QUOTE (zili @ Sep 17 2009, 10:59 AM)

Usaha Budi Daya Gurame, adalah proses yang terdiri dari pemijahan, pendederan, dan pembesaran.
saya mo cerita tahap pendederan dulu ya.
ambil proses pendederan, karena alasan:
induk, yang tidak saya miliki
lahan, yang relative kecil
dana, yang tipis
waktu, yang harus cepat perputarannya
Tahap I (Perawatan Telur)
Perawatan telur, menggunakan bak/ kolam plastik berukuran 12batakoX5batako, sebanyak 4bh. Masing2 kolam berisi 7500 ekor
1. Isi air setinggi + 20cm.
2. Taburi garam halus sebanyak 1kantong (yang Rp.500,-) /kolam.
3. Endapkan air selama min. 3hr
4. Tuang telur with gently, setelah sebelumnya diapungkan (dalam wadah) selama min.30mnt.
Telur bukan butiran telur, tetapi burayak yang masih berkantung telur (umur + 6-7hr)
5. Beri naungan plastik transparant min. ½ panjang kolam
6. Pakan, berupa cacing sutra, diberikan setelah 3-4 hari.
7. ulangi pemberian garam Setiap 2minggu 1X, bila
banyak hujan 1minggu 1X
Jangan pernah memindahkan burayak!!! Apalagi disaat hari mendung.
Hati2 dengan Capung. Larva capung adalah pemangsa no.1
Katak adalah predatur
Berudu, adalah kompetiter pakan.
Setelah minggu 3, kalau diperhatikan burayak telah berubah bentuk menjadi Rp, Rp, Rp... : )
selamt mencoba yah..
^ @ Om zili : makasih banget info nya om ...
klo aku sekarang lagi usaha di pendederan ... per 10 ribu telur dengan error 25%( kematian benih ) dan dipelihara selama 30 hari menghasilkan 7.500 benih gurame siap jual...
dengan harga jual sekarang di pengepul Yogjakarta Rp 90 rupiah per benih ...
jadi modal 400 ribu ( beli 10 ribu telur ikan gurame + biaya pakan + perawatan ) menghasilkan :
7.500 bibit gurame X Rp 90 rupiah = Rp 675.000,- ( per kotak kolam dgn ukuran 2 x 4 x 0,70 )
setelah dikurang biaya modal , masih mendapatkan untung Bersih Rp 275.000,-
^ @ doraemon49 : dengan metode pemeliharaan sekarang ini alat yg diperlukan dalam pemeliharaan gurame sama persis dengan pemeliharaan lele
ok bro ... ini info dari saya ... selanjutnya menyusul lagi yaaa ....