Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Liga Champion 2009/2010
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Entertainment > Olahraga > Sepakbola
Pages: 1, 2, 3, 4, 5
valent23
Hasil Lengkap Kualifikasi Liga Champions


NYON, KOMPAS.com - Hasil babak kualifikasi Liga Champions putaran ketiga untuk leg kedua berakhir tanpa kejutan berarti. Beberapa klub yang diunggulkan akhirnya lolos ke babak selanjutnya setelah menang agregat. Berikut hasil lengkap.

Hasil lengkap Kualifikasi Putaran Ke-3 Leg ke-2 Liga Champions

Selasa (4/8):
Maccabi Haifa 4-3 Aktobe (Agg: 4-3)
Sivasspor 3-1 Anderlecht (Agg: 3-6)
Dinamo Zagreb 1-2 RB Salzburg (Agg: 2-3)
FC Twente 1-1 Sporting Lisbon (Agg: 1-1, Sporting unggul gol tandang)
Panathinaikos 3-0 Sparta Praha (Agg:4-3)

Rabu (5/8):
BATE Borisov 2-1 Ventspils (Agg: 2-2, Ventspils unggul gol tandang)
Dynamo Moskva 0-2 Celtic (Agg: 1-2)
FC Timisoara 0-0 Shakhtar Donetsk (Agg: 2-2, Timisoara unggul gol tandang)
Levski Sofia 2-0 FK Baku (2-0)
Debrecen 1-0 Tallinna FC Levadia (2-0)
Slavia Praha 1-1 FC Sheriff (1-1, Sheriff unggul gol tandang)
NK Maribor 0-3 Zurich (3-5)
Olympiakos Piraeus 2-0 Slovan Bratislava (4-0)
Partizan Belgrade 1-0 APOEL Nicosia (1-2)
Stabaek 0-0 Copenhagen (1-3)
LionHeart
gw kirain lu bikin hasil liga champion taon lalu..... ternyata pra kualifikasi... dasar judulnya menipu.. gw ganti aja judulnya.. Tounge.gif
valent23
QUOTE (LionHeart @ Aug 7 2009, 08:59 AM) *
gw kirain lu bikin hasil liga champion taon lalu..... ternyata pra kualifikasi... dasar judulnya menipu.. gw ganti aja judulnya.. Tounge.gif



ampoen om mod...
maaf deh.. klo ada yg salah.. Praying.gif
wisnu_bourne
nice info valent
o ya tampilin berita drawingnya tuh udah ada
LionHeart
@wisnu.. situ aja yang posting napa.. Tounge.gif
ladomerah
Inilah hasil lengkap drawing kualifikasi Liga Champions:

Olympique Lyonnais vs Anderlecht
Celtic vs Arsenal
FC Timisoara vs VfB Stuttgart
Sporting CP vs Fiorentina
Panathinaikos vs Athletico Madrid
Olympiacos CFP vs FC Sheriff
FC Salzburg vs Maccabi Haifa FC
FK Ventspils vs FC Zürich
FC København vs APOEL FC
PFC Levski Sofia vs Debreceni VSC

yang bertulisan tebal, favorit juara musim ini.... atau klik disini
LionHeart
huehehehehe.. si lado promosi the gunners tuh... Tounge.gif
ladomerah
ketahuan om singa klik juga....
bukannya fans Arsenal juga om......

LionHeart
^^

ssst, jangan kenceng2 ngomongnya... Secret.gif HeHe.gif
valent23
FT Celtic [0 - 2] Arsenal
43' [0 - 1] W. Gallas
71' [0 - 2] G. Caldwell (o.g.)

FT FC Copenhagen [1 - 0] APOEL Nicosia
54' [1 - 0] Z. Pospech

FT FC Sheriff [0 - 2] Olympiakos Piraeus

46' [0 - 1] D. Cearense
81' [0 - 2] K. Mitroglou

FT FC Timisoara [0 - 2] Stuttgart
28' [0 - 1] T. Gebhart (pen.)
30' [0 - 2] A. Hleb

FT Sporting Lisbon [2 - 2] Fiorentina
6' [0 - 1] J.M.R. Vargas
58' [1 - 1] S. Vukcevic
66' [2 - 1] M. Veloso
79' [2 - 2] A. Gilardino
LionHeart
arsenal, olympiakos, stuttgart sama fiorentina kemungkinan besar lolos tuh...
ladomerah
QUOTE (LionHeart @ Aug 19 2009, 11:35 AM) *
arsenal, olympiakos, stuttgart sama fiorentina kemungkinan besar lolos tuh...


Arsenal? ya iyalah..... bukan hanya lolos tapi menjuarai UCL musim ini...
valent23
FT Levski Sofia [1 - 2] Debrecen
12' [0 - 1] L. Bodnar
51' [1 - 1] C. Bardon
76' [1 - 2] P. Czvithovics


FT Lyon [5 - 1] Anderlecht
10' [1 - 0] M. Pjanic
15' [2 - 0] L. Lopez (pen.)
39' [3 - 0] F.M. Bastos
42' [4 - 0] B. Gomis
58' [4 - 1] M. Suarez
63' [5 - 1] B. Gomis


FT RB Salzburg [1 - 2] Maccabi Haifa
22' [0 - 1] M. Ghadir
57' [1 - 1] A. Zickler
84' [1 - 2] S. Arbeitman


FT Ventspils [0 - 3] Zurich
12' [0 - 1] J. Vonlanthen
55' [0 - 2] S. Aegerter
75' [0 - 3] D. Djuric


FT Panathinaikos [2 - 3] Atletico Madrid
36' [0 - 1] M. Rodriguez
47' [1 - 1] D. Salpingidis
63' [1 - 2] D. Forlan
70' [1 - 3] S. Agüero
74' [2 - 3] S. Leto
valent23
Anderlecht 1 - 3 Lyon
Atletico Madrid 2 - 0 Panathinaikos
Debrecen 2 - 0 Levski Sofia
Maccabi Haifa RB Salzburg
Zurich 2 - 1 Ventspils
Shakhtar Donetsk 2 - 0 Sivasspor
valent23
APOEL Nicosia 3 - 1 FC Copenhagen
Arsenal 3 - 1 Celtic
Fiorentina 1 - 1 Sporting Lisbon
Olympiakos Piraeus 1 - 0 FC Sheriff
Stuttgart 0 - 0 FC Timisoara
LionHeart
@valent.. gw ganti subyek thread lu ya.. biar semua yang berhubungan dengan UCL 2009/2010 diposting di 1 thread aja.. ok? Peace.gif

anyway, ini pot2 untuk undian fase..

QUOTE
Liga Champions 2009/2010
Inilah 32 Tim Fase Grup



Jakarta - Sepuluh tim berhasil menggenggam tiket Liga Champions setelah melakoni kualifikasi tahap akhir pertengahan minggu ini. Mereka bergabung dengan 22 tim lain untuk mulai berkompetisi di putaran grup.

Ke-10 tim kualifikasi tersebut adalah Lyon, Atletico Madrid, Arsenal, Fiorentina, VfB Stuttgart, Olympiakos, Maccabi Haifa, FC Zurich, Debrecen, dan APOEL Nicosia. Mereka lolos setelah mengalahkan lawan-lawannya kemarin malam dan Kamis (27/8/2009) dinihari WIB ini.

Dari 32 kontestan utama, tercipta sebuah rekor baru dalam hal jumlah tim debutan di fase grup Liga Champions, sebanyak delapan tim. Mereka adalah AZ Alkmaar, Standar Liege, FC Zurich, APOEL, Rubin Kazan, Unirea Urziceni, dan Debrecen.

Undian grup akan dilakukan di Nyon, Swiss, pada Kamis malam oleh UEFA. Delapan grup dibentuk, masing-masing terdiri dari empat tim. Fase ini berlangsung dari 15 September sampai 9 Desember.

Berikut ini daftar 32 tim utama Liga Champions 2009/2010:

Pot 1
Barcelona (Spanyol)
Chelsea (Inggris)
Liverpool (Inggris)
Manchester United (Inggris)
Milan (Italia)
Arsenal (Inggris)
Sevilla (Spanyol)
Bayern Munich (Jerman)

Pot 2
Lyon (Prancis)
Inter Milan (Italia)
Real Madrid (Spanyol
CSKA Moscow (Rusia)
FC Porto (Portugal)
AZ Alkmaar (Belanda)
Juventus (Italia)
Rangers (Skotlandia)

Pot 3
Olympiakos (Yunani)
Marseille (Prancis)
Dynamo Kyiv (Ukraina)
Stuttgart (Jerman)
Fiorentina (Italia)
Atletico Madrid (Spanyol)
Bordeaux (Prancis)
Besiktas (Turki)

Pot 4
Wolfsburg (Jerman)
Standard Liege (Belgia)
Maccabi Haifa (Israel)
FC Zurich (Swiss)
Rubin Kazan (Rusia)
Unirea Urziceni (Rumania)
APOEL Nicosia (Siprus)
Debrecen (Hongaria)


kok juara seri A ditaro di pot 2 ya? malahan sevilla yang masuk ke pot 1.. axehead.png
ladomerah
malam ini undiannya... tlg di update ya... pengen ketemu Madrid ama fiorentina...
valent23
@lion..... thx om lion... happy.gif
LionHeart
@lado.. pasti..... smile.gif

@valent.. sama2... *halah, apa coba... Tounge.gif *
Ersyah
32 Tim Fase Grup Liga Champions 2009/2010



Sepuluh tim berhasil menggenggam tiket Liga Champions setelah melakoni kualifikasi tahap akhir pertengahan minggu ini. Mereka bergabung dengan 22 tim lain untuk mulai berkompetisi di putaran grup.

Ke-10 tim kualifikasi tersebut adalah Lyon, Atletico Madrid, Arsenal, Fiorentina, VfB Stuttgart, Olympiakos, Maccabi Haifa, FC Zurich, Debrecen, dan APOEL Nicosia. Mereka lolos setelah mengalahkan lawan-lawannya kemarin malam dan Kamis (27/8/2009) dinihari WIB ini.

