Help - Search - Members - Calendar
Full Version: The Two Of [bet] Project, The Last Man Standing.
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Pustaka > Poetry Room
Pages: 1, 2, 3, 4, 5, 6
The Hide
Tuliskan, tuliskan demi makna kata.
Reply dengan baris terakhir dari puisi sebelumnya.
Pinjamkan aku baris akhirmu, lalu kuperpanjang cerita.



Pada mulanya adalah kata, maka bebaskan.
Biarkan ia menciptakan dirinya sendiri,
bermain dengan dirinya sendiri,
dan menentukan kemauannya sendiri.

Pada mulanya adalah kata, maka bebaskan.
Biarkan ia menelanjangi dirinya sendiri, mondar-mandir
dan berkali-kali menunjukkan muka
dan belakangnya yang mungkin sama atau tak sama.

Pada mulanya adalah kata, maka bebaskan.
Biarkan ia membelah dirinya dengan bebas, menyatukan dirinya sendiri
dengan yang lain untuk memperkuat dirinya.

Pada mulanya adalah kata, maka bebaskan.
Biarkan ia membalik atau menyungsangkan dirinya sendiri
saling bertentangan sendiri satu sama lainnya.

Pada mulanya adalah kata, maka bebaskan.
Biarkan ia berbuat semaunya atau bila perlu membunuh dirinya sendiri
untuk menunjukkan dirinya bisa menolak dan berontak
terhadap pengertian yang ingin dibebankan kepadanya.

Pada mulanya adalah kata, maka bebaskan.
Biarkan ia jadi mantra.
revenian
Biarkan ia jadi mantra
Hingga dapat meluluh peluh
Menjadikanmu milikku

Biarkan ia jadi mantra
Memikat sanubari hatimu
Agar terus berada di sampingku

Biarkan ia jadi mantra
Mantra pengikat jiwa dan ragamu
Mantra pengasihan dariku
The Hide
Mantra pengasihan dariku
telah kurapal dalam kenyataan
kutebar dengan dupa-dupa slogan
di rumah-rumah reot bantaran sungai
dengan bantuan tunai langsung
elpiji tiga kilo produk massal
yang jika meledak!
maka, semakin lapang jalanku
ShieldOfAthena
maka, semakin lapang jalanku
saat ku sadar kau bimbing langkahku
dengan cinta, dengan kasih

maka, semakin lapang jalanku
karna ku tahu kau setia menunggu
di ujung pelangi terkembang lebar pelukmu
Zaman Edan
di ujung pelangi terkembang lebar pelukmu
wahai... kurindu lekuk tubuhmu
yang telah lama tidak kurasa
entah sudah berapa lama kau tiada
letih hati pikirkan kau seorang
ah... andai waktu bisa kuputar kembali
TheCriminalCat
ah... andai waktu bisa kuputar kembali
aku ingin mulakan kembali
detik detik yang terlepas dari gengaman
ah... andai waktu bisa kuputar kembali
aku ingin ulangi
biar aku tak kesal lagi
biar aku tak menangis lagi
ken_the_12
biar aku tak menangis lagi
biar aku tak liar kembali
untukMU wahai Gusti..
muthmainnah ini sekali lagi

pada jasad kami pasrahkan kembali
diatas atap para dewa yang suci
duhai valhalla, kami titipkan bentuk ini,
suksma wicara pada dewa-dewi..



*
Hug.gif

pangestu
Rota Kurivaim
suksma wicara pada dewa-dewi..
mungkin kah mereka yang terindah
tak ada harum sewangi harumnnya

bila ini akhir dunia
mampukah ku bertahan melawan waktu
demi mengenggam harumnnya
mas ponidi
demi mengenggam harumnnya ..

aku rela terpenjara oleh waktu ..
oleh mimpi .. oleh sumpah ..
maupun serapah
penjarakan aku dalam hatimu ..
ShieldOfAthena
penjarakan aku dalam hatimu ..
siksa diriku dengan manis lidahmu..
bakar aku dalam bara asmaramu..
cabik aku dengan cakar nafsumu..

