Help - Search - Members - Calendar
Full Version: KM Sari Mulia Tenggelam, 11 Tewas
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Cafe > Fresh News
OhYesOhNo
Source: Kompas.com Sabtu, 29 Agustus 2009 | 21:49 WIB
http://regional.kompas.com/read/xml/2009/0...ggelam.11.tewas

KM Sari Mulia Tenggelam, 11 Tewas



BANJARMASIN POST
Sampai Minggu (30/8) siang ini upaya pencarian korban tenggelamnya KM Sarimulya di Sungai Barito, Tapin, Kalsel, masih terus dilakukan. Dari jumlah penumpang yang diperkirakan 150 orang, 116 orang selamat, 14 ditemukan tewas, 20 orang masih dicari.


QUOTE
BANJARMASIN, KOMPAS.com - Kapal Motor Sari Mulia yang berangkat dari Negara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan menuju Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (28/8) malam sekitar pukul 20.00 dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Negara, anak Sungai Barito di daerah Desa Batalas, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, Kalsel.

Hingga hari Sabtu (29/8) sore pukul 17.15 sudah sebelas penumpang yang ditemukan tewas tenggelam. Sedangkan yang berhasil selamat ada 116 orang. Tim SAR gabungan, petugas penanggulangan bencana Provinsi Kalsel dan Kabupaten Tapin, kepolisian dan masyarakat setempat terus melakukan pencarian karena diperkirakan masih ada sekitar 23 orang yang hilang.

Kepala Sub Seksi Operasi Kantor SAR Banjarmasin, Gusti Syaiful Bahri yang dihubungi dari Banjarmasin, Sabtu, mengatakan, jumlah penumpang yang meninggal, yang hilang dan selamat itu masih sementara dan kemungkinan terus berubah. Sebab, jumlah seluruh penumpangnya tidak diketahui pasti karena kapal itu tidak memiliki daftar penumpang yang tercatat resmi.

"Data sekitar 23 orang penumpang yang masih dalam pencarian saja berdasarkan pengakuan dari sejumlah penumpang yang merasa keluarga atau teman mereka belum ditemukan," katanya.

Sementara Kepala Kepolisian Resor (Polres) Tapin, AKBP Akhmad Saury, mengatakan, proses pendataan penumpang, baik yang telah selamat, meninggal dan yang hilang juga terus dilakukan petugas kepolisian. Berdasarkan, keterangan sementara dari Dardi, Nahkoda KM Sari Mulia, musibah itu terjadi setelah kapal tersebut beberapa saat mengambil barang di Desa Batalas tersebut.

Dari laporan tim SAR di lapangan, kata Syaiful, kapal itu pada awal tidak mengalami kelebihan penumpang, tetapi dalam perjalanannya bertemu dengan sebuah kapal yang mogok. Diduga, banyak penumpang dari kapal mogok itu pindah ke KM Sari Mulia.

Saat ini dikerahkan sekitar delapan kapal besar dan puluhan jukung (perahu tradisional warga setempat) yang di kerahkan untuk mencari para korban yang belum ditemukan. Para penumpang kapal yang selamat saat ini ditampung di beberapa rumah warga setempat sambil menunggu jemputan dari keluarga masing-masing.

Sedangkan para korban yang tewas, masing-masing dimasukkan ke kantong mayat. Setiba di Mesjid Raudatul Jannah dimandikan dan sembahyangkan. Selanjutnya, jenazah-jenazah itu diserahkan kepada keluarga korban yang datang ke lokasi kejadian.

Adapun daftar sebelas korban yang tewas adalah:

1.Aliyah, perempuan (60), warga Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan

2.Ny Rantana, perempuan (50), warga Pandapura, Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan

3.Pandi, pria (38), Desa Bandang, Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

4.Bapak Lastri, pria (37), Desa Samuda, Negara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

5.Ny Masnah, perempuan (60), Banua Hanyar, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

6.Ny Dawiyah, perempuan (32), Banua Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

7.Abdul Gani, balita laki-laki (4), anak Ny Dawiyah.

8.Hamsuni, pria (65), Desa Buas-buas, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

9.Hajjah Aliyah (60), Desa Mataah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

10.Faisal, balita laki-laki (3),orang tuanya belum terindentifikasi.

11.Duriah, perempuan (70), warga Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

FUL


Peace.gif peace Peace.gif
OhYesOhNo
Source: Kompas.com Minggu, 30 Agustus 2009 | 02:56 WIB
http://regional.kompas.com/read/xml/2009/0...gsung.tenggelam

Kapal Motor Itu Oleng dan Langsung Tenggelam



Banjarmasin Post/Apunk
Upaya pencarian para korban KM Sari Mulia


QUOTE
KOMPAS.com - MUSIBAH terbaliknya kapal motor (KM) Sari Mulia yang berangkat
dari Nagara, Hulu Sungai Selatan (HSS) pada Jumat (28/8) pukul 14:00 Wita menuju Banjarmasin ini diduga karena kelebihan penumpang. Info yang diperoleh BPost group dari pihak Polres Tapin tercatat 112 penumpang berhasil diselamatkan.