Dari 32 kontestan utama, tercipta sebuah rekor baru dalam hal jumlah tim debutan di fase grup Liga Champions, sebanyak delapan tim. Mereka adalah AZ Alkmaar, Standar Liege, FC Zurich, APOEL, Rubin Kazan, Unirea Urziceni, dan Debrecen.

Undian grup akan dilakukan di Nyon, Swiss, pada Kamis malam oleh UEFA. Delapan grup dibentuk, masing-masing terdiri dari empat tim. Fase ini berlangsung dari 15 September sampai 9 Desember.

Berikut ini daftar 32 tim utama Liga Champions 2009/2010:

Pot 1
Barcelona (Spanyol)
Chelsea (Inggris)
Liverpool (Inggris)
Manchester United (Inggris)
Milan (Italia)
Arsenal (Inggris)
Sevilla (Spanyol)
Bayern Munich (Jerman)

Pot 2
Lyon (Prancis)
Inter Milan (Italia)
Real Madrid (Spanyol
CSKA Moscow (Rusia)
FC Porto (Portugal)
AZ Alkmaar (Belanda)
Juventus (Italia)
Rangers (Skotlandia)

Pot 3
Olympiakos (Yunani)
Marseille (Prancis)
Dynamo Kyiv (Ukraina)
Stuttgart (Jerman)
Fiorentina (Italia)
Atletico Madrid (Spanyol)
Bordeaux (Prancis)
Besiktas (Turki)

Pot 4
Wolfsburg (Jerman)
Standard Liege (Belgia)
Maccabi Haifa (Israel)
FC Zurich (Swiss)
Rubin Kazan (Rusia)
Unirea Urziceni (Rumania)
APOEL Nicosia (Siprus)
Debrecen (Hongaria) ( a2s / key )

ladomerah
duh sudah ada thread kok dibuka lagi.... MOVED....
ladomerah
Upaya Barcelona mempertahankan gelar juara Liga Champions mendapat tantangan berat di fase grup dengan bersua raksasa Italia, Inter Milan. Sementara reuni Kaka dengan AC Milan mewarnai grup lain.

Dalam pengundian fase grup, Barcelona yang jadi unggulan dan ditempatkan di pot 1 kedapatan Inter, Dynamo Kyiv dan pendatang baru Rubin Kazan. Dari grup ini, sudah pasti Inter --meski belakangan belum bisa bicara banyak di kancah Eropa-- akan jadi lawan terberat Barca.

Pertemuan Barca dengan Inter juga akan jadi arena adu tajam Samuel Eto'o di Inter dan Zlatan Ibrahimovic yang membela Barca. Kedua pemain ini musim lalu masih membela tim yang akan mereka hadapi nanti. Baru di musim panas ini Eto'o ditukar dengan Ibra.

Reuni lain akan dijalani oleh Kaka yang kini membela Real Madrid setelah dilego Milan, yang dia bela sejak tahun 2003, pada musim panas ini. Milan yang jadi unggulan ditempatkan bersama Milan di Grup C, ditemani Marseille dan FC Zurich.

Sementara finalis Liga Champions musim lalu, Manchester United, ditempatkan di Grup B untuk menghadapi lawan-lawan yang diprediksi bisa menjadi kuda hitam kompetisi kali ini. MU diundi bersama CSKA Moskow, Besiktas dan Wolfsburg.

Chelsea yang sedang berusaha meraih gelar pertama Liga Champions-nya di bawah arahan Carlo Ancelotti sementara itu harus menghadapi Porto, Atletico Madrid dan tim debutan APOEL Nicosia di Grup D. Porto dan Atletico bisa jadi sandungan berarti buat 'Si Biru'.

Klub Inggris lain, Liverpool, juga mendapat grup yang tidak mudah karena akan berhadapan dengan Lyon, Fiorentina dan Debreceni. Dari ketiga lawan 'Si Merah', relatif hanya Debreceni si debutan yang niscaya bisa diatasi dengan mudah.

Satu wakil Inggris tersisa, yakni Arsenal, diundi di grup yang cenderung lebih enteng karena "hanya" ada AZ Alkmaar, Olympiakos dan Standard Liege.

Di Grup A, dua klub raksasa Eropa akan bersua seiring dengan ditempatkannya Bayern Munich satu grup dengan Juventus. Selain dua klub itu, ada wakil Prancis Bordeaux dan Maccabi Haifa dari Israel.

Satu grup lain yaitu Grup G akan dihuni oleh Sevilla, Rangers, Stuttgart dan Unirea Urziceni. Dari kesemua grup yang ada grup ini tampaknya lebih punya kekuatan yang merata.

Grup Liga Champions:

Grup A
Bayern Munich
Juventus
Bordeaux
Maccabi Haifa

Grup B
Manchester United
CSKA Moscow
Besiktas
Wolfsburg

Grup C
AC Milan
Real Madrid
Marseille
FC Zurich

Grup D
Chelsea
Porto
Atletico Madrid
APOEL Nicosia

Grup E
Liverpool
Lyon
Fiorentina
Debreceni

Grup F
Barcelona
Inter Milan
Dynamo Kyiv
Rubin Kazan

Grup G
Sevilla
Rangers
Stuttgart
Unirea Urziceni

Grup H
Arsenal
AZ Alkmaar
Olympiakos
Standard Liege
valent23
Liga Champions 2009/2010
Perjalanan Panjang Menuju Bernabeu
Kris Fathoni W - detiksport


Jakarta - Total 32 klub Eropa akan berjuang sedari 15 September 2009 di kancah Liga Champions. Tujuan mereka adalah berada di Stadion Santiago Bernabeu 22 Mei 2010, saat final dihelat.

Setelah pengundian fase grup dilakukan, seluruh klub yang lolos kini akan mulai berusaha meretas jalan selangkah demi selangkah menuju final sedari matchday 1 yang mulai digulirkan 15 September depan.

Putaran fase grup ini akan berakhir 9 Desember mendatang. Setelah jeda sesaat, pertarungan akan dilanjutkan ke babak knockout pertama pada bulan Februari dan Maret.

Setelah melewati babak itu, perjalanan menuju partai puncak akan mencapai perempatfinal yang dihelat pada akhir Maret dan awal April. Hasilnya, empat tim terbaik lantas akan saling beradu di semifinal pada bulan April.

Kota Madrid kemudian akan menanti dua tim terbaik untuk tampil pada 22 Mei 2010 mendatang, memperebutkan mahkota kampiun Eropa.

Jadwal Liga Champions 2009-2010:

Matchday 1
15 September
Group A
Juventus v Girondins Bordeaux
Maccabi Haifa v Bayern Munich

Group B
VfL Wolfsburg v CSKA Moscow
Besiktas v Manchester United

Group C
FC Zurich v Real Madrid
Olympique Marseille v AC Milan

Group D
Chelsea v Porto
Atletico Madrid v APOEL Nicosia

16 September
Group E
Liverpool v Debrecen
Olympique Lyon v Fiorentina

Group F
Inter Milan v Barcelona
Dinamo Kiev v Rubin Kazan

Group G
VfB Stuttgart v Rangers
Sevilla v Unirea Urziceni

Group H
Olympiakos Piraeus v AZ Alkmaar
Standard Liege v Arsenal

Matchday 2
29 September
Group E
Fiorentina v Liverpool
Debrecen v Olympique Lyon

Group F
Rubin Kazan v Inter Milan
Barcelona v Dinamo Kiev

Group G
Unirea Urziceni v VfB Stuttgart
Rangers v Sevilla

Group H
Arsenal v Olympiakos Piraeus
AZ Alkmaar v Standard Liege

30 September
Group A
Bayern Munich v Juventus
Girondins Bordeaux v Maccabi Haifa

Group B
Manchester United v VfL Wolfsburg
CSKA Moscow v Besiktas

Group C
AC Milan v FC Zurich
Real Madrid v Olympique Marseille

Group D
APOEL Nicosia v Chelsea
Porto v Atletico Madrid

Matchday 3
20 Oktober
Group E
Debrecen v Fiorentina
Liverpool v Olympique Lyon

Group F
Barcelona v Rubin Kazan
Inter Milan v Dinamo Kiev

Group G
Rangers v Unirea Urziceni
VfB Stuttgart v Sevilla

Group H
AZ Alkmaar v Arsenal
Olympiakos Piraeus v Standard Liege

21 Oktober
Group A
Girondins Bordeaux v Bayern Munich
Juventus v Maccabi Haifa

Group B
CSKA Moscow v Manchester United
VfL Wolfsburg v Besiktas

Group C
Real Madrid v AC Milan
FC Zurich v Olympique Marseille

Group D
Porto v APOEL Nicosia
Chelsea v Atletico Madrid

Matchday 4
3 November
Group A
Bayern Munich v Girondins Bordeaux
Maccabi Haifa v Juventus

Group B
Manchester United v CSKA Moscow
Besiktas v VfL Wolfsburg

Group C
AC Milan v Real Madrid
Olympique Marseille v FC Zurich

Group D
APOEL Nicosia v Porto
Atletico Madrid v Chelsea

4 November
Group E
Fiorentina v Debrecen
Olympique Lyon v Liverpool

Group F
Rubin Kazan v Barcelona
Dinamo Kiev v Inter Milan

Group G
Unirea Urziceni v Rangers
Sevilla v VfB Stuttgart

Group H
Arsenal v AZ Alkmaar
Standard Liege v Olympiakos Piraeus

Matchday 5
24 November
Group E
Debrecen v Liverpool
Fiorentina v Olympique Lyon

Group F
Barcelona v Inter Milan
Rubin Kazan v Dinamo Kiev

Group G
Rangers v VfB Stuttgart
Unirea Urziceni v Sevilla

Group H
AZ Alkmaar v Olympiakos Piraeus
Arsenal v Standard Liege

25 November
Group A
Girondins Bordeaux v Juventus
Bayern Munich v Maccabi Haifa

Group B
CSKA Moscow v VfL Wolfsburg
Manchester United v Besiktas

Group C
Real Madrid v FC Zurich
AC Milan v Olympique Marseille

Group D
Porto v Chelsea
APOEL Nicosia v Atletico Madrid

Matchday 6
8 Desember
Group A
Juventus v Bayern Munich
Maccabi Haifa v Girondins Bordeaux