aku milikmu, sekarang, dan selamanya
dobrak lantak penghalang norma
hancur tetak aturan yang ada
aku milikmu, sekarang, dan selamanya
djoedjoer berboedi loehoer
aduh,ga pede nih mau ikut nimbrung,boleh ya teman2.ya ya

aku milikmu, sekarang, dan selamanya
wahai,debur nestapa

sisi duniawi bukan lagi urusanku
sudah
sudahlah

dingin...dingin...membening

satu wasiat
bila ada yg mencegat
tolong,robek lembar dongeng kelamku

jika...kau,mampu
betra
jika...kau,mampu?
heh,angkat tegak kepalamu...dengarlah

hay,cengeng belum mampu memang
diriku petuahi
namun,niscaya petunjuk ada
ada membentang
belasan abad kini

korek dengan bilah kejujuran
lembaran2 lalumu
banyakkah warna putih
atau
tak ada bias nur di sana

mengaku
akui
pada muka nurani di dalammu
Rota Kurivaim
pada muka nurani di dalammu
akan kah dia mengeluarkan semerbak harum kebaikan
akan apa yang di hadapi sang melati

musim gugur telah datang menghampiri
mekibaskan dedaunan yang telah gugur
akan hati ini tergugurkan oleh musim ini
djoedjoer berboedi loehoer
akan hati ini tergugurkan oleh musim ini
apa kau bilang?
musim ini menggugur karena perihku

kemana Sang Pencipta musim
dimana Dia pemilik semesta ini

aku terabai
aku membuta
aku sakit

peri kecil nan samar
satu2nya yg ku anggap dekat
luruh dlm kejapan mata
wangi pun tak ia tinggalkan
betra
wangi pun tak ia tinggalkan
kenapa?
atas nama emansipasikah?
kesetaraan simbol gender?
atau apa
apa
sebut pencekat nadimu itu

banyak waktuku untukmu
The Hide
banyak waktuku untukmu
ada dua telinga yang siap mendengar
ada tinta yang selalu kocoretkan
dengan begitu mudahnya
bla bla bla
dan jadilah
aih aih gelegak keluar magma
betra
aih aih gelegak keluar magma
meruah lalu cepat mendingin
di pangkal tungkai kaki
lalu menanti titah
sampai hakiki menjadi bukti
di masa dendam jadi lantunan do'a
The Hide
di masa dendam jadi lantunan do'a
aku menyerah pada-Mu
dalam tobat yang usai
dosa yang tidak berulang
pemberontakan padam
keangkuhan luruh
ketidakpercayaan sirna
paripurna hingga kusiap untuk-Mu
dan aku gembira, jika Kau
tak mengganggapnya terlambat
tak peduli aku tempat
satu yang ingin ku ucap
Cinta, akhirnya cintaku hanya untuk-Mu


betra
Cinta, akhirnya cintaku hanya untuk-Mu
wahai Sang Maha Hidup,pemutar roda waktu

konstalasi kegamangan
hampiri tiada jemu
ditingkahi lompatan2 syaitan
tak ada,tak ada pintu berguna selain milikMu

haruskah ku sebarkan
syari'at dan ajaran
ke penjuru wajah bumi
nan telah diwabahi kotoran manusiawi
djoedjoer berboedi loehoer
nan telah diwabahi kotoran manusiawi
rumah bagi kita
liang kubur kelak
dgn durasi jutaan abad
genapkan rasa peduli
gamit para jiwa tersesat
kalbu2 bernoktah
nanti baluran hakiki
The Hide
nanti baluran hakiki
menetes sedikit saja dari 'Arsy
dan cukup,
itu cukup menghapus dosadosa.
dan menempatkanku di pojok surga
setelah usai segala siksa
ah, kutunggu dirimu disana.
dan kita kembali bertukar puisi
atau bidadari?
betra
dan kita kembali bertukar puisi
atau bidadari?
namun apakah sanggup
singgah walau sejenak
pada gelegak sang nar

tanya ini sangat dungu
jawabnya semua pasti tau
maka
keroaki seluruh daya
himpun kumpulkan
dibawah ikhlas
lalu perlahan
ikuti seruanNya
palingkan jauh dari larangNya

begitu saja
tertatih tak mengapa

cukup begitu
merangkak dgn luka menganga tak masalah

dunia ini hanyalah senda gurau
kesenangan semu dan goda nan menipu
sungguh lebih hina dari bangkai keledai bodoh
djoedjoer berboedi loehoer
sungguh lebih hina dari bangkai keledai bodoh
membau
sadarkan cepat sukma terbuai
bilas dengus-dengus birahi

