Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Si Raja Laut Mulai Diteliti Lebih Dalam (ikan purba Coelacanth)
BlueFame Forums: A Blue Alternative Community > BlueFame Academia > Science and Technology > Earth Science
OhYesOhNo
Source: Kompas.com Selasa, 11 Agustus 2009 | 22:56 WIB
http://sains.kompas.com/read/xml/2009/08/1...iti.lebih.dalam

Si Raja Laut Mulai Diteliti Lebih Dalam



nationalgeographic.com
Ikan Raja Laut atau Coelacanth


KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Tim peneliti dari Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan (BRKP-DKP) meneliti sampel ilmiah ikan purba Coelacanth (Latimeria menadoensis) di Sea World Indonesia, Ancol, Jakarta, Selasa (11/8).


JAKARTA, KOMPAS.com - Diam-diam, Indonesia memendam kekayaan alam yang melegenda. Selain komodo, kini ditemukan juga ikan purba Coelacanth yang disebut sebagai Raja Laut atau King of The Sea.

Ikan yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan pada tahun 1938 ini telah memupus anggapan para ilmuwan bahwa ikan purba ini telah punah 65 juta tahun lalu. Tahun 1998, Coelacanth kembali ditemukan di Pulau Manado Tua, Sulawesi Utara yang kemudian diberi nama Latimeria chalumnae.

Untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap sosialisasi ikan purba berlidah ini, SeaWorld Indonesia bekerja sama dengan Badan Riset Kelautan dan Perikanan (BRKP) akan melakukan penelitian lebih dalam terhadap spesimen ikan tersebut. Spesimen ketiga yang ditemukan di perairan Pulau Talise, Manado pada tanggal 25 November 2008 inilah yang akan diteliti oleh tim peneliti.

Sebelumnya, penelitian serupa telah dilakukan oleh para peneliti Jepang. Namun untuk pertama kalinya penelitian ikan ini akan didukung oleh para peneliti dari dalam negeri.

"Saya bertekad tim kali ini 100 persen murni para peneliti Indonesia. Ini adalah ajang kita untuk unjuk gigi bahwa kita juga bisa setara dengan peneliti asing," ujar Dr. Sudarto, Ketua Peneliti dalam konferensi pers Preservasi dan Pengamanan Sampel Ilmiah Coelacanth, Selasa (11/8).

Tim peneliti tersebut akan melakukan pembedahan terhadap ikan ini untuk meneliti semua karakter yang ada pada ikan tersebut seperti morfologi, genetika, reproduksi, nutrisi, DNA, dan lain-lain. Setelah dibedah, ikan ini akan dijahit kembali kemudian diawetkan dalam formalin.

Fisik ikan yang mempunyai panjang 111,1 cm dan berat 21 kg ini akan dipamerkan di SeaWorld, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Hasil penelitiannya akan menambah koleksi ilmiah di sana.

"Kita beruntung bisa punya fisiknya. Kalau di luar negeri hanya ada informasi-informasinya saja berupa foto-foto dan film-film," tutur Yongki E. Salim, Presiden Direktur PT. SeaWorld Indonesia.

Dia menambahkan, tim peneliti ini akan membuat sesuatu yang besar dan akan membuat sejarah untuk bangsa ini. Semoga hasilnya dapat berguna bagi anak bangsa.

M6-09

Peace.gif peace Peace.gif
temujin
amin, smoga berguna bagi bangsa ini..
GODStalker
Penelitiannya tahan sampai kapan ya..
Ntar dana abiss penelitian lom selese..jah
boremir
^
^
jgn dulu pesimis gitu dong, ayo bangkit peneliti Indonesia.............. Peace.gif
jason voorhess
wah ini jadi bukti kekayaan alam Indonesia,
maju terus Indonesia,...
sidakep
nah gituh....
jangan ampe tu ikan jatoh ke peneliti asing lah...
madotzilla
ntar dah cape diteliti .... diakui sm negara lain ... pemerintah diem aje gak berkutik
jony
jangan ampe dipegang pihak lain
apalagi malingsia...amit amit deh...
Jeep4x4
gua dari awal udah tertarik dengan species yang satu ini. keep update info
lonthong jenggot
Keren bro ikannya. Salah satu bukti kekayaan Indonesia. Salut juga sm tekad para ilmuwan Indonesia yg berusaha utk meneliti sendiri ikan ini. Oya, mungkin TS ato bro/sis yg lain punya info,ada ga ikan ini yg masih hidup (yg diperlihatkan kpd umum). Maklum, sy tinggal di Yogya, g bs ke Seaworld dlm wktu deket. Thx
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.