betra
May 18 2009, 09:51 PM
dengan seragam
kejam mengecam
andalkan garang moncong senapan
sebuah representasi kebijakan
atas nama hukum, katanya
pelindung dan pengayom masyarakat, teriaknya
beringas di lereng-lereng kesewenangan
wah..wah..wah
lembut nian pada lembaran-lembaran rupiah
jilat patuh tangan paduka gemah ripah
segera,kenakan topeng murka
di hadap makhluk jelata
atur-atur
lelang vonis
diantara terdakwa
tawar-menawar hingga pas
tancaplah gas
panjangkan ranting aturan
sulurnya makin luas merambat
menjebak
tuk sekali lagi paksa kita membayar
djoedjoer berboedi loehoer
May 23 2009, 05:23 PM
ku tak percaya ada hukum di tanah ini
begitulah lantang ujar seseorang
di muka gedung pengadilan
ia nan papa
diseret kasar diatas aspal
bulanan yg lalu
membela diri
apalah daya
saku tak ber-rupiah
dakwaan telah jatuh
lewat peradilan tak adil
bukti2
deretan benda2 khayal
ya,seperti itulah
tak kujelaskan pun kalian mengerti
tak ku kabarkan telah tau jua kalian
fitnahan
itu yg sesungguhnya diterimanya
menjadi lemah dan minor
itu kejahatannya
*untuk para kambing hitam
designer_ganja
May 23 2009, 08:51 PM
gua ga bisa bikin puisi... but oke banged bro...
betra
May 27 2009, 07:47 PM
trims
betra
May 31 2009, 03:44 PM
it's hard to believe
here's the situation
tiny thieves and robbers
along with rapers and murderers
plus all the regular scum of the earth
end up pretty fine
in cold jails or
lonely forgotten funerals
no problem with them
case closed
(next ; change scene,actors,actrees,& plot)
a fat pig
rise a filthy smile
on top of wealth
a prosperity that got by stealing
beautiful outfit
charming shiny face
with
a bottle of sweet wine,right hand
dark shotgun,left hand
smooth pretty lady,below
thick evil desire,above
is he the mighty one
does he rule a longlive empire
NO...
in the name of all stinking sin in the world,i say NO
he just a simple businessman
got partnership with your honor,judge
associated with Mr.handsome prosecuter
oya,they own a bright potential trade
LAW trade (the stocks unlimited)
betra
Jun 5 2009, 06:00 PM
teringat tuturan
adik nan tampan
darah dagingku tak terbantahkan
mengenai selembar lima ribuan
miliknya yg baru diserahkan
tuk lukis sebuah senyuman
di wajah aparat pengaman
selembar tipis
harta terakhir adik
musti terkikis
krn hukum menghardik
perempatan kusam
hiruk pikuk menyalang
jadi rumah adat tuk menyulam
kesewenangan pihak berwenang
betra
Jun 9 2009, 08:59 PM
berapa banyak di butuhkan
peti es
dlm luasnya pengadilan
putusnya dakwaan
cukup segelintir
itu pun formalitas
syair-syair sengaja
ku papar mentah
gamblang terang benderang
biar menghadang acungkan tantang
sejak gunungan ganja kering
disembunyikan lalu diangkat dari ruang penyimpanan bukti
ku tau
kalian pun sadar
lintingan di gang sempit sana
berasal darimana
betra
Jun 10 2009, 05:45 PM
"matilah dalam jeruji!"
sipir gagah menghardik keras
usai gamit mesra si iblis berkulit manusia
dalam sorot lensa kamera
ruang kubus membungkus
pengap jua lembab
mengilaplah seberkas sinar
disusul bunyi berdecit
pintu belakang lega membuka
"silahkan tuan,maaf membuat anda menunggu
ini tiket anda.selamat berlibur"
suara yang tak asing
beberapa menit yang lalu menggema penuhi ruang dengan hardikan geram
ken_the_12
Jun 16 2009, 07:25 PM
aku akan menghitam,
mungkin sementara atau selamanya..
daripada dunia beriku kelam,
setidaknya kubebaskan segala jiwa..
aku akan menghitam,
untuk menghukum dunia..
daripada sejarahku tenggelam,
aku pasti goncangkan kata baku yang ada..
... ... ...
aku putih dan hitam abadi,
panggil aku abu-abu sejati..
biar dunia mengebiri,
hancurkan saja dengan revolusi..

pangestu
anak_cecil
Jun 21 2009, 10:57 PM
peraturan,
kebijakan,
kewenangan,
kewajiban,
KATANYA. . .
katanya peraturan,
tapi, sedikit di sogok hatinya pun berserakan
katanya peraturan,
tapi, orang diberhentikan dimintai uang ribuan
katanya kebijakan,
tapi, mengubah apa yg ada demi kesenangan
katanya kebijakan,
tapi, jahat terhadap orang tak berperasaan
katanya kewenangan,
tapi, merampas uang rakyat ingin kaya di atas kesengsaraan
katanya kewenangan,
tapi, beli ini beli itu hanya untuk kesenangan sebagian golongan
katanya kewajiban,
tapi, menyusahkan rakyat dikala bencana bergelimpangan
katanya kewajiban
tapi, rumah rakyat kecil yang susah di hancurkan
.......
dalam hati ingin ku berteriak,
MATIKAN PERATURAN YANG HANYA MENYENGSARAKAN. .
