
LONDON, Penyerang Nicolas Anelka memberikan kemenangan perdana bagi Chelsea di Liga Champions musim ini. Ia mencetak gol yang mengantar Chelsea menang 1-0 atas FC Porto dalam duel babak penyisihan Grup D Liga Champions, Selasa (15/9) atau Rabu dini hari WIB.
Pertarungan memang berlangsung keras dan ketat sejak awal. Kedua kubu dengan berani menampilkan permainan terbuka. Bergantian, kedua kubu menciptakan peluang.
Pada menit kedua, misalnya, Frank Lampard melepaskan tembakan jarak jauh ke sisi kiri gawang Helton. Namun, sepakan keras itu masih bisa ditepis Helton. Selang dua menit berikutnya, melalui Hulk, Porto mendapat giliran mengganggu ketenangan Petr Cech. Meski terkejut, Cech mampu menepis tembakan Hilk itu.
Uniknya, ancaman-ancaman itu tak membuat kedua kubu meningkatkan pertahanan. Sebaliknya, mereka bermain semakin ngotot. Untuk mengurangi daya gempur lawan, keduanya mulai melakukan pelanggaran-pelanggaran.
Permainan keras itu memakan korban ketika John Terry mengalami benturan keras dengan Brunio Alves di menit kedelapan. Setelah beberapa saat tim medis Chelsea memerika kepalanya, Terry tampak mulai berlari kembali ke lapangan permainan.
Pada menit ke-15, giliran Michael Essien yang mengganjal pemain Portio, Hulk. Celakanya, atas pelanggaran itu, Essien mendapat kartu kuning.
Di tengah pertarungan sengit itu, Chelsea berhasil menciptakan peluang ganda melalui Nicolas Anelka dan Essien di menit ke-18. Sayang, tembakan akurat kedua pemain itu bisa ditepis Helton.
Memasuki menit ke-21, Chelsea kembali mendapat kesempatan unggul melalui Anelka. Sayang, sepakannya masih bisa dijangkau sapuan tangan Helton.
Melihat lawan sulit ditaklukkan, Chelsea mencoba menurunkan tempo untuk mengendalikan permainan. Usaha ini cukup meredam agresivitas pemain Porto. Upaya ini berhasil meredakan serangan Porto. Namun, tak membuat Porto mati sama sekali.
Melalui sebuah serangan balik di menit ke-36, Porto kembali membuat Cech merenggangkan otot-ototnya. Sayang, tandukan Freddy Guarin masih sedikit melambung di atas mistar gawang.
Chelsea segera bereaksi dengan memberi ancaman melalui Malouda di menit ke-39, Namun, Helton masih terlalu tangguh untuk ditaklukkan.
Alotnya tawar-menawar itu harus ditunda menyusul berbunyinya peluit tanda turun minum. Skor 0-0 mengiringi langkah kedua tim menuju ruang ganti.
Memasuki babak kedua, Chelsea berusaha mencari gol cepat. Upaya mereka membuahkan hasil. Memasuki menit ke-47, mereka berhasil unggul 1-0 melalui Nicolas Anelka.
Saat itu, setelah menyambar umpan terobosan Salomon Kalou, Anclka langsung menembakkan bola ke tengah gawang. Bola kemudian berhasil ditepis Helton. Sayang, bola kembali jatuh di kaki Anelka, yang langsung mengirim bola masuk ke sisi bawah kiri gawang Porto.
Tak mau memberikan kesempatan lawan membalas, Chelsea mempertahankan tensi serangan. Lima menit berselang, Chelsea seharusnya bisa memperbesar keunggulan. Sayang, tandukan Kalou masih bisa ditepis keluar lapangan oleh Helton.
Mendapat hadiah tendangan bebas, Chelsea berusaha memaksimalkan peluang. Lampard yang dipercaya mengambil sepak pojok, berhasil mengirim bola kepada Ivanovic, yang langsung menyambut bola dengan sundulan ke gawang. Kali ini, tandukannya melambung di atas mistar gawang.
Baru ketika pertandingan memasuki menit ke-70, Porto kembali bisa mengimbangi permainan Chelsea. Berbeda dari sebelumnya, kali ini Porto bermain lebih hati-hati. Barisan tengah mereka tak lagi banyak membantu serangan, melainkan pasang badan untuk mengantisipasi gempuran Chelsea. Untuk soal serbuan, mereka mengandalkan umpan-umpan panjang dan serangan balik.
Usaha ini ternyata mampu meredakan gempuran Chelsea. Selain itu, mereka juga mampun menciptakan kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Pada menit ke-74, Guarin nyaris membawa timnya menyamakan kedudukan. Sayang, tembakannya dari kotak penalti meluncur tepat ke arah Cech.
Memasuki menit ke-80, Porto kembali mendapat peluang menghindari kekalahan melalui Hulk. Sayang, saat itu, ia terlalu terburu-buru mengeksekusi bola sehingga bola melenceng di sisi kiri gawang Chelsea.
Selanjutnya, kedua kubu terlihat saling berebut bola di lini tengah. Sayang, setiap yang satu berhasil mendapat bola, yang lain segera menjegalnya. Kekusutan itu akhirnya dituntaskan oleh peluit tanda akhir pertandingan dengan angka 1-0 untuk Chelsea masih tertera di papan skor.
Dengan hasil itu, Chelsea pun menguasai puncak klasemen Grup D dengan tiga poin. Sementara itu, Porto sendiri terkapar di dasar klasemen. Peringkat kedua dan ketiga diisi oleh Atletico Madrid dan Apoel Nicosia yang hanya mampu bermain imbang 0-0.
Susunan pemain:
Chelsea: Cech; Terry, Carvalho, Cole, Ivanovic; Essien, Lampard, Ballack, Malouda, Anelka, Kalou (Beletti 75)
Porto: Helton; Rolando, Alves, Pereira, Fucile; Fernando, Meireles, Guarin; Rodriguez (Varela 63), Hulk, Gonzalez (Falcao 55)