Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Pemain Bola & Puasa
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Entertainment > Olahraga > Sepakbola
Rob Farell
Source: www.Goal.com 24 Agu 2009 12:22:57
http://goal.com/id-ID/news/2398/gaya-hidup...h-hari-berpuasa

Striker Siena Pilih Hari Berpuasa
Beberapa pemain sepakbola mencoba menyikapi bulan suci Ramadan dengan cara masing-masing.




QUOTE
Oleh Agung Harsya

Pemain sepakbola Muslim selalu memiliki tantangan tersendiri saat bulan suci Ramadan tiba. Mereka harus memilih, terus berpuasa di tengah ketatnya kompetisi atau menggantinya dengan hari lain.

Striker Siena asal Aljazair, Abdelkader Ghezzal, memilih untuk berpuasa hanya pada hari-hari istirahatnya. Musim panas di Italia saat ini mencapai temperatur 40 derajat celcius. Apalagi kompetisi Serie A baru dimulai. Kekuatan fisik dan naluri kompetitif sangat dibutuhkan untuk awal musim seperti ini.

"Aku memilih berpuasa pada hari istirahat, saat tak ada pertandingan atau latihan," ujar Ghezzal kepada AFP.

"Aku selalu menjalankan ibadah Ramadan, tapi aku harus mengubah kebiasaan itu demi alasan kesehatan sejak tahun pertama menjadi pemain profesional."

"Aku pernah berpuasa saat membela Crotone, tapi setelah dua pekan, aku merasa sakit dan terpaksa menghentikannya."

Ghezzal mengungkapkan, tak semua pemain memilih cara yang sama seperti dirinya. Bekas rekan setim yang kini membela Genoa, Houssine Kharja, tetap berpuasa kecuali pada hari pertandingan.

"Kharja, rekan setimku di Siena musim lalu yang sekarang di Genoa, berpuasa secara penuh, kecuali pada hari pertandingan," ujarnya.

Pemain Muslim lain yang bermain di Inter Milan, Sulley Ali Muntari, harus digantikan pada pertandingan melawan Bari, Minggu (23/8) malam, karena pelatih Jose Mourinho melihatnya menghadapi kesulitan.

"Muntari punya masalah fisik karena berpuasa, mungkin cuaca panas ini tak memungkinannya berpuasa sambil bertanding," ujar Mourinho.

"Ramadan tidak datang pada saat yang tepat bagi seorang pemain untuk bertanding sepakbola."
Rob Farell
Source: www.Goal.com 25 Agu 2009 23:13:44
http://goal.com/id-ID/news/1353/serie-a-it...ho-tuai-kecaman


Kritik Puasa, Mourinho Tuai Kecaman
Komentar tentang pemainnya yang tengah berpuasa membuat pelatih Jose Mourinho menuai kecaman keras.




QUOTE
Oleh Ivena Kasatyo

Pelatih Inter Milan Jose Mourinho tampaknya harus belajar mengendalikan mulutnya. Bagaimana tidak, ia kembali membuat kontroversi.

Kali ini, Mourinho tersandung dengan persoalan keagamaan gara-gara mengritik pemainnya Sulley Muntari yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Mourinho menarik pemainnya setelah 30 menit berada di lapangan karena tampil buruk. Parahnya, ia mengatakan puasa telah berdampak buruk pada gelandang asal Ghana ini. Muntari memang tetap berpuasa meski rutin menjalani latihan dan pertandingan.

"Muntari ada masalah terkait dengan puasa yang dijalaninya. Mungkin cuaca panas seperti saat ini kurang tepat bagi dia untuk melakukan puasa," kata Mourinho.

"Bulan puasa datang tidak pada saat yang tepat karena pemain harus tampil di pertandingan," jawabnya.

Tak urung, komentar Mourinho langsung membuahkan kecaman keras. Pelatih asal Portugal ini mendapat kritikan dari pimpinan Uni Komunitas dan Organisasi Islam di Italia (UCOII), Mohamed Nour Dachan. Menurutnya pernyataan Mourinho terkait dengan Muntari dan ibadah puasa membuat kalangan Muslim kecewa.