lalu
apa kabar tulang2 punggung bangsa
sang tunas hijau berhulu ledak
di genggam sang penarik pelatuk
The Hide
digenggam sang penarik pelatuk
dan peluru itu mengenaiku
tepat ditengah kedua mata
dan matilah aku
dicatat sebagai kaum dungu
penghisap darah rakyat
ahhh, hina dina diriku
seperti katamu

djoedjoer berboedi loehoer
seperti katamu
dalam ruang2 murid dan guru
panjang serta membosan
penuhi lekuk2 benak tiada arti

konkret
kami ingin sama seperti bukti di luar sana
fakta di tengah kecamuk realita
ShieldOfAthena
fakta di tengah kecamuk realita
warta campur aduk dengan dusta
mulut lebar berbau durjana
hembuskan angin busuk hasut dunia
damai telah tiada
di bawah panji setan setan berada!
ken_the_12
di bawah panji setan setan berada!
kami dihadapannya dengan panji yang berseberangan..
pendawa dan kurawa!
tanah ini akan segera merah..

atas nama bintang walaupun diam,
atas nama ibuku pertiwi..
kami tiupkan sangkakala ini,
menuju tanah penentuan..
mas ponidi
menuju tanah penentuan..

menuju ke ranah peraduan

saat mata mulai menutup dan meredup

hanya amalan yang menentukan
The Hide
hanya amalan yang menentukan
tempatmu disana
disini tugasmu adalah menebar jala
gerakkan itu tanganmu
lalu hunjam mereka dengan kata-kata
perlahan dan keras
tunjukkan akibat perbuatan
lalu sumpal mulutnya dengan janjijanji
yang pernah mereka ucapkan.
perlihatkan itu got
dan suruhlah mereka berkaca
ShieldOfAthena
dan suruhlah mereka berkaca
berkalang bayang dosa
tabir hitam kini terbuka
sila umpatkan semua cerca
hina harus mereka rasa
ini dunia pun ada neraka

teriak!!! teriakkan!!!
halau mereka kemari
kunanti giliran
lontarkan hujat dan lemparkan siksa
lumat mereka dalam murka

hancur!! hancurkan!!!
halau mereka kemari
kunanti giliran
layangkan serapah dan tebaskan parang
balaskan dendam 7 turunan Devil.gif
ken_the_12
balaskan dendam 7 turunan
teruntuk darah bharata
badar sejati hyang panembahan
titis wishnu teruntuk pendhawa

melewat garudea hitam prajurit setia
melewat maja pada purnama
wahai roda sejarah,
takdir langitkah dirimu, atau tangan manusiakah yang menggoreskannya??
ShieldOfAthena
takdir langitkah dirimu, atau tangan manusiakah yang menggoreskannya??
turun seanggun cahaya dewa dari khayangan
bedaging layaknya sahaya seorang raja

duh, sang mercu bhuwana
takdir langitkah dirimu, atau tangan manusiakah yang menggoreskannya??
bilakah kita kan bersua hapus keraguan penuh duri
tapaki kepastian ditengah kegalauan di padang jelai
The Hide
tapaki kepastian ditengah kegalauan di padang jelai
yang hijau dan menguning sebagai perlambang
ah, dunia. sebentar lagi segala tiba.
dan sepi-sepiku masih berjelaga
dalam jarak yang tak terukur jauhnya
berkutat dalam kubangan
dan aku bosan!
kepalaku terbelah
kata-kataku musnah
dan tubuh
jadi pembelaanku
Sucks
jadi pembelaanku
teruntuk yang semu
walau tak tertepis ragu
sang fajar sang penentu
terntuk sang waktu

sila duduk pertapa
djoedjoer berboedi loehoer
sila duduk pertapa
tak dapat berpangku tangan lagi
tegak,sambar cepat tombak dan perisai
menggulung jubah berangkat tembus mega-mega

sekiranya mukjizat dapat hadir
satu kali lagi
dapatkah syahwat dibersihkan
TheCriminalCat
dapatkah syahwat dibersihkan
jika hati hitam berjelaga
dapatkah jiwa dibersihkan
jika sanubari menderhaka
aku yang masih mencari
segaris cahaya penyuluh jiwa