The Hide
Jun 23 2009, 01:44 PM
hello again tuan betra...
kiranya apa yang sedang dibicarakan?
law made by people?
bahhh, tak ada sajakku untuknya.
kukabarkan saja padamu satu hal
bekal perjumpaan kita disana
"tata tertib adalah hukum Tuhan yang pertama"
The Rambo
Jul 2 2009, 07:18 PM
never believed in evryone
never been seen with everyone
but nevermind
i'm not there anyway
cause i'm on my own life
still with my own story
break the law they said
why ???
aren't they know ???
the law is already broken
so what the hell ...
just ignore them
own your life ... don't let them take it
damn with them ... n all what they've done
i am just who i am
i have my own law
and that's what i do
thanks for asking me my bro !
Abang Flanker
Jul 4 2009, 02:07 AM
lalu apa?
berteriak kesetanan di jalan
mengumpat agar didengar
mereka buta pada suara
mencoba frontal
beraksi tanpa pikiran
mereka menyimpan jutaan kuasa
atau mematung acuh
dibiarkan membusuk
djoedjoer berboedi loehoer
Jul 4 2009, 02:16 PM
QUOTE (Abang Flanker @ Jul 4 2009, 02:07 AM)

lalu apa?
berteriak kesetanan di jalan
mengumpat agar didengar
mereka buta pada suara
mencoba frontal
beraksi tanpa pikiran
mereka menyimpan jutaan kuasa
atau mematung acuh
dibiarkan membusuk
kicauan tak tentu arah
menyalaklah sekali lagi
agar nyalang kami dengar
petatah petitih dari balik tembok
atau suara lantang hanya di bawah ranjang
tak berani
mundur saja sana
tak punya peduli
menetek saja pada indukmu
peremas keadilan
tiada kuat mutlak
kami...
cukup...
satu...
formasi..
tuk...
patahkan barisan coklat itu
Abang Flanker
Jul 5 2009, 11:10 PM
demi darah pada nadi
satu jengkal mundur akan terlalu mahal
karena darah ini tak akan lari
tak akan lekang disengat matahari
wajar darahku terkencing-kencing takut
namun tidak sekarang
karena suatu saat
si busuk akan kembali
ke tempat semestinya
Abang Flanker
Jul 5 2009, 11:13 PM
@djoedjoer: post gw sebelumnya belum selesai sebenernya bro, mau gw lanjutiin tapi mata uda keburu ga nahan buat merem. intinya gw bakal ngdukung semua biar hukum dan peraturan negeri bisa tegak lagi.
betra
Jul 6 2009, 07:15 PM
sudah-sudah
tebarlah saja syair di benak kalian
selama sesuai dengan tema
oke
Rota Kurivaim
Jul 6 2009, 11:24 PM
dialah sang pencipta aturan
dialah sang pelanggar aturan
tangisan mendidih diantara kesakitan mendalam
sampai bumi pun berkata
lebih baik tak bermewah daripada menangis
tangisan rakyat kecil mengema
apakah tak bisa menembus istanamu
hei dengar, untuk apa kau ada disana
jika kau bagai tikus dalam sebuah rumah
betra
Jul 16 2009, 02:43 PM
pabila deret panjang
mengantri terlalu lama
terbentang
merengut tiada kunjung reda
apa nan terjadi kelak?
barisan jenuh
berbanjar, bershaf-shaf
aritmetika berpeluh
tunggu kepastian tegak sejati rongga hukum bersyaraf
berapa lama lagi?
infeksi terlalu kronis
gerogoti ganas pembuluh2 keadilan
tak mungkin carikan racikan obat manis
lumpuh mendera aspek2 kebenaran
selamatkah barisan sektor di belakang?
jayalah jayalah
demi gemah ripah loh jinawi
toto tentrem karto raharjo
untuk keabadian lestarinya mikhul duwur mendhem jero
betra
Jul 18 2009, 08:45 PM
maharaja
angkara
kebal
kerangkeng
yang
dipertuan
agung
adalah
hukum
itu
sendiri
sumber
waras
tiada
pasti
lagi
tak
tentu
lagi
betra
Jul 20 2009, 08:30 PM
timah panas
bersarang pas
rekonstruksi sukar diedit
komprehensif tak boleh di jepit
walau laras tak sisakan sidik jari
tertuduh mesti tepat tak teringkari
cecurut-cecurut lemah tak berdosa
jangan lagi didandani tuk gantikan peran sang pendusta
lakon samaran
aktor dadakan
dan sekeranjang naskah picisan
tumpahkan muntah busuk di atap-atap peradilan
hari esok
lusa
serta masa depan
pikirkan
betra
Aug 24 2009, 10:44 PM
kerikil tajam antara semak2 duri
masih ditimpali ranjau pelumat
berlebihan...
khusus bagi semut2
pun begitu
rencana b telah siap
suatu antisipasi bila semut dpt selamat
rencana b dgn cetak biru sangat ciamik
tuduh,fitnah,seret paksa kemudian sekap balik teralis baja
oh,azas praduga tak bersalah
tiada dikenal dalam bilik interogasi
falsafah yg berlaku hanya...