"Menurut saya, Mourinho seharusnya tak perlu banyak omong. Penampilan pemain yang tetap menjalankan perintah Islam tidak akan menurun. Kita tahu pengobatan dalam olahraga dan mental serta psikologis yang stabil yang membuat pemain tampil bagus," katanya.

"Setiap pemain entah itu Kristen, Yahudi atau Muslim biasanya memiliki pikiran yang tenang sehingga selalu bermain lebih baik," tegasnya.

Ini untuk ke sekian kalinya Mourinho mendapat kecaman. Sebelumnya, ia dikritik karena 'menyerang' pelatih tim nasional Marcello Lippi yang membuat prediksi mengunggulkan Juventus sebagai juara Serie A Italia. Namun, ia tak protes saat musim lalu, Inter dijagokan Lippi bakal meraih Scudetto.
Rob Farell
Source: www.Goal.com 22 Agu 2009 13:52:45
http://goal.com/id-ID/news/1357/primera-li...ema-tetap-puasa


Jalani Latihan, Duo Diarra Dan Benzema Tetap Puasa
Para pemain Real Madrid tetap berpuasa selama mengikuti program latihan bersama tim.




QUOTE
Oleh Ivena Kasatyo

Bintang Real Madrid Lassana Diarra, Mahamadou Diarra dan Karim Benzema tidak melupakan kewajiban menjalankan ibadah puasa. Menurut harian AS, meski berpuasa mereka tetap serius menjalani program latihan.

Klub juga memberi dukungan bagi para pemainnya yang menjalani puasa. Dokter tim telah mendesain program sedemikian rupa sehingga pemain yang berpuasa tidak mengalami dehidrasi karena cuaca yang panas di Spanyol.

Program latihan itu juga tidak membuat mereka menjadi lemah atau mengalami cedera. Hanya, mereka akan mengalami penurunan berat badan. Menurut dokter tim hal tersebut masih normal karena mereka tengah berpuasa.

Bulan puasa juga tidak berpengaruh besar pada kompetisi Primera Liga Spanyol. Selama bulan suci bagi umat Islam itu, Madrid hanya menjalani tiga pertandingan melawan Deportivo la Coruna, Espanyol dan Xerez.

Namun Benzema dan Lassana juga akan menghadapi dua pertandingan bersama Prancis. Pasalnya, les Blues akan menghadapi Rumania pada 5 September dan Serbia, 9 September di kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Eropa.
Rob Farell
Source: www.Goal.com 12 Agu 2009 10:25:48
http://goal.com/id-ID/news/1368/afrika/200...eria-main-malam

Bulan Puasa, Tim Nigeria Main Malam
Kino Pillars akan memainkan dua laga Liga Champions Afrika malam hari karena bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.



QUOTE
Oleh Agung Harsya

Dua pertandingan Liga Champions Afrika di kandang tim asal Nigeria, Kano Pillars, akan digelar malam hari karena bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.

Pillars akan menjamu tim Zambia, Zesco United, dan Al Hilal dari Sudan pada pertandingan penting Grup A. Bulan Ramadhan akan dimulai 21 Agustus mendatang.

Tim berasal dari Nigeria Utara yang mayoritas berpenduduk muslim. Pengaturan waktu ini akan memudahkan fans datang mendukung Pillars langsung ke stadion segera setelah berbuka puasa.

"Kami harus menghormati agama semua orang dan inilah kenapa kami mengajukan untuk memainkan pertandingan malam hari di stadion Sani Abacha," ujar pelatih Pillars, Ivo Sajh-Scheich, yang juga pernah melatih di negara mayoritas muslim di Libya.

"Ini juga membuat kami harus menggiatkan latihan malam hari."

Kandang Pillars, stadion Sani Abacha, sudah dapat digunakan kembali setelah menjalani renovasi hampir setahun penuh menjelang digelarnya Piala Dunia U-17, Oktober mendatang.

Pada pertandingan perdana Liga Champions di stadion berkapasitas 16 ribu penonton ini, Pillars menjamu wakil Sudan, El Merreikh, sore hari.