Group B
VfL Wolfsburg v Manchester United
Besiktas v CSKA Moscow

Group C
FC Zurich v AC Milan
Olympique Marseille v Real Madrid

Group D
Chelsea v APOEL Nicosia
Atletico Madrid v Porto

9 Desember
Group E
Liverpool v Fiorentina
Olympique Lyon v Debrecen

Group F
Inter Milan v Rubin Kazan
Dinamo Kiev v Barcelona

Group G
VfB Stuttgart v Unirea Urziceni
Sevilla v Rangers

Group H
Olympiakos Piraeus v Arsenal
Standard Liege v AZ Alkmaar

Babak knockout pertama:
Leg I: 16-17 & 23-24 Februari
Leg II: 9-10 & 16-17 Maret

Perempatfinal:
Leg I: 30 & 31 Maret
Leg II: 6 & 7 April

Semifinal:
Leg I: 20 & 21 April
Leg II: 27 & 28 April

Final - Madrid
22 Mei 2010
valent23
Musim Sulit bagi Wakil Italia
Mohammad Resha Pratama - detiksport



Jakarta - Asa wakil Seri A untuk meningkat prestasi persepakbolaan Italia di kancah Liga Champions musim ini menemui hambatan besar, setelah empat tim asal Negeri Pizza itu mendapat undian yang boleh dibilang berat di fase grup.

Prestasi klub-klub Italia di percaturan Liga Champions dalam lima musim belakangan boleh dibilang berada di bawah wakil Liga Inggris maupun La Liga. Tercatat hanya AC Milan yang mampu mendobrak dominasi klub dari dua liga tersebut dengan menjadi juara di tahun 2007 lalu.

Selebihnya?Maaf saja kalau dikatakan klub-klub macam Inter Milan, Juventus, AS Roma, Lazio maupun Fiorentina dinilai belum bisa bersaing dengan anggota Big Four Liga Inggris maupun Barcelona dari Spanyol.

Musim lalu adalah yang terburuk bagi para wakil Italia di Liga Champions Sebab tak ada satu pun wakilnya yang mampu lolos ke babak delapan besar. Lalu bagaimana dengan peluang para Italiano musim ini?

Inter yang tampil sebagai penguasa Seri A dalam empat musim terakhir, seperti kehilangan taring jika sudah tampil di Liga Champions. Prestasi terbaik dalam lima musim terakhir bagi Nerazzuri adalah ketika melangkah ke babak perempat final pada musim 2008, sebelum dikalahkan Liverpool.

Awal musim lalu, Masimmo Moratti pun memakai jasa Jose Mourinho -yang pernah membawa Porto juara di 2004- untuk menularkan mental Eropa kepada para punggawa Inter. Hasilnya?musim lalu langkah mereka harus terhenti di babak 16 besar oleh Manchester United.

Musim ini pun, Mourinho kembali ditugasi Moratti untuk membawa Inter berjaya di kompetisi yang terakhir mereka menangi tahun 1965 itu. Samuel Eto'o sebagai aktor Barca kala juara musim lalu pun, ditarik meski mereka harus kehilangan Zlatan Ibrahimovic. Eto'o akan didukung sederet pemain berkualitas macam Diego Milito, Lucio, Thiago Motta dan terakhir Wesley Sneijder.

Namun belum apa-apa, Inter sudah harus dipertemukan dengan Barca di babak fase grup. Ini merupakan ujian berat pagi si Ular Besar, tapi jika mampu mengalahkan Barca di dua pertemuannya, mental Javier Zanetti dkk setidaknya akan terangkat untuk melangkah lebih jauh di kompetisi ini, karena Inter sudah mengalahkan tim yang dibilang terkuat di Eropa saat ini.

Bagaimana dengan Milan?Meski berstatus sebagai tim Italia yang paling sering juara Liga Champions dengan tujuh gelar, boleh dikatakan ujian Rossoneri sangat berat kali ini.

Dengan pelatih baru minim pengalaman, Leonardo, serta ditinggal dua pemain andalannya, Kaka dan Paolo Maldini, jalan terjal harus dilalui Milan mengingat performa mereka kini belum bagus-bagus amat.

Apalagi, Milan tergabung dalam grup yang berat. Di samping harus meladeni jagoan Perancis dan Yunani, Olympique Marseille dan Olympiakos, Si Merah-Hitam akan bertemu lawan berat yaitu Real Madrid dengan Neo Galacticos-nya yang mana Kaka ada di dalamnya.

Juve dan Fiorentina pun setali tiga uang dengan dua kompatriotnya di atas. Juve yang memperkuat skuadnya musim dengan mendatangkan Diego, Felipe Melo dan Fabio Cannavaro pun harus berjuang keras untuk lolos dari hadangan raksasa Bundesliga, Bayern Munich dan juara Liga Prancis Bordeaux serta Macabi Haifa dari Israel.

Fiorentina, juga harus meladeni jagoan Inggris, Liverpool dan Olmpique Lyon serta debutan Debrecen. Dengan minim pengalaman di Liga Champions, sorry to say kalau La Viola punya kans lebih besar tereliminasi lebih dulu.

"Ini adalah drawing yang sulit, tidak ada yang mudah, tapi kami bisa terhindar dari tim kuat asal Inggris. Kami bertemu teman lama kami lagi, Bayern Munich dan ada banyak sejarah antara Juve dan Bayern di Liga Champions," tutur wakil Juve, Jean-Claude Blanc, usai pengundian kepada Sky.

"Kami harus datang ke Perancis, negara yang sedikit banyak kutahu, dengan pelatihnya pun aku kenal baik. Mereka tim kuat. Lalu kami akan ke Israel, jadi kami harus merespek penuh lawan kami dan melakukan yang terbaik kami bisa," katanya lanjut.

Namun itu semua belum terjadi dan baru sekedar prediksi. Ada baiknya kita tunggu hingga tanggal 22 Mei saat partai final dihelat di Santiago Bernabeu, apakah ada wakil Italia yang berada di sana.


gue kasih berita yee om lion... happy.gif
valent23
Kaka, Ibra, dan Eto'o Siap Khianati Almamater
Jumat, 28/8/2009 | 01:19 WI

MONTE CARLO, KOMPAS.com
- Belum lama hengkang, Ricardo Kaka, Zlatan Ibrahimovic, dan Samuel Eto'o dipastikan akan menggelar reuni dengan mantan klub masing-masing di fase grup Liga Champions. Meski siap menebar senyum kepada mantan kolega, mereka juga tak akan ragu menikam klub yang telah membesarkan karier mereka.

Di Grup-C, dalam balutan seragam Real Madrid, Kaka siap membantai AC Milan, klub yang sudah memberinya berbagai prestasi. Meski begitu, tak perlu diragukan, Kaka akan memberikan yang terbaik untuk memastikan kemenangan Real Madrid.

Beberapa waktu lalu, saat baru mendarat di Santiago Bernabeu, ia memang menyatakan akan menjadi pendukung setia Milan. Namun, ia juga menegaskan, soal persaingan Liga Champions, ia tak akan ragu membuat Milan babak belur sampai akhirnya terkapar.

Aroma pengkhianatan juga juga menyeruak dari kotak klasemen Grup-F, di mana Inter Milan harus menghadapi Barcelona. Pertempuran antara Zlatan Ibrahimovic dan Samuel Eto'o akan menjadi salah satu duel paling ditunggu. Eto'o yang musim lalu meraih treble bersama Barcelona kini menjadi orang yang siap menghancurkan mimpi tim yang telah membuangnya ke Kota Milan.

Sebaliknya, Ibra yang frustrasi karena tak meraih kejayaan Liga Champions bersama Inter musim lalu, kali ini akan berusaha memperpanjang catatan buruk " La Beneamata" itu. Demi merebut gelar Liga Champions pertamanya, Ibra tak akan ragu merobek jaring Julio Cesar.

Aksi ketiga pemain itu layak ditunggu. Bukan untuk melihat aksi-aksi individu mereka. Namun, untuk menyaksikan, seberapa dingin sikap mereka untuk melupakan suasana kekeluargaan dan kedekatan emosional di mantan klub masing-masing, untuk menjayakan klub anyar, yang sejauh ini baru bisa memberikan gaji mingguan untuk mereka.

Selain pertandingan itu, fase grup Liga Champions lainnya juga akan penuh dengan kejutan. Menarik untuk ditunggu, apakah klub-klub mapan Inggris, Spanyol, dan Italia bisa mempertahankan hegemoni mereka terhadap tim-tim kuda hitam dari liga lainnya.

Liverpool, Chelsea, Manchester United, Barcelona, Real Madrid, AC Milan, Inter Milan, dan Juventus tentu akan lebih mendapat dukungan besar dari para pecinta sepak bola. Namun, partai final kejutan seperti ketika FC Porto bertemu AS Monaco di final Liga Champions 2004 juga akan selalu ditunggu.
LionHeart
@lado.. kok ga di moved?? Tounge.gif

btw, gw merged aja deh topiknya...... Peace.gif
LionHeart
QUOTE
Lawan Madrid, Milan Unggul Rekor Duel

Jakarta - Grup C Liga Champions akan dipanaskan dengan persaingan Real Madrid dengan AC Milan. Ditilik dari capaian beberapa musim belakangan dan hasil duel kedua tim di masa silam, Milan boleh berbangga diri karena sementara lebih unggul.

