Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Pilpres Diprediksi Dua Putaran
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Cafe > Fresh News > Politik
Handy_07
Source : kaltimpost.web.id Selasa, 07 Juli 2009 , 13:11:00
http://kaltimpost.web.id/index.php?mib=ber...il&id=30419

QUOTE
JAKARTA– Gerakan pemilu presiden satu putaran diprediksi tidak akan berhasil. Hasil survei lembaga Strategic Indonesia terhadap 18.439 responden di 15 provinsi menunjukkan bahwa pilpres hampir pasti berlangsung dalam dua putaran. Strategic memprediksi SBY-Boediono dan Jusuf Kalla-Wiranto akan bertarung di putaran kedua.

Head Officer Strategic Indonesia Audi Wusiang menuturkan, survei dengan metode tatap muka digelar 1-3 Juli 2009 di 15 provinsi. Berdasar hasil survei itu, SBY-Boediono menduduki peringkat pertama dengan perolehan suara 46,86 persen dan Jusuf Kalla-Wiranto berada di posisi kedua dengan perolehan suara 32,46 persen. Pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto berada di peringkat ketiga dengan perolehan suara 20,34 persen.

Yang menarik, sepekan sebelum pemungutan suara, di antara warga yang disurvei, yang belum menentukan pilihan kurang dari satu persen.

Berdasar hasil pemetaan lembaga tersebut, pasangan capres-cawapres yang paling mencolok kenaikannya adalah Jusuf Kalla-Wiranto. Pasangan bernomor urut tiga itu unggul di Sulawesi dengan perolehan suara 71,60 persen, jauh di atas SBY-Boediono 21,73 persen dan Megawati-Prabowo 6,40 persen.

Di Jawa, pasangan SBY-Boediono masih memuncaki perolehan suara dengan 49,8 persen, disusul JK-Wiranto dengan 27,65 persen, dan Megawati-Prabowo dengan 22,19 persen. Bila di survei sebelumnya jarak antara pasangan peraih suara terbanyak (pertama) dan pasangan peraih suara terbanyak (kedua) sangat jauh, maka sepekan menjelang pilpres, jaraknya sudah menyempit.

’’Bahkan, tidak ada pasangan capres-cawapres yang unggul mutlak di 15 provinsi. Karena itu, pilpres hampir pasti akan berlangsung dua putaran,’’ tandasnya.

Secara terpisah, Institute for National Strategic Interest and Development (INSIDE) juga merilis hasil surveinya. Survei yang pengumpulan datanya juga dilakukan 1-3 Juli itu memang bukan survei nasional, melainkan hanya mencakup 12 kota besar di Indonesia.

Keduabelas kota itu adalah Medan, Padang, Bandar Lampung, Jakarta Timur, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Kupang, Pontianak, Manado, dan Makassar. Jumlah responden yang disurvei 1.200 orang dengan margin of error (MoE) plus-minus 3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

’’Survei ini menemukan, tidak ada pasangan calon yang bisa menang satu putaran,’’ kata Direktur Eksekutif INSIDE Muhammad Daniel Navis di Hotel Sahid, Jakarta, kemarin. Turut hadir pula pakar komunikasi UI Effendi Gazali, kolumnis Mohammad Sobary, dan Komisaris Utama INSIDE Yudi Latief.

Pasangan SBY-Boediono, jelas Navis, mendapat 34 persen. Artinya, belum mencapai perolehan minimal 50 persen plus satu untuk menang dalam satu putaran.

Yang unik, INSIDE merilis perolehan duet Mega-Prabowo dan JK-Wiranto dengan menggabungnya, yakni 29,4 persen. ’’Konteks survei ini memang antara incumbent dan non-incumbent,’’ katanya. Di luar itu, imbuh Navis, masih ada 36,6 persen respoden yang tidak menjawab dan menjawab rahasia.

Dari survei tersebut juga ditemukan, 78,8 persen responden memastikan diri bakal datang memilih ke TPS. Sisanya belum pasti. ’’Animo pemilih sebenarnya cukup tinggi,’’ ujar Navis.

Yudi Latief menegaskan, potensi pilpres berlangsung sampai dua putaran memang sangat tinggi. Menurut dia, 36,6 persen respoden yang tidak menjawab dan menjawab rahasia punya dua kemungkinan. Pertama, memang belum punya pilihan.

’’Kedua, mereka agak sungkan mengakui akan memilih di luar pasangan incumbent,’’ kata Yudi yang juga direktur eksekutif Reform Institute itu.
cuplisandi
tapi melihat hasil quick count hari ini kayaknya bakal 1 putaran deh...
CG
Ane seh yakin 1 putaran.. dan keknya begitu kan?
dody2milis
survei via sms, pake sms spammer aja, asal kuat dananya...
survei ngga akurat, dah ada korbannya. ada 1 lembaga survei yang tutup...
manstein
satu putaran saja cukup untuk dihabisi
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.