"Ini bukan masalah karena kami menjamin keamanan untuk pertandingan ini. Kami sudah sukses menggelar partai malam hari saat Piala Dunia U-20 dipentaskan di Nigeria 1999 lalu, begitu juga saat Piala Afrika 2000," ujar juru bicara klub, Shehu Adamu.

"Renovasi stadion sudah distandarisasi dengan fasilitas lampu dan kualitas lapangan, kami sangat menanti tantangan yang akan tercipta saat mementaskan pertandingan nanti."
LionHeart
itu kalo maennya malem, pas mati lampu, cuma bolanya doang yang keliatan.. Tounge.gif
Ordinary People
@om LH ngakak.gif yah,namanya juga malam om...
salut deh,bagi pemain2 bintang tsb...
ladomerah
QUOTE (LionHeart @ Aug 27 2009, 09:07 AM) *
itu kalo maennya malem, pas mati lampu, cuma bolanya doang yang keliatan.. Tounge.gif


bukan bola yang keliatan tapi giginya doang kaya ini chaong.gif
Rob Farell
SOURCE; WWW.KABARBOLA.COM Kamis, 27 Aug 2009 16:36
http://www.kabarbola.com/?page=gosip&s...tail&id=133


Mengajari Anak-anak London Mengaji Al Quran


QUOTE
Namanya Kolo Habib Toure, lahir di Pantai Gading, 19 Maret 1981. Sebagai pemeluk Islam yang taat, di bulan Ramadhan ini, Kolo Toure juga menjalankan ibadah puasa seperti halnya pemeluk Islam lainnya di seluruh antero dunia.

Mantan pemain Arsenal ini, kini membela klub terkaya di Inggris, Manchester City,yang keseluruhan sahamnya dimiliki oleh bilioner asal Uni Emirat Arab, Sheikh Al Mansour. Bek tengah yang tangguh ini memiliki kekuatan, serta fisik yang luar biasa.

Tidak heran, ketika The Citizens menggaetnya dari Arsenal, Kolo Toure langsung menjadi idola baru di Stadion Kota Manchester, seperti halnya pemain Man City lainnya, Emmanuel Adebayor dan Carlos Tevez.

Kolo Toure merupakan kakak dari gelandang Barcelona Yaya Toure, dan kakaknya yang paling tua bernama Ibrahim Toure yang kini bermain untuk Al Ittihad.

Di bulan Ramadhan tahun ini, bersamaan dengan digulirkannya Liga Primer musim ini, tentu saja Kolo Toure menjalankan ibadah puasa, seperti yang sudah sering dilakukan bilan Ramadhan tiba.

Namun, ada kesibukan lain bagi Kolo Toure saat ini, meski telah pindah ke Manchester, namun Kolo Toure tidak melupakan anak-anak asuhnya yang berada di London. Usut punya usut, Kolo Toure sejak berada di London, mengajari anak-anak Islam yang tinggal di dekat Masjid London membaca Al Quran.

Masjid London sendiri letaknya di dekat kandang The Gunners, Emirates. Meski sudah pindah ke Manchester, Kolo Toure di sela-sela kesibukan ketika tidak bermain membela Man City, mengendarai mobilnya, ke London, dengan tugas mulia mengajari anak-anak kecil yang beragama Islam, mengaji. Sungguh pekerjaan yang mulia, bermain bola, tapi tidak melupakan dakwah.[i]
rheinhardt
ane kl puasa ga kuat maen bola....lemesz tired.gif
Rob Farell
Source: www.Goal.com 30 Agu 2009 15:30:07
http://goal.com/id-ID/news/1571/fokus/2009...atau-mengganggu

Pandangan Ilmiah: Apakah Puasa Membantu Atau Mengganggu Sepakbola?
Selalu menjadi perbincangan menarik, apakah menahan lapar dan dahaga selama Ramadan mengganggu sepakbola?