Dari penampilan di Liga Champions lima musim terakhir, Madrid tak tampil mengesankan sebagaimana reputasinya sebagai klub kampiun Eropa terbanyak dengan sembilan gelar.

Semenjak melaju ke perempatfinal musim 2003-04 silam, 'Si Putih' tak pernah lagi bisa melewati babak knock-out pertama. Ini yang menyebabkan mereka hanya mengisi pot 2 --satu level di bawah Milan-- dalam pengundian kali ini.

Milan musim lalu boleh saja tak bisa tampil di Liga Champions dan hanya beraksi di Piala UEFA, tapi capaian mereka secara umum di lima musim terakhir masih lebih baik ketimbang Madrid.

Selama tiga musim Milan setidaknya berhasil mencapai babak empat besar. Mereka bahkan menjadi finalis musim 2004-05 dan menang di musim 2006-07. Ini yang bikin koefisien Milan kali ini lebih baik dari Madrid, yakni 110,996 berbanding 78,853.

Dalam sejarah pertemuan di kompetisi antarklub se-Eropa, Milan juga lebih unggul dari Madrid. Dari enam pertemuan dua klub tersebut, Milan sudah menang tiga kali, sementara Madrid baru menang dua kali. Hanya satu partai berakhir imbang.

Namun begitu, secara umum Madrid memang masih boleh tersenyum karena trofi Milan di kompetisi Eropa baru tujuh saja, atau dua piala lebih sedikit bawah Madrid.

Selain itu, upaya Madrid dalam menggaet sejumlah pemain kelas satu musim panas ini juga tak boleh dikesampingkan begitu saja. Jika para pemain bintang tersebut sudah nyetel, entah apa yang dapat dipersembahkan mereka untuk Madrid.

Nuansa reuni juga hadir di dalam laga ini. Di kubu Madrid ada Kaka yang sebelumnya menjadi idola di Rossoneri, sementara Milan punya Klaas-Jan Huntelaar, pemain yang terbuang dari Santiago Bernabeu dan punya kans membuktikan betapa salahnya klub itu menyia-nyiakan dirinya.

Jadi, siapa jagoan Anda?

Rekor pertemuan Milan vs Madrid, seperti dikutip dari situs Milan:

Musim 1988-89, semifinal: Real Madrid-Milan 1-1, Milan-Real Madrid 5-0;
Musim 1989-90, perdelapanfinal: Milan-Real Madrid 2-0, Real Madrid-Milan 1-0;
Musim 2002-03, fase grup kedua: Milan-Real Madrid 1-0, Real Madrid-Milan 3-1.
LionHeart
QUOTE
Liverpool Terlalu Oke, Fiorentina Bidik Lyon

Monako - Presiden Fiorentina Andrea Della Valle menilai bahwa Liverpool yang satu grup dengan timnya akan melenggang lolos dari fase grup Liga Champions. Maka La Viola pun membidik persaingan dengan Lyon.

Pengundian fase Grup Liga Champions menempatkan Fiorentina satu grup bersama Liverpool, Olympique Lyon dan Debrecen. Menilik hasil itu, Della Valle pun sadar beratnya peluan Fiorentina.

Liverpool dia nilai akan sulit disaingi oleh ketiga klub lainnya. Alhasil, hanya tinggal satu tiket sisa yang akan diperebutkan.

"Ini jelas hasil yang sangat berat mengingat kami adalah tim yang masih sangat muda. Saya pikir ini akan antara kami dan Lyon karena Liverpool ada di kelas mereka sendiri," tukas Della Valle kepada Sky Sport.

Musim lalu Fiorentina gagal melangkah lebih jauh dari fase grup karena hanya bisa menempati posisi tiga di bawah Bayern Munich dan Lyon. Menurut Della Valle, pengalaman itu akan jadi bekal berharga.

"Pengalaman musim lalu sudah amat membantu kami dan akan sangat berguna, meski Fiorentina sedikit inkonsisten --kami mampu bermain satu babak dengan baik dan buruk di babak sisanya. Tetap saja kami sedang tumbuh, para pemain muda kami sedang melakukan langkah besar," demikian dia.
rheinhardt
masih lama ya pertandingannya.
tp kira2 sih Grup G yg paling kompetitif.
ladomerah
QUOTE (LionHeart @ Aug 28 2009, 09:53 AM) *
@lado.. kok ga di moved?? Tounge.gif

btw, gw merged aja deh topiknya...... Peace.gif

.
udah gw bilang moved, tetap aja disana...

baru sadar kalo gw bukan momod....

aneh..


btw Arsenal kayanya yg juara musim ini..... bikin pooling dong....
kudeta_otak
gw mah megang Juventus donk thumbsup_anim.gif

lumayan nich dapet lawan rada ringan, palingan cuma bayern muenchen yang agak sulit....

tapi kok tim² dari inggris pada dapet group yang ringan semua yach. sementara Tim² dari Italia dan Spanyol sudah harus saling berhadapan sejak dini.
valent23
'MU Favorit Juara'
Rossi Finza Noor - detiksport


Monako - Sudah dua musim terakhir Manchester United berhasil melangkah ke final Liga Champions. Musim ini MU kembali difavoritkan ke final lagi, dan akhirnya menjadi juara.

Setidaknya demikianlah pendapat yang dilontarkan oleh pelatih Wolfsburg, Armin Veh. Bersama CSKA Moscow dan Besiktas, Die Wolfe tergabung di Grup B. Veh menyebut, MU paling diunggulkan untuk lolos.

"Manchester United tak hanya favorit untuk lolos dari grup ini, tetapi juga favorit untuk titel juara Liga Champions itu sendiri," ucap Veh di situs resmi UEFA.

"Tapi kami juga ingin lolos ke fase knockout, jadi kami harus bisa menyingkirkan CSKA dan Besiktas," tambahnya.

Dari dua final yang sudah dilakoni The Red Devils, satu di antaranya berhasil diakhiri dengan menjadi juara--yakni pada tahun 2008, di mana mereka menundukkan Chelsea lewat adu penalti.

Sementara pada final musim lalu, mereka menjadi pecundang. 'Setan Merah' menyerah 0-2 dari Barcelona dalam final yang dihelat di kota Roma.
LionHeart
tuh, udah ada polling tuh.. silahkan dipilih........

btw, baru sadar... grup B enak bener ya??? axehead.png itu mah MU udah pasti lolos punya..... Hmmmph.gif

grup G seru nih... semuanya rata tuh... BigGrin.gif BigGrin.gif
kudeta_otak
gw kok ga bisa vote yach... gw milih juventus

trus pas gw klik vote malah keluar board message " You did not choose a poll choice to vote against. Please go back and ensure you click on one of the radio buttons next to the choice you wish to vote for ". axehead.png

gw coba berulang kali tetep ga bisa, salah dimana yach...

apa Juventus ga boleh juara liga champions Angry.gif
ladomerah
sama..... kayanya nih polling nga suka ama Arsenal ya....

kalo ngga suka bilang ngga suka, jangan gw di permainkan begini dong...

bete deh ah.....
ladomerah
@om singa... yang enak mah di group H.... belom apa dah pasti lolos....

Emang Arsenal selalu di hatiku.,...
nophex
@singa,,
iya donk om.. HeHe.gif
n otomatis langsung lolos k partai final
unk ke-3x nya berturut-turut d santiago bernabue
hasil akhirny bs d tebak
MU juara UCL.. (ngarep bgt) ngakak.gif
devil.gif devil.gif devil.gif


btw,,kok g bisa vote y?? Thinking.gif

valent23
Jelang Inter vs Barcelona
Ibra Tak Sabar Hadapi Inter
Narayana Mahendra Prastya - detiksport


Barcelona
- Tidak ada rasa canggung dalam diri Zlatan Ibrahimovic menjelang lawatan ke markas Inter Milan. Ibra mengaku gembira bisa kembali ke mantan klubnya, saat ia sudah berseragam klub lain.

Rabu (16/9/2009) akan menjadi hari yang bersejarah bagi Ibrahimovic. Striker Barcelona itu untuk pertama kalinya akan turun menghadapi mantan klubnya, Inter, di Stadion Giuseppe Meazza, Milan.

Sebelum laga ini, Ibra 'memanaskan' suasana. Pemain asal Swedia itu mengklaim bahwa dirinya adalah aktor tunggal dalam kesuksesan Inter selama ini.

Pendapat pemain berjuluk Ibracadabra itu menuai kritik baik itu dari mantan rekannya di Nerazzuri dan suporter Inter.

Kini, hari besar itu semakin dekat. Bagaimana perasaan Ibra kembali ke Inter, meski kini dengan status lawan?

"Saya sangat gembira bisa kembali ke sana ketika saya memperkuat tim yang berbeda," kata Ibrahimovic kepada Sport seperti diwartakan Goal.

"Pertandingan itu tentu saja akan menjadi laga yang spesial dan sulit bagi saya, karena saya sudah tiga tahun bersama mereka dan saya memiliki kenangan indah di sana," tukas mantan pemain Ajax Amsterdam dan Juventus ini.

Ibra pun 'memperingatkan' mantan klubnya, dengan mengatakan bahwa dirinya sudah bisa beradaptasi dengan permainan Barca.

"Rekan-rekan satu tim memudahkan saya untuk bermain. Mereka selalu membuka ruang dan membingungkan pemain bertahan lawan untuk menjaga yang mana," pungkasnya.
valent23
Persaingan Dua Raja Lokal
Narayana Mahendra Prastya - detiksport

Jakarta - Juventus dan Bayern Munich adalah dua raja di kompetisi domestik masing-masing. Kini, dua raja lokal itu harus saling sikut untuk beradu kualitas di ranah Eropa.

Bayern adalah raja Bundesliga dengan koleksi 21 gelar. Sementara itu Juventus merupakan penguasa Seri A dengan 27 trofi.

