Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Tiga Capres Habis-habisan
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Cafe > Fresh News > Politik
Handy_07
Source : kaltimpost.web.id Minggu, 05 Juli 2009 , 14:38:00
http://kaltimpost.web.id/index.php?mib=ber...il&id=30274


QUOTE
JAKARTA- Di hari terakhir masa kampanye kemarin, tiga calon presiden (capres) tampil habis-habisan menggarap pusat suara pemilih di Jawa. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Jusuf Kalla (JK) di Jawa Timur dan Madura; sedangkan Megawati di Semarang, Jawa Tengah.

Kampanye yang diikuti oleh parpol koalisi pendukung SBY-Boediyono, di antaranya Partai Demokrat, PKS, PKB dan PPP itu berlangsung semarak. Gelora terbesar di Tanah Air itu dipenuhi oleh ratusan ribu orang yang di antaranya membawa bendera parpol koalisi berbagai ukuran. Dalam orasinya, SBY-Boediono punya 15 prioritas pekerjaan jika kelak terpilih.

Di antaranya, pertumbuhan ekonomi minimal 7 persen sehingga kesejahteraan rakyat meningkat, kemiskinan harus turun 8-10 persen dengan meningkatkan pembangunan pertanian, perdesaan dan program prorakyat. Penurunan pengangguran turun 5-6 persen dengan cara meningkatkan peluang lapangan pekerjaan dan peningkatan penyaluran modal usaha, serta pendidikan ditingkatkan lagi.

SBY menengarai akhir-akhir ini banyak fitnah yang dialamatkan kepada dirinya. Dia meminta masyarakat waspada terhadap fitnah-fitnah itu. "Saya mengajak mari bersabar, tabah, tegar, jangan ikut-ikutan, jangan mudah percaya, sambil mendoakan yang menyebarkan fitnah diberikan hidayah dan dibimbing ke jalan yang benar," ucap SBY.

Sedangkan Boediono yang berpidato lebih dulu, meminta capres yang kalah jangan sampai memusuhi yang menang. "Empat hari lagi rakyat akan menentukan pilihan. Saudara-saudara akan memilih pemimpin republik kita buat lima tahun mendatang. Mari berdoa agar pemilihan ini berjalan teratur dan berakhir dengan damai. Siapa pun yang menang.

Mari kita berharap bahwa yang menang tidak akan melecehkan yang kalah, yang kalah tidak akan memusuhi yang menang," kata Boediono yang juga dosen UGM Jogja bergelar profesor doktor di bidang ekonomi. PABRIK ROKOK Sementara itu, JK kemarin siang bersilaturami dengan para ulama, tokoh masyarakat, dan kader parpol pendukungnya di Gudang Pabrik Rokok milik H Trisna Adi di Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, Jatim.

Dia juga berkampanye di Madura. Dalam pidatonya JK berjanji akan membantu memajukan pabrik rokok rakyat agar tak kalah bersaing dengan pabrik besar. "Sebab, pabrik rokok menengah ke bawah, selama ini sulit berkembang, karena harus bersaing dengan perusahaan rokok besar," katanya.

Padahal, pabrik rokok menengah kebawah, selama ini sangat membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat terutama rakyat setempat. "Karena itu, perusahaan rokok menengah kebawah harus maju, agar tak ada lagi perusahaan asing yang nantinya menguasai Indonesia. Sebab jika pabrik rokok menengah kebawah maju, maka berdampak positif meningkat kesejahteraan buruh dan rakyat," terangnya.

Untuk mewujudkan hal itu, menurut JK, Bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin yang memiliki sikap tegas, berani, dan cepat dalam mengambil keputusan. Sebab, apabila pemimpin pelan-pelan mengambil keputusan, Bangsa Indonesia akan tertinggal dengan bangsa-bangsa lainnya. "Kita tak boleh tertinggal dengan bangsa lainnya. Jadi, kita harus memilih presiden yang punya sikap lebih cepat lebih baik," ujar JK.

Di Semarang, Megawati yang berpasangan dengan Prabowo membeber sejumlah program kerjanya apabila terpilih menjadi presiden periode lima tahun ke depan. Dia juga kembali melontarkan kritik terhadap kinerja pemerintahan sekarang.

Yang menarik, putri Megawati, Puan Maharani, sempat mengomentari sajian lagu Indonesia Raya yang membuka kampanye SBY-Boediono, karena dianggap tempo dan improvisasi penyanyi Rio Febrian keluar dari pakem yang seharusnya. “Kayak bukan lagu kita saja,” celetuk spontan Puan Maharani di Bandara Ahmad Yani, Semarang, seusai kampanye akhir pasangan Mega -Prabowo, kemarin (4/7).

Puan dan sejumlah anggota tim kampanye nasional, memang sempat menonton sekilas acara kampanye SBY-Boediono melalui televisi. Kebetulan sekali ada penampilan dari Rio Febrian saat membawakan lagu tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan dalam kampanye SBY-Boediono, spirit merah putih hadir dengan sangat sempurna. “Sebagai yang ikut hadir di GBK, saya menjadi saksi dari semangat keindonesiaan rakyat yang mengharu-biru,” katanya.

Menurut dia, karakter Rio Febrian dalam membawakan lagu Indonesia Raya tidak memengaruhi kekhusyukan, kekhidmatan, konsentrasi dan semangat seluruh massa yang hadir di GBK untuk ikut menyanyikannya.
mansz
ah ....politik politik mumet w
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.