QUOTE
Oleh Agung Harsya

Umat Islam seluruh penjuru dunia sedang menjalani ibadah bulan suci Ramadan. Salah satu bentuk ibadah yang dilakukan selama sebulan penuh ini adalah berpuasa dengan menahan lapar serta dahaga sejak fajar hingga senja.

Di dunia sepakbola, muncul pertanyaan menarik. Apakah dengan berkurangnya asupan energi dari makanan dan minuman seorang pemain masih mampu bermain dengan kemampuan terbaiknya?

Banyak penjelasan ilmiah yang mencoba menjelaskannya. Tapi, yang harus dipahami adalah dari satu titik pandang, pemain hendaknya dibebaskan dari keputusan untuk berpuasa atau tidak. Hak individu harus dihormati dalam sepakbola. Para pemain bisa menjalankan kewajiban sesuai isi kontrak dan pelatih juga bebas menentukan pilihan.

Tetap saja, pertanyaan masih membuat penasaran, apakah puasa menguntungkan dari segi fisik seorang pemain.

Kepada Mohammed Bhana dari GOAL.com, dokter FIFA Yacine Zerguini menyatakan awal pekan ini, "Cara terbaik menurutku adalah menghindari polemik ini. Kita harus mengkajinya dengan tenang."

"Tak ada penelitian ilmiah yang secara serius diterapkan selama bulan Ramadan berkaitan dengan efeknya terhadap kesehatan pemain atau bahkan membuat penampilan mereka menurun."

"Penelitian yang terbaru, seperti yang dilakukan Umid Karli et. al dari Turki, dan oleh F-MARC dan FIFA (Zerguini, Dvorak, et.al) yang dilansir Desember 2008 dalam suplemen jurnal Sport Sciences, membuktikan hal yang sebaliknya."

"Puasa tidak membahayakan, malah sebuah anugerah. Semua studi terbaru membuktikannya tidak berdampak negatif kepada penampilan."

Dalam penelitian F-MARC, Dr. Zerguini menjelaskan ada pandangan utama tentang sepakbola dan puasa bahwa dalam lingkungan yang terkendali, strategi bisa diterapkan untuk mencegah efek buruk.

Penelitian tidak memberikan jawaban yang bisa membuktikan pandangan bahwa menunjukkan puasa secara langsung membuat penampilan menurun, juga tidak membahayakan bagi para pemain.

Dalam penelitian tersebut, 55 pemain Aljazair menjadi obyek penelitian selama Ramadan untuk dilihat kondisi serta penampilan fisik mereka. Hampir 70 persen responden merasa kondisi mereka menurun selama latihan, sedangkan data menunjukkan ada penurunan "signifikan" dalam kecepatan dan menggiring bola.

"Fase tanpa asupan makanan dan pola tidur yang berubah mengakibatkan perubahan penampilan secara fisik. Atlet beragama Islam harus membuat strategi yang bisa memaksimalkan penampilan selama Ramadan," bunyi kesimpulan penelitian.

Namun, dalam penelitian F-MARC selanjutnya, versi 2008, memberikan hasil pengamatan dari kelompok pemain yang berpuasa di tengah-tengah pemain yang tidak berpuasa.

"Tujuan utama penelitian ini memberikan informasi tambahan dan data ilmiah untuk memahami latar belakang filosofis agama Islam demi mengoptimalkan latihan harian dan daftar diet terkait penampilan pemain secara fisik dan mental," bunyi abstrak penelitian.

Satu-satunya hasil negatif dari kelompok yang berpuasa adalah mereka melaporkan merasa "kurang siap" berlatih dibandingkan kelompok yang tidak berpuasa. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan tak ada penurunan dalam penampilan fisik, mungkin disebabkan karena pemahaman untuk memberikan asupan gizi setelah senja dan sebelum fajar sudah lebih baik.

"Dapat diperdebatkan bahwa dalam penelitian kurangnya asupan makanan dan minuman akan menimbulkan efek. Ramadan tidak berpengaruh langsung soal ini. Secara ilmiah, selama 24 jam, puasa Ramadan tidaklah puasa penuh! Hanya makan dan minum dalam jam yang berbeda," jelas Dr. Zerguini.