Kini, kedua raja lokal itu harus saling bersaing untuk membuktikan bahwa mereka juga bisa menjadi raja di Liga Champions. Juve dan Bayern tergabung dalam satu grup, bersama Bordeaux dan Maccabi Haifa.

"Dari hasil undian, kami mendapatkan grup yang bisa kami kendalikan. Tapi, kondisinya juga bisa berubah menjadi sangat buruk. Kami harus menjalani setiap laga dengan benar," demikian tukas kiper Juventus Gianluigi Buffon seperti dilansir dari situs resmi klub.

Bila merunut pada Liga Champions, prestasi FC Hollywood lebih baik daripada La Vecchia Signora . Tim asal Jerman empat kali juara, sedang wakil Italia baru dua kali. Ada pun kedua tim sama-sama mencatat tujuh kali penampilan di laga puncak.

Kedua tim kini memiliki nyawa permainan baru. Diego Ribas di kubu Juve dan Arjen Robben di sisi Bayern.

"Bayern merupakan klub besar dengan sejarah yang luar biasa, dan yang terpenting mereka memiliki hasrat untuk selalu meraih kemajuan," seru Robben seperti dilansir dari Soccernet.

Di Liga Champions musim 2004/05, Juve dan Bayern juga berada dalam satu grup. Ketika itu tim Zebra sukses menjadi juara grup dengan poin 16, unggul enam poin dari tim asal Bavaria. Ada pun petualangan kedua tim sama-sama berakhir di perempatfinal.

Jadi, siapakah satu dari dua raja lokal itu yang akan memperpanjang kekuasaannya di Liga Champions?
valent23
Inggris Kuasai Uang Liga Champions
Andi Abdullah Sururi - detiksport


Milan - Dominasi Inggris di kancah Liga Champions berdampak pada distribusi uang hadiah dari UEFA. Dalam enam musim terakhir, tim-tim Premier League itu mengumpulkan rata-rata 160 juta euro atau Rp 2,3 triliun.

Demikian laporan sebuah penelitian konsultan bisnis olahraga StageUp yang dirilis baru-baru ini dan dilansir Reuters, Senin (14/9/2009). Angka di atas hampir empat kali lebih besar dari yang dihasilkan klub-klub Spanyol.

Disebutkan bahwa selama enam tahun terakhir UEFA mendistribusikan lebih dari tiga miliar euro atau sekitar Rp 43 triliun kepada 70 klub yang berpartisipasi dalam salah satu turnamen sepakbola yang paling menguntungkan itu.

Chelsea adalah peraup uang terbesar dengan total pendapatan 184 juta euro (Rp 2,6 triliun). Dalam enam musim tim London barat ini berhasil menembus babak semifinal sebanyak lima kali, termasuk final di musim lalu.

Juara 2008 dan runner up 2009 Manchester United berada di urutan kedua (171 juta euro), disusul Arsenal. Liverpool menduduki peringkat keempat bersama klub Prancis Olympique Lyon, dan mereka mengumpulkan 131 juta euro.

Untuk dicatat, dalam tiqa musim terakhir Liga Champions, tiga dari empat semifinalis adalah tim-tim asal Inggris.

Di Spanyol, walaupun didominasi Barcelona dan Real Madrid, tapi sejak 2003 ada 10 klub dari 'Negeri Matador' yang mengikuti turnamen ini. Namun, dibandingkan empat klub top Inggris itu, pendapatan mereka sangat jauh. Empat klub Rusia, misalnya, masing-masing hanya memperoleh rata-rata 10 juta euro saja.

Setengah dari total hadiah uang Liga Champions didistribusikan dari market share siaran televisi, sedangkan setengahnya lagi didasarkan pada capaian setiap peserta. Klub juga mendapatkan uang ekstra dari penjualan tiket dan merchandise.

Musim ini hadiah Liga Champions naik 26 persen dari tahun lalu. Tim-tim yang lolos ke babak grup saja sudah otomatis mengantongi 7,1 juta euro. Lalu, setiap kemenangan di fase grup dihargai 800 ribu euro. Nantinya, tim juara berhak atas hadiah uang 9 juta euro (Rp 129 miliar), atau dua juta euro lebih besar dari edisi ebelumnya.

Daftar uang hadiah Liga Champions per klub
1. Chelsea (6 musim) 183,7 juta euro
2. Man Utd (6) 170,7 juta euro
3. Arsenal (6) 155,8 juta euro
4. Lyon (6) 138,8 juta euro
5. Liverpool (5) 130,7 juta euro
6. AC Milan (5) 130,3 juta euro
7. Barcelona (5) 128,6 juta euro
8. Inter Milan (6) 125,7 juta euro
9. Bayern Munich (5) 120,9 juta euro
10. PSV Eindhoven (6) 120,5 juta euro

Daftar uang hadiah Liga Champions per negara
1. Inggris: 4 klub, 641 juta euro
2. Italia: 7 klub, 476 juta euro
3. Spanyol: 10 klub 429,5 juta euro
4. Jerman: 6 klub, 316 juta euro
5. Prancis: 6 klub, 303 juta euro
valent23
Analisis Sekilas Delapan Grup
Andi Abdullah Sururi - detiksport


Jakarta - Liga Champions musim 2009/2010 dimulai pekan ini, dibuka dengan 16 pertandingan di hari Selasa dan Rabu malam. Berikut ini analisis singkat tentang peta kekuatan di delapan grup, seperti disarikan dari Reuters:

Grup A: Bayern Munich, Juventus, Girondins Bordeaux, Maccabi Haifa

Bayern dan Juve memiliki nasib berbeda di awal musim kompetisi domestik. Bayern baru menang dua kali dari lima pertandingan, sedangkan Juve, diinspirasi pemain baru Diego, telah memenangi tiga laga pertamanya.

Kedatangan Arjen Robben di Munich semesitnya memberi dorongan besar untuk juara Eropa 2001 itu. Namun, di bawah pelati Laurent Blanc, Bordeaux yang berstatus juara Prancis bisa menjadi ganjalan buat dua tim raksasa tersebut.

Grup B: Manchester United, CSKA Moskow, Besiktas, Wolfsburg

Rekor tak terkalahkan dalam 25 pertandingan Liga Champions milik Manchester United diakhir Barcelona di laga final musim lalu. Tapi mereka masih punya rekor tak terkalahkan di Old Trafford sejak 2007.

Akan menarik untuk mengetahui pengaruh hilangnya Cristiano Ronaldo dari skuad 'Setan Merah'. Lawatan ke Rusia dan Turki bukanlah perjalanan yang mudah. Juara Jerman yang mengejutkan, Wolfsburg, juga tak bisa dipandang sebelah mata walaupun baru kali ini mengikuti Liga Champions.

Grup C: AC Milan, Real Madrid, Olimpique Marseille, FC Zurich

Ekspektasi sangat tinggi untuk Real Madrid gara-gara biaya 250 juta euro untuk memborong antara lain Ronaldo, Karim Benzema, dan Xabi Alonso. Plus Kaka, pertemuan Madrid versus Milan akan menjadi sebuah atraksi ekstra.

Real kalah di babak 16 besar dalam lima musim terakhir, tapi mereka punya motivasi lebih untuk menapak level lebih tinggi karena partai puncak sudah diagendakan di kandang mereka, Santiago Bernabeu, di bulan Mei 2010.

Grup D: Chelsea, FC Porto, Atletico Madrid, APOEL Nicosia

Carlo Ancelotti dari Chelsea sedang mencoba menjadi pelatih kedua setelah Ottmar Hitzfeld yang memenangi Liga Champions dengan dua klub berbeda. Ia sukses memenangkan Milan di tahun 2003 dan 2007.

Porto sudah tujuh musim beruntun masuk putaran grup, dan hyanya satu kali gagal lolos ke fase knockout. Atletico Madrid kembali berjuang di turnamen ini, setelah tahun lalu terhenti di babak 16 besar saat kalah gol tandang dari Porto.

Grup E: Liverpool, Lyon, Fiorentina, Debrecen

Liverpool, juara 2005, sepertinya butuh spirit Eropa yang kuat setelah menuai hasil naik-turun di awal performanya di Liga Inggris.

Lyon selalu lolos dari fase grup dalam enam musim terakhir, sedangkan Fiorentina mengincar level itu yang pertama sejak 1999/2000. Debrecen melakukan debutnya di babak grup dan menjadi tim Hongaria pertama yang masuk selama lebih dari satu dekade.

Grup F: Barcelona, Inter Milan, Dinamo Kiev, Rubin Kazan

Barcelona sang juara bertahan dan Inter bertukar penyerang di musim ini. Sejauh ini Zlatan Ibrahimovic dan Samuel Eto'o telah menunjukkan performa yang menjadikan di klub barunya masing-masing.

Eto'o mencetak gol pembuka dalam dua kemenangan terakhir Barca di final Liga Champions (2006 dan 2009), sementara Inter belum pernah memenangi kompetisi top Eropa ini sejak 1965. Andriy Shevchenko akan kembali bermain di Liga Champions dengan klub lamanya, Dinamo Kiev.

Rubin Kazan? Debutan yang bahkan baru satu kali menjuarai Liga Rusia (di tahun 2008).

Grup G: Sevilla, Rangers, VfB Stuttgart, Unirea Urziceni

Sevilla, Rangers, Sevilla boleh dibilang memiki kekuatan berimbang sebagai tim kelas dua di kancah Eropa. Unirea Urziceni memang anak bawang dan baru pertama kali tampil di ajang ini. Namun mereka punya pelatih yang punya pengalaman bermain di turnamen ini bersama Chelsea: Dan Petrescu.

Grup H: Arsenal, AZ Alkmaar, Olympiakos Pireus, Standard Liege

Arsenal masih gusar dengan skorsing dua pertandingan untuk Eduardo da Silva gara-gara diving di pertandingan kualifikasi melawan Celtic. Mereka akan mengawali kiprahnya dengan menghadapi juara Belgia Standard Liege, setelah dua kali kalah berturut-turut dari Manchester United dan Manchester City di Premier League.