...memarkan,lukai,cacatkan
semut biarkan mampus
djoedjoer berboedi loehoer
Aug 29 2009, 09:15 PM
remuk redam tonggak tonggak agung
puting beliung beraroma kesewenangan
kerah berdasi vs kerah berdaki
jumawa gasak tak tersapa hukum
sepak miskinnya hak di muka belenggu besi
ketuk palu
hitam putih berlalu
di sebelah ruang kosong tanpa proses
namun jeruji selalu dipadati
timah membara
gesit selesaikan perkara
tentu semua tau kepada siapa
Zvara
Aug 30 2009, 12:34 AM
kerangkeng ini betapa nikmat
karat adalah udara yang bergerak
dusta adalah air dalam poci
dunia yang kaurindukan datang
memalu dahimu hingga longsor
lalu kau mulai berpakaian di bawah tatap mata cermin nafsu
nikmatilah dering timah panas menyobek layar televisimu
kopimu membusuk di genggaman lidah
lalu gapai hancur pengemis leper menyudahi lezat daging kfc
nikmatilah ini dunia
dunia baru
yang pernah dikarang Adam
kini kaucoreti dengan ludah dan protes
atau rapal petaka
nikmatilah deru tank di tubuh Palestina
dan benderamu tersungkur di dingin angin
aahh!
bumi ini nenek tua
berkeringat ketika kuasah pedangku di kalender ini.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
anak_cecil
Oct 24 2009, 03:24 AM
penguasa
penjelma
takdir balasan
jahat berupa
hukum tertata
lupa berkata
cambukkan semua
tak peduli warga
penguasa
atau raja
jikalau benci
semua tak sama
financebbs
Oct 24 2009, 08:39 AM
hukum tak lagi bicara lantang
bersembunyi di balik sang penantang
yang salah kini menjadi menang
yang benar kini menjadi terbuang
lanjut aja lah
betra
Oct 24 2009, 05:34 PM
beli
beli
beli
tukar
tukar
tukar
rampas
sampai ke ampas
tinggalkan bekas
si lemah terhempas
kolusi
improvisasi
lobi lobi
tuntaslah
neraca ratu adil
kini berbentuk bedil
makhluk2 kerdil
kalah lawan lengan bathil
dinamisme
animisme
berhala2 modern
dilipat dalam saku
bermukjizat ratakan vonis
TheCriminalCat
Oct 25 2009, 10:05 AM
tidak malukah kau..
menindas rakyat kecil seperti kami..
lupakah kau yang demokrasi itu bisa berevolusi..
lupakah kau yang kuasa suara kecil tetapi ramai
bisa mencipta ombak tsunami dan merubah kedudukan kau dalam peta dunia..
the law is fu**ckin' die..
kenapa kau lupa.. pada amanah dan kepercayaan..
yang diberi oleh rakyat kepada kau..
duhai para pemimpin..
lepaskanlah tengkuk mu sendiri..
rezeki yang harus sampai ke tangan rakyat.. masuk ke poket sendiri..
demi duit dan kuasa.. kau sanggup menutup sebelah mata..
pura pura tak melihat rakyat yang menderita..
lupa kah kau pada sejarah..
siapa yang sanggup gadai harta benda demi tanah ini??
siapa yang mengangkat sepanduk.. melaung laung slogan kemerdekaan??
siapa yang menghunus parang mempertahankan tanah ini??
siapa yang hilang nyawa demi tanah ini??
siapa??
leluhur kami..
rakyat kecil mu..
darah pahlawan mengalir dalam darah kami..
dan kami tidak teragak agak..
untuk melakar sejarah lagi..
kami tak perlukan undang undang ciptaan manusia lemah otak..
ken_the_12
Oct 25 2009, 11:45 AM
menyulut sembari lecut,
kita budak dengan kekayaan
atas nama dunia
dan kita semakin hanyut..
dengan aturan,
mencumbu kesemrawutan
dan kita semakin saja
dikekang oleh lidah para kurcaca..
para kurcaci berdiri sendiri,
mengawani setiap diam
menggenapi sulur-sulur kurcaca berdasi
dan cambuk waktu pun semakin kejam..
*
hancur telah lacur,
dan pemberontakan kita semakin kabur..

pangestu
financebbs
Oct 26 2009, 03:58 PM
dunia ini hanya sementara
kenapa kau tak berpikir hingga ke sana
jangan kau tindas rakyat jelata
kuketuk hatimu wahai para penguasa
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please
click here.