http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/...n.posisi.jepang
Akhir 2009, China Diprediksi Gantikan Posisi Jepang

QUOTE
JAKARTA, KOMPAS.com — Geliat ekonomi China mulai mengancam Jepang dan Amerika Serikat sebagai pemegang kekuatan ekonomi pertama dan kedua di dunia.
"Defisit anggaran AS tahun ini melampaui 1,8 triliun dollar AS. Diperkirakan China mewakili 83 persen dari seluruh defisit perdagangan AS dalam produk nonminyak," kata ekonom Indonesian Economic Intelligence (IEI), Syamsul Hadi, di kantor IEI Jakarta, Minggu (2/8).
Menurut Syamsul, yang juga mengajar politik ekonomi global di FISIP Universitas Indonesia, AS mulai menekan pergerakan ekonomi China. Caranya adalah mendesak China untuk mendevaluasi yuan, mata uang China, sebagaimana pernah dilakukan Amerika pada yen, mata uang Jepang, di tahun 1980-an.
"China menyikapi tekanan AS dengan menyuarakan perlunya mata uang alternatif dunia selain dollar AS," ucap Syamsul.
Kemajuan ekonomi China, lanjutnya, merupakan hasil China memanfaatkan peluang pasar bebas. China menggempur pasar internasional dengan barangnya yang murah. "Amerika sebagai pelopor pasar bebas malah keteteran menghadapi barang China," papar Syamsul.
Tahun 2008 GDP China 4,42 triliun dollar AS, sedangkan Jepang 4,68 triliun dollar AS. "Akhir tahun 2009 China diperkirakan menggeser Jepang sebagai kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Ini lebih cepat dari yang diperkirakan semula yakni 2018," ucap Syamsul.
ONE
"Defisit anggaran AS tahun ini melampaui 1,8 triliun dollar AS. Diperkirakan China mewakili 83 persen dari seluruh defisit perdagangan AS dalam produk nonminyak," kata ekonom Indonesian Economic Intelligence (IEI), Syamsul Hadi, di kantor IEI Jakarta, Minggu (2/8).
Menurut Syamsul, yang juga mengajar politik ekonomi global di FISIP Universitas Indonesia, AS mulai menekan pergerakan ekonomi China. Caranya adalah mendesak China untuk mendevaluasi yuan, mata uang China, sebagaimana pernah dilakukan Amerika pada yen, mata uang Jepang, di tahun 1980-an.
"China menyikapi tekanan AS dengan menyuarakan perlunya mata uang alternatif dunia selain dollar AS," ucap Syamsul.
Kemajuan ekonomi China, lanjutnya, merupakan hasil China memanfaatkan peluang pasar bebas. China menggempur pasar internasional dengan barangnya yang murah. "Amerika sebagai pelopor pasar bebas malah keteteran menghadapi barang China," papar Syamsul.
Tahun 2008 GDP China 4,42 triliun dollar AS, sedangkan Jepang 4,68 triliun dollar AS. "Akhir tahun 2009 China diperkirakan menggeser Jepang sebagai kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Ini lebih cepat dari yang diperkirakan semula yakni 2018," ucap Syamsul.
ONE