Juara Yunani Olimpiakos untuk kali ke-11 berturut-turut masuk babak grup, sedangkan AZ Alkmaar adalah salah satu dari delapan tim debutan Liga Champions di musim ini. Mereka musim lalu memenangi Liga Belanda di bawah asuhan pelatih Louis van Gaal, yang kini sudah pindah ke Bayern Munich.


* Dua tim teratas masing-masing grup lolos ke fase sistem gugur, dan tim peringkat tiga akan masuk babak 32 besar Europa League.
valent23
Mourinho Pede Kalahkan Barca
Reky Herling Kalumata - detiksport


Milan
- Barcelona sudah menjadi lawan Inter Milan di laga perdana Liga Champions. Namun Jose Mourinho yakin materi pemainnya yang dimiliki mampu mengalahkan juara bertahan ini.

Inter sudah harus bekerja keras di laga pembuka Grup F Liga Champions, Kamis (17/9/2009) dinihari WIB. Juara bertahan dan jawara La Liga yaitu Barca sudah akan menjadi lawan mereka di Giuseppe Meazza.

Kedua tim juga memiliki performa yang baik di laga domestik. Meski demikian pelatih Inter, Mourinho, justru lebih yakin bahwa skuadnya lebih berkembang saat ini daripada Barca yang tampak lebih stagnan.

Pernyataan pelatih asal Portugal itu tentu saja merujuk dari aktivitas transfer yang dilakukan oleh Barca di musim ini. Sementara Inter melakukan pembenahan besar di dalam skuadnya selama transfer musim panas ini.

"Barca adalah tim yang sangat mirip selama empat atau lima tahun. Mereka selalu memakai pemain yang sama. Mereka mengganti satu pemain untuk pemain lain," ungkap Mourinho seperti dilansir Sky Sport.

"Namun struktur mereka tetap sama seperti saat mereka juara Eropa dengan (mantan pelatih Frank) Rijkaard. Kami punya lima pemain baru dan tim yang sedang dibangun. Saya rasa kami bisa memenenangi pertandingan ini," ujarnya.

Pertandingan ini memang akan sangat menarik. Apalagi di lini depan kedua tim ini akan saling bertemu mantan dua pemain klub tersebut. Samuel Eto'o di Inter dengan Zlatan Ibrahimovic akan saling membuktikan ketajamannya.

Meski Ibra tampak sudah mulai menunjukan taringnya di Barca tapi Mourinho juga tetap yakin dengan ketajaman para pemainnya. "Aku puas melihat kerjanya di Barca tapi aku sangat senang dengan para penyerangku," kata Mourinho.
arini_utami






MARSEILLE, Dua gol Filippo Inzaghi membawa kemenangan AC Milan atas tuan rumah Olympique Marseille pada duel perdana fase Grup C Liga Champions, Rabu (16/9) dini hari WIB. Milan menang 2-1 dan berada di urutan kedua klasemen Grup C.

Milan sebagai tim tamu unggul sejak Pippo menjebol gawang Steve Mandanda pada menit ke-28. Pippo lolos dari jebakan offside dan berhasil menyambut umpan Clarence Seedorf di kotak penalti.

Kengototan tuan rumah untuk mengejar ketinggalan baru berbuah setelah babak kedua berlangsung empat menit. Mantan pemain Real Madrid, Gabriel Heinze, berhasil menanduk umpan lambung Benoit Cheyrou dan menaklukkan kiper Marco Storari.

Permainan selanjutnya berjalan cepat. Tak lama berselang, Edouard Cisse hampir membawa tuan rumah unggul. Tendangannya melesat dari luar kotak penalti, tapi bola mengenai kaki Alessandro Nesta dan melebar di samping gawang.

Tuan rumah tampaknya tahu bahwa Milan sedikit kendor saat diserang cepat. Mamadou Niang dkk pun terus mengalirkan bola tanpa henti dan berkali-kali membuat benteng Milan merapat. Akan tetapi, Marseille tidak mampu menembus kotak penalti lawan dan hanya melepas tembakan-tembakan jarak jauh tanpa hasil.

Marseille justru lengah ketika saat Seedorf kembali memberi umpan kepada Pippo di kotak penalti. Taye Taiwo tidak menutup Pippo sehingga striker 36 tahun itu berhasil menyambut bola lebih dulu dan langsung menyodoknya ke gawang Mandanda.

Setelah itu, nyaris tak ada peluang emas dari kedua tim dan laga berakhir dengan kemenangan tim tamu. Milan kini berada di bawah Real Madrid, yang menang 4-2 atas tuan rumah FC Zurich.

Susunan pemain:
Marseille: Mandanda; Heinze, Diawara, Mbia, Taiwo, Kabore; Gonzalez, Cheyrou, Cisse; Niang, Brandao.
AC Milan: Storari; T. Silva, Nesta, Pirlo, Zambrotta, Oddo; Seedorf, Ambrosini, Flamini; Inzaghi (Huntelaar 86), Pato.

arini_utami





ISTANBUL, Manchester United (MU) berhasil tampil dominan pada pertandingan Liga Champions Grup B di kandang Besiktas, Selasa atau Rabu (16/9) dini hari WIB. Sebuah tendangan Paul Scholes di menit ke-77, membuat "Setan Merah" menang 1-0.

Tampil di kandang sendiri, Besiktas memang penuh semangat. Apalagi, suporter mereka begitu garang meneror pasukan "Setan Merah". Namun, MU tetap tampil tenang dan berusaha menguasai permainan.

Di menit ke-12, Michael Carrick melakukan tendangan spekulasi dari jarak jauh. Bola meluncur kencang ke gawang Besiktas, tapi kiper Hakan Arikan sambil melayang mampu menangkapnya.

MU mampu mempersulit pertahanan Besiktas. Di menit ke-15, Arikan mencoba menepis bola sepak pojok. Bola mengarah ke Rooney. Dia memberikan kepada Antonio Valencia yang langsung menanduknya ke gawang, tapi berhasil diselamatkan Arikan.

Kerja sama Rooney dan Valencia sangat kompak dan gesit. Mereka sering merepotkan pertahanan Besiktas.

Namun, MU nyaris lengah saat Besiktas menyerang pada menit ke-26. Serdar Ozkan tak terkawal, hingga mampu melepaskan tendangan ke gawang. Beruntung, bola masih bisa disentuh Nemanja Vidic, hingga hanya melahirkan tendangan pojok. Sampai tiga kali Besiktas mendapat tendangan penjuru, tapi pertahanan MU sangat tangguh.

Dipompa semangatnya oleh ribuan penonton, Besiktas mencoba menekan. Namun, MU masih bisa mengatasi. Bahkan, pada menit ke-39 mereka mampu menekan hingga Besiktas harus melakukan pelanggaran. Sayang, tendangan bebas Nani masih melebar.

Memasuki babak kedua, MU masih kesulitan membobol pertahanan lawan. Di menit ke-62, pelatih Sir Alex Ferguson memasukkan Michael Owen, menggantikan Wayne Rooney. Keputusan itu membuat Rooney kecewa. Dia duduk di bangku cadangan sambil membanting sepatunya.

Ini penampilan pertama Owen di Liga Champions setelah lima tahun. Dia pun mulai berusaha mengganggu pertahanan lawan. Sayang, suplai bola ke Owen masih jarang, karena Besiktas justru lebih banyak menekan.

Tapi, sebuah serangan balik MU mampu diselesaikan dengan sempurna. Paul Scholes yang mendapat bola, melepaskan tendangan ke gawang dan gol pada menit ke-77.

Sejak itu, Besiktas seperti kehilangan konsentrasi. Mereka hanya mencoba menyerang, tapi tanpa strategi. Ini memudahkan MU mematahkannya, bahkan membalik serangan. Namun, tak ada perubahan skor dan MU sukses membawa pulang dengan nilai 3.

Susunan Pemain
Besiktas: 84-Hakan Arikan, 27-Matteo Ferrari, 6-Tomas Sivok, 19-Ibrahim Uzulmez, 4-Ibrahim Kas, 28-Fabian Ernst, 17-Ekrem Dag, 11-Marcio Nobre, 15-Rodrigo Tabata (14-Rodrigo Tello 69), 21-Serdar Ozkan (29-Yusuf Simsek 59), 23-Filip Holosko

Man. United: 12-Ben Foster, 23-Jonathan Evans, 15-Nemanja Vidic, 3-Patrice Evra, 2-Gary Neville, 16-Michael Carrick (9-Berbatov 63), 18-Paul Scholes, 8-Anderson, 17-Nani, 25-Antonio Valencia, 10-Wayne Rooney (7-Michael Owen 64)

arini_utami



TURIN, Tampil di kandang sendiri menjamu Bordeaux di Grup A Liga Champions, Selasa atau Rabu (16/9) dini hari, Juventus justru gagal mengembangkan permainan. Mereka malah sering tertekan. Sempat unggul 1-0, Juventus akhirnya ditahan 1-1..

Juventus memang kehilangan permainan terbaiknya. Mereka justru kesulitan menahan serangan lawan, maupun mengembangkan permainannya sendiri.

Pada menit ke-3, Juventus justru tertekan. Yoann Gourcuff berhasil melewati Fabio Grosso. Dia pun leluasa melepaskan tendangan ke gawang. Berbahaya. Tapi, dengan luar biasa, Guanluigi Buffon menyelamatkan gawangnya.

Juve mencoba membalas serangan. Tapi, mereka masih kesulitan. Di menit ke-8, Juve kembali tertekan. Mathieu Chalme berhasil mengirim umpan bagus kepada Gourcuff. Lagi-lagi, tendangan mantan pemain AC Milan ini kurang sempurna, hingga mudah digagalkan Buffon.

Meski di kandang sendiri, Juventus justru jadi pihak yang tertekan. Mereka memang beberapa kali menyerang, tapi tak terlalu bahaya. Sebaliknya, Bordeaux sering mengancam gawang "I Bianconeri".

