh Angkatan Laut sedunia. Mempunyai motto Tabah Sampai Akhir.
KRI Cakra termasuk dalam armada pemukul TNI Angkatan Laut. Kapal lain dalam kelas Cakra adalah KRI Nanggala (402). Kedua kapal selam tersebut dibuat di Jerman Barat, dipesan pada tahun 1977 dan pada tahun 1981, mulai bertugas bersama dengan KRI Nanggala (402). KRI Cakra mengambil nama dari senjata pewayangan.

Penggambaran Sistem

Tenaga digerakan oleh motor listrik Siemens jenis low-speed disalurkan langsung (tanpa gear pengurang putaran) melalui sebuah shaft ke baling-baling kapal. Total daya yang dikirim adalah 5000 shp (shaft horse power), tenaga motor listrik datang dari baterai-baterai besar yang beratnya sekitar 25% dari berat kapal, baterai dibuat oleh Varta (low power) dan Hagen (Hi-power). Tenaga batere diisi oleh generator yang diputar 4 buah mesin diesel MTU jenis supercharged. Senjata terdiri dari 14 buah terpedo buatan AEG , diincar melalui periskop buatan Zeiss yang diletakan disamping snorkel bikinan Maschinenbau Gabler

Data teknis

KRI Cakra memiliki berat selam 1,395 ton. Dengan dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter. Ditenagai oleh mesin diesel elektrik, 4 diesel, 1 shaft menghasilkan 4,600 shp. Sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 21,5 knot. Diawaki oleh 34 pelaut.

- Persenjataan
Sebagai bagian dari armada pemukul KRI Cakra dipersenjatai 14 buah torpedo 21 inci dalam 8 tabung.

- Sensor dan elektronis
KRI Cakra mempunyai sonar dari jenis CSU-3-2 suite.

- Operasi
KRI Cakra mendapatkan perbaikan dan peningkatan kemampuan di galangan kapal Daewoo, Korea Selatan
jojo8228
Nice Info bro...
Lanjut terus ya smile.gifsmile.gif

Kapal selam indonesia tua-tua ya.... mudah2an nanti ada peremajaan smile.gif
The Contractor
@jojo : thx bro Hug.gif

keknya sih menyesuaikan sama keuangan negara bro HeHe.gif
The Contractor
KRI Nanggala (402)




KRI Nanggala (402) merupakan kapal selam kedua dalam jenis kapal selam kelas Cakra. Kapal ini merupakan kapal kedua yang menyandang nama Nanggala dalam jajaran TNI AL. Mempunyai motto Tabah Sampai Akhir. KRI Nanggala termasuk dalam armada pemukul TNI Angkatan Laut. Kapal selam lain dalam kelas Cakra adalah KRI Cakra (401).

Sejarah

- Pembangunan
KRI Nanggala dibuat oleh Howaldtswerke, Kiel, Jerman Barat pada 1981. Merupakan kapal selam type 209/1300 yang banyak digunakan oleh Angkatan Laut sedunia. KRI Nanggala (402) merupakan kapal kedua yang menyandang nama Nanggala. Kapal pertama merupakan salah satu dari 12 kapal selam kelas Tjakra buatan Rusia (kelas Whiskey) yang di-scrap tahun 1970-an.

- Nama
KRI Nanggala mengambil nama dari senjata pewayangan Nanggala.

- Sistem penggerak
Tenaga digerakan oleh motor listrik Siemens jenis low-speed disalurkan langsung (tanpa gear pengurang putaran) melalui sebuah shaft ke baling-baling kapal. Total daya yang dikirim adalah 5000 shp (shaft horse power), tenaga motor listrik datang dari baterai-baterai besar yang beratnya sekitar 25% dari berat kapal, baterai dibuat oleh Varta (low power) dan Hagen (Hi-power). Tenaga batere diisi oleh generator yang diputar 4 buah mesin diesel MTU jenis supercharged. Senjata terdiri dari 14 buah terpedo buatan AEG , diincar melalui periskop buatan Zeiss yang diletakan disamping snorkel buatan Maschinenbau Gabler

- Data teknis
KRI Nanggala memiliki berat selam 1,395 ton. Dengan dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter. Ditenagai oleh mesin diesel elektrik, 4 diesel, 1 shaft menghasilkan 4,600 shp. Sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 21,5 knot. Diawaki oleh 34 pelaut.

- Persenjataan
Sebagai bagian dari armada pemukul KRI Nanggala dipersenjatai 14 buah torpedo 21 inci dalam 8 tabung.

- Sensor dan elektronis
KRI Nanggala mempunyai sonar dari jenis CSU-3-2 suite.

Penugasan

- 2002
KRI Nanggala terlibat dalam latihan gabungan TNI AL-US Navy, CARAT-8/02 yang diadakan pada 27 Mei - 3 Juni 2002. CARAT (Coorperation Afloat Readiness and Training) adalah bantuan latihan militer Amerika terhadap militer negara sahabat di Asia Tenggara. Latihan CARAT ini berlangsung di perairan Laut Jawa, Selat Bali dan Situbondo.

- 2004
Dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) XV/04 di Samudera Hindia, tanggal 8 April hingga 2 Mei 2004, KRI Naggala berhasil menenggelamkan eks KRI Rakata, sebuah kapal tunda samudera buatan 1942 dengan torpedo SUT.
clasher
Yang pakai reaktor nuklir yang mana bro
d3dy_01
kalo indonesia punya U boat kayak jaman nazi seru kali ya..
hisigi
makasih bro, ane jadi tambah ilmu neh hontouni arigatou gozaimstu
Lord Kascvharof
Woooooooow Nice info bro.
Cuma masalahnya Indonesia malah beli beli gituan. negara aja belom bener hehe.
but nice bro ! thumbsup_anim.gif
farvardin
TQ Bro atas Infonya, jd tambah ilmu nih
Bro ditunggu postingan dari US, jerman dll...
DFC
buat beli kapal selem tenaga diesel aja bisanya cuman atu, gmn beli kapal selem tenaga nuklir ya.. Thinking.gif apa lagi yg mau dijual Indonesia ya? nasib..nasib
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.