The Hide
segaris cahaya penyuluh jiwa
pudar bersama dendammu
membungkus keramahtamahan
yang terpelihara
oww gadis,
tak ada sedikitpun yang kutakutkan
akulah si raja tega
melekat dalam jiwa
dan menunggu waktu
membunuhmu perlahan

mas ponidi
membunuhmu perlahan
aku ta akan
mungkin akan membunuhmu cepat
masih ta akan
bunuh saja hatiku .. bunuh saja jiwaku
itu akan membunuhmu
dengan sendirinya ..
betra
dengan sendirinya ..
cukuplah itu

yuk,kitari luar ruang
tentang aku
tentang kamu
tamatkan
makhluk sosial kita ini
agar kelak
beri sedikit manfaat di tengah mayapada
agar kelak
kita tak termasuk bangkai rendahan
seperti... mereka!
seonggok daging setumpuk tulang nan dialiri darah
hanya begitu insan2 egois
The Hide
hanya begitu insan-insan egois
menari erotis diatas tangis
berlumuran darah amis
hai, kaum borjuis!
senjataku hanya menulis
dan kujelmakan jadi linggis
kupastikan kau
tidak hanya akan meringis
tapi mengemis dalam raut
yang tak lagi bengis
djoedjoer berboedi loehoer
yang tak lagi bengis
yang kucurkan peluh jua tangis
armada nan peringgi
telah tersungkur
dalam lubang kubur
pesta pora padam di akhir cerita
ken_the_12
pesta pora padam di akhir cerita
selayak larut dalam pengertian belaka
nawak, aku disini..
mari kita tonton akhir dunia ini..

bersama nestapa,
bersama jejak kita..
bersama jingga,
atau entah warna apa lagi yang serupa..
djoedjoer berboedi loehoer
atau entah warna apa lagi yang serupa..
entaskan saja
bersama kagumi
cahaya tua mengeriput
sang surya udzur
lemah pancarkan
utk entah ke berapa kalinya
panorama bergradiasi pudar
pasrah bergulir ke barat
semangat penghabisan senja
The Hide
semangat penghabisan senja
menuju arah gelap
tempat paling aku suka
menajamkan kata
diatas meja yang berat
menyangga pertanyaanku
yang menggetarkan
yang menjemukan
dan berakhir lusuh
pada ujung mimpi menuju pagi
TheCriminalCat
pada ujung mimpi menuju pagi
aku tersedar dari lena
mimpi ku tak usai
terasa mentari memancar lembut
tanda hari baru sudah tiba
bersama seribu harapan
untuk hadapi hari esok
isikan hari ku
dengan sejuta rasa
ken_the_12
dengan sejuta rasa
awali hariku yang perkasa
dengan sejuta rasa
berikan diri sejuta makna

pada senyummu duhai bunga,
pada matamu yang menggoda..
bentuk hitammu yang menawan,
bentuk alirmu yang sedemikian..
betra
bentuk alirmu yang sedemikian..
oh,banyu biru
wahai kelok2 bening
asam sekali rautmu
membau dengan pasrah
racun laknat tertumpah
tiap2 detik tak bernama,tak terkenang
atasmu
dalam murni segarmu
sesamaku pelakunya
species sejenisku memang
kutuklah mereka
caci di atas arsy nama2 mereka
ku bersaksi kelak....
melawan mereka
djoedjoer berboedi loehoer
melawan mereka
menangkah kita?
nasi saja belum tanak di dandang
perut lapar tak baik dibawa perang
kencangkan saja ikat pinggang
lalu maju punguti gelas2 plastik
The Hide
lalu maju punguti gelas-gelas plastik
yang berserakan dipandang wajahmu
arghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
bedak tebal dusta
yang kau hiaskan
bernama kepalsuan
membuat kata-kata
basi tak karuan
mulai hinggap ini bosan
hidup tak bernilai
dan mati belum tersiapkan
ken_the_12
dan mati belum tersiapkan
dan hati pun menurutkan..
dan jiwa menghentikan
dan langkah terhentakkan..

aku hanya terdiam,
pada mati yang itu..
aku cuma bisa diam,
pada hati yang itu..
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.