"Namun, konsep penting tentang siklus tidur dan aturan diet tak bisa diabaikan. Begitu juga dengan periode penting agar metabolisme pemain bisa beradaptasi dengan jadwal makan dan minum yang berubah."

Penelitian tahun 2006 memberi kesimpulan, "Penampilan fisik secara umum meningkat [saat berpuasa], tapi penampilan saat bertanding tidak dihitung. Kami merekomendasikan agar pemain mendapat cukup tidur dan gizi bagus selama Ramadan untuk menunjang penampilan serta kesehatan mereka secara umum."

Dalam kata lain, ada tiga hal utama dalam penelitian ilmiah yang dilakukan berkaitan dengan puasa.

Pertama, jika dikendalikan tanpa optimalisasi, puasa bisa mengakibatkan dampak negatif bagi beberapa pemain.

Kedua, banyak cara meminimalisir resiko menurunnya penampilan.

Ketiga, mengatur asupan makanan dan minuman selama jam-jam tidak berpuasa kemungkinan besar menjadi kunci terbesar untuk strategi yang sukses.

Dr. Zerguini memberikan kalimat penutup tentang pentingnya penelitian lebih lanjut, "Kami belum tahu terlalu banyak soal puasa Ramadan dan latihan. Debat ilmiah ini masih harus berlanjut dengan bantuan para profesional di bidangnya."

Daftar pustaka:

Zerguini Y., Dvorak J., et al (2008) 'Influence of Ramadan fasting on physiological and performance variables in football players: Summary of the F-MARC 2006 Ramadan fasting study', Journal of Sports Sciences, 26:1, S3 — S6

Zerguini Y., Kirkendall D., et al (2006) 'Impact of Ramadan on physical performance in professional soccer players', British Journal of Sports Medicine, 41, 398-400
Rob Farell
Source: www.Goal.com 24 Agu 2009 15:47:01
http://goal.com/id-ID/news/2398/gaya-hidup...-tetap-semangat

EKSKLUSIF: Main Bola Sambil Puasa, Kanoute Tetap Semangat
Striker Sevilla Freddie Kanoute menilai ibadah puasa di bulan Ramadhan tak menghalanginya untuk beraktifitas dan bermain sepakbola.




QUOTE
Oleh Taufik Bagus A.

Bagi sebagian orang, ibadah puasa di bulan Ramadhan akan sedikit mengurangi kinerja. Hal ini tidak berlaku bagi Freddie Kanoute.

Striker Sevilla ini memang beragama Islam, dan seperti umat muslim lain di seluruh penjuru dunia, ibadah puasa Ramadhan pun juga dijalaninya karena merupakan kewajiban bagi seorang muslim yang mampu dan dalam kondisi sehat.

Kanoute merasa ibadah puasa ini tidak serta merta mengganggunya dalam menjalankan aktifitas rutin.

"Aku mencoba untuk menghormati dan mengikuti ajaran kepercayaan saya sebaik mungkin," kata Kanoute secara eksklusif kepada wartawan GOAL.com Mohammed Bhana.

"Kadang memang terasa berat tetap berpuasa karena di Spanyol bagian selatan sangat panas, tapi, Alhamdulillah, aku bisa terus melakukannya."

"Banyak sekali pesepakbola muslim yang tak banyak orang tahu di Inggris, Spanyol, Prancis atau kompetisi di negara lain. Tapi menjaga keyakinan dan berpuasa Ramadhan adalah bukanlah sesuatu yang harus diungkapkan kepada dunia," jelas Kanoute.

"Secara pribadi, menjalankan tuntunan agama membantuku dalam bersepakbola dan sepakbola juga ikut membantuku tetap sehat dan menguatkanku. Tak ada konflik karena orang yang tahu tentang Islam, mereka tahu bahwa ibadah puasa itu malah menguatkan mereka yang menjalaninya, dan tidak malah melemahkan kaum Muslim."
nophex
mulia bgt tuh hati kolo toure,, gw jd respect m pemain yg satu ni.. ImNotWorthy.gif ImNotWorthy.gif ImNotWorthy.gif
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.