Di menit ke-19, Marouane Chamakh melakukan tendangam ke gawang. Ini peluang emas dan harusnya jadi gol. Namun, Fabio Cannavaro melakukan gerakan cepat memblok bola. Juve kemballi selamat.

Menit ke-23, Juventus mencoba menekan. Sebastian Giovinco yang menggantikan Diego Ribas baru mulai mampu mengkreasi permainan. Namun, Vicenzo Iaquinta yang mencoba menyelesaikan serangan, masih gagal.

Setelah itu, Bordeaux langsung ganti menyerang. Mereka mendapat tendangan penjuru. Alou Diarra mampu menanduknya, tapi sedikit melenceng.

Memasuki babak kedua, Juventus masih kesulitan mengembangkan permainan. Mereka justru sering dibuat repot oleh serangan lawan. Beberapa kali, Bordeaux mengancam gawang Gianluigi Buffon.

Namun, semangat yang tinggi akhirnya membuat Juve mampu meramu serangan berbahaya. Selain itu, Bordeaux tampaknya terlena karena terlalu asyik menyerang.

Pada menit ke-61, Vicenzo Iaquinta mampu melepaskan tendangan manis ke gawang. Beruntung, kiper Bordeaux mampu menyelamatkannya.

Namun di menit ke-63, tendangan Iaquinta tak bisa lagi ditahan. Setelah mendapat bola dari Cannavaro, Iaquinta melesakkannya ke gawang lawan dan gol.

Ini membuat pertandingan semakin panas dan ketat. Kedua tim saling menekan. Amauri nyaris menggandakan keunggulan Juve pada menit ke-72. Tapi, bola tendangannya masih bisa diselamatkan kiper Bordeaux.

Menit ke-74, Felipe Melo melakukan pelanggaran kepada Menegazzo di dekat kotak penalti. Yoann Gourcuff yang melakukan tendangan bebas, berhasil mengirim bola ke depan gawang. Jaroslav Plasil langsung memotongnya dan gol, 1-1.

Hasil ini tak membuat Juve lebih gencar menyerang. Sebaliknya, Bordeaux malah sering membahayakan gawang Buffon. Termasuk sebuah tendangan pertama Gourcuff di menit ke-86, gagal ditepis Buffon. Beruntung, bola hanya membentur tiang gawang. Beruntung, Juve terhindar dari kekalahan.

Susunan Pemain:
Juventus: 1-Gianluigi Buffon, 33-Nicola Legrottaglie, 5-Fabio Cannavaro (15-Zebina 67), 4-Felipe Melo, 6-Fabio Grosso, 2-Martin Caceres, 20-Sebastian Giovinco (16-Camoranesi 73), 30-Tiago (18-Christian Poulsen 81), 8-Claudio Marchisio, 11-Amauri, 9-Vincenzo Iaquinta

Bordeaux: 1-Cedric Carrasso (16-Ulrich Rame 55), 27-Marc Planus, 2-Michael Ciani, 28-Benoit Tremoulinas, 21-Mathieu Chalme, 4-Alou Diarra, 5-Fernando Menegazzo, 29-Marouane Chamakh, 8-Yoann Gourcuff, 17-Wendel, 18-Jaroslav Plasil (7-Yoan Gouffran 77)
arini_utami



LONDON, Penyerang Nicolas Anelka memberikan kemenangan perdana bagi Chelsea di Liga Champions musim ini. Ia mencetak gol yang mengantar Chelsea menang 1-0 atas FC Porto dalam duel babak penyisihan Grup D Liga Champions, Selasa (15/9) atau Rabu dini hari WIB.

Pertarungan memang berlangsung keras dan ketat sejak awal. Kedua kubu dengan berani menampilkan permainan terbuka. Bergantian, kedua kubu menciptakan peluang.

Pada menit kedua, misalnya, Frank Lampard melepaskan tembakan jarak jauh ke sisi kiri gawang Helton. Namun, sepakan keras itu masih bisa ditepis Helton. Selang dua menit berikutnya, melalui Hulk, Porto mendapat giliran mengganggu ketenangan Petr Cech. Meski terkejut, Cech mampu menepis tembakan Hilk itu.

Uniknya, ancaman-ancaman itu tak membuat kedua kubu meningkatkan pertahanan. Sebaliknya, mereka bermain semakin ngotot. Untuk mengurangi daya gempur lawan, keduanya mulai melakukan pelanggaran-pelanggaran.

Permainan keras itu memakan korban ketika John Terry mengalami benturan keras dengan Brunio Alves di menit kedelapan. Setelah beberapa saat tim medis Chelsea memerika kepalanya, Terry tampak mulai berlari kembali ke lapangan permainan.

Pada menit ke-15, giliran Michael Essien yang mengganjal pemain Portio, Hulk. Celakanya, atas pelanggaran itu, Essien mendapat kartu kuning.

Di tengah pertarungan sengit itu, Chelsea berhasil menciptakan peluang ganda melalui Nicolas Anelka dan Essien di menit ke-18. Sayang, tembakan akurat kedua pemain itu bisa ditepis Helton.

Memasuki menit ke-21, Chelsea kembali mendapat kesempatan unggul melalui Anelka. Sayang, sepakannya masih bisa dijangkau sapuan tangan Helton.

Melihat lawan sulit ditaklukkan, Chelsea mencoba menurunkan tempo untuk mengendalikan permainan. Usaha ini cukup meredam agresivitas pemain Porto. Upaya ini berhasil meredakan serangan Porto. Namun, tak membuat Porto mati sama sekali.

Melalui sebuah serangan balik di menit ke-36, Porto kembali membuat Cech merenggangkan otot-ototnya. Sayang, tandukan Freddy Guarin masih sedikit melambung di atas mistar gawang.

Chelsea segera bereaksi dengan memberi ancaman melalui Malouda di menit ke-39, Namun, Helton masih terlalu tangguh untuk ditaklukkan.

Alotnya tawar-menawar itu harus ditunda menyusul berbunyinya peluit tanda turun minum. Skor 0-0 mengiringi langkah kedua tim menuju ruang ganti.

Memasuki babak kedua, Chelsea berusaha mencari gol cepat. Upaya mereka membuahkan hasil. Memasuki menit ke-47, mereka berhasil unggul 1-0 melalui Nicolas Anelka.

Saat itu, setelah menyambar umpan terobosan Salomon Kalou, Anclka langsung menembakkan bola ke tengah gawang. Bola kemudian berhasil ditepis Helton. Sayang, bola kembali jatuh di kaki Anelka, yang langsung mengirim bola masuk ke sisi bawah kiri gawang Porto.

Tak mau memberikan kesempatan lawan membalas, Chelsea mempertahankan tensi serangan. Lima menit berselang, Chelsea seharusnya bisa memperbesar keunggulan. Sayang, tandukan Kalou masih bisa ditepis keluar lapangan oleh Helton.

Mendapat hadiah tendangan bebas, Chelsea berusaha memaksimalkan peluang. Lampard yang dipercaya mengambil sepak pojok, berhasil mengirim bola kepada Ivanovic, yang langsung menyambut bola dengan sundulan ke gawang. Kali ini, tandukannya melambung di atas mistar gawang.

Baru ketika pertandingan memasuki menit ke-70, Porto kembali bisa mengimbangi permainan Chelsea. Berbeda dari sebelumnya, kali ini Porto bermain lebih hati-hati. Barisan tengah mereka tak lagi banyak membantu serangan, melainkan pasang badan untuk mengantisipasi gempuran Chelsea. Untuk soal serbuan, mereka mengandalkan umpan-umpan panjang dan serangan balik.

Usaha ini ternyata mampu meredakan gempuran Chelsea. Selain itu, mereka juga mampun menciptakan kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Pada menit ke-74, Guarin nyaris membawa timnya menyamakan kedudukan. Sayang, tembakannya dari kotak penalti meluncur tepat ke arah Cech.

Memasuki menit ke-80, Porto kembali mendapat peluang menghindari kekalahan melalui Hulk. Sayang, saat itu, ia terlalu terburu-buru mengeksekusi bola sehingga bola melenceng di sisi kiri gawang Chelsea.

Selanjutnya, kedua kubu terlihat saling berebut bola di lini tengah. Sayang, setiap yang satu berhasil mendapat bola, yang lain segera menjegalnya. Kekusutan itu akhirnya dituntaskan oleh peluit tanda akhir pertandingan dengan angka 1-0 untuk Chelsea masih tertera di papan skor.

Dengan hasil itu, Chelsea pun menguasai puncak klasemen Grup D dengan tiga poin. Sementara itu, Porto sendiri terkapar di dasar klasemen. Peringkat kedua dan ketiga diisi oleh Atletico Madrid dan Apoel Nicosia yang hanya mampu bermain imbang 0-0.

Susunan pemain:
Chelsea: Cech; Terry, Carvalho, Cole, Ivanovic; Essien, Lampard, Ballack, Malouda, Anelka, Kalou (Beletti 75)
Porto: Helton; Rolando, Alves, Pereira, Fucile; Fernando, Meireles, Guarin; Rodriguez (Varela 63), Hulk, Gonzalez (Falcao 55)
arini_utami



ZURICH, Real Madrid untuk sementara memimpin klasemen Grup C Liga Champions usai menundukkan tuan rumah FC Zurich. Cristiano Ronaldo mencetak dua gol dan Madrid akhirnya menang 5-2.

"El Real" awalnya tidak kesulitan memborong gol di Stadion Letzigrund, Rabu (16/9) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo mengawali tiga gol bagi timnya dengan membobol gawang Johnny Leoni pada menit ke-27.

Gol itu merupakan awal dominasi "Los Blancos" di paruh pertama. Hanya berselang lima menit, Raul Gonzalez berhasil memotong tendangan Gonzalo Higuain di depan gawang. Higuain kemudian menutup skor babak pertama dengan 3-0 setelah mencetak gol di injury time.