Sedangkan dari catatan sementara tercatat yang hilang sebanyak 22 orang. Muhtar (45) salah penumpang yang selamat menuturkan kejadian tenggelamnya kapal yang ditumpanginya ini terjadi begitu cepat.

"Kejadiannya begitu cepat. Kapal oleng kesamping kiri kemudian langsung oleng ke kanan dan tenggelam," beber satu penumpang yang selamat lainnya menambahkan.

Begitu kapal tenggelam para penumpang pun berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri masing-masing. Diduga para penumpang yang tak sempat keluar kapal bertingkat dua ini pun ikut tenggelam bersama kapal ini.

Kapolres Tapin AKBP Drs Akhmad Saury menuturkan kasus tenggelamnya kapal motor Sari Mulia ini masih dalam pemeriksaan pihaknya. "Diduga kelebihan muatan, korban yang ditemukan hingga pukul 11:00 Wita sebanyak 6 orang yang hilang kita duga masih sekitar 20 orang hingga 30 orang, dan yang selamat sebanyak 112 orang," beber Saury.

Untuk nahkoda sendiri masih dalam pemeriksaan pihaknya. "Masih kita periksa," beber Saury seraya mengatakan dari keterangan aparat berwenang muatan kapal itu yang normal sekitar
40 orang hingga 50 orang.

Pencarian korban sendiri masih pihaknya lakukan. Melibatkan tim dari SAR, Brimob, Ditpolair, Polres Tapin serta masyarakat umum.

"Pencarian sempat terkendala cuaca kabut serta minimnya tabung penyelaman. Tapi kita tetap melakukan pencarian," beber Saury yang berada di TKP sejak Sabtu (29/9) dinihari.

Pantauan Metro Banjar hingga pukul 13:00 Wita tercatat, enam jazad ditemukakan oleh tim pencari. Antara lain Ny Rantansiah, Ny Asiah, Fandi dan empat lainnya belum dikenali.

Anak Ny Asiah sendiri sempat histeris ketika mengetahui sang ibu Ny Asiah ditemukan telah menjadi mayat. "Saya sempat mau meraih tapi tidak dapat," ungkap sang anak dengan tangisan yang keras.

Peristiwa tenggelamnya KM sari Mulia ini mendapat perhatian dari kapolda Brigjen Drs Untung S Radjab. Kapolda pada Sabtu (29/8) dinihari berangkat ke lokasi. Begitu pula terlihat Bupati Tapin Idis Nur Halidi serta Bupati HSS M Safie ada di lokasi. (dwi)

Sumber : Persda Network


Peace.gif peace Peace.gif
OhYesOhNo
Source: Kompas.com Minggu, 30 Agustus 2009 | 14:51 WIB
http://regional.kompas.com/read/xml/2009/0...ng.masih.dicari

20 Orang Masih Dicari



BANJARMASIN POST
Sampai Minggu (30/8) siang ini upaya pencarian korban tenggelamnya KM Sarimulya di Sungai Barito, Tapin, Kalsel, masih terus dilakukan. Dari jumlah penumpang yang diperkirakan 150 orang, 116 orang selamat, 14 ditemukan tewas, 20 orang masih dicari.


QUOTE
BANJARMASIN, KOMPAS.com — Sebanyak dua lagi korban tenggelamnya Kapal Motor Sarimulya di perairan Sungai Barito, Desa Batalas, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Minggu (30/8) siang, berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat.

Mereka adalah Suwijai (25), warga Desa Sawaja yang ditemukan Minggu siang pukul 13.05 WIB, dan Tajiel (60), warga Sungai Ginang yang ditemukan pukul 13.30 WIB.

Informasi tersebut diperoleh dari Koordinator Badan SAR Nasional (Basarnas) Kalsel, Suprapto, saat dihubungi via telepon, Minggu.

"Keduanya ditemukan di lokasi kejadian. Jadi total ada 14 korban yang sudah ditemukan," kata dia.

Informasi yang diterima, kata dia, seluruh penumpang berjumlah 150 orang. Tercatat sebanyak 116 korban selamat, 14 ditemukan tewas, dan 20 lainnya masih dalam pencarian.

"Tapi jumlah itu belum pasti karena penumpang terlalu banyak. Penyebab kecelakaan diduga karena kelebihan penumpang," pungkasnya. (oz/ton)


Peace.gif peace Peace.gif
rheinhardt
wadoh...ane jd takut naek kapal atw sampan/pompong, soalna ane ga bs berenang.... snorkle.gif
adanta168
wahh... smoga aj smua jenis transportasi di tanah air kita ini semakin membaik fasilitasnya........

agar tidak terus2an berjatuhan korban seperti ini.
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.