http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/0...akyat.indonesia
Unggul di "Quick Count", SBY Berterima Kasih kepada Rakyat Indonesia

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono didamping keluarga dan tim sukses, menggelar jumpa pers di kediamannya Puri Cikeas, Desa Nagrak, Gunung Putri, Bogor, Rabu (8/7). Jumpa pers ini untuk merespon hasil sementara penghitungan cepat Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2009 dari berbagai lembaga survey yang melaporkan dia sementara unggul. Namun dia juga tetap akan menunggu hasil akhir penghitungan resmi dari KPU.
QUOTE
JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengucapkan terima kasih kepada rakyat Indonesia atas partisipasinya dalam pemilihan umum presiden yang berlangsung hari ini, Rabu (8/7). Ia menegaskan, dirinya tetap menunggu hasil pengumuman resmi Komisi Pemilihan Umum mengenai hasil Pemilihan Umum Presiden 2009 yang berlangsung hari ini.
Sejumlah penghitungan cepat yang diselenggarakan lembaga survei menunjukkan kemenangan SBY dengan perolehan suara lebih dari 50 persen. Jika penghitungan KPU nanti tidak jauh berbeda dengan hasil penghitungan cepat ini, maka SBY akan memenangi pilpres dalam satu putaran.
"Penghitungan suara jelas belum selesai sampai nanti KPU sebagai lembaga yang paling berwenang mengumumkan hasil pemilu ini. Meski dari lembaga survei yang melakukan quick count menunjukkan keberhasilan kami dan teman-teman seperjuangan, tapi kami tetap meletakkan menunggu hasil penghitungan dari KPU hingga saatnya nanti disampaikan menurut undang-undang," kata SBY di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.
Ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa penghitungan suara belum selesai. Oleh karena itu, diimbau agar selama proses penghitungan berlangsung, masyarakat tetap menjaga kedamaian.
"Marilah kita jaga bersama suasana nyaman dan damai di negeri ini. Kalau ada keberatan dan protes, salurkanlah melalui saluran dan prosedur yang diatur undang-undang. Dengan demikian, demokrasi dapat tumbuh dan berkembang," ujarnya.
"Siapa pun, baik yang menang, maupun yang kalah, tetap agung. Bagi konstituen, penghitungan ini belum selesai, masih akan berlanjut. Bersyukur itu dianjurkan. Tetaplah saling menjaga, saling menghormati satu sama lain," ujarnya.
HIN
Sejumlah penghitungan cepat yang diselenggarakan lembaga survei menunjukkan kemenangan SBY dengan perolehan suara lebih dari 50 persen. Jika penghitungan KPU nanti tidak jauh berbeda dengan hasil penghitungan cepat ini, maka SBY akan memenangi pilpres dalam satu putaran.
"Penghitungan suara jelas belum selesai sampai nanti KPU sebagai lembaga yang paling berwenang mengumumkan hasil pemilu ini. Meski dari lembaga survei yang melakukan quick count menunjukkan keberhasilan kami dan teman-teman seperjuangan, tapi kami tetap meletakkan menunggu hasil penghitungan dari KPU hingga saatnya nanti disampaikan menurut undang-undang," kata SBY di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.
Ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa penghitungan suara belum selesai. Oleh karena itu, diimbau agar selama proses penghitungan berlangsung, masyarakat tetap menjaga kedamaian.
"Marilah kita jaga bersama suasana nyaman dan damai di negeri ini. Kalau ada keberatan dan protes, salurkanlah melalui saluran dan prosedur yang diatur undang-undang. Dengan demikian, demokrasi dapat tumbuh dan berkembang," ujarnya.
"Siapa pun, baik yang menang, maupun yang kalah, tetap agung. Bagi konstituen, penghitungan ini belum selesai, masih akan berlanjut. Bersyukur itu dianjurkan. Tetaplah saling menjaga, saling menghormati satu sama lain," ujarnya.
HIN