Di babak kedua, pergerakan Kaka dan Ronaldo kembali mengancam Zurich. Namun, tuan rumah bangkit dan berhasil mencuri satu gol di menit ke-63. Berawal dari pelanggaran kiper Casillas kepada Alexandre Alphonse. Xavier Margairaz sukses menjadi algojo setelah membidikan bola ke pojok atas gawang.

Gol itu membuat semangat tuan rumah menyala. Hanya berselisih dua menit, giliran Silvan Aegerter mengoyak sarang Casillas dengan menanduk sepak pojok dari Johann Vonlanthen.

Dua gol itu seolah membangunkan Madrid dari tidur. Raul cs berusaha bangkit dan mencari peluang memperlebar jarak. Kali ini Raul apes karena dua kali tendangannya membentur ketatnya pertahanan Zurich.

Ronaldo akhirnya berhasil menambah satu gol bagi tim tamu, lagi-lagi melalui tendangan bebas di menit ke-89. Dari jarak 25 meter, winger Portugal itu melepas tendangan keras ke gawang Leoni.

Guti menyudahi pergerakan skor malam itu dengan satu gol di menit-menit akhir. Menerima umpan Kaka, Guti melepas tembakan kaki kiri ke tengah gawang. Skor 5-2 bertahan sampai selesai.

Dengan tiga selisih gol, Madrid kini memimpin klasemen Grup C, dua selisih gol lebih banyak dari AC Milan. Milan berada di posisi kedua usai menaklukkan Olympique Marseille dengan 2-1.

Susunan pemain:
Zurich: Leoni; Rochat, Tihinen, Philippe, Stahel (Gajic 88); Margairaz, Okonkwo (Abdi 67), Aegerter, Alphonse, Vonlanthen; Hassli (Djuric 46).
Real Madrid: Casillas; Albiol, Pepe, Drenthe, Arbeloa; Diarra, Alonso (Gago 58), Ronaldo, Kaka; Raul, Higuain (Guti 68).
arini_utami



MADRID, Atletico Madrid gagal memanfaatkan kelebihan di kandang saat menjamu APOELNicosia dalam penyisihan Liga Champions Grup D, Selasa atau Rabu (16/9) dini hari WIB. "Los Rojiblancos" dipaksa dipaksa bermain imbang 0-0.

Atletico Madrid mendapat perlawanan hebat dari Apoel. Selama tiga puluh menit pertama, Atletico kesulitan menghadapi gempuran Nicosia. Penjaga gawang Atletico, Sergio Asenjo, bahkan harus jatuh-bangun menahan serangan Konstantinos Charalambides dkk.

Atletico hanya mendapat tiga peluang, di antaranya pada menit ke-24, Simao melepaskan tendangan dari luar kotak penaliti. Namun, dengan sigap, kiper D Chiotis berhasil menepisnya dan hanya membuahkan tendangan pojok. Sepak pojok tersebut coba dimanfaatkan oleh Forlan. Namun, tendangannya masih lemah. Sedangkan, Nicosia berhasil merepotkan Atletico sejak menit-menit awal.

Pada menit ketujuh, Charalambides membuka peluang pertama. Dia berhasil melepaskan tendangan keras setelah menerima umpan dari Kamil Kosowski. Namun, tendangannnya masih bisa dijinakkan Asenjo. Nicosia kembali menebar ancaman satu menit kemudian. Nuno Morais coba merobek jala Asenjo dengan tendangan keras dari luar kotak penalti, setelah menerima umpan dari Charalambides. Sayang, Asenjo masih tangguh menjaga gawanya.

Jelang rehat, Atletico mencoba mengubah keadaan. Aguero dan Forlan saling bergantian menciptakan menyerang. Namun, usaha mereka tak membuahkan hasil dan skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Babak kedua, Ivan Joconovic memainkan Boban Grncarov untuk menggantikan Paulo Jorge yang cedera. Namun, Atletico bermain lebih baik. Mereka coba mengendalikan permainan. Aksi Jose Jurado hampir membuahkan gol melalui tendangan keras yang dilepaskannya dari luar kotak penalti.

Gawang Chiotis pun terus diancam duet maut Atletico, Forlan dan Aguero. Namun, serangan yang betubi-tubi belum mampu mengoyakkan gawang Chiotis.

Pada menit ke-60, pergerakkan Aguero kembali membahayakan pertahan Nicosia. Simao yang melakukan pergerakan dari sisi kanan berhasil mengumpan Aguero yang berada di kotak penalti. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti itu belum bisa meluluhkan Chiotis.

Praktis di babak kedua, Nicosia hanya bermain bertahan. Mereka hanya memanfaatkan serangan balik. Namun, tetap saja skor tak berubah dan pertandingan berakhir 0-0.
arini_utami



HAIFA, Bayern Muenchen menggulung Maccabi Haifa 3-0 di babak penyisihan grup Liga Champions, Selasa (15/9) atau Rabu dini hari WIB. Kemenangan itu ditentukan oleh Daniel van Buyten dan Thomas Muller.

Meski nampaknya begitu kuat, Bayern sebetulnya sempat kerepotan oleh agresi tuan rumah di babak pertama. Jangankan menyerang, bertahan saja, Bayern betul-betul kerepotan.

Awalnya, Bayern memang tampak begitu superior. Ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit saja, mereka sudah nyaris unggul melalui Phillip Lahm. Sayang, eksekusinya meleset dari sasaran.

Hanya berselang dua menit, Bayern kembali membuka peluang unggul lebih dulu melalui Ivica Olic. Lagi-lagi, usaha Bayern kanda di tangan Davidovitch.

Ancaman-ancaman itu ternyata tidak menggetarkan tuan rumah. Memasuki menit ke-10, Maccabi mulai bisa mengikuti tempo permainan Barcelona dan mengimbanginya. Meski tidak betul-betul berbahaya, mereka beberapa kali berhasil melepas tembakan keras ke gawang Jorge Butt.

Tekanan itu membuat Bayern harus menunda ambisi mencetak gol cepat. Mereka dipaksa untuk berjibaku berebut bola di lini tengah. Setelah bertarung sengit, Bayern akhirnya bisa membebaskan ini dari desakan Maccabi dan menciptakan peluang melalui Ivica Olic dan Franck Ribery di menit ke-41 dan ke-42. Namun, kiper Nir Davidovitch memaksa mereka menutup babak pertama dengan skor 0-0.

Memasuki babak kedua, barulah Bayern mampu mengendalikan situasi. Dalam tempo lambat, mereka memaksa Maccabi sering bergerak tanpa bola. Desakan itu akhirnya berhasil menjebol gawang MAccabi di menit ke-64. Gol dicetak oleh Van Buyten melalui tendangan jarak jauh.

Selanjutnya, Bayern masih menguasai tempo permainan. Namun, tuan rum,ah yang sudah ambil sikap bertahan membuat Bayern kesulitan menyelipkan ancaman berbahaya. Meski begitu, dengan tekun, mereka mempertahankan penguasaan bola.

Kesabaran Bayern akhirnya memampukan mereka memperbesar keunggulan melalui Muller di menit ke-85. Muller mengoyak gawang Nir Davidovitch usai meneruskan umpan Andreas Ottle.

Keunggulan sementara 2-0 menaikkan kepercayaan diri Barcelona. Mereka pun tampil lebih bersemangat untuk mencetak gol di waktu tersisa.

Hanya berselang tiga menit, Bayern akhirnya berhasil mendapat gol ketiga yang kembali dicetak oleh Muller. Saat itu, setelah menerima umpan dari Mario Gomez, ia melesakkan bola masuk ke sudut kiri bawah gawang Maccabi.

Barcelona semakin bersemangat menciptakan gol. Namun, sebelum usaha mereka membuahkan hasil, peluit akhir pertandingan sudah selesai dengan skor 3-1 untuk tim tamu.

Dengan hasil ini, Bayern berhasil menghuni puncak klasemen dengan nilai tiga. MAccabi sendiri terkapar di dasar klasemen dengan poin nol. Sementara peringkat kedua dan ketiga Diisi oleh Juventus dan Bordeaux yang hanya bermain imbang tanpa angka.

Susunan pemain:
Maccabi: Davidovitch; Keinan, Teixeira, Masilela, Meshuma (Rafaelov 74)r; Kayal (Arbeitman 68), Boccoli, Ghadir (Ottman 68), Golsa, Katan; Dvalishvili
Bayern: Butt; Badstuder, Van Buyten, Pranjic, Lahm; Tymoschuk, Schweinsteiger, Muller; Ribery (Gomez 64), Olic (Sosa 86), Robben (Ottl 77)
arini_utami
Buffon: Juventus Tak Pantas Menang





TURIN, Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, menilai timnya tak pantas meraih kemenangan atas Bordeaux dalam babak penyisihan grup Liga Champions, di Turin, Selasa (15/9) atau Rabu dini hari WIB. Menurutnya, skor imbang 1-1 cukup adil bagi kedua kubu.

Buffon mengakui, Juventus sebetulnya mengincar tiga poin dari Bordeaux. Mengingat perbedaan reputasi dan keunggulan main kandang, Juventus punya optimisme dan antusiasme besar untuk meraih poin penuh.

Namun, di luar dugaan, Bordeaux tampil luar biasa. Selain mampu menggagalkan serangan Juventus, mereka juga beberapa kali mampu membahayakan gawang Buffon.

"Aku pikir, hasil seri cukup adil bagi kedua tim. Aku tidak berpikir kami seharusnya menang. Kami tidak meremehkan Bordeaux, tetapi mereka bermain sangat bagus," ungkapnya.

"Ada sesuatu yang harus kami tingkatkan. Namun, aku tidak cukup yakin, apakah (sesuatu) itu. Melawan Lazio, kami bermain dengan sangat baik. Namun, di Eropa, segalanya bisa berubah," tambahnya.
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.